Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Tahun: 2025

Dwiarso Terpilih Sebagai Wakil Ketua MA RI Bidang Non Yudisial

JAKARTA || jejak-indonesia.id  – Humas: Ketua Kamar Pengawasan pada Mahkamah Agung (MA), Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial dalam Sidang Paripurna yang digelar Rabu, 10 September 2025 di ruang Kusumaatmadja, lantai 14 gedung tower Mahkamah Agung Jakarta.

Sidang digelar secara terbuka dan turut disiarkan melalui live streaming Youtube dengan dihadiri oleh tiga puluh sembilan Hakim Agung yang dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M. Sementara dua Hakim Agung dinyatakan tidak hadir.

Semua Hakim Agung memiliki hak suara dalam pemilihan ini berdasarkan UU No 14 Tahun 1985 Tentang Mahkamah Agung RI sebagaimana perubahan terakhir diubah dalam UU No 3 Tahun 2009.

 

#wakilketuamanonyudisial
#mahkamahagungri
#humasmahkamahagung

Jogo Jatim Kapolres Bojonegoro Ajak Warga Aktifkan Siskamling Tingkatkan Kewaspadaan

BOJONEGORO || jejakindonesia.id – Aparat gabungan dari Polres Bojonegoro Polda Jatim, TNI dan pemerintah daerah menggelar patroli skala besar sekaligus sambang pos kamling di wilayah hukum Polres Bojonegoro Rabu (10/9/2025) malam.

Puluhan personel gabungan itu menyisir sejumlah titik rawan dan menyapa warga yang berjaga di pos kamling.

Patroli dipimpin langsung Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyempatkan berdialog dengan warga.

Ia berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas serta aktif menjaga lingkungan melalui ronda malam.

“Pos kamling bukan sekadar tempat ronda, tetapi juga sarana kebersamaan dan kewaspadaan bersama agar situasi tetap aman dan kondusif,” kata AKBP Afrian.

Menurutnya, patroli skala besar dan sambang pos kamling merupakan langkah preemtif dan preventif untuk mencegah gangguan sejak dini.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga dimaksudkan mempererat kedekatan dengan warga.

Kapolres Bojonegoro menekankan, sinergitas aparat dengan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Kami ingin kedekatan ini terjaga. Tanpa dukungan masyarakat, keamanan tidak bisa maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres Bojonegoro mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi ajakan yang berpotensi merusak ketenteraman umum.

Ia mendorong warga saling mengingatkan dan meningkatkan pengawasan lingkungan.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memotivasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya.

Kapolres Bojonegoro menegaskan kegiatan serupa akan terus digencarkan secara rutin.

“Kami akan terus meningkatkan patroli. Tujuannya jelas kita bersama Jogo Jatim agar tetap adem, aman dan kondusif khususnya di wilayah hukum Polres Bojonegoro,” pungkasnya.

Operasi Tumpas Narkoba Polres Blitar Kota Amankan 9 Tersangka 1 Diantaranya Pemilik Lahan Ganja

BLITAR || jejakindonesia.id - Polres Blitar Kota Polda Jatim berhasil menangkap Sembilan tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba dalam Operasi Tumpas Narkoba 2025 yang dimulai pada 30 Agustus 2025 hingga 10 September 2025.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly dalam konferensi, pers Rabu (10/09/2025) mengatakan dari hasil operasi itu, Polisi berhasil amankan barang bukti sebanyak 2,46 gram sabu-sabu, 0,75 gram ganja kering,1.403 pil dobel L dan 820 tanaman ganja yang ditanam.

Yang menjadi perhatian adalah ungkap ladang ganja di lahan milik SA (38) warga desa Krisik Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

SA mengaku menanam dan menjual ganja secara mandiri. Ladang ganja milik SA terbongkar oleh Polisi setelah salah seorang perusuh di Polres Blitar Kota positif mengkonsumsi ganja.

Di belakang rumahnnya, SA menanam ganja dengan berbagai ukuran.

Tersangka membeli bibit ganja secara online sekitar 2 tahun silam. Kemudian bibit tersebut ditanam dibelakang rumahnya.

AKBP Yudho menyebut SA mengaku beroperasi sendirian tanpa adanya jaringan tertentu.

SA menjual ganja secara utuh berupa tanaman maupun ganja kering siap pakai.

Penjualan ganja itu dilakukan secara langsung di wilayah Blitar dan Malang dengan harga bervariasi mulai dari Rp 300 ribu per pohon.

Sementara ganja kering siap pakai dijual dengan harga Rp 5 juta per kilogram. Untuk kasus ganja, yang dihitung beratnya adalah ganja kering, sedangkan dalam kasus temuan ganja basah dihitung batangnya.

AKBP Yudho menegaskan pihaknya terus melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap keterangan SA. Termasuk asal mula pembelian bibit ganja tersebut.

"Untuk asal ganja dimungkinkan dari luar Jawa, tapi karena kontur wilayah Kecamatan Gandusari memang subur, pembudidayaan tanaman ganja ini dimungkinkan bisa subur. Yang jelas kami terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," tandasnya.

Selain itu Satresnarkoba Polres Blitar Kota juga mengungkap 8 kasus peredaran narkoba lainnya.

Sebanyak 8 tersangka juga diamankan dalam operasi tumpas narkoba di wilayah Polres Blitar Kota Polda Jatim.

Polisi saat ini masih menahan para tersangka termasuk yang budi daya tanaman ganja.

Untuk pelaku yang mengedarkan pil dobel L dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukumannya adalah empat tahun maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan untuk penyalahgunaan narkoba melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk jenis sabu ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun. Untuk peredaran dan kepemilikan ganja paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. (*)

Gencarkan “Police Goes to School”, Polresta Banyuwangi Dorong Generasi Muda Tertib Hukum

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi terus menguatkan program “Police Goes to School” sebagai langkah strategis membina generasi muda yang cerdas, disiplin, dan taat hukum. Program ini digelar serentak di sejumlah sekolah pada Kamis (11/9/2025).

Kegiatan menghadirkan langsung para pejabat Polresta ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi hukum, membangun karakter, sekaligus mempererat hubungan dengan dunia pendidikan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bertindak sebagai pembina upacara di SMAN 1 (Taruna Bangsa) Giri Banyuwangi.

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan sejak dini, serta kewaspadaan terhadap bahaya kenakalan remaja yang rawan dipicu oleh penyalahgunaan teknologi dan pergaulan bebas."tegasnya

Kapolresta Banyuwangi juga menyinggung dinamika kamtibmas di tanah air, di mana kerap terjadi kerusuhan yang melibatkan kelompok pelajar. Karena itu, setiap siswa perlu memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan.

Menurutnya, Police Goes to School bukan sekadar program sosialisasi, tetapi juga jembatan bagi polisi untuk mendengarkan aspirasi dan persoalan yang dihadapi remaja.

Selain Kapolresta, jajaran pejabat utama Polresta Banyuwangi juga menyebar ke berbagai sekolah untuk menyampaikan pesan serupa, di antaranya:

1. Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K. di SMAN 1 Glagah Banyuwangi.
2. Kabag SDM Kompol Akhmad Ali Masduki, S.H., M.H. di SMKN 1 Giri Banyuwangi.
3. Kabag Ops Kompol Idham Khalid, S.H., M.H. di SMAN 1 Banyuwangi
4. Kabag Ren Kompol Sudarsono, S.H., M.H. di MAN Banyuwangi
5. Kabag Log Kompol Nurhadi Suseno, S.E., M.H. di SMK PGRI 1 Banyuwangi
6. Kasat Intelkam Kompol Catur Sulistyantomo, S.E. di SMKN 1 Giri
7. Kasat Reskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, S.I.K., S.H., M.H. di SMAK Hikmah Mandala
8. Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H. di SMK PGRI 2 Giri
9. Kasat Binmas Kompol Toni Irawan, S.H., M.H. di SMK Sritanjung
10. Kasat Samapta Kompol Basori Alwi, S.H., M.H. di SMK Gajah Mada
11. Kasat Lantas Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H. di SMKN 1 Glagah
12. Kasat Pamobvit Kompol Agustinus Robby Hartanto, S.H. di SMKN 1 Glagah Kampus 2
13. Kasat Polair Kompol Muchamad Wahyudi, A.Md., S.H. di SMK Kalipuro
14. Kasat Tahti AKP Hadi Siwanto Pranoto, S.H. di SMA 17 Agustus 1945 Banyuwangi
15. Para Kapolsek jajaran di sekolah-sekolah tingkat SLTA/SLTP wilayah masing-masing.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari guru dan siswa.

Para tenaga pendidik menilai program ini membantu membangun kedisiplinan serta mencegah potensi permasalahan sosial di kalangan pelajar, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), hingga keselamatan berlalu lintas.

Polresta Banyuwangi memastikan program Police Goes to School akan terus digelar secara berkesinambungan di berbagai sekolah, sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Wabup Mujiono Lepas Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Giat Prestasi Jawa Timur

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, secara resmi melepas 16 kontingen Pramuka Banyuwangi yang akan berlaga dalam kompetisi Giat Prestasi Pramuka Penegak Jawa Timur 2025. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen oleh Wabup kepada pimpinan kontingen di Gedung Pramuka Banyuwangi, Rabu (10/9/2025).

Giat Prestasi dalam Gerakan Pramuka adalah sebuah kegiatan kompetitif yang dirancang untuk mengasah keterampilan, memperkuat karakter, dan menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan anggota Pramuka, khususnya golongan Penegak. Kompetisi akan berlangsung pada hari Kamis hingga Minggu tanggal 11–14 September 2025 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Wabup Mujiono yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pengamalan Dasadarma Pramuka.

“Tingkatkan kreativitas, jaga sportivitas, dan jalin persaudaraan dengan kontingen daerah lain. Tunjukkan bahwa Pramuka Banyuwangi tangguh, berkarakter, dan mampu bersaing,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan tim.

“Kalau kalah, sikapilah dengan jiwa ksatria. Yang terpenting adalah proses dan pengalaman yang membentuk karakter,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Kontingen Cabang, Febriansyah Pratama Putra mengatakan, Kontingen Banyuwangi merupakan hasil sinergi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi didukung Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi.

Kontigen tersebut beranggotakan 16 orang, terdiri atas 8 putra dari Gugusdepan SMK Ihya Ulumuddin dan 8 putri gabungan dari SMAN 1 Giri, SMAN 1 Glenmore, serta SMAN Darussolah Singojuruh.

“Mereka didampingi dua pimpinan kontingen, dua pembina pendamping, dan dua anggota Contingent Support Team (CST),” ujarnya.

Febri menjelaskan, Giat Prestasi akan berlangsung pada hari Kamis hingga Minggu tanggal 11–14 September 2025 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang.

“Adapun cabang lomba yang akan diikuti antara lain aquatic championship, kewirausahaan, videografi, teknologi tepat guna, pionering, hingga model united nation challenge dan komik digital,” pungkasnya. (*)