Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Januari 2026

PW-FRN Counter Polri DPC Banyuwangi Apresiasi Pengabdian Kompol Elang Prasetyo Selama Menjabat Kasat Lantas

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Polri Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Banyuwangi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., atas dedikasi, pengabdian, dan kerja kerasnya selama menjabat sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Banyuwangi.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi nyata Kompol Elang dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Selama masa jabatannya, Kompol Elang dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.

Ketua PW-FRN Counter Polri DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan bahwa Kompol Elang merupakan sosok pemimpin yang tak kenal lelah dalam mengemban amanah. Menurutnya, Kompol Elang selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan pengamanan, pelayanan publik, maupun saat terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas.

"Beliau adalah pimpinan yang bekerja tanpa mengenal waktu. Dedikasinya luar biasa, selalu mengutamakan keselamatan masyarakat serta memberikan contoh kepemimpinan yang tegas namun tetap mengedepankan sisi kemanusiaan,” ujar Agus Samiaji.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris DPC PW-FRN Counter Polri Banyuwangi, Marta Yofi Winatha. Ia menilai Kompol Elang sebagai figur perwira Polri yang humanis, mudah berbaur dengan masyarakat, serta terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen, termasuk insan pers.

"Kompol Elang adalah sosok yang humanis. Pendekatannya kepada masyarakat sangat baik, komunikatif, dan selalu mengedepankan edukasi lalu lintas dibandingkan penindakan semata. Ini menjadi nilai positif yang sangat kami apresiasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bendahara DPC PW-FRN Counter Polri Banyuwangi, Idham Holid, menambahkan bahwa Kompol Elang memiliki rekam jejak yang luar biasa selama menjabat Kasat Lantas. Berbagai program pelayanan publik, pengaturan lalu lintas saat kegiatan besar, hingga respon cepat dalam penanganan kecelakaan menjadi bukti nyata kinerjanya.

"Rekam jejak beliau sangat luar biasa. Banyak inovasi dan langkah strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat Banyuwangi. Ini tentu menjadi warisan positif yang patut dikenang,” tutur Idham Holid.

Sebagai penutup, seluruh anggota PW-FRN Counter Polri DPC Banyuwangi secara kompak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kompol Elang Prasetyo atas pengabdian, keteladanan, dan sinergi yang telah terjalin dengan baik selama ini. Mereka berharap Kompol Elang senantiasa diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru, serta tetap menjadi sosok inspiratif bagi anggota Polri dan masyarakat luas. (***)

Ketum LSM Perjuangan Rakyat Temukan Mobil Dinas Rusak Parah Dan Terbengkalai Diduga Aset Milik Dispendikbud Situbondo

SITUBONDO || jejak-indonesia.id - Dengan melakukan investigasi langsung Ketua Umum (Ketum) LSM Perjuangan Rakyat menemukan sejumlah mobil diduga aset milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo dalam kondisi rusak parah dan terbengkalai di satu lokasi disekitaran kantor Dispendikbud Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/1/2026).

Tentang informasi mengenai keberadaan kendaraan dinas ini pertama kali diperoleh dari warga disekitar kantor Dispendikbud Situbondo. Warga menyebutkan bahwa sejumlah kendaraan telah lama terparkir di satu lokasi tanpa aktivitas perawatan yang terlihat. Kondisi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Ketua LSM Perjuangan Rakyat Situbondo Rahmad Hartadi yang akrab disapa Hartadi Songot, bersama sejumlah wartawan dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi tempat mobil dinas tersebut berada.

Kemudian dari hasil pantauan dilapangan kondisi kendaraan dinas tersebut dinilai memprihatinkan. Dari temua ini ditemukan beberapa jumlah mobil tampak rusak dan tidak terawat. Cat kendaraan terlihat kusam, beberapa bagian bodi mengalami karat, dan sebagian kendaraan dilaporkan tidak lagi utuh karena roda sudah tidak ada alias raib. Bahkan, pada beberapa unit kendaraan dinas tampak coretan cat, yang menunjukkan kendaraan tersebut telah lama dibiarkan tanpa pengamanan memadai.

Menurut Ketum LSM Perjuangan Rakyat Hartadi menegaskan "bahwa kendaraan dinas merupakan aset negara yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Dan dengan pembiaran seperti ini maka kondisi kendaraan akan rusak bila dibiarkan terbengkalai dan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran jika tidak segera ditangani secara serius," ungkapnya.

“Dan kendaraan dinas ini adalah aset negara. Oleh sebab itu Kepala Dinas (Kadis) berkewajiban menyerahkan kendaraan tersebut kepada pemerintah daerah agar ditempatkan di lokasi yang layak dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku," ucap Hartadi.

Pengelolaan aset daerah seharusnya dilakukan secara tertib dan berkelanjutan. Mulai dari pencatatan administrasi, pemeliharaan rutin, hingga pengamanan fisik, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari sistem pengelolaan barang milik daerah yang tidak dapat diabaikan.

Selanjutnya informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan dinas yang rusak dan terbengkalai diduga tidak hanya satu unit. Beberapa kendaraan disebut telah lama tidak digunakan dan tidak mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap sistem pengawasan internal di lingkungan Dispendikbud Situbondo.

Lebih lanjut menurut Hartadi, jumlah kendaraan yang berada di lokasi tersebut disebut cukup banyak. Selain mengalami kerusakan, beberapa kendaraan juga dilaporkan kehilangan bagian penting seperti roda, sehingga tidak lagi dapat digunakan.

"Temuan keberadaan kendaraan ini jumlahnya cukup banyak yang kondisinya sudah tak utuh lagi seperti rodanya sudah tidak ada, dan ada pula yang kondisinya rusak serta dicoret-coret. Ini menunjukkan perlunya penertiban agar aset daerah tidak terus dibiarkan tanpa kejelasan," tegas Hartadi.

Dengan adanya temuan ini dinilai mencerminkan perlunya penguatan pengawasan internal terhadap pengelolaan aset daerah. Dalam tata kelola pemerintahan, kendaraan dinas memiliki fungsi strategis sebagai sarana pendukung pelayanan publik. Oleh karena itu, keberadaan dan kondisi fisik kendaraan seharusnya dapat dipantau secara berkala.

Maka perlunya pengelolaan aset daerah, termasuk kendaraan dinas, mencakup sejumlah tahapan penting, mulai dari pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penghapusan. Apabila salah satu tahapan tersebut tidak dijalankan dengan baik, risiko kerusakan, kehilangan, atau pemborosan anggaran menjadi semakin besar.

Berkat ada temuan ini Ketum LSM Perjuangan Rakyat Situbondo menyatakan akan menyampaikan laporan resmi kepada pemerintah daerah sebagai langkah preventif. Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi penertiban dan penanganan kendaraan dinas yang saat ini terbengkalai.

"Bahwa kami akan menyampaikan laporan secara resmi kepada pemerintah daerah. Kendaraan dinas ini perlu dipindahkan ke lokasi yang layak untuk diperbaiki atau diamankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

"Saya berharap pada pemerintah daerah agar dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan aset khususnya di lingkungan Dispendikbud Situbondo ini, termasuk memastikan seluruh kendaraan dinas tercatat dengan baik dan berada dalam penguasaan pihak yang bertanggung jawab," pungkas Hartadi.

Hingga saat berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan ke kantor Dispendikbud Situbondo belum membuahkan hasil, karena Kadispendikbud sedang tidak berada di ruang kerjanya. (Tim)

Berlangsung Khidmat, Kapolresta Banyuwangi Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek Jajaran

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Kasat dan Kapolsek jajaran Polresta Banyuwangi, Kamis pagi (20/1/2026), di Gedung Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi.

Upacara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Banyuwangi.

Sertijab ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka menjaga kesinambungan kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja dan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, yaitu:
1. Kasat Reskrim dari Kompol
Komang Yogi Arya Wiguna,
S.I.K., S.H., M.H. kepada
Kompol Lanang Teguh
Pambudi, S.I.K.
2. Kasat Binmas dari Kompol Toni Irawan, S.H., M.H. kepada Kompol Basori Alwi, S.H., M.H. (sebelumnya Kasat Samapta).
3. Kasat Intelkam dari Kompol Catur Sulistyantomo, S.E. kepada AKP Hadi Iswanto, S.S., M.A.P.
4. Kasat Lantas dari Kompol Elang Prasetyo, S.Kom., M.H. kepada AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady, S.I.K., M.A.P.
5. Kapolsek Kabat dari AKP Kusmin, S.H. kepada AKP Badrodin Hidayat, S.H.
6. Kapolsek Gambiran dari AKP Badrodin Hidayat, S.H. kepada AKP Dwi Wijayanto, S.H.
7. Kapolsek Purwoharjo dari AKP Heru Slamet Hariyanto, S.H. kepada Iptu Agus Suhartono, S.H.
8. Kapolsek Siliragung dari AKP Yaman Adinata, S.H. (purnatugas) kepada AKP Heru Slamet Hariyanto, S.H.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

Kepada pejabat baru, Kapolresta berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pengembangan karier, penyegaran, dan peningkatan kinerja. Kami percaya pejabat baru mampu membawa semangat, inovasi, serta dedikasi tinggi dalam mengemban amanah,” ujar Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.

Lebih lanjut, Kapolresta menekankan pentingnya menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi dengan masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai profesionalisme, moralitas, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Tugas Polri tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga dan merawat kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan responsif,” tambahnya.

Upacara sertijab ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru serta sesi foto bersama. Suasana kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan sebagai wujud soliditas dan kekompakan keluarga besar Polresta Banyuwangi.

Melalui momentum sertijab ini, Polresta Banyuwangi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengimplementasikan semangat Polri Presisi secara konsisten.
(***)

Perkuat Sinergitas Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi dengan Bupati dan Ketua DPRD

SUMENEP || jejak-indonesia.id - Mengawali masa tugasnya sebagai Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K menjalin silaturahmi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Selasa (20/1).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Sumenep secara langsung menemui Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo.,S.H.,M.H serta Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin.,S.H.

AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat PJR Polda Sulawesi Utara itu mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mempererat sinergitas lintas instansi.

Silaturahmi yang berlangsung penuh kehangatan itu menjadi momentum perkenalan sekaligus penguatan komunikasi antara Polres Sumenep Polda Jatim dan jajaran pemerintah daerah serta DPRD Kabupaten Sumenep.

Kapolres Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Kami ingin berkolaborasi secara maksimal, bergandengan tangan dengan pemerintah daerah maupun DPRD untuk mewujudkan Sumenep yang maju, aman, dan sejahtera,” ungkap Akbp Anang.

Melalui silaturahmi ini, Kapolres Sumenep menegaskan Polres Sumenep Polda Jatim akan selalu hadir untuk masyarakat.

Selain itu pihaknya akan terus mendukung program-program pemerintah, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan damai di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Sementara itu Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo.,S.H.,M.H menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi langkah cepat Kapolres Sumenep dalam membangun komunikasi bersama pemerintah.

"Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah merupakan pondasi penting untuk menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran program pembangunan," kata Achmad Fauzi.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin.,S.H usai pertemuan tersebut.

Ia turut menyampaikan harapan besar terhadap soliditas kerjasama antara Pemda, DPRD dan jajaran Polres Sumenep Polda Jatim.

Zainal Arifin menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan sosial dan mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia berharap sinergitas antara Polri, Pemda dan DPRD Sumenep terus terjaga dengan baik.

“Dengan komunikasi yang baik, kami yakin suasana Kabupaten Sumenep akan semakin kondusif dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ujar H. Zainal Arifin. (*)

Polres Kediri Kota Resmikan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari 2

KOTA KEDIRI || jejak-indonesia.id - Polres Kediri Kota Polda Jatim meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Semampir 2 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (19/1).

Peluncuran SPPG Semampir 2 yang berada di Jalan Mayor Bismo Kota Kediri itu dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.

Tak hanya itu, Kapolres Kediri Kota beserta Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota juga mengecek secara langsung kondisi bangunan maupun sarana dan prasarana yang ada di SPPG Semampir 2.

AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, kehadiran SPPG ini untuk mendukung program nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak-anak, menurunkan angka stunting, menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat cerdas, dan berkarakter.

"SPPG ini tidak hanya menyasar anak sekolah, tapi juga ibu hamil, menyusui dan balita," ucap AKBP Anggi.

Ia mengatakan SPPG 2 Yayasan Bhayangkari Polres Kediri Kota mengcover 17 sekolah dan 2400 penerima manfaat yang sudah beroperasional sejak 12 Januari 2025.

Untuk kelengkapan sertifikasi, prosesnya masih bertahap meskipun pihaknya sudah mengajukan sejak saat proses pembangunan.

"Nantinya, tim dinas terkait akan melakukan pengecekan setelah SPPG satu minggu beroperasi," terang AKBP Anggi.

Masih kata AKBP Anggi, sejauh ini tim pengawas belum ada laporan siswa atau guru terkait makanan tidak layak maupun tidak cocok konsumsi anak anak.

"Kita pasti akan rutin pengecekan dan komunikasi pihak sekolah serta sppg yang sudah beroperasi," pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!