Opening soon Opens today at 9:00 am

Redaksi

Pasca Kebakaran Hebat, Puluhan Lapak di Pasar Cikarang Mulai Dibangun Kembali

BEKASI || jejakindonesia.id — Pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar Cikarang di area samping Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan menghanguskan puluhan lapak pedagang pada (4/11/2025) lalu, para pedagang mulai kembali membangun tempat usaha mereka. Proses pembangunan ulang tersebut mulai tampak pada Sabtu (15/11/2025).

Kebakaran tersebut sebelumnya menimbulkan kerugian besar bagi para pedagang. Meski demikian, semangat mereka untuk bangkit tidak surut. Sejumlah pedagang terlihat bergotong-royong mendirikan lapak darurat sambil menata kembali barang dagangan yang tersisa.

Salah satu pedagang, Lendris Nawita, mengungkapkan kesedihannya sekaligus tekad untuk kembali berusaha. “Saya mulai usaha lagi dari titik nol setelah semua dagangan saya ludes terbakar. Saya harus kembali berjualan untuk kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.

Lendris Nawita juga berharap langkah memulai kembali usahanya membawa keberkahan. “Semoga usaha yang saya mulai dari awal ini bisa berjalan aman dan nyaman,” harapnya.

Upaya pembangunan kembali lapak para pedagang diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan seiring mereka menata dan memperbaiki area perdagangan yang terdampak.

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat

Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, Polsek Bosar Maligas Selamatkan Generasi Muda dari Jeratan Narkoba

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Dalam upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa, Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun berhasil menggagalkan peredaran narkotika di wilayah Ujung Padang. Seorang pria berinisial Budi Pratama Niliwa, SE (28) diamankan pada Rabu sore, 13 November 2025, sekitar pukul 17.00 WIB, beserta barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,66 gram.

Kepala Satuan Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., saat dikonfirmasi pada Sabtu, 15 November 2025, sekitar pukul 11.10 WIB, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo untuk memberantas narkoba dan menyelamatkan generasi muda.

"Ini adalah bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam menjaga keamanan dan melindungi masa depan anak bangsa dari ancaman narkoba. Kami akan terus bekerja keras membersihkan wilayah Simalungun dari peredaran narkotika," ujar AKP Henry Salamat Sirait dengan tegas.

Kepala Kepolisian Sektor Bosar Maligas, IPTU Soni Silalahi, SH., menjelaskan secara rinci bagaimana timnya berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba yang mengancam generasi muda di wilayahnya. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang peduli terhadap masa depan anak-anak mereka.

"Pada Rabu siang, 13 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, kami menerima informasi dari masyarakat Kelurahan Ujung Padang tentang adanya dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan," ungkap IPTU Soni Silalahi menjelaskan langkah awal operasi.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bosar Maligas, IPDA Roy Jasen O. Sunggu, SH., bersama anggotanya langsung bergerak cepat mendatangi lokasi yang dimaksud. Tim melakukan pengamatan dan penyelidikan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Sekitar pukul 17.00 WIB, tim kami melihat seorang laki-laki yang mencurigakan dan diduga sedang akan melakukan transaksi narkotika. Kami langsung bertindak cepat mengamankan orang tersebut sebelum transaksi terjadi," jelas IPDA Roy Jasen menggambarkan momen penangkapan.

Penangkapan dilakukan di kawasan Perumahan Pajak Haji Budi, Lingkungan IX, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Dari penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti penting yang mengindikasikan pelaku terlibat dalam peredaran narkoba.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi satu bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,66 gram, tiga ball plastik klip kosong, dua buah kaca pirex kosong sebagai alat penghisap, satu unit handphone Android merek Oppo warna hitam sebagai alat komunikasi, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp210.000. Petugas juga mengamankan berbagai perlengkapan lain seperti pipet plastik, tutup botol aqua, kotak rokok, dan tas dompet yang diduga digunakan untuk menyimpan narkoba.

"Dari interogasi awal, tersangka mengaku narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seorang laki-laki bernama Aditya, warga Kota Medan yang tinggal di Jalan Sisingamangaraja," ucap IPTU Soni Silalahi memaparkan hasil pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan tersangka, tim langsung melakukan pengembangan dengan mendatangi kediaman Aditya. Petugas berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan penggeledahan. Namun, hasil penggeledahan tidak menemukan barang bukti dan pelaku Aditya diduga sudah melarikan diri.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih buron. Jaringan peredaran narkoba ini harus dibongkar hingga ke akarnya untuk melindungi generasi muda kita," tegas AKP Henry Salamat Sirait.

Kasat Narkoba menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya serius Polres Simalungun dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya dalam memberantas kejahatan narkoba dan melindungi masa depan bangsa. "Narkoba adalah musuh bersama yang mengancam masa depan anak-anak kita. Polri berkomitmen penuh mendukung visi Presiden Prabowo untuk menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba," ungkap AKP Henry Salamat Sirait menutup keterangannya.

Tersangka Budi Pratama Niliwa kini ditahan di Polres Simalungun untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ia terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan mereka demi menyelamatkan generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.

Warga Sambut Haru, Satgas Yonif 700/WYC Terangkan Honai di Nipuralome Bantuan Solar Sel Untuk Bapak Aku Murib

PUNCAK || jejakindonesia.id — Dalam semangat pengabdian tanpa batas, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti kembali menunjukkan komitmennya mendekatkan TNI dengan masyarakat. Melalui Pos Titik Kuat Bendungan, personel Satgas melaksanakan kegiatan Binter terbatas berupa pemberian bantuan satu unit solar cell beserta lampu kepada Bapak Aku Murib di Kampung Nipuralome, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak. (15 November 2025).

Kegiatan dipimpin oleh Serda Irsal, sementara proses instalasi perangkat dilakukan langsung oleh Pratu Agusman, yang dengan teliti memasang panel dan jaringan kabel agar dapat langsung digunakan di honai milik Bapak Aku Murib.

Serda Irsal menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI bagi masyarakat di wilayah Titik Kuat Bendungan.

> “Kami ingin membantu apa yang bisa kami bantu. Semoga penerangan ini dapat mempermudah aktivitas Bapak Aku Murib dan keluarganya. TNI hadir untuk membawa manfaat, bukan hanya keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Aku Murib tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Cahaya lampu yang kini menerangi honainya menjadi sesuatu yang sangat berarti di tengah keterbatasan akses listrik di wilayah pegunungan.

> “Terima kasih banyak Pos Bendungan. Torang senang sekali, sekarang honai ada terang. Anak-anak juga bisa lihat baik kalau malam. Tuhan berkati TNI,” ungkapnya haru.

Danpos Bendungan, Lettu Inf Risal, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari tugas kemanusiaan Satgas.

> “Kami selalu berupaya hadir untuk masyarakat. Selama kami berada di Titik Kuat Bendungan, kami akan terus membantu apa pun yang dibutuhkan warga. Bagi kami, satu lampu yang bisa menerangi satu rumah adalah langkah kecil yang berdampak besar,” tuturnya.

Dengan semangat heroik dan kepedulian yang tulus, Satgas Yonif 700/WYC terus mengupayakan agar kehadirannya menjadi cahaya harapan bagi masyarakat Papua Pegunungan. Kehangatan yang lahir dari sinergi TNI dan rakyat kembali menyala—kali ini benar-benar dalam bentuk cahaya yang menerangi honai di Nipuralome.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Jaga Jakarta, Polsek Cengkareng Salurkan 25 Paket Bansos untuk Ojek Pangkalan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam upaya menghadirkan kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat, Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Peduli – Jaga Jakarta Berbagi Kasih, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan berlangsung di pangkalan ojek Stasiun Bojong Indah, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng.

Dipimpin oleh Panit Binmas IPDA Tono, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Aipda Achmad Haris dan Aipda A. Kosasi, jajaran Polsek Cengkareng menyalurkan 25 paket bantuan sosial kepada para pengemudi ojek pangkalan.

Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap warga yang sehari-hari menggantungkan hidup dari pekerjaan di sektor informal.

Kapolsek Cengkareng KOMPOL Fernando Saharta Saragi, S.I.K, melalui jajarannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung agar anggota Polri selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluh kesah, dan memberikan manfaat nyata.

“Polisi harus peduli, karena kepedulian adalah fondasi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar nya saat dikonfirmasi, Sabtu, 15/11/2025.

Warga dan para pengemudi ojek pun menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur.

Kehadiran polisi di tengah mereka bukan hanya membawa bantuan, tapi juga menghadirkan rasa nyaman, silaturahmi, serta harapan bahwa suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjaga.

Melalui program Jum’at Peduli ini, Polsek Cengkareng berharap hubungan baik dengan warga semakin erat, dan kehadiran Polri dapat terus menjadi sumber kepercayaan dan keteduhan bagi masyarakat.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polres Situbondo Bersama Bapanas Cek Harga Beras

SITUBONDO || jejakindonesia.id - Satgas Pengendalian Harga Beras Situbondo mendampngi Badan Pangan Nasional Republik Indonesia melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan beras di sejumlah titik strategis, Jumat (14/11/2025).

Kehadiran Dr. Rahmatia Garwan, S.Pi., M.Si., bersama Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas), menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap stabilitas pangan di daerah.

Dr. Rahmatia memimpin langsung pengecekan bersama tim dari Bapanas, didampingi Satgas Pengendalian Harga Beras Situbondo yang terdiri dari Dinas Koperindag Situbondo, Dinas Pertanian dan Ketahansn Pangan, Bulog Bondowoso, serta Satgas Pangan Polres Situbondo Polda Jatim.

“Kami turun langsung untuk memastikan harga beras tetap sesuai ketentuan pemerintah dan stoknya aman bagi masyarakat,” ujar Dr. Rahmatia di sela-sela pemantauan di Pasar Mimbaan.

Dari pengecekan yang dilakukan di Pasar Mimbaan dan Pasar Panji, harga beras premium tercatat berada pada kisaran Rp 14.400 – Rp 14.900 per kg, sementara beras medium berada di kisaran Rp 13.000 – Rp 13.500 per kg.

Untuk beras SPHP, pedagang menjual dengan harga Rp 11.500 – Rp 12.500 per kg, sesuai ketentuan pemerintah.

Hal ini menjadi catatan positif bagi tim Bapanas, yang menilai distribusi beras berjalan baik di Situbondo.

“Ini yang kita harapkan. Harga stabil, stok aman, dan pedagang patuh pada HET,” kata Dr. Rahmatia.

Tim kemudian bergerak ke CV. TH Tunas Harapan di Kecamatan Mangaran, salah satu produsen beras terbesar di Situbondo.

Harga dari produsen juga stabil, dengan beras premium dijual di kisaran Rp 14.200 – Rp 14.600 per kg dan beras medium sekitar Rp 13.200 – Rp 13.300 per kg.

Tidak berhenti di pasar dan produsen, Dr. Rahmatia juga mengecek langsung harga beras di dua retail modern yang ada di Kota Situbondo.

Harga di retail modern relatif sama, dengan premium di rentang Rp 14.500 – Rp 14.900 per kg dan medium di kisaran Rp 12.850 – Rp 13.500 per kg.

Bapanas bersama Satgas Pengendalian Harga Beras Situbondo memastikan seluruh harga yang ditemukan berada di bawah HET, sementara stok di pasar tradisional, produsen, dan retail modern dinilai aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan kehadiran langsung Bapanas memberi penguatan bagi jajaran pengawas pangan di daerah.

“Dengan kehadiran Ibu Dr. Rahmatia, pengawasan harga beras hari ini menjadi lebih komprehensif. Kami pastikan Situbondo tetap dalam kondisi stabil baik harga maupun stok beras,” ujar AKP Agung.

Lebih lanjut, Kasatreskrim Polres Situbondo Polda Jatim itu menegaskan bahwa Satgas Pangan Polres Situbondo akan terus melakukan pengawasan rutin dengan monitoring harga secara berkala dan juga edukasi pedagang untuk menjual beras sesuai HET.

“Kami terus mendorong pedagang menjual sesuai HET demi menjaga stabilitas pangan,” pungkas AKP Agung. (*)

error: Content is protected !!