Closing soon Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Wamendagri Wiyagus: Sinergi Antardaerah Jadi Kunci Utama Atasi Persoalan Sampah

JAKARTA || jejakindonesia.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya keberanian daerah dalam mengeksekusi kebijakan serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah untuk mengatasi persoalan sampah.

Wiyagus memandang persoalan persampahan bukan sekadar urusan teknis, melainkan tantangan pembangunan daerah yang berdampak luas. Ia menegaskan bahwa penanganan yang tidak optimal dapat mengancam kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.

Ia mendorong daerah untuk segera mengambil langkah nyata dan tidak ragu menjalin kerja sama dengan daerah lain. Terlebih, regulasi yang ada telah memberikan ruang bagi daerah untuk membangun kolaborasi tersebut, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik.

“Sementara berbagai regulasi tentang kerja sama daerah juga bisa dijadikan payung hukum oleh kita bersama,” ungkap Wiyagus dalam Forum Diskusi Aktual (FDA) bertema Tata Kelola Sampah Berkelanjutan: Studi Kasus Aglomerasi Sampah yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Senada dengan itu, Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo berharap daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri dalam menangani persoalan persampahan. Daerah, kata dia, dapat menerapkan pendekatan aglomerasi untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan. Pendekatan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang mendorong pergeseran paradigma dari kumpul, angkut, dan buang menuju pengelolaan sampah sebagai sumber daya.

“Timbulan sampah terus meningkat setiap tahunnya sementara kapasitas pengelolaan yang dimiliki pemerintah daerah belum mampu mengimbangi laju produksi sampah. Dalam situasi ini transformasi sistem pengelolaan sampah menjadi suatu keniscayaan,” tandas Yusharto.

Sebagai informasi tambahan, hadir dalam forum tersebut sejumlah kepala daerah, termasuk Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Diskusi ini juga menjadi wadah perumusan arah kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia.

Puspen Kemendagri

Dampingi Kunker Wapres Gibran, Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pembangunan di Tanah Papua

Awamena || jejakindonesia.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. Komitmen tersebut tercermin melalui Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming bersama Wamendagri Ribka dan sejumlah pihak terkait di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, serta di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa–Rabu (13–14/1/2026).

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah memastikan program prioritas nasional, khususnya di bidang pendidikan, ketahanan pangan dan perikanan, serta ekonomi kreatif, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.

“Sekaligus [untuk] memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua,” ujar Ribka dalam keterangan tertulis.

Mengawali rangkaian kunjungan, Ribka secara intensif mendampingi Wapres Gibran meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 di Kabupaten Biak Numfor. Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran berdialog dengan pihak sekolah guna memastikan fasilitas dasar pendidikan telah dimanfaatkan secara optimal.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Pasar Ikan Fandoi serta fasilitas cold storage di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perikanan sekaligus memastikan stabilisasi harga pangan di daerah tersebut.

Setelah menyelesaikan agenda di Biak Numfor, Wapres Gibran bersama Wamendagri Ribka dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Wamena. Di daerah ini, Wapres Gibran mengunjungi Stadion Lapangan Pendidikan Itlay Ikinia dan berolahraga bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Wamena.

Ribka mengungkapkan, dalam kunjungan ke ibu kota Provinsi Papua Pegunungan tersebut, Wapres Gibran juga mendorong penguatan sinergi dengan unsur pemerintah daerah (Pemda), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Selain itu, Wapres Gibran sempat bertemu dengan sejumlah pelaku ekonomi kreatif untuk menyerap aspirasi sekaligus mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Masih di Wamena, rombongan Wapres Gibran juga menyambangi Pasar Potikelek. Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran mengecek langsung proses distribusi bahan pokok sekaligus memastikan roda perekonomian masyarakat berjalan dengan baik. Pada kesempatan itu, Ribka turut berdialog dengan masyarakat setempat guna menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan.

Tak ketinggalan, Wapres Gibran dan Wamendagri Ribka juga meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Wamena. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, kualitas layanan, serta dampak program terhadap peserta didik berjalan sesuai dengan visi pemerintah.

Kehadiran Wamendagri Ribka bersama Wapres Gibran secara intensif menjadi sinyal kuat kehadiran pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan di Tanah Papua. Ribka memastikan pemerintah akan terus mengawal percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Puspen Kemendagri

Kepedulian Brimob Jaga Asa Pendidikan Anak-anak Terdampak Bencana di Garoga

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id — Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob. Pada Kamis pagi (15/1/2025), personel Posko Utama Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, melaksanakan kegiatan penjemputan dan pengantaran anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dilakukan sebagai respons atas kendala transportasi yang dialami warga, khususnya para pelajar, akibat tidak beroperasinya angkutan umum pascabencana. Sebanyak empat personel Brimob turun langsung ke lapangan untuk memastikan anak-anak dapat tiba di sekolah masing-masing dengan aman dan tepat waktu.

Dipimpin oleh Brigpol Syukri Harahap, personel Posko Utama Garoga berupaya memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi para siswa dan orang tua. Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin menyampaikan Kehadiran aparat di tengah keterbatasan akses ini menjadi bukti nyata bahwa negara tetap hadir dalam situasi sulit, terutama untuk menjamin hak anak-anak dalam memperoleh pendidikan.
“Di tengah kondisi pascabencana, kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan sarana,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri, khususnya Korps Brimob, dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Keputusan Penundaan Berdasarkan Hasil Penilaian Intelijen, Wapres Kunjungan Kerja Di Tanah Papua

PAPUA || jejakindonesia.id - Sebagai agenda terakhir kunjungan kerja di Tanah Papua, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (14/01/2026). Namun, kunjungan tersebut ditunda menyusul pertimbangan situasi keamanan yang berkembang hingga pagi hari.

Keputusan penundaan diambil berdasarkan hasil penilaian intelijen guna memastikan keselamatan Wapres beserta rombongan. Hal tersebut disampaikan Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dalam keterangan pers kepada awak media di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Papua.

“Bapak Wakil Presiden sangat ingin berkunjung ke Yahukimo, menyapa masyarakat dan melihat pembangunan yang sudah dilaksanakan. Namun, saya selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, berdasarkan pertimbangan keamanan sampai dengan pagi ini, menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Mayjen TNI Amrin Ibrahim.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi intelijen, terdeteksi adanya aktivitas kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana, yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP sangat tidak memungkinkan,” imbuhnya.

Pangdam menegaskan, rekomendasi penundaan kunjungan tersebut semata-mata didasarkan pada pertimbangan keamanan. Ia memastikan, perhatian pemerintah terhadap masyarakat Yahukimo tetap menjadi prioritas, dan kunjungan Wapres akan dijadwalkan kembali pada waktu yang lebih kondusif.

Mendampingi Pangdam dalam keterangan pers tersebut, Kasad TNI Jenderal Maruli Simanjuntak dan Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige.

Brimob Hadir Dukung Pemulihan Rumah dan Aktivitas Ibadah Pascabencana Batang Toru

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id — Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus melanjutkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Kamis pagi (15/1/2026), personel Brimob kembali diterjunkan untuk melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak material pasir, kayu, dan batu, sekaligus pembangunan fasilitas MCK di rumah ibadah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Huta Godang dan Desa Garoga, dengan sasaran dua unit rumah warga serta pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah. Rumah warga yang menjadi fokus pembersihan yakni milik Bapak Elwin Telambanua dan Bapak Boyke Siregar, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang.

Dipimpin oleh Danton Penugasan Iptu Deny Lius Tarigan, S.H., personel Brimob bekerja secara bertahap dengan mengerahkan peralatan manual dan mesin, mulai dari cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw, guna mempercepat proses pembersihan dan perbaikan.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Tidak hanya rumah warga, fasilitas ibadah juga menjadi perhatian agar aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan dengan nyaman,” ujar IPTU Deny Lius Tarigan.

Hingga siang hari, progres pembersihan rumah Bapak Elwin Telambanua telah mencapai sekitar 70 persen, sementara rumah Bapak Boyke Siregar mencapai 60 persen. Pada rumah Bapak Boyke, personel juga melakukan pembongkaran bagian bangunan yang rusak berat dan penimbunan tanah agar lahan siap untuk proses pembangunan ulang. Adapun pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera rampung.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh personel Brimob. Kehadiran aparat di tengah proses pemulihan ini dinilai sangat membantu, tidak hanya secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk kembali menata kehidupan mereka.

error: Content is protected !!