Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk 2026 » Halaman 1166

Tahun: 2026

IMG-20260304-WA0007

Patroli Kota Presisi Sisir Pusat Ekonomi, Sat Samapta Polres Lhokseumawe Perkuat Rasa Aman Warga

Lhokseumawe || Jejak-indonesia.id – Guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), Tim Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli rutin di pusat-pusat perekonomian dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Senin (2/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Patroli yang dipimpin Kanit Patroli bersama sejumlah personel Samapta tersebut menyasar Pasar Kota Lhokseumawe serta sejumlah pusat perbelanjaan dan titik keramaian masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas jual beli menjadi langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, personel patroli berdialog langsung dengan pedagang dan pengunjung pasar.

Mereka menyampaikan imbauan kamtibmas, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kriminalitas, serta mengajak pedagang segera melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar (pungli) atau tindakan mencurigakan lainnya.

Selain itu, petugas juga memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak ragu menghubungi kantor polisi terdekat apabila terjadi gangguan keamanan. Langkah ini dilakukan agar respons aparat kepolisian dapat cepat dan tepat dalam menangani setiap laporan.

Kapolres Lokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kasat Samapta AKP j
Jufri., S.E menyampaikan bahwa patroli Kota Presisi merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui patroli rutin ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, khususnya di pusat-pusat ekonomi yang memiliki mobilitas tinggi,” ujarnya.

Dengan kegiatan patroli tersebut, diharapkan potensi kriminalitas dapat ditekan serta situasi kamtibmas di wilayah Kota Lhokseumawe tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

IMG-20260304-WA0006

Jaga Kekhusyukan Tarawih, Polsek Banda Sakti Amankan Masjid di Malam Ramadan

Lhokseumawe || Jejak-indonesia.id – Guna memastikan pelaksanaan ibadah Shalat Tarawih berjalan aman dan khusyuk, personel Polsek Banda Sakti Polres Lhokseumawe melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah masjid dalam wilayah hukumnya, Senin (2/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut difokuskan pada masjid-masjid yang melaksanakan Shalat Tarawih serta lokasi keramaian masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H. Adapun sasaran pengamanan meliputi Masjid Islamic Center Lhokseumawe dan Masjid Syuhada Mon Geudong.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan di area dalam dan sekitar masjid, termasuk pengawasan parkir kendaraan jamaah. Petugas juga memberikan imbauan kepada petugas parkir agar tetap waspada guna mencegah terjadinya pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah., S.Ag.M.M menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya suasana Ramadan yang aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan para jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman tanpa rasa khawatir,” ujarnya.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari mendapat respons positif dari para jamaah. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib tanpa adanya hambatan yang berarti.

Dengan patroli rutin dan pengamanan di tempat ibadah, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Banda Sakti tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan penuh kekhusyukan.

IMG-20260304-WA0005

Polsek Pulomerak Laksanakan Patroli Dialogis dan Warbinling, Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif

CILEGON || Jejak-indonesia.id - Polsek Pulomerak Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan patroli di wilayah hukum Polsek Pulomerak Polres Cilegon juga antisipasi harkamtibmas di darkum Polsek Pulomerak Polres Cilegon Polda Banten, Selasa (03/03/26)

Pada kesempatan ini Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Pulomerak Polres Cilegon KOMPOL D.P. Ambarita menyampaikan bahwa dalam meningkatkan pelayanan polri kepada masyarakat polsek Pulomerak menjalankan program Polres Cilegon Menyapa dan melakukan patroli dialogis guna tercipta kondusifitas yang aman.

"Adapun tujuan pelaksanaan giat ini guna menghadirkan polri ditengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat merasakan terayomi juga dengan perkembangan era globalisasi serta perkembangan teknologi, tutur Deden

Dalam giat patroli ini petugas Polsek Pulomerak membatu warga yang kendaraannya pecah ban serta menghimbau kepada masyarakat juga dampak dari perkembangan jaman terutama teknologi komunikasi saat ini, juga tak lupa tetap menjaga Harkamtibmas terutama di daerah hukum Polsek Pulomerak, tutup Deden (SA~Hms)

IMG-20260304-WA0004

Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Jalin Silaturahmi Bersama Tokoh Masyarakat di Lingkungan Serdag

BANTEN || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Purwakarta Polres Cilegon Bripka Agustoni melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Lingkungan Serdag, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.Selasa.(03-03-2026)

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas rutin Bhabinkamtibmas dalam menjalin komunikasi aktif serta membangun sinergitas bersama masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Agustoni menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

Kapolsek Purwakarta IPTU Sukanda menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan pendekatan humanis melalui peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah binaannya.

Melalui kegiatan silaturahmi ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Purwakarta.

IMG-20260304-WA0003

Humas Polres Simalungun Imbau: Hentikan Perang Sarung Saat Ramadan, Ganti dengan Kegiatan Bermanfaat!

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id - Jelang Ramadan 1447 H, Humas Polres Simalungun mengeluarkan imbauan tegas: hentikan tradisi "perang sarung" yang sering berujung perkelahian, cedera, bahkan gangguan keamanan. "Ramadan bukan tentang siapa yang paling berani, tetapi tentang siapa yang mampu menjaga diri," tegas Kasi Humas Polres Simalungun mengingatkan masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Selasa sore, 3 Maret 2026, sekitar pukul 15.50 WIB, menjelaskan bahaya perang sarung jelang Ramadan. "Perang sarung yang awalnya dianggap permainan, sering kali berujung pada perkelahian, cedera, hingga mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan tradisi ini dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat," ujar Kasi Humas dengan serius.

Perang sarung adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh sebagian masyarakat, khususnya anak muda, menjelang atau selama Ramadan. "Perang sarung biasanya dilakukan dengan cara memukul-mukulkan sarung yang sudah digulung atau dibentuk seperti cambuk. Yang dipukul biasanya bagian tubuh seperti kaki, tangan, atau punggung. Ini dianggap sebagai permainan atau tradisi turun-temurun," ungkap AKP Verry menjelaskan praktik.

Namun, apa yang dimulai sebagai permainan sering berakhir dengan cedera serius. "Yang awalnya main-main, sering kali jadi serius. Ada yang terpukul terlalu keras sampai luka, ada yang tersinggung dan membalas dengan lebih keras, akhirnya jadi perkelahian massal. Sudah banyak kasus perang sarung yang berujung pada penganiayaan bahkan tawuran," kata Kasi Humas menjelaskan eskalasi.

"Cedera yang ditimbulkan dari perang sarung bisa sangat serius: memar, luka robek, patah tulang, bahkan ada yang sampai masuk rumah sakit. Ini bukan lagi permainan, ini sudah jadi tindak kekerasan yang membahayakan," tambah AKP Verry menekankan bahaya.

Selain cedera fisik, perang sarung juga mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. "Perang sarung biasanya dilakukan di jalan-jalan, di kampung-kampung, bahkan di depan rumah warga. Suara teriakan, kegaduhan, dan perkelahian sangat mengganggu ketenangan warga. Apalagi kalau dilakukan malam hari saat orang sedang istirahat atau beribadah," ungkap Kasi Humas.

"Ada juga kasus dimana perang sarung melibatkan orang-orang yang tidak terlibat. Misalnya ada warga yang lewat tiba-tiba kena pukulan sarung, atau ada anak kecil yang ikut-ikutan dan terluka. Ini sangat tidak bertanggung jawab," tambah AKP Verry memberikan contoh.

Yang paling ironis, perang sarung sering dilakukan justru saat Ramadan. "Ramadan adalah bulan suci untuk beribadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan. Tapi ironisnya, ada yang malah isi Ramadan dengan perang sarung yang penuh kekerasan. Ini sangat bertentangan dengan semangat Ramadan," kata Kasi Humas dengan prihatin.

"Ramadan mengajarkan kita untuk menahan diri, mengendalikan emosi, dan menjaga perilaku. Tapi perang sarung justru memicu kekerasan, emosi, dan perkelahian. Ini adalah kontradiksi yang sangat tidak pada tempatnya," ungkap AKP Verry.

Humas Polres Simalungun mengajak masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. "Yuk, kita isi Ramadan kali ini dengan kegiatan yang lebih bermanfaat: tadarus Al-Quran, shalat tarawih, kajian agama, santunan anak yatim, buka puasa bersama, dan kegiatan sosial lainnya. Ini jauh lebih bermakna daripada perang sarung," kata Kasi Humas mengajak.

"Untuk anak muda yang biasanya ikut perang sarung, coba alihkan energi kalian ke kegiatan positif: olahraga yang sehat, kompetisi hafalan Quran, lomba adzan, bakti sosial, atau kegiatan pemuda masjid. Ini jauh lebih bermanfaat dan lebih dihargai," tambah AKP Verry memberikan alternatif.

Kasi Humas juga menyampaikan pesan filosofis tentang Ramadan. "Ramadan bukan tentang siapa yang paling berani, tetapi tentang siapa yang mampu menjaga diri. Berani yang sebenarnya adalah berani menahan nafsu, berani mengendalikan emosi, berani menjauhi hal-hal buruk. Bukan berani pukul-pukulan dengan sarung," ungkap AKP Verry dengan bijak.

"Orang yang benar-benar kuat adalah orang yang bisa mengendalikan dirinya, bukan orang yang bisa memukul orang lain. Ini yang harus dipahami oleh anak-anak muda kita," tambah Kasi Humas.

Polres Simalungun juga memberikan peringatan hukum. "Perang sarung yang mengakibatkan cedera atau perkelahian bisa diproses secara hukum sebagai penganiayaan atau kekerasan. Pelaku bisa dijerat dengan KUHP dan diproses pidana. Jadi ini bukan main-main, ini ada konsekuensi hukumnya," kata AKP Verry memberikan peringatan.

"Kami akan melakukan patroli intensif selama Ramadan untuk mengantisipasi perang sarung atau gangguan kamtibmas lainnya. Kalau kami temukan kelompok yang melakukan perang sarung dan mengganggu ketertiban, kami akan tindak tegas," tambah Kasi Humas menegaskan.

Humas juga mengajak orang tua untuk berperan aktif. "Kepada para orang tua: tolong awasi anak-anak kalian. Jangan biarkan mereka ikut perang sarung. Arahkan mereka untuk ikut kegiatan positif di masjid atau di rumah. Orang tua punya tanggung jawab besar dalam mendidik anak," ungkap AKP Verry.

"Kalau anak kalian terluka atau ditangkap polisi karena perang sarung, yang rugi adalah kalian sendiri sebagai orang tua. Lebih baik cegah dari awal daripada menyesal di kemudian hari," tambah Kasi Humas mengingatkan.

Tokoh agama juga diminta untuk memberikan pencerahan. "Kami juga mengajak para tokoh agama, ustadz, dan kyai untuk memberikan ceramah dan pencerahan kepada anak-anak muda tentang bahaya perang sarung dan pentingnya mengisi Ramadan dengan kegiatan bermanfaat," kata AKP Verry.

Di akhir himbauannya, Kasi Humas menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat Simalungun. "Mari kita sambut Ramadan 1447 H dengan penuh kekhusyukan dan kebaikan. Tinggalkan perang sarung dan tradisi-tradisi yang tidak bermanfaat. Isi Ramadan dengan ibadah, ilmu, dan amal saleh. Jadikan Ramadan ini lebih bermakna dan membawa berkah. Polres Simalungun siap mengawal Ramadan yang damai dan penuh berkah!" pungkas AKP Verry Purba menutup himbauannya dengan harapan Ramadan 1447 H di Simalungun berjalan dengan damai, khusyuk, dan jauh dari gangguan seperti perang sarung yang tidak bermanfaat.

error: Content is protected !!