Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk 2026 » Halaman 1163

Tahun: 2026

IMG-20260304-WA0040

Sinergi di Bulan Ramadhan Polres Sumenep Bersama Lintas Instasi Berbagi Takjil

SUMENEP || Jejak-indonesia.id - Polres Sumenep Polda Jatim menggelar kegiatan berbagi takjil gratis di depan Mako Polres Sumenep, Jalan Urip Simoharjo, Selasa (3/3/26).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, serta melibatkan Jasa Raharja dan Dispenda Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polres Sumenep Polda Jatim, Bhayangkari, Jasa Raharja, dan Dispenda dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebanyak kurang lebih 500 paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan tersebut.

Kehadiran pimpinan dan lintas instansi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa.

"Kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melakukan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga," ungkap AKBP Anang.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan soliditas antar instansi.

Selain membagikan takjil, Kapolres Sumenep juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

"Kami imbau agar masyarakat juga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi peraturan lalu lintas, khususnya pada jam-jam menjelang berbuka puasa yang rawan terjadi kepadatan arus kendaraan," terangnya.

Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan terus terjaga dan semakin solid, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep . (*)

IMG-20260304-WA0039

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Truk Curian Asal Mojokerto Satu Jam Pascadilaporkan Hilang

TANJUNG PERAK || Jejak-indonesia.id - Respons cepat menindaklanjuti laporan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur.

Sebuah truk Hino Dutro tahun 2010 berwarna hijau dengan nomor Polisi W 8810 NY yang dilaporkan hilang di Mojokerto, berhasil ditemukan di Surabaya hanya dalam waktu satu jam setelah koordinasi intensif dilakukan pada Selasa (3/3).

Truk milik Winarko tersebut ditemukan terparkir tanpa pengemudi di kawasan Jalan Raya Bulak Sari nomor 1-5, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, sekitar pukul 12.00.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Syafudin Rodji mengungkapkan, keberhasilan ini bermula saat pihaknya menerima informasi kehilangan dari masyarakat melalui radio Suara Surabaya (SS) sekira pukul 11.00 Wib.

"Begitu menerima informasi adanya truk yang hilang dari gudang di kawasan Mojoanyar, Mojokerto, kami langsung menginstruksikan anggota untuk melakukan penyekatan dan pemantauan di titik-titik rawan," ujar AKP Imam, Selasa (3/3).

Penyekatan difokuskan pada jalur-jalur arteri utama, akses menuju pelabuhan, hingga jalur menuju Madura.

Tak butuh waktu lama, Unit Turjawali dan Unit Urai Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak mencurigai sebuah truk yang terparkir di pinggir jalan di wilayah Semampir.

Setelah dicocokkan, ciri-ciri fisik dan nomor Polisi kendaraan tersebut identik dengan armada yang dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi penemuan, truk hijau tersebut diduga sudah berada di sana sejak subuh.

"Hasil penelusuran kami, truk sudah terparkir sejak pukul 05.00. Namun, warga sekitar tidak ada yang mengetahui siapa pengemudinya dan kapan tepatnya kendaraan itu ditinggalkan," tambah AKP Imam.

Polisi kini tengah mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi penemuan karena posisi truk berada di tikungan jalan yang cukup strategis itu.

Di dalam kabin truk, petugas menemukan beberapa barang bukti berupa pakaian dan botol air mineral yang diduga milik pelaku.

Aksi pencurian itu sendiri dilaporkan terjadi di gudang Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto, pada Senin (2/3) menjelang tengah malam.

Pelaku diduga membobol gembok pagar dan masuk dengan cara memanjat tembok. Pelaku dengan mudah membawa lari kendaraan karena kunci truk diketahui masih menempel.

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, truk tersebut kini diamankan dan akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Mojokerto sesuai dengan tempat kejadian perkara (TKP) awal.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Mojokerto untuk pelimpahan penanganan perkara dan barang bukti," pungkasnya.(*)

IMG-20260304-WA0037

Polres Bangkalan Gelar KRYD Bulan Suci Ramadhan 13 Motor Tanpa STNK Diamankan

BANGKALAN || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Bangkalan Polda Jatim melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan patroli tersebut menyasar titik-titik rawan terjadinya tindak pidana dan potensi gangguan kamtibmas, seperti di kecamatan Blega.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H mengatakan patroli KRYD ini bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi berbagai potensi kerawanan kamtibmas.

Patroli difokuskan pada pencegahan kejahatan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), premanisme, balap liar, adu lari dengan taruhan, petasan, begal, miras, narkoba serta penyakit masyarakat lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

"Kami fokus cegah tindak pidana yang dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," ujar AKBP Wibowo, Selasa (3/3/26).

Sesekali dalam kegiatan tersebut petugas juga memeriksa kendaraan yang melintas, terlebih yang mencurigakan.

Kapolres Bangkalan mengungkapkan, hasil patroli KRYD sejak Sabtu (28/2/26) hingga Minggu (1/3/26) dinihari, petugas berhasil mengamankan 13 sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan bermotor.

"Kami mengamankan 13 kendaraan bermotor di wilayah Blega karena kendaraan tersebut tidak dilengkapi surat surat kendaraan (STNK) saat petugas melakukan pemeriksaan," kata AKBP Wibowo.

Lebih lanjut, AKBP Wibowo mengatakan jika 13 kendaraan bermotor yang berhasil diamankan oleh Polisi saat KRYD digelar pada Minggu dinihari kemarin bisa diambil di Mapolres Bangkalan tanpa dipungut biaya dengan syarat membawa surat - surat lengkap.

"Bagi yang tidak sesuai spesifikasi teknik, agar dipasang kembali aslinya sesuai standart," tegasnya.

Masih kata Kapolres Bangkalan, 13 motor tanpa STNK yang diamankan di Blega juga telah dirilis di sosial media.

"Silahkan dicek noka dan nosin nya. Jika cocok dengan data yang dimiliki pemiliknya, silakan diambil di Polres Bangkalan, Gratis tanpa biaya apapun," tegas AKBP Wibowo.

Ia berharap patroli rutin seperti ini terus dilaksanakan secara berkesinambungan, terutama pada jam-jam rawan, guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas selama bulan suci Ramadhan.

"Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama," pungkasnya. (*)

IMG-20260304-WA0036

Bupati Ajak Warga Doakan Untuk Keselamatan Negeri

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak warga untuk terus mendoakan keselamatan dan keberkahan bangsa Indonesia. Ramadan diharapkan menjadi momen bagi warga Banyuwangi untuk terus memohon pertolongan kepada Allah SWT.

"Ramadan harus menjadi momen bagi kita untuk banyak-banyak berdoa, tidak hanya untuk kita dan keluarga, namun untuk pemimpin dan kebaikan negeri," ajak Ipuk saat silaturahim Ramadan bersama warga Kecamatan Sempu, Senin (2/3/2026).

Apalagi, kata Ipuk, di tengah perang antara Iran dan AS. Kondisi global yang tidak menentu saat ini berpotensi berdampak luas terhadap berbagai sektor.

"Mari kita perbanyak doa untuk keselamatan negeri ini. Semoga bangsa ini selalu dalam lindungan Allah SWT, dan tetap dirahmati. Negeri ini dijauhkan dari mara bahaya," doa Ipuk.

Ia menjelaskan, konflik antarnegara dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global. Iran diketahui sebagai salah satu negara penghasil serta pemilik cadangan minyak dan gas alam terbesar di dunia, sehingga ketegangan geopolitik berpotensi berdampak pada harga energi.

"Karena itu mari kita doakan agar situasi dunia segera membaik," ujarnya.

Ipuk juga mengajak masyarakat Banyuwangi untuk 'tandang bareng' dan saling menguatkan di tengah berbagai tantangan. Serta tetap menjaga persatuan, keguyuban, dan kerukunan.

"Mari kita hadapi segala situasi dengan kebersamaan. Dengan persatuan dan doa, Insya Allah Banyuwangi dan Indonesia akan tetap kuat," tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraah masyarakat Banyuwangi. (*)

IMG-20260304-WA0035

Bergaya Khas Osing, Menteri KKP Tinjau Proges Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, tinjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa (3/3/2026). KNMP Lateng yang dibangun mengusung arsitektur Osing ini, akan menjadi kawasan kampung nelayan modern yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

“Saya datang untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan di Banyuwangi. Ini akan menjadi pusat hilirisasi langsung produk nelayan di sini,” kata Trenggono.

Didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Trenggono berkeliling lokasi untuk melihat langsung progres pembangunan KNMP Banyuwangi. Mulai bangunan pabrik es portable, musala, hingga berbagai fasilitas lainnya.

Enam unit bangunan utama mengadopsi arsitektur rumah adat Suku Osing, diperkaya ornamen batik khas Gajah Oling. Perpaduan antara sentuhan modern dan kearifan lokal itu memberi identitas kuat, sekaligus menegaskan karakter budaya Banyuwangi di kawasan pesisir. Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunannya.

“Ini bagus banget. Desainnya khas, kualitas pekerjaannya juga bagus,” ujarnya.

KNMP Banyuwangi dilengkapi dengan dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut. Bahkan juga disiapkan sebagai kawasan kuliner bahari baru.

“Sebentar lagi juga kita hadirkan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) di sini,” kata Trenggono.

Trenggono menjelaskan, KNMP Banyuwangi berbeda dengan lainnya. Kalau di beberapa wilayah lain lebih ke sarana penjualan hasil laut. Sementara di Banyuwangi lebih ke tematik hilir, selain menjadi sentra penjualan hasil laut juga menjadi sentra kuliner olahan laut.

“Istilahnya ini hilirisasi langsung. Hasil tangkapan nelayan langsung dibawa ke sini (KNMP) dan bisa langsung diolah menjadi berbagai macam kuliner. Model-model tematik ini bagus karena menggerakkan ekonomi di level bawah. Ada kombinasi antara produksi hasil perikanan dan kuliner,” kata Trenggono.

KNMP Banyuwangi bakal menambah daya tarik sentra kuliner olahan laut yang menjadi salah satu jujukan favorit wisatawan yang berkunjung ke kabupaten The Sunrise of Java tersebut.

Dalam kesempatan itu, Trenggono juga menyerahkan sejumlah bantuan, berdialog dengan para nelayan, serta menjanjikan akan memberikan bantuan kapal bagi para nelayan setempat.

Bupati Ipuk berterima kasih kepada pemerintah pusat yang menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kawasan nelayan terpadu di Indonesia.

“Hadirnya KNMP ini akan memperkuat ekosistem nelayan di sekitar pesisir Plengsengan. Harapannya ini akan menjadi pusat ekonomi baru yang bisa mengerek pendapat nelayan,” kata Ipuk.

Ipuk memastikan pengelolaan pusat kuliner tematik di kampung nelayan ini terus mendapatkan pendampingan dari pemkab.

“Semuanya harus berjalan sesuai SOP. Mulai kebersihan, kualitas makanan, tata kelola lingkungan tetap dalam pengawasan kami, sehingga tidak asal-asalan,” tambah Ipuk. (*)

error: Content is protected !!