Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Jumpa Pers Tadi: Pengacara Agus Flores Katakan, Pemilik SPK Masih Bisa Bekerja Di IUP LGI

MAGELANG || Jejak-indonesia.id - Pengacara Pemik SPK Lahan LGI yakni Agus Flores, kepad a Media , Rabu (11/2) Mengatakan , Bahwa Dirinya Sudah Berkoordinasi dengan Dinas ESDM Magelang, dan Diterima Kadis ESDM Magelang Lanjung Pawedi didampingi Beberapa Staf ESDM.

Dalam Pembahasan Tersebut Membahas Sengketa Antara PT LGI dan Pemilik SPK.

Pihak Dinas ESDM, Menyarankan Agar Selisih Kedua Belapihak Diselesaikan Dipengadilan, Sah Atau Tidaknya SPK Milik Kliennya Agus Flores.

Kegiatan Pertemuan,sekaligus Menyerahkan Surat Permohonan Pembekuan IUP PT LGI.

" Jika Tidak Dijalan Pembekuan, Pemilik SPK Masih Bisa Beroperasi di IUP PT LGI," Tegas Pengacaranya Klien Sariyanto.

Surat Permohonan Pembatalan Nomor 99/LBH/Pengacara/II/2026, tertanggal 10 Februari 2026.

Agus Flores menjelaskan, dirinya menunggu Gugatan PT LGI, terkait Pembatalan SPK.

" Kalau Belum ada Putusan Pengadilan, Klien Saya Masih Bisa Bekerja, dan Besok Masih Bisa Bekerja, " Tegas Agus Flores.

Aguspun Menerbitkan Surat Nomor 100/LBH/Pengacara /II/2026, terkait Perihal : SPK PT LGI Masih Berlaku Untuk Kerja, Selama Putusan Pengadilan Belum Membatalkan

Dalam Isi Surat bahwa
Berdasarkan Analisis Hukum di Kantor Pengacara Agus Flores, yang sifatnya Konfrehensif dan Kajian Lapangan.

1. Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT Langkah Gemilang Indonesia (PT LGI) tertanggal 27 April 2022, Masih Berlaku selama Sengketa Ini Belum Diputusakan Pengadilan.
2. Soal Putusan Pengadila Negeri Magelang Antara Penggugata Sariyanto dan PT LGI, bersifat Kerugian Diderita Klien Kami Sebesar Rp. 7 M, dalam Pengurusan Izin, dalam Putusan Sela, terkait Kewenangan Mengadili Di Wilayah Hukum Jakarta.
3. Kami Sudah Berkoordinasi dan Rapat Bersama dengan Pihak Dinas ESDM Magelang dihadiri Langsung Kepala Dinasnya, mereka tidak mau Intervensi Terkait Sengketa, antara PT. LGI dan Pihak Pemegang SPK Sariyono, agar Bersengketa membawa Persoalan Ini dibawah Jalur Pengadilan.
4. Jika Pemilik Izin Masih Bekerja. Secara Otomatis Pemegang SPK Dapat Bekeja.
5. Terkait Urusan PT LGI dan Direktur Regional DWI Adi Rismanto, itu Urusan Internal PT LGI, Pemilik SPK Tidak Mau Intervensi.
6. Disarankan Pemegang SPK Bekerja Di Wilayah Sesuai Di Sepakati/Atau Diwilayah Hukum IUP LGI
7. Disarankan Dalam Sengketa, PT LGI dan Pemegang SPK Sariyono , Kalau Terkait Sengketa Perdata, Tidak Berkewajiban Kepolisian, TNI, Kejaksaan Mengintervensi, yang berhak mengusulkan Persoalan Dirana Pengadilan Negeri Magelang .
8. Disarankan Pemegang SPK Melihat Dampak Lingkungan dan Penghijauan di Lokasi Pengambilan Pasir

Sedangkan Dikonfirmasi Kepala ESDM Magelang, Rabu (11/2) Membenarkan Adanya Pertemuan Tim Pengacara Sariyanto, yakni Agus Flores.

Terkait Surat Pembatalan IUP LGI, akan dibahas Ditingkat Internal ESDM.

" Saya Kordinasi Juga Dengan Kadis ESDM Lama Pak Irwan, dan Kadis ESDM Provinsi Jateng," lanjutnya.

Polda Jabar Fokus Benahi Jalur Pansela: Alternatif Mudik Sekaligus Magnet Wisata Lebaran 2026 

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat memberikan perhatian khusus terhadap Jalur Pantai Selatan (Pansela) menjelang musim mudik dan libur Lebaran 2026. Jalur ini dinilai memiliki peran ganda yang strategis, yakni sebagai jalur alternatif mudik sekaligus akses utama menuju berbagai destinasi wisata unggulan berskala nasional.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menegaskan bahwa potensi keramaian di jalur Pansela akan sangat tinggi mengingat adanya magnet wisata seperti Pangandaran dan sejumlah titik di pesisir Garut.

Dalam peninjauan langsung bersama Kapolda Jawa Barat, pihak kepolisian mengidentifikasi sejumlah tantangan infrastruktur yang perlu segera dibenahi. Salah satu poin krusial adalah minimnya lampu penerangan jalan di sepanjang jalur tersebut.

“Sejak dulu jalur Pansela memang minim penerangan. Ini membuat pengemudi sering merasa enggan melintas. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penerangan dimaksimalkan sebelum puncak arus mudik dan wisata,” ungkapDirlantas Polda Jabar di Bandung, Rabu (11/2/2026).

Langkah ini diambil agar masyarakat tidak ragu menggunakan Pansela sebagai alternatif jalur mudik, sehingga beban kendaraan di jalur utara maupun tengah dapat terbagi secara merata.

Menyikapi prediksi lonjakan wisatawan, Kapolda Jawa Barat telah menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek, untuk bersinergi dengan instansi terkait. Pengamanan kali ini tidak hanya terbatas pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup pemetaan potensi bahaya (hazard) di lokasi wisata.

“Pengamanan ini mencakup pengaturan arus kendaraan, ketersediaan kantong parkir, hingga antisipasi potensi bahaya di lokasi wisata,” jelas Dirlantas Polda Jabar

Polisi akan ditempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata dapat merasa aman dan nyaman tanpa terganggu kemacetan parah atau gangguan kamtibmas.

Langkah preventif yang diambil Polda Jabar ini bertujuan menciptakan ekosistem perjalanan yang terintegrasi. Dengan infrastruktur yang lebih baik dan kehadiran personel di lapangan, diharapkan jalur Pansela menjadi pilihan favorit yang aman.

“Tujuan akhirnya agar perjalanan masyarakat lancar dan masyarakat yang berwisata juga merasa aman dan nyaman,” pungkas Dirlantas Polda Jabar.

Dari Ngopi Bareng Media ke Predikat Nasional: WBBM untuk Polresta Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indoneaia.id - Predikat Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM) Tahun 2025 resmi dianugerahkan Kementerian PAN-RB kepada Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur, sebagaimana keputusan yang diumumkan pada Rabu, 11 Februari 2026 di Jakarta.

Capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi Polresta Banyuwangi. Lebih dari itu, penghargaan tersebut merupakan realisasi komitmen yang pernah diucapkan di ruang publik saat Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., S.H., M.Si. baru menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi sekitar satu tahun tiga bulan lalu.

Komitmen itu bermula dari diskusi santai namun berbobot di Warung K-Jon Kemiren, Glagah, dalam forum ngopi bareng media, LSM, dan para penggiat sosial. Dalam pertemuan tersebut, Hakim Said, S.H., jurnalis senior sekaligus Founder dan Ketua Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, melontarkan pertanyaan terbuka tentang komitmen Kapolresta yang baru dalam mewujudkan Zona Integritas dan meraih predikat WBBM.

Saat itu, Kombes Rama menyatakan kesiapannya bekerja keras.

Kini, setelah keputusan MenPAN-RB turun, Rama Samtama Putra yang saat ini menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Papua, mengenang kembali momen tersebut.

“Saya masih teringat pertama kali kita ketemu di Warung K-Jon, ngopi bareng bersama teman-teman media di Glagah. Pak Hakim hanya minta satu hal kepada saya, yaitu komitmen meraih WBBM,” ungkap Kombes Rama.

Dengan nada penuh syukur, Rama yang menjabat Kapolresta Banyuwangi sejak Oktober 2024 – 9 Januari 2026, menambahkan:

“Sekarang sudah terjawab dan lunas ya Pak Hakim.”

Sebelumnya, ia juga menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Syukur Alhamdulillah, Polresta Banyuwangi menorehkan sejarah atas pencapaiannya meraih predikat ZI WBBM Tahun 2025 melalui proses perjuangan, komitmen serta integritas personel yang tinggi dalam memberikan pelayanan publik secara optimal.”

Ia berharap capaian ini tidak berhenti sebagai simbol administratif, melainkan menjadi budaya kerja berkelanjutan.

“Semoga Polresta Banyuwangi terus konsisten dan semakin berintegritas serta lebih optimal dalam pelayanan publik sehingga dapat mengangkat citra Polri.”

Bagi Hakim Said, komitmen yang disampaikan saat ngopi bareng itu bukan sekadar jawaban formal pejabat baru. Menurutnya, sejak awal Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi menjadikan isu Zona Integritas dan WBBM sebagai bagian dari diskusi publik yang digelar secara kontinyu.

“Waktu itu saya bersama rekan-rekan RK hanya meminta satu hal: komitmen yang jelas di depan publik. Hari ini kita menyaksikan komitmen itu terealisasi. Ini bukan hanya capaian institusi, tapi juga bukti bahwa dialog publik bisa melahirkan perubahan nyata,” ujar Hakim Said, yang juga Ketua Yayasan Anti Narkoba LPSS Banyuwangi.

Ia menegaskan bahwa predikat WBBM harus terus dijaga melalui transparansi dan keterbukaan terhadap kritik masyarakat.

“Selamat kepada Polresta Banyuwangi yang berhasil meraih WBBM. Predikat bisa diraih, tetapi integritas harus dijaga setiap hari. RK akan terus menjadi ruang diskusi agar semangat reformasi birokrasi tetap hidup.”

Selama 1 tahun 3 bulan memimpin Polresta Banyuwangi, Kombes Rama Samtama Putra membangun fondasi reformasi melalui penguatan pengawasan internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, respons cepat terhadap pengaduan masyarakat melalui WhatsApp Wadul Kapolresta, serta sinergi dengan media dan elemen sipil.

Kini, meski telah bertugas di Bumi Cenderawasih, jejak komitmen itu tertoreh jelas dalam sejarah Polresta Banyuwangi.

Dari diskusi sederhana di Warung K-Jon Kemiren hingga keputusan resmi negara pada 11 Februari 2026 - sebuah janji yang akhirnya terbayar lunas.

Polda Kepri Gelar Latpraops Liong Seligi 2026 : Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Saat Imlek Dan Libur Nasional

BATAM || Jejak-indonesia.id – Polda Kepulauan Riau menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Liong Seligi–2026 dalam rangka pengamanan Tahun Baru Imlek dan Libur Nasional Tahun 2026, bertempat di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karoops Polda Kepri Kombes. Pol. Taswin, S.I.K., M.H., Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes. Pol.Suyono,S.I.K.,S.H.,M.H., Dirpamobvit Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan, M.Si., Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Wadirlantas Polda Kepri, Wadirsamapta Polda Kepri, Wadirintelkam Polda Kepri, serta seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Liong Seligi Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, laporan dari Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda Kepri, dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan Latpraops oleh Karoops Polda Kepri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing Kasatgas, meliputi Kasatgas Analis Ditintelkam, Kasatgas Banops, Kasatgas Preemtif, Kasatgas Preventif, Kasatgas Kamseltibcar, serta Kasatgas Gakkum.

Dalam arahannya, Karoops Polda Kepri Kombes Pol. Taswin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Kepri beserta jajaran akan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Liong Seligi–2026” selama 12 hari. Operasi ini bertujuan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan secara optimal kepada masyarakat dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek yang berdekatan dengan menjelang Bulan Suci Ramadhan di wilayah hukum Polda Kepri.

“Karoops Polda Kepri, menegaskan bahwa momentum perayaan Imlek dan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Ramadhan berpotensi menimbulkan kerawanan gangguan kamtibmas, seperti tindak pidana narkoba, curanmor, maupun kejahatan konvensional lainnya. Oleh karena itu, pelaksanaan operasi mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,ujar Karoops Polda Kepri

“Operasi Liong Seligi–2026 juga mengutamakan keterpaduan seluruh fungsi kepolisian serta sinergi dengan stakeholder terkait, sehingga mampu menjamin rasa aman masyarakat sebelum, saat, dan setelah perayaan Imlek. Dengan demikian, seluruh rangkaian ibadah, aktivitas masyarakat, serta kegiatan wisata dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,ungkap Karoops Polda Kepri Kombes Pol. Taswin, S.I.K., M.H.

“Terakhir, Polda Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dukungan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai di wilayah hukum Polda Kepri. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis, atau dengan menghubungi kantor kepolisian terdekat,“Tutup Karoops Polda Kepri.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri
Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

Harmoni Imlek Nusantara Polda Kepri Imbau Masyarakat Jaga Konduktivitas Parayaan Imlek 2026

BATAM || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan Imlek dengan penuh sukacita, kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama dan kepercayaan.

Perayaan Imlek Tahun Ini Mengusung Tema semangat Harmoni Imlek Nusantara, Polda Kepri menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau selama rangkaian perayaan berlangsung.

Sehubungan dengan hal tersebut, Polda Kepri menyampaikan beberapa imbauan kepada masyarakat, antara lain:

1. Menghindari segala bentuk permusuhan, kebencian, diskriminasi, serta tindakan yang dapat mengganggu atau merusak jalannya ibadah dan kegiatan keagamaan.
2. Tidak menyalakan petasan atau bahan peledak secara bebas di tempat umum tanpa izin dari pihak berwenang.
3. Penyalaan kembang api maupun petasan agar dilaksanakan secara terbatas dan terpusat di Vihara, Klenteng, atau tempat ibadah pada saat acara puncak perayaan Imlek di masing-masing wilayah.
4. Tidak menggunakan narkoba atau zat terlarang lainnya.
5. Tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum.
6. Melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dalam pelaksanaan agenda kegiatan perayaan Imlek.
7. Memastikan rumah, toko, maupun tempat usaha dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, serta tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas.
8. Tetap tertib berlalu lintas serta menghindari pelanggaran lalu lintas selama perayaan berlangsung.

Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan secara optimal dan terukur guna memastikan seluruh umat yang merayakan Imlek dapat melaksanakan ibadah serta menjalin silaturahmi dengan rasa aman, nyaman, dan penuh khidmat.

Sebagai penutup, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perayaan Imlek 2026 sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, memperkokoh toleransi, dan meneguhkan semangat persatuan dalam keberagaman dengan senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta saling menghormati antar umat beragama dan kepercayaan, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kepulauan Riau sebagai wujud nyata Harmoni Imlek Nusantara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tutup Kabid Humas Polda Kepri.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri
Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabid Humas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!