Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Polsek Singojuruh Terima Kunjungan Edukasi Siswa TK

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Polsek Singojuruh Polresta Banyuwangi menerima kunjungan edukatif dari siswa TK/RA Perwanida Desa Singolatren pada Rabu (11/2/2026) pukul 08.30 WIB bertempat di Mako Polsek Singojuruh.

Rombongan terdiri dari 42 siswa, Kepala RA Perwanida Halimatussa’duyah, S.Ag, enam dewan guru, serta 20 wali murid. Kedatangan peserta kunjungan diterima oleh Kasium Polsek Singojuruh Aiptu Nur Choiri, S.H mewakili Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, S.H.

Dalam sambutannya, perwakilan Polsek Singojuruh menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk pengenalan institusi Polri kepada anak usia dini.

Selanjutnya para siswa diperkenalkan dengan berbagai fungsi dan ruangan yang ada di Polsek Singojuruh, meliputi:
Ruang SPKT, Ruang SIUM, Ruang Tahanan, Kendaraan Patroli, Ruang Reskrim, Ruang Intelkam, Aula Polsek,

Melalui kunjungan ini diharapkan anak-anak dapat mengenal tugas dan fungsi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sejak usia dini.

Polsek Singojuruh berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan edukatif dan humanis sebagai wujud implementasi Polri Presisi. (***)

Operasi Keselamatan Semeru Polres Ponorogo Beri Hadiah Helm dan Cokelat Pengendara Tertib

PONOROGO || Jejak-indonesia.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar Satlantas Polres Ponorogo Polda Jawa Timur (Jatim) menghadirkan suasana berbeda.

Pengendara yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Ponorogo sempat dihentikan petugas itu tidak ditilang namun justru mendapat hadiah.

Anggota Satlantas Polres Ponorogo Polda Jatim memberikan cokelat, bunga, hingga helm gratis kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

“Selamat pagi, mbak, Ini dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2026. Mohon ditunjukkan SIM dan STNK,” ujar Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma saat menghentikan salah satu pengendara, Selasa (10/2/26).

Setelah memastikan kelengkapan surat dan kepatuhan pengendara, AKP Dewo langsung memberikan cokelat dan bunga sebagai bentuk apresiasi.

“Karena anaknya sudah memakai helm dan surat-surat lengkap, ini ada cokelat dan bunga dari kami,” ucapnya.

Apresiasi serupa juga diberikan kepada para pelajar yang tertib berlalu lintas. Sejumlah pelajar tampak terkejut saat dihentikan petugas, namun wajah mereka berubah lega ketika mengetahui bahwa razia tersebut bersifat edukatif.

Fitri Nur, salah satu pelajar SMK asal Kecamatan Sampung, mengaku telah menyiapkan diri dengan membawa kelengkapan berkendara.

“Sekarang sudah punya SIM, jadi bisa naik motor sendiri. Yang penting bawa SIM, STNK, motornya standar dan tidak melanggar aturan, pasti aman,” katanya.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Ponorogo Polda Jatim juga membagikan helm gratis kepada orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah dengan tertib.

Helm tersebut langsung dipasangkan ke kepala anak oleh petugas.

“Sayangi anaknya ya, bu. Ini kami pakaikan helm supaya aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata AKP Dewo.

Menurut AKP Dewo, pembagian helm dan cokelat merupakan bentuk reward bagi masyarakat yang patuh aturan lalu lintas.

Ia menyebut masih banyak orang tua yang lupa mengenakan helm pada anak saat berkendara jarak dekat.

“Kadang orang tua lupa anaknya tidak dipakaikan helm saat diantar sekolah. Hari ini kami bagikan helm gratis sebagai pengingat pentingnya keselamatan,” jelasnya.

AKP Dewo menegaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Ponorogo berjalan kondusif dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, serta represif secara selektif bagi pelanggar.

“Dari 58 kejadian pelanggaran, mayoritas dilakukan pelajar. Karena itu kami fokus pada edukasi ke pelajar. Tidak hanya tilang, tapi juga sosialisasi ke sekolah-sekolah. Namun jika ada pelanggaran berat, tetap kami tindak sesuai mekanisme,” pungkasnya. (*)

Satgas Pangan Polres Madiun Sidak Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Bapokting Jelang Ramadhan

MADIUN || Jejak-indonesia.id — Satgas Pangan Polres Madiun Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sayur Caruban, Selasa (10/2/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Kegiatan pengawasan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting) agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Tim Satgas Pangan yang terlibat terdiri dari Satreskrim Polres Madiun Polda Jatim, Dinas Perdagangan dan UM, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun.

Petugas memantau langsung harga sejumlah komoditas, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agus Andy Anto mengatakan, hasil pengecekan menunjukkan harga bahan pokok di Pasar Caruban masih dalam kondisi stabil dan tidak ditemukan pedagang yang menjual di atas HET.

“Kami melakukan pemantauan langsung terhadap harga beras, gula, sayur-mayur, cabai, minyak goreng, hingga telur. Hasilnya, tidak ditemukan penjualan di atas HET.” ujarnya.

AKP Agus juga menghimbau kepada para tengkulak dan pedagang agar tidak menimbun bahan pangan.

Pihaknya akan menindak tegas kepada para penjual bahan pokok pangan yang menjual diatas HET ( harga eceran tertinggi ).

“Bilamana nanti ditemukan, kami akan menindak sanksi tegas mulai dari memberikan peringatan lisan teguran hingga pencabutan izin usaha,” tambahnya.

Pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang Ramadan dan hari besar keagamaan, guna memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar. (*)

Polresta Malang Kota Latih Supeltas, Perkuat Sinergi Kamseltibcarlantas di Operasi Keselamatan Semeru 2026

MALANG || Jejak-indonesia.id – Satlantas Polresta Malang Kota Polda Jatim melaksanakan pelatihan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) binaan Polresta Malang Kota di Mako Polsek Sukun, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah preventif dan preemtif untuk meningkatkan kualitas pengaturan lalu lintas sekaligus memperkuat kolaborasi Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Malang.

Pelatihan diikuti oleh 11 Supeltas yang selama ini membantu pengaturan arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Sukun.

Pemberian materi disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Juana Gita usai sambutan Kapolsek Sukun Kompol Riyan Wahyuningtiyas didampingi Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga.

Pembinaan tidak hanya fokus teori, tapi juga praktik lapangan. Para Supeltas mendapat pemahaman etika pelayanan, pemahaman tugas.

Sedangkan latihan 12 gerakan pengaturan lalu lintas yang dipandu anggota Unit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota di halaman depan Polsek Sukun.

Kompol Riyan menegaskan bahwa pembinaan melalui pelatihan supeltas ini untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, dan keselamatan bersama agar pengaturan lalu lintas semakin tertib dan humanis.

“Keberadaan Supeltas sangat membantu masyarakat, terutama di titik-titik rawan kepadatan, dengan pembinaan berkelanjutan, Supeltas bisa menjadi perpanjangan tangan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga menekankan bahwa pembinaan Supeltas tidak berhenti di Polsek Sukun, tetapi akan terus diperluas ke seluruh wilayah jajaran.

“Kami akan terus melakukan pembinaan selanjutnya akan dilaksanakan secara rutin oleh Unit Kamsel Satlantas agar kualitas Supeltas semakin profesional,” jelas AKP Rio.

Sebagai pemberi materi teknis, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Juana menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman tugas dan keterampilan praktis di lapangan.

“Materi kami berikan mulai dari sikap tampang, etika pelayanan, hingga praktik 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Tujuannya agar Supeltas bekerja lebih terarah, aman, dan sesuai standar keselamatan,” terang Iptu Juana Gita.

Ia menambahkan, hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meminimalkan potensi kecelakaan dan kemacetan.

“Dengan pembinaan yang baik, Supeltas bisa membantu menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif serta mendukung upaya preventif Polri di jalan raya,” ungkapnya.

Usai sambutan dan penyampaian materi, Satlantas Polresta Malang Kota bersama Polsek Sukun juga menyerahkan bantuan rompi keselamatan dan paket sembako kepada para Supeltas.

Melalui pembinaan Supeltas yang berkelanjutan, Satlantas Polresta Malang Kota berharap tercipta budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan, sekaligus mendukung terwujudnya Kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Kota Malang. (*)

Polri Peduli : Polres Jember Evakuasi Kakek Tuna Wisma dari Hutan Jubung

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menunjukkan kepedulian sosial dengan mengevakuasi seorang kakek tuna wisma bernama Nalif Sagunia Ahab, yang diperkirakan berusia hampir 100 tahun, dari kawasan hutan Jatian Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (10/2/2026).

Kakek Nalif selama ini diketahui hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Ia tinggal di kawasan hutan milik Perhutani dan tidur di bawah tumpukan sampah tanpa tempat tinggal yang layak.

Kondisi tersebut pertama kali viral melalui media sosial oleh masyarakat.

Menindaklanjuti viralnya itu, Kapolres Jember menggandeng komunitas Peduli Sosial dikenal dengan sebutan Pak Purnomo seorang anggota Polisi juga dari Polres Lamongan yang dikenal masyarakat Indonesia, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Selanjutnya, kakek Nalif dibawa ke tempat yang lebih aman dan manusiawi untuk mendapatkan perlindungan serta perawatan yang layak di kediaman Pak Purnomo.

Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra mengatakan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

AKBP Bobby menegaskan, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir dengan kepedulian sosial dan kemanusiaan.

"Kami berharap kakek Nalif bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak,” ujar AKBP Bobby.

Aksi sosial ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)

error: Content is protected !!