Opening soon Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Jumat Hari Naik Transportasi Umum, Bupati Ipuk Pilih Becak Listrik ke Kantor

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap Jumat konsisten dilakukan karyawan di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas.

Seperti pekan-pekan sebelumnya, Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan moda transportasi publik. Jika sebelumnya sempat naik angkot dan ojek online, kali ini ia memilih becak listrik.

Becak listrik tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo yang disalurkan kepada para pengemudi becak lansia di Banyuwangi.

"Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor," ujar Ipuk sambil tersenyum.

Ipuk menyampaikan, naik transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang berlaku bagi seluruh pegawai Pemkab.

"Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh karyawan pemkab berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online," kata Ipuk.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu cara mendorong peningkatan pendapatan para sopir angkutan umum sekaligus mengurangi polusi.

"Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari dukungan kita agar transportasi umum semakin berdaya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara.

Salah satu pengemudi ojek online asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku bersyukur adanya program ini. Sehingga bisa menambah pendapatan mereka.

"Di sini kami bersama dengan transportasi lain mendukung program Pemkab Banyuwangi," kata dia.

Ambon juga bersyukur dengan pertumbuhan pariwisata Banyuwangi. Dampaknya, ia kerap menerima penumpang dari wisatawan asing. Meski begitu, pengemudi juga dituntut mampu beradaptasi, termasuk berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

"Beruntungnya saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit. Karena tamu yang saya antar itu ada dari Australia dan Selandia Baru," katanya.

Ia berharap ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa bagi para pengemudi, sehingga mereka bisa semakin menguasainya. (*)

Perkuat Tangkapan Air di Hulu, Banyuwangi Tanam 20 Ribu Pohon di Pesanggaran

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama PTPN I Regional 5 melakukan reboisasi di areal HGU Kebun Sumberjambe, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 20 ribu pohon ditanam di kawasan konservasi Kebun Sumberjambe yang menjadi daerah tangkapan air wilayah Pesanggaran.

Penanaman dipimpin Sekretaris Daerah Banyuwangi Guntur Priambodo, diikuti pejabat PTPN, organisasi perangkat daerah (OPD) Banyuwangi mulai Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, Dinas PU Pengairan, Dinas Pertanian, TNI-Polri, serta Camat dan warga Pesanggaran.

"Reboisasi ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko bencana, khususnya banjir," kata Guntur.

Ia menyebut, sebagian besar area Sumberjambe merupakan kawasan konservasi yang selama ini berfungsi sebagai penyangga lingkungan dan sumber aliran sungai menuju wilayah hilir Pesanggaran.

"Maka selain untuk mitigasi risiko banjir, penghijauan ini sekaligus menjaga ketahanan air dan pangan masyarakat. Kebun Sumberjambe sangat penting dijaga karena akan meminimalisir luapan air Sungai Karang Tambak yang kerap menimbulkan banjir," sambung Guntur.

Menurutnya, kawasan hutan di wilayah atas memiliki peran penting sebagai daerah tangkapan air yang memengaruhi debit sungai di wilayah permukiman.

Peremajaan tanaman di kawasan tersebut juga diperlukan agar fungsi konservasi tetap berjalan optimal dan mampu menekan potensi limpasan air.

"Kalau daerah atasnya terjaga, maka risiko banjir di bawah bisa kita kurangi. Ini langkah jangka panjang yang harus konsisten dilakukan," katanya. (*)

Hadir dengan Hati: Kapolsek Curug Perkenalkan Diri dan Pererat Toleransi di HKBP Cijengir

TANGERANG || Jejak-indonesia.id -  Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon, S.T.K., S.I.K. menghadiri Ibadah Minggu di Gereja HKBP Cijengir, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (15/02/2026). Kehadiran Kapolsek Curug ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam merawat kebersamaan, memperkuat toleransi, dan membangun kepercayaan publik.

Dalam kesempatan tersebut, AKP H.P. Tampubolon menyampaikan pesan-pesan yang sarat makna dan menyentuh hati. Beliau mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pondasi moral dalam kehidupan bermasyarakat. "Kami ingin hadir bukan hanya ketika ada persoalan, tetapi juga dalam kebersamaan seperti ini. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci terciptanya wilayah yang aman, damai, dan harmonis," ungkapnya.

Kapolsek Curug juga mengimbau agar pengurus dan jemaat HKBP Cijengir terus membangun komunikasi aktif dengan Polsek Curug. Setiap potensi gangguan Kamtibmas diharapkan dapat segera diinformasikan guna dilakukan langkah preventif secara cepat dan tepat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehangatan yang terbangun menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat adalah fondasi utama terciptanya Kamtibmas yang kokoh.

Dengan semangat kebersamaan lintas elemen, Polsek Curug optimistis wilayah Kecamatan Curug akan senantiasa berada dalam suasana yang kondusif—damai dalam iman, kuat dalam persaudaraan, dan solid dalam menjaga keamanan bersama.

Polsek Curug akan terus melakukan langkah preventif dan deteksi dini untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi dan tidak terpengaruh oleh tindakan kriminal.

Kehadiran Kapolsek Curug di Gereja HKBP Cijengir menjadi contoh nyata bahwa Polri hadir untuk merangkul, bukan menjaga jarak. Sinergi antara aparat dan masyarakat adalah kunci terciptanya Kamtibmas yang kondusif.(Rezi/team)

Dihadiri Ribuan Masyarakat, Puncak Acara PKS di Bunbes Palangka Raya Jadi Komitmen Polda Kalteng Wujudkan Sekolah Aman

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Direktorat Lalu Lintas sukses menggelar puncak acara Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang berlangsung di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Minggu (15/2/2026) pukul 06.00 WIB.

Acara yang berlangsung dengan dimeriahkan oleh Silent Open Up dari Guest Star 'Juan Reza' dan olahraga senam bersama tersebut, dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, unsur Forkopimda dan ribuan warga, serta diikuti siswa-siswi perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah yang sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian pelatihan PKS.

Momentum ini menjadi ajang unjuk keterampilan, kedisiplinan, serta semangat generasi muda dalam mendukung budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa puncak kegiatan PKS merupakan wujud komitmen Ditlantas dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.

"Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas, khususnya di lingkungan sekolah," ujarnya.

Irjen Iwan menyebut bahwa para peserta didik merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki potensi besar bagi kemajuan dan kesejahteraan negara di masa depan.

"Kita berharap PKS ini menjadi kelompok peserta didik yang bisa membantu guru dan kepala sekolah menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Tidak ada lagi kekerasan, bullying, narkoba, maupun ketidaktertiban lainnya di sekolah," tegasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi didampingi Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan bahwa dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan deklarasi aksi keselamatan berlalu lintas.

"Harapannya kedepan melalui deklarasi ini, bisa menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial kepada pelajar, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib," tutupnya.

(adji)

Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Tapteng, Kapolri-Ketua Komisi IV Salurkan 16 Truk Bantuan Kemanusiaan

TAPULI || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siri Hediati Hariyadi meninjau lokasi Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan pada Minggu (15/2) untuk melihat situasi dan kondisi terkini masyarakat yang sempat terkena bencana banjir dan longsor serta mengetahui apa yang masih dibutuhkan oleh para korban.

"Hari ini kami bersama-sama dengan Ibu Ketua Komisi IV bisa berinteraksi untuk mendengarkan langsung dan melihat situasi dan kondisi masyarakat khususnya yang mengungsi sementara di huntara," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sigit mengatakan pihaknya juga akan menyalurkan total 16 truk bantuan kemanusiaan untuk Huntara Asrama Haji Pinangsori dan tempat lainnya di Tapanuli Tengah yang masih membutuhkan.

Ia menjelaskan proses penyaluran bantuan akan dibantu oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sesuai dengan kebutuhannya di masing-masing lokasi. Selain itu, kata dia, ada juga bantuan kemanusiaan yang turut diberikan oleh Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR.

"Ada kurang lebih 16 truk yang akan kami salurkan baik di huntara ini maupun di kabupaten-kabupaten yang ada di wilayah Tapteng," jelasnya.

"Nanti Pak Bupati yang akan membagi terkait kebutuhan yang diperlukan seperti pakaian, bahan makanan, obat, snack dan juga ada bantuan dari Ibu Ketua Komisi IV," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan berupa seragam sekolah, buku pelajaran serta tas untuk para siswa yang terdampak bencana.

"Mudah mudahan ini juga bisa membantu meringankan sekaligus juga mempercepat rangkaian proses pemulihan pasca bencana kemarin," tuturnya.

Di sisi lain, Sigit mengatakan dirinya telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak cepat membantu proses penanganan bencana dan masalah yang dialami masyarakat pasca kejadian tersebut.

"Kita sama-sama berdoa agar bencana ini segera bisa tertanggulangi," pungkasnya.