We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Smash” Mabes Polri ke Madina: GMNI Sindir Ketidakmampuan Kapolres Berantas PETI, “Potong Kuping” Jika Tak Mampu!

Madina, Sumut || jejakindonesia.id – Turunnya Tim Tipidter Krimsus Mabes Polri untuk memberantas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Tombang Kaluang, Kecamatan Batang Natal, mendapat sorotan tajam dari organisasi Mahasiswa. Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mandailing Natal menilai langkah ini sebagai bukti kegagalan dan ketidakberdayaan Kapolres Madina dalam menegakkan hukum di Mandailing Natal.

Melalui pernyataan sikap resminya, Ketua DPC GMNI Madina, Bung Rajab, menyatakan bahwa tindakan Mabes Polri adalah sebuah "smash an keras" bagi Polres Madina Ia menduga ada dua skenario di balik ketidakmampuan Kapolres tersebut: ketidakmampuan struktural atau kesengajaan karena berkompromi dengan mafia tambang.

Fakta bahwa tim Mabes Polri harus turun tangan menangani PETI yang seharusnya menjadi kewenangan Polres Madina menunjukkan ketidakmampuan dan kelambanan, yang lebih memalukan, kedua excavator yang diamankan dalam kondisi tidak beroperasi - membuktikan bahwa sebenarnya PETI ini mudah untuk ditindak jika ada kemauan dari Polres Madina Kata Bung Rajab

GMNI Madina mendesak Kapolres Madina untuk mempertanggungjawabkan kinerjanya. "Jika Bapak Kapolres merasa tidak sanggup membersihkan 'kandang sendiri, lebih baik beliau mengundurkan diri sekaligus menepati janjinya (POTONG KUPING) Jangan sampai karena ketidakmampuan atau kepasifan satu orang, seluruh institusi Polri di mata masyarakat Madina tercoreng," tambahnya.

Kehadiran Tim Tipidter Krimsus Mabes Polri yang dipimpin oleh AKBP Fajar sangat kami apresiasi dengan tindakan tegas dalam penegakan hukum dan hanya 6 personil saja untuk menindak alat berat yang ditemukan dilokasi (PETI) kami percaya kepada bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Tim Mabes Polri yang wewenang dalam mengusut tuntas jaringan mafia di balik ini semua, serta melakukan pemeriksaan internal terhadap kinerja dan potensi pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polres Madina maupun Kapolresnya sendiri.(S.N)

Polsek Tanah Jawa Salurkan Bantuan Sembako Melalui Program Minggu Kasih, Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan melaksanakan program Minggu Kasih di wilayah hukumnya. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 16 November 2025, ini merupakan salah satu bentuk kegiatan profesional Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Saat dikonfirmasi pada hari Minggu, 16 November 2025, sekira pukul 13.30 WIB, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. "Kegiatan Minggu Kasih ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi dengan masyarakat di wilayah kami," ujar Kompol Asmon Bufitra.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di Huta I Nagori Malihas Tonga, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Personel Polsek Tanah Jawa yang diwakili oleh Panit I Sabhara, Ps. Panit I Binmas, dan Pers Bhabinkamtibmas turun langsung memberikan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan.

Kompol Asmon Bufitra menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pembagian bantuan, namun juga sebagai momen silaturahmi antara polisi dan masyarakat. "Kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kerjasama yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ungkap Kapolsek Tanah Jawa.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanah Jawa menyalurkan paket sembako yang cukup lengkap kepada warga. Paket bantuan yang diberikan meliputi beras sebanyak 1 goni dengan timbangan 5 kilogram, telur 1 kotak, Supermie 5 bungkus, teh 1 kotak, susu 1 kaleng, gula 1 kilogram, dan minyak makan 1 kilogram. Bantuan tersebut diterima langsung oleh dua warga Huta I Nagori Maligas Tonga, yaitu Ibu Tari Br. Sinaga dan Ibu Senti Br Sinurat.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Polsek Tanah Jawa. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap salah satu penerima bantuan dengan penuh syukur.

Kegiatan Minggu Kasih ini dilaksanakan oleh empat personel Polsek Tanah Jawa, yakni Ipda A. Manik, Aiptu AL Siahaan, Aiptu M. Sihombing, dan Aiptu M Nur Nasution. Mereka bertugas menyalurkan bantuan sekaligus melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk membangun komunikasi yang lebih erat.

Kompol Asmon Bufitra menekankan bahwa program seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari tugas Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Polri tidak hanya bertugas dalam hal keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat, terutama untuk membantu mereka yang membutuhkan," ucap Kompol Asmon Bufitra.

Kegiatan yang berlangsung dalam cuaca cerah ini berjalan dengan lancar, aman, dan baik tanpa ada kendala berarti. Antusiasme masyarakat yang menerima bantuan juga terlihat sangat tinggi, mereka menyambut hangat kehadiran personel Polsek Tanah Jawa.

Program Minggu Kasih ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Simalungun sebagai implementasi program kegiatan profesional Polri. Melalui program ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun.

Kapolsek Tanah Jawa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita, karena keamanan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H.

Polda Sumut Sampaikan Materi Penegakan Hukum pada MAPERCA PERMAHI Medan, Tekankan Integritas Calon Penegak Hukum

SIBOLANGIT || jejakindonesia.id - Polda Sumatera Utara melalui Bidang Hukum (Bidkum) turut berperan aktif dalam kegiatan Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Medan yang digelar di Sibolangit.

Kegiatan ini mendapat perhatian langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas calon-calon penegak hukum di masa depan.

Sekitar 150 mahasiswa dari berbagai universitas di Sumatera Utara mengikuti kegiatan ini, mulai dari USU, Universitas HKBP Nommensen, Universitas Prima Indonesia, Quality University, UIN Sumatera Utara, Universitas Darma Agung, Universitas Panca Budi, Universitas Katolik St. Thomas, Universitas Medan Area, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, hingga sejumlah kampus lainnya.

Dalam sesi pembekalan, Kompol Moy Rinda Sinaga, S.H., mewakili Bidkum Polda Sumut, menyampaikan materi penting mengenai fungsi, peran, serta tugas pokok Polri, termasuk bagaimana Polri menjalankan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum sekaligus pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kompol Moy Rinda menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam profesi penegakan hukum. “Mahasiswa hukum adalah calon pemimpin dan calon penegak hukum di masa depan. Integritas, profesionalisme, serta keberanian mengambil keputusan yang benar harus menjadi pegangan,” ujarnya dalam pemaparan.

Selain memberikan pembekalan, kehadiran Polda Sumut juga menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung tumbuhnya generasi muda yang berwawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta mampu berkontribusi secara positif di bidang hukum.

Polda Sumut berharap MAPERCA PERMAHI ini dapat melahirkan kader-kader hukum yang berintegritas, profesional, dan berjiwa nasionalis, sehingga kelak mampu mengabdi kepada masyarakat dan menjaga marwah hukum di Indonesia.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif, menandai semakin kuatnya sinergi antara Polri dan dunia akademik dalam membangun masa depan hukum yang lebih baik.

Polres Metro Jakarta Barat dan 3 Pilar Gelar Patroli Skala Besar Jaga Kondusifitas Malam Akhir Pekan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam akhir pekan, Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur 3 Pilar Jakarta Barat melaksanakan kegiatan patroli skala besar, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini dimulai dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Barat sebagai bentuk pengecekan kekuatan dan konsolidasi personel sebelum turun ke lapangan.

Sebanyak 105 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan patroli ini, terdiri dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergitas tiga pilar dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jakarta Barat.

Apel dipimpin oleh Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Barat AKBP Reza Ma’ruffi, dan turut hadir Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi serta Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Dr. Tri Suhartanto

Dalam arahannya, AKBP Reza Ma’ruffi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas yang rawan terjadi pada malam minggu, seperti aksi tawuran, balap liar, maupun tindak kejahatan lainnya.

"Malam minggu adalah malam panjang dimana aktifitas masyarakat meningkat, mari bersama kita wujudkan Jakarta Barat yang aman dan nyaman, laksanaan patroli skala besar ke seluruh titik rawan yang telah ditentukan" tegasnya.

Usai apel, tim gabungan langsung bergerak menyusuri sejumlah rute patroli yang telah ditetapkan, di antaranya: Mako Polres – Daan Mogot – TL Green Mansion – Jl. Panjang – Jl. Kedoya Pesing – Jl. Puri Indah Raya – Lippo Mall Puri – CNI – TL Green Mansion – Jl. Panjang – Jl. Kedoya Pesing – Jl. Puri Indah Raya – Jl. Daan Mogot – dan kembali ke Mako Polres.

Kegiatan patroli skala besar ini diharapkan mampu meminimalisir potensi gangguan keamanan, menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara melalui aparat keamanan yang aktif, responsif, dan bersinergi dalam menjaga wilayah Jakarta Barat tetap kondusif.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Besok Operasi Zebra 2025 Digelar, Polda Sumut Siap Amankan dan Tertibkan Lalu Lintas

MEDAN || jejakindonesia.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyatakan kesiapan penuh menyambut pelaksanaan Operasi Zebra 2025 yang digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Senin, 17 November hingga 30 November 2025.

Operasi ini merupakan agenda nasional Korlantas Polri dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebagai bagian dari persiapan, Polda Sumut telah menggelar Pelatihan Praoperasi Zebra 2025 pada Jumat, 14 November 2025 di Ruang Catur Prasetya, Lantai 4, Mapolda Sumut.

Sebanyak 100 personel dari berbagai satuan, seperti Ditlantas, Ditintelkam, Ditbinmas, Ditreskrimum, Biddokkes, Bid TIK, hingga Bidhumas Polda Sumut, mengikuti kegiatan ini guna menyamakan persepsi dan strategi pelaksanaan operasi di seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang membuka kegiatan praoperasi, menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas seluruh personel dalam menjalankan Operasi Zebra.

“Hindari pelanggaran sekecil apa pun dalam pelaksanaan operasi. Ingat bahwa personel Polda Sumut adalah pelayan masyarakat. Mari layani masyarakat dengan sebaik mungkin secara humanis dan bertanggung jawab,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.

Polda Sumut bersama jajaran akan memprioritaskan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran prioritas, antara lain:
- Tidak menggunakan sabuk keselamatan
- Tidak memakai helm SNI
- Melanggar rambu atau marka jalan
- Melanggar lampu APILL
- Menggunakan ponsel saat berkendara
- Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan
- Balap liar
- Pelanggaran tata cara pemuatan angkutan barang

Selain itu, Polri juga menekankan pentingnya perlindungan keselamatan pejalan kaki, yang kini menjadi fokus utama.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., memastikan bahwa Polda Sumut telah mempersiapkan sumber daya dan strategi operasional secara maksimal.

“Operasi Zebra 2025 kami laksanakan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan. Polda Sumut akan mengedepankan langkah humanis, persuasif, namun tetap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran,” ujar Kabid Humas, Minggu (16/11).

Ia juga mengimbau masyarakat agar mendukung terlaksananya operasi dengan mentaati aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Dengan persiapan matang melalui praoperasi dan arahan langsung dari Kapolda, Polda Sumut menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat dalam Operasi Zebra 2025 yang berlangsung dua pekan ke depan.

error: Content is protected !!