Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk 2025 » Halaman 502

Tahun: 2025

4779-11-sabung

Oknum SPM Anggota TNI AD Kodim 0821 Lumajang Diduga Kelola Lokasi Judi Sabung Ayam & Dadu di Desa Lempeni Kecamatan Tempeh.

LUMAJANG || Jejak - Indonesia.id ,Perjudian di Jawa Timur semakin hari tidak terbendung.seperti di Desa Jen-Jen lempeni Kecamatan Tempeh Kabupaten lumajang perjudian sabung ayam dan dadu aktif tidak tersentuh aparat penegak Hukum Polres Lumajang. 6 Oktober 2025

Masyarakat sangat resah adanya nya perjudian selama ini berlangsung di Lumajang,sebut saja nama samaran JIKO (41) tahun.”Kami sebagai warga Lumajang berharap ada ketegasan tindakan dari kepolisian maupun dari TNI Satpol PP. Apapun tinda
kan mereka tidak bisa di benarkan oleh Agama dan Hukum di Indonesia.”ucapnya

Masih JIKO. Kalangan itu di kelolah oleh pensiunan Polisi Polsek Tempeh bernama JD dan juga dari oknum SPM Anggota TNI AD Kodim 0821 aktif di Kabupaten Lumajang.

Sudah jelas UUD Pasal 303 KUHP mengatur tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta.”tegasnya

Masyarakat berharap kepada penegak hukum Polres Lumajang ambil sikap tegas,pihak kepolisian bersama TNI maupun Tokoh Agama segera bersinergi menertibkan arena sabung ayam di Desa Jen-Jen Lempeni Kecamatan Tempeh.

Mengingat harapan masyarakat inginkan mengurangi tindak kejahatan di Lumajang,dan mengingat ekonomi dalam rumah tangga sekarang ini tidak kondusif.

Permintaan kami kepada pemerintah Lumajang seperti Bupati dan DPRD ikut peran serta memberantas perjudian. Prilaku penyelenggara judi ini terkesan terang terangan seakan tidak takut dengan intruksi Bapak Presiden RI. H.Prabowo Subianto bersama Jendral Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo.M.SI.”Pungkasnya

IMG-20251007-WA0028

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 49 Paket Sabu Siap Edar

JAKARTA || jejakindonesia.id - Unsur Kapal Perang TNI AL yaitu KRI Surik-645 di bawah Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika di perairan Selat Malaka, pekan kemarin.

KRI Surik-645 yang sedang melaksanakan patroli keamanan laut di Bawah Kendali Operasi (BKO) Guskamla Koarmada I menghentikan kapal yang diketahui bernama KM. Pasific II berbendera Indonesia dan selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan.

Setelah pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah kejanggalan administrasi, seperti ketidaksesuaian jumlah ABK antara buku sijil dan crew list, serta beberapa awak yang tidak tercatat resmi. Dari hasil penggeledahan, prajurit KRI Surik-645 menemukan 49 paket sabu (methamphetamine) siap konsumsi yang akan diedarkan melalui jalur laut.

Selanjutnya KM Pacific II dikawal menuju muara Sungai Asahan untuk diserahkan dan proses hukum lebih lanjut di Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA).

Lebih lanjut, pada 5 Oktober 2025, dilaksanakan serah terima berkas perkara, barang bukti, dan 33 awak kapal termasuk nakhoda kepada penyidik Lanal Tanjung Balai Asahan dan disaksikan langsung langsung oleh Komandan KRI Surik-645 Letkol Laut (P) Ditto Regina S., M.Tr.Opsla.

Penangkapan ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto untuk memberantas peredaran narkoba. Pada kesempatan yang lain, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali juga menekankan kepada seluruh Prajurit TNI AL agar memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan akan tindak pidana di laut.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

IMG-20251007-WA0027

Ketua Umum FW-FRN Pusat Ajak Seluruh Anggota Bersatu Dukung Polri Lewat Media: Bentuk Tim “FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara

JAKARTA || jejakindonesia.id — Ketua Umum Forum Wartawan – Forum Rakyat Nusantara (FW-FRN) Pusat, Agus Flores, mengajak seluruh pengurus dan anggota FW-FRN di seluruh Indonesia untuk bersatu dan aktif mendukung kegiatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui pemberitaan yang positif, cepat, dan terpercaya.

Dalam instruksinya, Agus Flores menyerukan kepada pengurus FW-FRN di setiap kabupaten/kota agar menugaskan minimal 5 orang perwakilan di setiap Polres. Para perwakilan ini akan bertugas khusus untuk membantu pemberitaan kegiatan Polri, serta menjadi bagian dari tim yang dinamakan:

FRN FAST RESPON COUNTER POLRI NUSANTARATim ini dibentuk sebagai garda terdepan FW-FRN untuk merespons cepat segala informasi yang berkaitan dengan kegiatan Polri di wilayah masing-masing. Mereka akan berperan aktif dalam mempublikasikan informasi akurat, menangkal berita hoaks, dan membangun citra positif institusi kepolisian melalui jaringan media FW-FRN.

> “Ayo, rekan-rekan FRN. Mari kita bersatu mendukung kegiatan Polri lewat media kita masing-masing. Titipkan lima orang di setiap Polres untuk menjadi bagian dari *FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara. Ini adalah kontribusi kita sebagai mitra strategis kepolisian,” tegas Agus Flores.

Dengan semangat kolaboratif dan nasionalisme, FW-FRN siap memperkuat sinergi antara media dan Polri untuk menjaga stabilitas sosial, menciptakan ruang publik yang informatif, dan mempercepat distribusi informasi resmi ke masyarakat.

FW-FRN Pusat berkomitmen menjadikan FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara* sebagai motor penggerak media dalam menyuarakan kerja-kerja positif Polri demi keamanan dan ketertiban nasional.

Redaksi :Syahbudin Padank, FRN Fast Respon counter Polri Nusantara provinsi aceh

IMG-20251007-WA0026

Presiden Prabowo: Agus Flores Adalah Generasi Cerdas, Sekejap Mata Ribuan Wartawan Turun Meliput

JAKARTA || jejakindonesia.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyampaikan pujian terbuka terhadap sosok muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Flores, yang dinilainya sebagai representasi generasi cerdas Indonesia masa depan

Pujian tersebut disampaikan dalam sebuah forum nasional yang mempertemukan tokoh-tokoh muda, aktivis sosial, dan insan pers dari berbagai daerah.

> “Agus Flores adalah bagian dari generasi cerdas bangsa ini. Ia hadir dengan visi, kerja nyata, dan semangat membangun daerah.” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian luas dari dunia pers.Hanya dalam hitungan detik, ribuan wartawan dari berbagai media nasional dan internasional turut meliput peristiwa tersebut, menjadikan nama Agus Flores trending di berbagai platform digital.

Profil Singkat Agus Flores Agus Flores dikenal sebagai aktivis muda dan penggerak perubahan di wilayah timur Indonesia. Ia telah menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, gerakan literasi, serta kampanye lingkungan hidup yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di NTT dan sekitarnya.

Konsistensi dan dedikasinya membuat Agus Flores menjadi figur yang disegani, tidak hanya di tingkat lokal, namun juga mulai dikenal secara nasional.

Dukungan dan Sorotan Media Pascapernyataan Presiden, media sosial langsung ramai dengan dukungan terhadap Agus Flores. Warganet menilai, inilah saatnya tokoh-tokoh muda seperti Agus diberi ruang lebih luas dalam pembangunan bangsa.

Beberapa media besar juga dilaporkan telah menjadwalkan wawancara khusus dengan Agus Flores untuk membahas pandangannya mengenai masa depan generasi muda Indonesia.

Simbol Kebangkitan Pemuda Daerah
Pujian Presiden Prabowo dinilai sebagai simbol bahwa pemerintah membuka ruang bagi kepemimpinan muda dari daerah Agus Flores dianggap sebagai contoh nyata bahwa siapa pun, dari mana pun asalnya, dapat memberi kontribusi besar bagi negeri ini.

> “Kami bangga, dan kami siap melangkah lebih jauh demi Indonesia.” ujar Agus Flores singkat saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan.
Redaksi:Syahbudin Padang – FRN Aceh

IMG-20251007-WA0013

Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.757 Kasus Narkoba dan Sita Aset Rp 30,1 Miliar dari Jaringan TPPU

SURABAYA || jejakindonesia.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur (Jatim) kembali mencatat prestasi besar dalam upaya pemberantasan narkoba.

Dalam kurun waktu Tiga bulan, mulai Juli hingga September 2025, jajaran Ditresnarkoba bersama Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Jatim berhasil mengungkap 1.757 kasus dengan mengamankan total 2.248 tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan bahwa capaian ini merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas publik atas kinerja Ditresnarkoba Polda Jatim dalam menegakkan hukum terhadap tindak pidana narkotika dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait jaringan narkoba.

“Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang terus mengancam masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur,” ujar Kombes Pol Abast saat konferensi pers di Polda Jatim, Senin (6/10/2025).

Dari pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, antara lain 199,5 kilogram sabu, 46,8 kilogram ganja, 306 gram tembakau gorilla, 48.402 butir ekstasi, dan 2,9 juta butir obat keras berbahaya (okerbaya).

Selain itu, 6 kasus TPPU yang berkaitan dengan jaringan narkoba juga berhasil diungkap, dengan total nilai aset sitaan mencapai Rp30,1 miliar.

Aset tersebut berupa tanah, rumah, kendaraan mewah, perhiasan, hingga usaha yang digunakan untuk mencuci uang hasil kejahatan narkoba.

Pada kesempatan tersebut Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa memaparkan sejumlah pengungkapan besar di jajaran antara lain Polres Malang yang menyita 4 kg sabu dan 15 kg ganja dengan tersangka AM dan FN.

Sementara itu Polrestabes Surabaya menyita 43,8 kg sabu dan 40.000 butir ekstasi dengan tersangka ASO, ER, SH, dan D, yang diketahui bagian dari jaringan Kalimantan–Jawa Timur.

Sedangkan Polresta Malang Kota berhasil 4,3 gram sabu, ganja, dan 300.000 butir obat keras berbahaya.

Selain itu Ditresnarkoba Polda Jatim juga mengembangkan kasus tersebut hingga terungkap adanya TPPU yang dilakukan oleh bandar narkoba.

"Total nilai aset hasil pengungkapan TPPU ini mencapai Rp.30,1 miliar, terdiri atas Rp24,6 miliar di tingkat Polda dan Rp5,5 miliar di jajaran Polres," terang Kombes Pol Robert Da Costa.

Kasus-Kasus TPPU yang Diungkap diantaranya adalah Tersangka TK berperan sebagai pengendali jaringan narkoba di dalam Lapas Jatim sejak 2017–2024.

"Perputaran uang diperkirakan mencapai Rp.44 miliar, aset yang disita Rp10 miliar berupa tanah, rumah, mobil HRV, Jazz, Daihatsu Rocky, serta motor Scoopy dan RX King," kata Kombes Pol Robert.

Tersangka lain yaitu HS berperan membantu suami mengendalikan peredaran narkoba dari Lapas, perputaran uang Rp 5 miliar, aset yang berhasil disita Rp1 miliar berupa mobil Brio, motor Vario, CBR, Ninja, dan 25 perhiasan.

Untuk tersangka MFM dan FM yang merupakan 2 saudara kandung memiliki perputaran uang Rp.15 miliar dari bisnis barang haram tersebut.

Aset yang berhasil disita Rp.13 miliar berupa tanah, kendaraan, rekening, dan perhiasan.

Sedangka tersangka DAS yang berperan Operator pengendali keuangan jaringan narkoba di Bangkalan, Polisi berhasil menyita tanah, bangunan, kendaraan, usaha kafe, rumah kos, dan laundry di Bangkalan.

Disamping itu, Polres Mojokerto Kota jajaran Polda Jatim juga berhasil menangkap tersangka MM yang berperan sebagai pengendali dengan aset senilai Rp 2 miliar.

Dari tersangka MM ini Polisi menyita aset Rp1,5 miliar berupa mobil Xpander, Brio, motor Ninja dan KLX.

Sedangkan Polres Pasuruan berhasil menyita aset senilai Rp2 miliar disita Rp1,5 miliar, termasuk 3 unit dump truck, mobil Terios, pick-up Grand Max, serta sound system dari tersangka K.

“Kami akan terus menindak tegas para pelaku kejahatan narkoba, memperkuat kerja sama lintas instansi, dan memastikan upaya penegakan hukum ini memberi efek jera,” tegas Kombes Robert.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan media yang terus aktif membantu kepolisian dalam memberikan informasi yang positif serta mendorong kesadaran publik terhadap bahaya narkoba. (*)

error: Content is protected !!