Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Bareskrim Polri Menangkap 7 Tersangka, 5 dari Tanjung Balai Karimun dan 2 Dari Belitung, Timah Ilegal

Belitung Timur || Jejak-indonesia.id – Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap lokasi pengolahan timah ilegal di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur, pada Sabtu (28/2/2026). Operasi ini merupakan pengembangan dari kasus penyelundupan yang sebelumnya diungkap bersama Bea Cukai Batam.

Dengan Menangkap 7 Tersangka, 5 dari
Tanjung Balai Karimun dan 2 Dari Belitung.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, Penangkapan dilakukan di lokasi t
merupakan fasilitas pemurnian bijih timah sebelum diselundupkan ke luar negeri.

Di TKP, juga petugas menyita sejumlah peralatan pengolahan, termasuk meja goyang yang digunakan untuk meningkatkan kadar timah guna menaikkan nilai jual.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan para pelaku diduga telah melakukan penyelundupan sebanyak empat kali dengan estimasi puluhan ton pasir timah. Timah ilegal ini dikumpulkan dari tambang rakyat, lalu disiapkan untuk dikirim ke Malaysia dan diduga dijual ke sebuah perusahaan smelter berinisial M,” ujar Brigjen Pol. Irhamni saat memimpin penggeledahan.

Penindakan tegas ini merupakan tindak lanjut dari gelar perkara yang dilakukan pada Jumat (27/2/2026). Penyidik resmi menetapkan dua orang, yakni Berinisial A dan M, sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 161 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) atas dugaan menampung, mengangkut, dan menjual pasir timah secara ilegal.

Berdasarkan keterangan tersangka A, tim gabungan bergerak cepat memasang garis polisi (police line) di gudang pengolahan Kelapa Kampit. Petugas menyita barang bukti berupa alat timbangan, sampel pasir timah, serta catatan transaksi pembelian.

Selain menggeledah gudang, tim juga menyisir titik pengiriman di pesisir Pantai Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Lokasi ini diduga kuat menjadi “jalur tikus” utama untuk menyelundupkan timah ke mancanegara. Di sana, petugas melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat guna memperkuat penyidikan.

Dalam konferensi pers di lokasi pengolahan, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni yang didampingi Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo dan Kapolres Belitung Timur AKBP Indra F. Dalimunthe, menegaskan komitmen Polri untuk memberantas praktik ilegal yang merugikan pendapatan negara tersebut

Di Bulan Suci Ramadhan Polres Labusel Peduli Bersihkan Drainase Dijalur Mudik Depan Kantor Samsat

Labuhanbatu || Jejak-indonesia.id || Jejak-indonesia.id - Dibulan suci Ramadhan dan menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H, Polres Labuhanbatu Selatan melaksanakan bakti sosial pembersihan drainase menggunakan alat berat excavator di depan Kantor Samsat Labuhanbatu Selatan, Jalan Lintas Sumatera Kotapinang–Gunung Tua, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang kerap tergenang air dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Sujono menjelaskan bahwa pembersihan drainase dilakukan setelah pihaknya melihat langsung kondisi jalur yang setiap hari dilalui masyarakat.

“Melihat kondisi jalan yang kurang baik dan sering tergenang air di depan Kantor Samsat, kami berinisiatif melakukan pembersihan dan pengerukan drainase agar aliran air kembali lancar,” ujar AKP Sujono menyampaikan pesan Kapolres.

Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan menjadi pengingat bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk memastikan keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas.

“Di bulan Ramadan ini, Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi nyata kepedulian. Jalur ini akan dilalui masyarakat, apalagi menjelang mudik Lebaran. Kami ingin memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas dijalan raya.” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres menurunkan alat berat excavator untuk mengeruk sedimentasi dan sampah yang menyumbat saluran air. Selain itu, dibuat parit tambahan guna memperlancar pembuangan air yang sebelumnya menggenang di badan jalan.

Langkah cepat ini mendapat respons positif dari warga sekitar dan pengguna jalan yang selama ini mengeluhkan kondisi genangan saat hujan turun. Dengan dibersihkannya drainase, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin maupun rusak dapat diminimalisir.

Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan genangan di wilayah hukumnya, terutama pada jalur strategis yang menjadi akses utama masyarakat.

( RED/ IS )

Modus Transaksi Tertutup di SPBU Terbongkar, Polda Sumut Tangkap Pengedar di Patumbak

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Deli Serdang. Seorang pria berinisial MSR (21) diamankan petugas saat melakukan transaksi di kamar mandi SPBU Patumbak, Rabu (25/2).

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di Jalan Pertahanan, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dimaksud. Sekira pukul 16.13 WIB, petugas melakukan teknik pembelian terselubung dan berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti,” ujarnya di Medan, Kamis.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu sebanyak dua gram dengan harga Rp400 ribu per gram. Setelah transaksi terjadi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 2,56 gram serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga merupakan sisa hasil transaksi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial “Komeng” yang kini masih dalam penyelidikan. Sabu tersebut dibeli dengan harga Rp350 ribu per gram dan dijual kembali dengan keuntungan Rp50 ribu per gram.

Petugas selanjutnya melakukan pengembangan ke rumah terduga pemasok, namun yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan uji awal menggunakan test kit narkotika dan akan mengirim barang bukti ke laboratorium forensik guna pemeriksaan lanjutan.

Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke jaringan pemasok. Pengembangan terhadap pihak-pihak lain yang terlibat masih terus dilakukan.

Polri Mutasi 54 Personel, Termasuk Tiga Perwira yang Menjalani Evaluasi Internal

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Polri memutasi sejumlah personel yang tengah menghadapi permasalahan etik dan pidana untuk melakukan evaluasi internal. Beberapa yang dimutasi adalah Kapolresta Sleman Polda DIY nonaktif Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo dan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi bahwa pergeseran jabatan ini merupakan bentuk penegakan disiplin dan penyegaran organisasi.

"Untuk kategori evaluasi atau demosi, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. Salah satunya adalah Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolresta Sleman Polda DIY. Ia kini dimutasikan ke Divkum Polri," ujar Irjen Pol. Johnny dalam keterangan resminya, Sabtu (28/2/2026).

Posisi Kapolresta Sleman kini ditempati oleh Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Propam Kepolisian Madya TK III Divpropam Polri.

AKBP Didik Putra Kuncoro juga dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota Polda NTB dan dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Jabatan Kapolres Bima Kota kini diserahkan kepada AKBP Mubiarto Banu Kristanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.

Pejabat ketiga yang terkena mutasi evaluasi adalah AKBP Natalena Eko Cahyono. Ia yang sebelumnya menjabat Kapolres Bungo Polda Jambi, kini dimutasikan menjadi Pamen Polda Jambi. Kursi Kapolres Bungo kini diisi oleh AKBP Zamri Elfino, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.

Mutasi ini menjadi sinyal tegas Kapolri dalam melakukan pembenahan di tubuh Korps Bhayangkara terhadap personel yang bermasalah, sekaligus memberikan promosi bagi personel yang berprestasi.

Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa Cek Lahan Jagung Ketahanan Pangan, Panen Senin Depan dan Siap Dijual ke BULOG

SIMALUNGUN || Jejak-indinesia.id - Mendukung program ketahanan pangan Presiden RI, Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa AIPTU Agus Liberti turun langsung ke lahan jagung PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi untuk mengecek perkembangan tanaman. Kabar gembira: jagung sudah siap panen Senin, 2 Maret 2026, dan kelompok tani bersedia menjualnya ke BULOG sesuai himbauan pemerintah.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Sabtu siang, 28 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, menjelaskan kegiatan Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan. "Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa AIPTU Agus Liberti melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung program ketahanan pangan Presiden RI pada Sabtu siang, 28 Februari 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di lahan PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi, Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa," ujar Kasi Humas membuka penjelasannya.

Program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas Presiden RI untuk memastikan ketersediaan pangan nasional. "Presiden RI sangat serius dengan ketahanan pangan. Polri sebagai bagian dari pemerintah harus mendukung program ini. Caranya adalah dengan mendampingi petani dari penanaman hingga panen dan pemasaran," ungkap AKP Verry menjelaskan peran Polri.

Kepala Kepolisian Sektor Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, SH, yang memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek lahan, menjelaskan pentingnya pendampingan. "Tugas Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga mendampingi masyarakat dalam program-program pembangunan. Program ketahanan pangan adalah salah satunya. Kami harus pastikan petani tidak sendirian," kata Kapolsek dengan perhatian.

Bhabinkamtibmas AIPTU Agus Liberti yang langsung ke lapangan menceritakan hasil pengecekan. "Saya cek kondisi tanaman jagung di lahan PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi, Nagori Baja Dolok. Alhamdulillah, kondisi tanaman sangat bagus. Tongkol jagung sudah besar dan siap panen," ungkap AIPTU Agus dengan gembira.

"Saya berbicara dengan kelompok tani di sana. Mereka bilang jagung sudah siap panen dan rencananya akan dipanen pada Senin, 2 Maret 2026. Ini kabar yang sangat baik. Artinya program ketahanan pangan di wilayah kami berhasil," tambah AIPTU Agus dengan bangga.

Yang paling penting adalah upaya memastikan hasil panen terserap dengan baik. "Pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada kelompok tani untuk menjual hasil panen kepada BULOG yang akan dikoordinir oleh pihak ketiga UD. Bornok. Ini penting agar petani mendapat harga yang layak dan tidak dimainkan tengkulak," kata AIPTU Agus menjelaskan himbauan.

Respons kelompok tani sangat positif. "Alhamdulillah, kelompok tani bersedia menjual hasil panen ke BULOG melalui UD. Bornok. Mereka menyampaikan agar pihak pengepul datang ke lokasi untuk menentukan jadwal panen yang pasti dan menentukan harga yang adil," ungkap AIPTU Agus menyampaikan kesediaan petani.

Salah seorang anggota kelompok tani, yang tidak ingin disebutkan namanya, memberikan testimoni. "Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Bhabinkamtibmas. Beliau tidak hanya datang saat ada masalah, tapi juga datang untuk cek perkembangan tanaman kami. Kami merasa didukung," kata petani dengan terharu.

"Kami juga senang bisa jual hasil panen ke BULOG. Selama ini kami sering dirugikan tengkulak yang beli dengan harga murah. Dengan BULOG, kami yakin harga akan lebih adil," tambah petani lainnya dengan harapan.

Kapolsek Tanah Jawa menegaskan komitmen Polsek dalam mendukung program ketahanan pangan. "Kami akan terus dampingi petani sampai hasil panen benar-benar terjual ke BULOG dengan harga yang layak. Kami tidak akan biarkan petani dirugikan oleh tengkulak nakal," kata Kompol Banuara Manurung dengan tegas.

"Senin depan, Bhabinkamtibmas akan hadir lagi saat panen untuk memastikan prosesnya berjalan lancar dan aman. Kami juga akan koordinasi dengan UD. Bornok dan BULOG untuk memastikan penyerapan berjalan dengan baik," tambah Kapolsek menjelaskan rencana.

Bhabinkamtibmas AIPTU Agus juga akan memfasilitasi pertemuan petani dengan pengepul. "Saya akan hubungi UD. Bornok dan minta mereka datang ke lokasi untuk bertemu langsung dengan kelompok tani. Mereka akan tentukan jadwal panen yang pasti dan negosiasi harga. Saya akan hadir untuk memastikan semuanya fair," kata AIPTU Agus dengan komitmen.

Program ketahanan pangan di Nagori Baja Dolok ini merupakan bagian dari program nasional. "Lahan yang digarap di PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi ini adalah bagian dari program 1 Polisi 1 Ha yang dicanangkan pemerintah. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendorong ketahanan pangan," ungkap Kasi Humas.

"Jagung yang ditanam di lahan ini adalah hasil kerja sama antara PTPN IV dengan kelompok tani lokal. Polsek Tanah Jawa berperan sebagai fasilitator dan pendamping. Dari penanaman hingga panen dan pemasaran, kami selalu ada," tambah AKP Verry.

Hasil panen diperkirakan cukup signifikan. "Kelompok tani memperkirakan hasil panen akan cukup banyak. Ini akan membantu ketahanan pangan lokal dan juga memberikan penghasilan yang layak bagi petani. Win-win solution," ungkap Kapolsek.

Kegiatan pengecekan berjalan dengan lancar dan cuaca mendukung. "Alhamdulillah cuaca cerah saat saya cek lahan. Saya bisa lihat dengan jelas kondisi tanaman dan berbicara dengan petani dengan nyaman. Tidak ada kendala sama sekali," kata AIPTU Agus.

Kapolsek Tanah Jawa mengajak polsek lain untuk melakukan hal serupa. "Saya mengajak rekan-rekan Kapolsek lain untuk juga aktif mendampingi program ketahanan pangan di wilayah masing-masing. Ini adalah tugas kita sebagai Polri: tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat," kata Kompol Banuara.

Di akhir keterangannya, Kasi Humas menyampaikan apresiasi. "Kami mengapresiasi kerja keras Bhabinkamtibmas AIPTU Agus Liberti dan Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden RI. Senin depan kita akan saksikan panen raya jagung di Nagori Baja Dolok. Ini adalah bukti nyata Polri hadir untuk rakyat, Polri mendukung ketahanan pangan nasional!" pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan penuh optimisme akan keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

error: Content is protected !!