Opening soon Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Jaga Stabilitas Pangan, Bulog Banyuwangi Gelar Pangan Murah

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun Baru Imlek dan menyambut Bulan Suci Ramadhan, Perum BULOG Kantor Cabang (Kancab) Banyuwangi bersinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional.

​Kegiatan yang digelar di Lapangan Kalipuro ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. GPM bertujuan untuk memberikan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat di tengah momentum hari besar keagamaan.

​Komoditi dan Jangkauan Operasi Pasar
​Masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga spesial, di antaranya:

​Beras Medium SPHP
​Beras Premium (Be Food)
​Gula Kristal Putih (GMM)
​Minyakita

​Selain GPM di tingkat nasional, Perum BULOG Kancab Banyuwangi bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Industri, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kab. Banyuwangi juga memperluas jangkauan melalui Operasi Pasar Murah di 25 kecamatan.

Program ini dilaksanakan secara maraton mulai 8 Februari hingga 16 Maret 2026.

​Pemimpin Cabang Perum BULOG Banyuwangi menghimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan panic buying terkait ketersediaan bahan pangan.

​"Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG Kancab Banyuwangi saat ini mencapai 95 ribu ton. Jumlah ini sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyuwangi menghadapi Tahun Baru Imlek hingga memasuki Bulan Suci Ramadhan nanti," tegas perwakilan BULOG Banyuwangi.

​Dengan stok yang sangat kuat dan rangkaian operasi pasar yang masif, diharapkan stabilitas harga pangan di wilayah Banyuwangi tetap terjaga dan inflasi daerah dapat terkendali dengan baik.

Reporter : Rio

Polres Situbondo Gandeng Ojol Perkuat Pengawasan di Lokasi Rawan Kriminalitas

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id – Polres Situbondo Polda Jatim terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna menjaga kondusivitas kamtibmas.

Kali ini, jajaran kepolisian merangkul para pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra strategis Keamanan dan Tertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Terminal Kabupaten Situbondo, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 ini dihadiri langsung oleh Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., didampingi Wakapolres Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Nanang Hendra Irawan, S.H., M.H., serta pejabat utama lainnya.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar menyampaikan bahwa pengemudi ojol adalah mitra yang sangat penting karena mobilitas Ojol yang tinggi.

Ia mengatakan, Ojol seringkali menjangkau lorong-lorong sepi atau wilayah yang mungkin tidak terjangkau oleh patroli rutin kepolisian.

"Ojol adalah mitra strategis kami. Mereka berpindah-pindah tempat dan bisa menjangkau area yang sulit dijangkau Polisi," ungkapnya.

Kapolres Situbondo berharap para driver Ojol bisa menginformasikan hal-hal yang memicu kejahatan atau disebut faktor korelatif kriminogen, seperti jalanan gelap karena lampu mati, tempat sepi, atau adanya kerumunan orang yang mabuk-mabukan.

"Laporan deteksi dini dari para driver ojol ini sangat membantu Polisi untuk segera memberikan tindakan nyata di zona merah atau wilayah rawan gangguan kamtibmas atau kriminalitas, sehingga Situbondo tetap aman dan tertib," jelas AKBP Bayu Anuwar.

Selain keamanan di jalan raya, Kapolres Situbondo juga memberikan edukasi khusus mengenai kejahatan dunia maya (cyber crime).

Mengingat pekerjaan ojol sangat bergantung pada platform digital, mereka diingatkan untuk ekstra waspada terhadap aksi penipuan online (scam).

Kapolres Situbondo mengungkapkan kejahatan dunia maya itu borderless atau tanpa batas. Pelakunya bisa di kota lain, tapi korbannya di Situbondo.

"Kami meningkatkan awareness (kesadaran) rekan-rekan ojol supaya jangan asal klik link yang tidak jelas supaya tidak menjadi korban penipuan digital," tegas AKBP Bayu Anuwar.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap keselamatan kerja, Kapolres Situbondo membagikan helm dan jas hujan kepada para pengemudi ojol kamtibmas yang hadir.

Bantuan ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas (Kamseltibcarlantas) saat mencari nafkah.

Menanggapi hal tersebut, salah satu driver ojol yang hadir menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Polri.

Ia mengaku kini lebih memahami perannya tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga dapat berpartisipasi menjaga kamtibmas.

"Selama ini kami sering melihat kondisi jalan yang rawan, tapi bingung mau lapor ke mana. Sekarang kami bangga bisa jadi mitra Polri. Kami siap memberikan informasi cepat jika menemukan hal mencurigakan agar kota kita tetap kondusif," ungkapnya penuh semangat.

Ia juga menambahkan rasa terima kasih atas bantuan sarana keselamatan yang diberikan.

"Bantuan helm dan jas hujan ini sangat bermanfaat bagi kami. Arahan soal waspada penipuan online juga sangat penting supaya kami tidak jadi korban," tambahnya. (*)

Kapolres Madiun Resmikan SPPG ke 2 dan 3 di Desa Sogo, Perkuat Program Gizi Cegah Stunting

MADIUN || Jejak-indonesia.id – Komitmen mendukung program peningkatan gizi dan pembangunan sumber daya manusia terus diwujudkan Polres Madiun Polda Jawa Timur.

Setelah beroperasinya SPPG pertama, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara kembali meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 dan 3 di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (13/2/2026).

Peresmian yang dipusatkan di SPPG ke-3 Desa Sogo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Wakil Bupati Madiun, unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Madiun serta Bhayangkari Cabang Madiun.

Hadir pula Muspika Balerejo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan guru dan warga Desa Sogo.

Dalam sambutannya, Kapolres Madiun menyampaikan bahwa launching SPPG ini merupakan bagian dari peluncuran serentak SPPG Polri yang juga dihadiri Presiden RI di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan SPPG merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung program strategis nasional, khususnya pemenuhan gizi anak sekolah.

“Program ini adalah amanah dari Badan Gizi Nasional untuk membangun generasi emas Indonesia melalui peningkatan gizi anak sekolah," ungkapnya.

Kapolres Madiun mengatakan SPPG bukan sekadar dapur pelayanan, tetapi infrastruktur strategis yang berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan penggerak ekonomi lokal.

Saat ini, Polres Madiun Polda Jatim telah memiliki Tiga SPPG yang bermitra dengan berbagai pihak.

Kehadiran SPPG 2 di Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 di Desa Sogo, Balerejo, diharapkan mampu mendukung peningkatan gizi anak sekolah serta menyukseskan program pemerintah pusat.

Kapolres Madiun juga menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh stakeholder serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah Polres Madiun Polda Jatim yang aktif mendukung program sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, pembangunan SPPG bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya hari ini adalah generasi unggul Kabupaten Madiun di masa depan. Keberadaan SPPG ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja – Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” ungkap Bupati.

Dengan diresmikannya SPPG 2 dan 3, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kabupaten Madiun semakin optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah sebagai generasi penerus bangsa.(*)

Prestasi Gemilang Anggota Polri: Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel Raih Medali Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang prestisius Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang diselenggarakan di New Delhi, India.

Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah baru dalam dunia menembak internasional. Berlaga pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori Individu, Briptu Fawwaz menunjukkan performa luar biasa dengan memadukan konsentrasi tinggi, kecepatan, dan ketepatan. Tidak hanya membawa pulang medali emas, ia juga berhasil mencatatkan diri sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian Record) untuk nomor yang sama.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Februari 2026. Capaian fenomenal Briptu Fawwaz membuktikan kualitas atlet tembak Indonesia yang mampu bersaing dan mengungguli lawan-lawannya dari berbagai negara di Asia.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang tersebut.

“Prestasi yang diraih Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel merupakan kebanggaan besar bagi Polri dan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga memecahkan Rekor Dunia dan Rekor Asia. Ini membuktikan bahwa personel Polri mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional melalui disiplin, dedikasi, serta latihan yang konsisten,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, capaian ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam pelaksanaan tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dalam pengembangan prestasi di bidang olahraga.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan potensi personel secara berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestasi serta memberikan yang terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Keberhasilan Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang terarah dan berkesinambungan mampu melahirkan personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga berprestasi di panggung dunia.

Tentang Asian Rifle/Pistol Championship: Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi tingkat Asia yang mempertemukan para atlet tembak terbaik dari seluruh negara di kawasan Asia untuk berlaga dalam berbagai nomor senapan dan pistol.

Polri Targetkan Bangun 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi pada 2026, Simak Skema Pendanaannya

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah digalakkan di seluruh Indonesia. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyebutkan bahwa pendanaan proyek strategis ini bersumber dari tiga jalur utama.

"Pertama berasal dari dana koperasi Polda atau Polres yang dikelola anggota, kedua menggunakan dana pinjaman Bank Himbara, dan ketiga melalui kerja sama dengan mitra Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB)," ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2025).

Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengungkap, sejauh ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG, terdiri dari 411 di antaranya telah beroperasi, 162 SPPG masih persiapan operasional, 499 SPPG tahap pembangunan, dan 107 SPPG masih tahap groundbreaking. Sebaran SPPG ini mencakup wilayah-wilayah strategis, di antaranya Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan 131 SPPG, Sumatera Utara 117 SPPG, Banten 63 SPPG, serta Jawa Barat sebanyak 62 SPPG.

Sementara itu, Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Nurworo Danang, menekankan rencana ekspansi pembangunan dapur MBG ke wilayah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T). Namun, ia mengakui adanya tantangan besar, terutama terkait faktor keamanan di wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan akibat potensi gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sebagai langkah antisipasi, Polri akan melakukan survei mendalam serta koordinasi intensif dengan aparat setempat, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat. "Sepanjang memungkinkan untuk dibangun SPPG, Polri akan berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil," tegas Irjen Pol. Danang.

Target 1.500 Unit pada 2026

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Korps Bhayangkara untuk terus menambah jumlah fasilitas ini secara merata sepanjang tahun. Program ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi nasional.

"Pada tahun 2026, Polri menargetkan pembangunan terus berlanjut hingga mencapai total 1.500 unit SPPG di seluruh Indonesia," ungkap Kapolri saat memberikan sambutan di SPPG Polri Palmerah.

Program SPPG diharapkan menjadi garda terdepan dalam menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat hingga ke pelosok tanah air.