Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Kapolres Langkat melaksanakan Jumat Curhat dan Makan bersama dengan Abang Penarik becak serta Sampaikan Pesan Kamtibmas

LANGKAT || jejakindonesia.id - Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo,SH,SIK,M.Si.,Melaksanakan Sholat Jumat di Mesjid  SAH Jalan Proklamasi Lingkungan II Rahmad Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, bersama dengan Kasat Binmas Polres Langkat AKP M.Sebayang dan Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Rudy Syahputra,SH beserta Kasi Humas Polres Langkat IPTU Jekson Situmorang, KBO Sat Intelkam Iptu Dayat dan Bhabinkamtibmas Polsek Stabat AIPDA Diswan Samsuri beserta Masyarakat sekitar, Jumat(14/11/25)

Selesai melaksanakan Sholat Jumat bersama masyarakat dilanjutkan dengan kegiatan Makan siang bersama dengan Abang Penarik Becak di POS Lantas Simpang Bupati Stabat kemudian melakukan kegiatan Jumat Curhat dengan menerima aspirasi dari para abang Penarik Becak.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo,SH,SIK,M.Si.,melaksanakan diskusi dan penyampaikan Pesan" Kamtibmas dengan para jamaah sholat jumat dan juga abang Penarik Becak tentang  permasalahan permasalahan yang sering terjadi di tengah - tengah masyarakat terutama mengeluhkan tentang Mobil Angkot yang mengatarkan sewa hingga sampai Lokasi dan Komplek Perkantoran.

Pada kesempatan ini juga Kapolres Langkat mengharapkan keaktifan peran serta  masyarakat dan Para Penarik Becak untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan tugas Polri demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman serta Menanamkan sikap Toleransi dan peduli sesama sebagai makhluk sosial untuk  menjaga situasi  Kamtibmas di wilayah kita agar tetap kondusif."Ungkap Kapolres.

"Kapolres Langkat mengharapkan kepada Penarik Becak agar selalu patuh dan taat akan peraturan dalam berlalu lintas serta mengajak para Abang becak agar membantu dan memberikan informasi dan dukungan pelaksanaan tugas Polri.

Selanjutnya Kapolres Juga Menghimbau Kepada Masyarakat Untuk Mengatifkan Kembali Pos Sat Kambling serta bila menemukan segala tindak gangguan Kamtibmas agar menghubungi Layanan informasi Pengaduan Masyarakat dengan Call Center 110.

Polres Langkat membuktikan bahwa kepolisian bukan hanya penegak hukum,tetapi juga Sahabat masyarakat,mari bersama sama terus menebar kebaikan.

Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi SAR Longsor Cibeunying 21 Warga Tertimbun

CILACAP || jejakindonesia.id — Polri terus memperkuat operasi pencarian dan pertolongan pascalongsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Longsor yang terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.20 WIB itu diawali suara gemuruh dari perbukitan sebelum material tanah dalam volume besar menimbun rumah-rumah warga. Berdasarkan pendataan awal, 21 warga diketahui tertimbun pada malam kejadian. Polri bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap segera mendirikan Posko Tanggap Darurat untuk memusatkan koordinasi penanganan bencana, sekaligus memastikan masyarakat mendapat bantuan cepat dan terukur.

Sejak malam kejadian, Polri telah menyiapkan posko tanggap bencana yang dilengkapi rumah sakit darurat, area layanan medis cepat, tenda-tenda pengungsian bagi warga terdampak, serta menurunkan tim trauma healing untuk memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban dan warga selamat. Fasilitas ini menjadi pusat konsentrasi bantuan dan perlindungan bagi masyarakat, mengingat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mengalami tekanan emosional akibat bencana.

Kapolresta Cilacap melaporkan bahwa jajaran Polri telah berada di lokasi sejak malam kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan Kalakhar BPBD Provinsi, Kepala BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas, serta perangkat desa. Karena kondisi gelap dan tanah yang tidak stabil, pencarian malam dibatasi dan operasi dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 WIB hingga pagi ini. Untuk mempercepat pencarian, Polri mengerahkan 155 personel, terdiri dari 125 personel Polresta Cilacap dan 30 personel Brimob, serta menurunkan 4 anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun. Peralatan manual seperti cangkul dan senso digunakan karena medan sangat berat dan tebalnya timbunan tanah masih menghambat penggunaan alat berat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menegaskan bahwa Polri bekerja all out dalam misi kemanusiaan ini. Ia menyampaikan bahwa setiap personel dikerahkan dengan penuh tanggung jawab, menggabungkan pencarian manual, dukungan anjing pelacak, serta layanan trauma healing bagi keluarga korban. Menurutnya, keselamatan warga dan anggota tim pencarian merupakan prioritas utama.

Pada perkembangan terbaru, Kapolresta Cilacap melaporkan bahwa pada pukul 10.45 WIB hari ini ditemukan satu korban atas nama Yuni dari Dusun Tarukahan yang sebelumnya dinyatakan hilang. Dengan ditemukannya korban tersebut, jumlah warga yang masih dalam pencarian kini menjadi 20 orang. Sebelumnya, total 21 warga dinyatakan tertimbun pada malam kejadian. Sementara itu, pencarian korban lain di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut terus dilakukan dengan kehati-hatian tinggi mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjauhi area tebing rawan runtuhan, serta mengikuti seluruh instruksi petugas di lapangan. Operasi SAR akan dilanjutkan sepanjang hari dengan kekuatan penuh bekerja sama dengan BPBD, Basarnas, TNI, relawan SAR, dan pemerintah daerah hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Hadiri Syukuran HUT ke-80 Brimob, Kapolri Apresiasi Peran Brimob dukung Program Pemerintah

DEPOK || jejakindonesia.id – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengapresiasi kontribusi besar Korps Brimob Polri dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur konversi energi bersih. Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan pada acara Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob Polri yang digelar di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Depok, Jumat (14/11/2025).

Mengusung tema “Brimob Presisi Untuk Masyarakat”, acara ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan dihadiri unsur pimpinan Polri, TNI, BPK RI, Forkopimda DKI Jakarta, sesepuh Brimob, tokoh masyarakat, serta ratusan personel Korps Brimob Polri. Kehadiran Kapolri disambut dengan rangkaian tradisi mulai dari Sisingaan, Gamelan, Tarian Kecak, hingga Tarian Lenso sebelum memasuki arena acara.

Dalam sambutannya, Kapolri menyoroti pencapaian penting Brimob sebagai garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Saat ini Polri memiliki target penanaman 1 juta hektare lahan, dan saya berterima kasih kepada Brimob yang telah bekerja di lapangan untuk mewujudkannya,” ujar Kapolri.
Dijelaskan bahwa dari target tersebut, 566 ribu hektare telah berhasil ditanami, ditambah sekitar 280 ribu hektare yang baru ditanam beberapa waktu terakhir.

Brimob juga berkontribusi dalam penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), yang menurut Kapolri memberi dampak signifikan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di daerah. “Saya apresiasi teman-teman Brimob yang terus terlibat dalam berbagai program ketahanan pangan, termasuk penyaluran beras SPHP,” tegasnya.

Selain sektor pangan, Kapolri mengapresiasi keterlibatan Brimob dalam pengembangan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari program Makan Bergizi nasional.

Kapolri menilai kehadiran Brimob dalam program-program tersebut menjadi bukti bahwa peran Brimob tidak hanya dalam tugas taktis dan keamanan, tetapi juga kontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Acara syukuran juga diisi dengan penganugerahan “Warga Kehormatan Brimob”, penampilan budaya Nusantara, pemutaran film SAR Brimob, pemotongan tumpeng, ceramah Ustad Das’ad Latif, dan sesi foto bersama pejabat utama Polri serta sesepuh Brimob.

Menutup sambutannya, Kapolri menyampaikan harapan agar Brimob terus menjadi pasukan yang cerdas, modern, presisi, dan dekat dengan masyarakat.
“Brimob bukan hanya pasukan bersenjata, tetapi kekuatan yang melindungi kehidupan dan mendukung pembangunan nasional,” ucap Kapolri.

Perayaan HUT ke-80 Brimob berlangsung hangat dan penuh nilai tradisi, menjadi momentum penguatan komitmen Korps Brimob Polri terhadap keamanan sekaligus pembangunan bangsa

Posal Muncar, Sungai Watch, dan Instansi Terkait Kompak Gelar Big Clean Up di Pantai Sampangan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan Posal Muncar bersama organisasi lingkungan internasional Sungai Watch dan berbagai instansi terkait. Pada Jumat (14/11/2025) pagi, sinergi lintas sektor ini melaksanakan aksi Big Clean Up di kawasan Pantai Sampangan, Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Aksi bersih pantai yang berlangsung pukul 08.00–09.00 WIB ini melibatkan ratusan peserta dari unsur TNI AL, pemerintah kecamatan, kepolisian, perangkat desa, relawan lingkungan, hingga masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kebersihan pesisir yang merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat nelayan di Banyuwangi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Muncar Tri Setya Supriyanto, S.STP., M.Si.; Danposal Muncar Lettu Laut Marjun Susanto beserta Babinpotmar Posal Muncar; perwakilan Danramil Muncar Serka Sudarmaji; perwakilan Kapolsek Muncar Iptu Wahid Hasyim, S.H.; Kepala Pengairan Korsda Srono, Joko; Kepala Pengairan Korsda Cluring, Sugiono; Kepala Desa Kedungrejo Ahmad Saeho; 43 personel Sungai Watch dari sektor Rogojampi, Giri, dan Bangorejo; serta 100 warga Dusun Sampangan.

Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam penanganan sampah, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap pencemaran.

Danposal Muncar, Lettu Laut Marjun Susanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa aksi bersih pantai tidak hanya menjaga keberlangsungan ekosistem laut, tetapi juga mempererat solidaritas antar komponen masyarakat.

“Kegiatan ini mencerminkan kepedulian kita bersama dalam menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar. Selain menumbuhkan solidaritas dan kebersamaan, aksi ini membawa dampak positif bagi kesehatan lingkungan maupun masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan diawali pembukaan dari Sungai Watch, dilanjutkan doa bersama, pembagian area kerja, dan pembersihan sampah di sepanjang bibir pantai.

Secara terpisah, Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., mengapresiasi tinggi gerakan ini. Menurutnya, aksi bersih pantai bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab moral dan sosial TNI AL terhadap masyarakat pesisir.

“TNI AL memiliki kewajiban moral untuk menjaga ruang laut dan pesisir dari ancaman pencemaran. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sinergi Posal Muncar, Sungai Watch, unsur forkopimka, dan masyarakat dalam aksi bersih pantai ini. Kolaborasi seperti inilah yang memperkuat ketahanan lingkungan dan memberi dampak jangka panjang bagi kehidupan pesisir,” ujarnya.

Danlanal juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diperluas di wilayah kerja Lanal Banyuwangi sebagai wujud komitmen menjaga keberlanjutan ekosistem maritim.

Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme. Tumpukan sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti bahwa kepedulian bersama harus terus ditumbuhkan.

Aksi Big Clean Up ini sekaligus menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Muncar yang menjadi salah satu titik vital aktivitas kelautan di Banyuwangi. (rag)

Respon Cepat Polresta Banyuwangi Atasi Pohon Tumbang Akibat Angin Puting Beliung

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi bergerak cepat melakukan penanganan darurat setelah angin puting beliung menerjang wilayah Banyuwangi dan menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, Jumat (14/11/2025).

Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga, namun situasi berhasil dikendalikan berkat respons sigap personel Polresta bersama instansi terkait.

Begitu menerima laporan masyarakat, personel Polresta Banyuwangi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, mengalihkan arus kendaraan, serta membantu proses evakuasi material pohon tumbang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian bencana alam.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Begitu informasi masuk, anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan tidak ada korban serta memastikan jalur lalu lintas segera kembali normal,” ujarnya.

Selain memastikan penanganan cepat di lapangan, Kapolresta juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi. “Kami mengimbau warga agar menjauhi area pohon besar saat terjadi hujan dan angin kencang, serta segera melapor bila melihat adanya potensi bahaya,” tambahnya.

Personel Polresta Banyuwabgi dikerahkan untuk membantu pemotongan batang pohon, membersihkan ranting, dan menormalkan kembali akses jalan. Berkat kolaborasi dan kerja cepat tersebut, seluruh lokasi terdampak berhasil ditangani dan situasi kembali aman dan kondusif.

Polresta Banyuwangi memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, penanganan keadaan darurat diharapkan dapat berlangsung cepat, terukur, dan humanis.

error: Content is protected !!