We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Januari 2026

Forum Poros Tengah Pasuruan Raya Siap Audiensi dengan DPRD Kota Pasuruan, Soroti Proyek Sekolah Rakyat

PASURUAN || jejak-indonesia.id — Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya melalui FORUM POROS TENGAH menyatakan akan segera menggelar audiensi dengan DPRD Kota Pasuruan, khususnya Komisi III, guna meminta penjelasan dan klarifikasi terkait fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

Audiensi tersebut direncanakan sebagai bentuk kontrol publik terhadap proyek bernilai sekitar Rp1.999.950.262.278,00 T yang saat ini tengah berjalan dan menjadi perhatian masyarakat. FORUM POROS TENGAH menilai, pengawasan DPRD menjadi kunci penting untuk memastikan proyek strategis di bidang pendidikan tersebut berjalan sesuai dengan standar teknis, regulasi, serta asas akuntabilitas.

Koordinator FORUM POROS TENGAH Pasuruan Raya menyampaikan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, terdapat sejumlah hal yang patut dipertanyakan, khususnya terkait material urukan yang digunakan dalam proyek tersebut. Menurutnya, urukan yang diaplikasikan diduga menggunakan material serdas, bukan serdu, sebagaimana lazimnya digunakan pada proyek konstruksi berskala besar.

“Untuk proyek dengan nilai dan skala sebesar ini, seharusnya menggunakan urukan sertu yang memiliki tingkat kepadatan lebih baik dan daya dukung yang lebih kuat. Ini penting untuk menjamin kualitas dan ketahanan bangunan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Selain itu, FORUM POROS TENGAH juga berharap DPRD Kota Pasuruan dapat menghadirkan pihak-pihak terkait dalam forum audiensi, termasuk perwakilan humas dari perusahaan pemenang tender serta konsultan pengawas proyek. Kehadiran mereka dinilai penting untuk

memberikan penjelasan secara terbuka mengenai aspek teknis pekerjaan, termasuk legalitas dan dukungan sumber material urukan yang digunakan.

“Kami ingin agar ditunjukkan secara transparan dukungan tambang atau sumber material yang mereka miliki, apakah sesuai dengan ketentuan perizinan dan spesifikasi teknis proyek,” tambahnya.

FORUM POROS TENGAH menegaskan bahwa audiensi ini bukan untuk menghambat pembangunan, melainkan sebagai upaya menjaga mutu proyek publik agar benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Mereka berharap DPRD Kota Pasuruan dapat menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal demi menjamin pelaksanaan proyek yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab.​

 

(RED)

Sediakan Dapur Lapangan hingga Bersihkan Rumah Warga, Polda Sumut Terus Hadir Pascabencana Batang Toru

Batang Toru || jejak-indonesia.id — Pasca bencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kehadiran negara terus dirasakan oleh masyarakat.

Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Posko 1 Brimob Batalyon C Pelopor secara konsisten melaksanakan misi kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada warga terdampak.

Hingga Jumat, 23 Januari 2026, personel Brimob Polda Sumut melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan lingkungan pascabencana.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah pengoperasian dapur lapangan guna membantu penyediaan konsumsi bagi warga terdampak, sekaligus menjadi pusat kebersamaan dan penguat semangat gotong royong di lokasi bencana.

Selain itu, personel Brimob bersama unsur TNI bahu-membahu melakukan pembersihan sisa lumpur, material, dan puing bangunan di rumah warga. Pembersihan dilakukan di bagian samping rumah milik Bapak Kornel Simbolon dan dilanjutkan pada rumah Bapak Halomoan Manalu.

Sinergi TNI–Polri dalam kegiatan ini menjadi cerminan soliditas dan kekompakan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Hingga kegiatan berlangsung, progres pembersihan rumah Bapak Halomoan Manalu telah mencapai sekitar 65 persen, sementara pembersihan bagian samping rumah Bapak Kornel Simbolon mencapai sekitar 40 persen.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terbantu atas kehadiran personel Brimob di tengah proses pemulihan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danton I Kompi 2/C Satuan Brimob Polda Sumut, IPTU Erwinsyah Putra Siregar, S.H., yang terus memastikan seluruh personel bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan, khususnya pada saat bencana.

“Polda Sumatera Utara memastikan kehadiran personel di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak bencana hingga kondisi benar-benar pulih. Sinergi TNI–Polri dan kepedulian seluruh pihak menjadi kunci percepatan pemulihan serta wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Melalui aksi nyata ini, Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pascabencana, sejalan dengan semangat “Brimob Presisi untuk Masyarakat.”

Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410/Alg Sepenuh Hati Demi Papua Sehat dan Sejahtera

DISTRIK MOSKONA SELATAN || jejak-indonesia.id - Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410 Alugoro melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan (Yankes) kepada warga Kampung Jagiro, Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.(Jum’at, 23 Januari 2026).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan Pelayanan Kesehatan (Yankes) dasar berupa pengecekan kondisi tubuh, penanganan keluhan ringan, serta pembagian obat sesuai kebutuhan. Kegiatan ini di Fokuskan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.

Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan (Yankes) berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga. Kehadiran personel Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410 Alugoro, Memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pos Jagiro berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam Bidang Kesehatan, sekaligus memperkuat hubungan baik antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410 Alugoro

Polres Gresik Wujudkan Pelayanan Inklusif Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas

GRESIK || jejak-indonesia.id - Komitmen Polres Gresik Polda Jatim dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif kembali diwujudkan melalui penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan D Ramah Disabilitas.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor Satpas Satlantas Polres Gresik, Jalan Randuagung No. 1 Kebomas dengan menggandeng Bank BRI Cabang Gresik sebagai mitra strategis pada Kamis (22/1/2026).

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung mobilitas dan kemandirian penyandang disabilitas di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Kapolres Gresik menegaskan bahwa penerbitan SIM D merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menjamin kesamaan hak dan perlakuan non-diskriminatif dalam pelayanan publik.

AKBP Ramadhan menegaskan Polri sebagai pelayan masyarakat wajib menyediakan akomodasi yang layak.

"Melalui penerbitan SIM Golongan D ini, kami ingin memastikan saudara-saudara penyandang disabilitas dapat berkendara secara legal, aman, dan bertanggung jawab,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Ia menambahkan, seluruh proses penerbitan SIM tetap mengacu pada ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2021.

Sebanyak 10 pemohon dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Gresik mengikuti rangkaian ujian teori dan praktik, dan seluruhnya dinyatakan lulus serta memenuhi standar kompetensi.

Keberhasilan program ini turut didukung penuh oleh Bank BRI Cabang Gresik.

Pimpinan Cabang BRI Gresik, Dudung Hardiman, hadir langsung bersama jajaran untuk memberikan dukungan konkret berupa fasilitasi pembiayaan, mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, hingga pembayaran PNBP SIM Golongan D.

Selain itu, BRI juga membagikan helm gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara.

Apresiasi disampaikan Ketua PPDI Kabupaten Gresik, Hartono, yang menilai program ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kemandirian dan mobilitas penyandang disabilitas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Gresik dan BRI. Program ini sangat membantu dan kami berharap dapat terus berlanjut, karena masih banyak anggota PPDI yang membutuhkan SIM sebagai legalitas berkendara,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, serta Kanit Regident Iptu Anggit Ilham Pratama. (*)

Polres Malang Edukasi Cegah Bullying Ciptakan Sekolah Ramah Anak

MALANG || jejak-indonesia.id – Upaya pencegahan kenakalan remaja, khususnya perundungan atau bullying, terus digencarkan jajaran Polres Malang, Polda Jawa Timur.

Kali ini, Polsek Wagir memberikan sosialisasi kepada para orang tua dan wali murid siswa SD Negeri 02 Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, sebagai langkah preventif membentengi anak sejak usia dini, Jumat (23/1/2026).

Edukasi difokuskan pada peran orang tua dalam mencegah kenakalan remaja serta dampak negatif bullying terhadap perkembangan mental dan sosial anak.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, keterlibatan orang tua menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Pencegahan bullying tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah atau kepolisian, tetapi perlu peran aktif orang tua dalam mengawasi, mendidik, dan membangun komunikasi yang baik dengan anak,” ujar AKP Bambang, Jumat (23/1).

Menurutnya, edukasi kepada wali murid penting agar orang tua memahami tanda-tanda awal kenakalan remaja, sekaligus mampu mengambil langkah cepat sebelum perilaku tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sukodadi Aipda Mujianto menyampaikan materi tentang bentuk-bentuk bullying, dampak psikologis bagi korban, serta pentingnya membangun lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan tidak ragu berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun kepolisian jika menemukan indikasi bullying,” imbuhnya.

Polres Malang Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendekatan edukatif melalui sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pelajar, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Malang. (*)

error: Content is protected !!