Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Tahun: 2025

YALIMO || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan Masyarakat serta peran aktif warga di distrik Benawa, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 521/DY Pos Benawa melaksanakan kegiatan Binter di Kampung Benawa, Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. (14 Oktober 2025).

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, menyampaikan Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Satgas Pamtas untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat sekitar serta memberikan edukasi penting terkait keamanan wilayah perbatasan, ketahanan pangan, kesehatan, dan pembangunan di daerah terpencil.

“Kegiatan ini merupakan salah satu tujuan untuk menjalin hubungan baik antara anggota TNI dan masyarakat binaan dan menjaga keamanan wilayah papua pegunungan” ujar Dansatgas

Kegiatan Binter yang dilaksanakan oleh Personel Satgas Yonif 521/DY Pos Benawa berlangsung sangat interaktif dan komunikatif. Dalam kesempatan ini, anggota Satgas memberikan materi tentang pentingnya menjaga keamanan wilayah distrik Benawa sebagai bagian dari kedaulatan Negara Republik Indonesia.

Masyarakat pun diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan kendala yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga TNI dapat memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran.

Dengan adanya kegiatan Binter ini, Satgas Pamtas Yonif 521/DY Pos Benawa berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi di wilayah Benawa yang aman dan kondusif. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Distrik Benawa.

“Kami mengapresiasi antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat Kampung Benawa dalam kegiatan Binter ini, Semoga tali silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipelihara demi terciptanya wilayah perbatasan yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Dankipur III Satgas Yonif 521 Kapten Inf Jerry Octavian Lahindo S.Tr (Han).

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

PANDEGLANG || jejakindonesia.id – Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0601/Pandeglang bersama warga setempat melaksanakan kegiatan perbaikan pondasi jembatan penghubung antara dua desa di wilayah Kecamatan Pandeglang, Selasa (14/10/2025).

Jembatan tersebut merupakan akses vital yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti menuju ke pasar, sekolah, maupun lahan pertanian. Namun akibat faktor usia dan kondisi tanah yang labil, pondasi jembatan mulai mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan segera.

Personel Satgas TMMD dengan sigap bergotong royong bersama masyarakat memperkuat pondasi jembatan menggunakan material batu kali dan semen agar konstruksinya lebih kokoh serta mampu menahan beban kendaraan yang melintas. Terlihat anggota TNI dan warga bahu-membahu mengaduk adonan semen, menata batu, dan memperkuat struktur dasar jembatan dengan penuh semangat kebersamaan.

Komandan Kodim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-126 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun infrastruktur pedesaan.

“Jembatan ini sangat penting bagi warga dua desa. Dengan adanya perbaikan pondasi, kami berharap akses ekonomi dan sosial masyarakat bisa kembali lancar dan aman. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain memperbaiki pondasi, Satgas TMMD juga melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan menuju jembatan yang masih berupa tanah. Ke depan, jalan tersebut direncanakan akan dilakukan pengerasan agar mobilitas warga lebih mudah, terutama saat musim hujan.

Salah satu warga yang ikut bergotong royong, Bapak (Nama Warga), mengungkapkan rasa terima kasih kepada TNI yang telah hadir membantu memperbaiki sarana penting bagi masyarakat.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Kalau jembatan ini rusak parah, kami susah lewat ke desa sebelah. Sekarang alhamdulillah sudah mulai diperbaiki, dan kami juga ikut bantu tenaga agar cepat selesai,” tuturnya.

Kegiatan perbaikan pondasi jembatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus terjalin erat. Dengan adanya kerja sama yang solid ini, diharapkan hasil pembangunan TMMD ke-126 dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten Pandeglang.

Kodim 0601/Pandeglang
“Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional Di Wilayah.”

Sumber: Pendim 0601 Pandeglang

BEKASI || jejakindonesia.id — Setiap hari, Kanit Lantas Polsek Cikarang Utara AKP Carmin, S.H. tampak berjibaku di lapangan mengatur arus lalu lintas yang padat di wilayahnya. Bersama anggota Satlantas, ia memastikan para pengguna jalan dapat sampai ke tujuan masing-masing dengan selamat dan tepat waktu.

“Setiap hari kami berupaya agar arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat bisa beraktivitas tanpa hambatan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Meski begitu, di tengah kepadatan yang kerap terjadi di sejumlah titik di Cikarang Utara, AKP Carmin, S.H terus mengingatkan masyarakat untuk tertib dan beretika di jalan raya.

“Kita sudah macet, jangan tambah macet karena perilaku yang tidak tertib,” tukasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keselamatan dalam berkendara, mulai dari penggunaan helm, mematuhi rambu lalu lintas, hingga menjaga etika antar pengguna jalan.

“Gunakan helm, ikuti rambu lalu lintas agar kita semua selamat sampai tujuan,” tegasnya.

Namun demikian, ketertiban berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga kesadaran bersama seluruh pengguna jalan agar lalu lintas di wilayah Cikarang menjadi lebih aman dan tertib.

Penulis: Haris Pranatha

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Dunia musik Banyuwangi kembali hidup! Setelah sempat vakum selama satu tahun, ajang Banyuwangi Hits Maker kembali digelar dengan konsep lebih segar dan kekinian lewat kolaborasi bertajuk “Banyuwangi Hits Maker x STD”.

Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan event musik ini berkat dukungan dari Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, yang menaruh perhatian besar terhadap talenta muda Banyuwangi di bidang seni dan industri kreatif.

“Anak muda Banyuwangi punya potensi besar di musik. Program seperti ini penting untuk menumbuhkan kembali semangat bermusik dan memperkuat budaya lokal melalui karya,” ujar Sonny T. Danaparamita, Senin (13/10/2025).

*_Regenerasi Musisi Banyuwangi Dimulai Lagi_*

Ajang Banyuwangi Hits Maker pertama kali muncul pada 2023 sebagai program inkubasi musik lokal yang digagas Dinas Pariwisata Banyuwangi. Sempat berhenti pada 2024, kini event tersebut kembali dengan wajah baru melalui kerja sama Banyuwangi Youth Creative Network (BYCN) dan dukungan dari Sonny T. Danaparamita.

Menurut Ananda Mahardika Putra, mentor musik yang juga dikenal sebagai Nanda The Breng, tahun ini menjadi momen spesial karena hadirnya empat band lintas genre yang merepresentasikan semangat keberagaman musik Banyuwangi.

“Empat band ini membawa energi berbeda: ada Metal Orion yang keras dan bertenaga, Juck Up dengan semangat punk, Melayu Osing yang membawa nuansa etnik pop Banyuwangi, dan Velvet Horizon dengan gaya indie pop modern. Semuanya punya misi sama — bikin musik Banyuwangi kembali hits,” ungkap Nanda.

*_Lebih dari Sekadar Panggung Musik_*

Tak sekadar festival, Banyuwangi Hits Maker x STD 2025 menjadi ruang kolaboratif bagi generasi muda dan pelaku musik lokal untuk mengasah kreativitas sekaligus membangun jejaring. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara komunitas musik, pelaku industri kreatif, dan pemerintah daerah.

“Musik bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk ekspresi dan identitas anak muda Banyuwangi. Kami ingin karya mereka bisa dikenal luas — bukan cuma di Banyuwangi, tapi juga di panggung nasional bahkan internasional,” tambah Nanda.

Dengan mengusung tagline *_#BanyuwangiHitsMaker2025_*, gelaran ini diharapkan menjadi magnet baru bagi musisi dan penikmat musik di Banyuwangi — membawa energi positif dan semangat kolaborasi khas Gen Z yang penuh ide dan warna.

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Wajah lega terlihat jelas di raut Didik (57), buruh harian asal Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Motor kesayangannya yang sempat raib dibawa pencuri akhirnya kembali ke tangannya, berkat gerak cepat Unit Reskrim Polsek Rogojampi.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/10/2025) pagi. Seperti biasa, Didik dan istrinya berangkat bekerja di pabrik, meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci. Namun, saat pulang, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan rusak. Sejumlah barang berharga, termasuk handphone, dua tabung gas elpiji, dan sepeda motor Yamaha Mio miliknya, sudah hilang.

Tanpa menunggu lama, laporan Didik langsung ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Rogojampi. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Ocky Heru Prasetyo bersama Bhabinkamtibmas Desa Mangir dan perangkat desa langsung turun ke lapangan melakukan penyelidikan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dari informasi warga, petugas menemukan sebuah sepeda motor terparkir mencurigakan di dekat mushola desa. Kendaraan itu ditutupi dedaunan agar tidak mencolok. Setelah dicek nomor rangka dan mesin, ternyata benar, motor tersebut milik Didik.

“Begitu dipastikan motor itu milik korban, kami langsung amankan dan serahkan untuk pinjam pakai sambil proses penyelidikan berlanjut,” terang Ipda Ocky.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, S.H., M.H., mengatakan keberhasilan ini berkat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kolaborasi dan kepedulian warga sangat membantu. Kami terus berkomitmen menjaga rasa aman, terutama bagi masyarakat kecil seperti Pak Didik,” ujarnya.

Didik pun tak kuasa menahan haru. Baginya, motor itu bukan sekadar kendaraan, melainkan alat utama mencari nafkah.

“Saya benar-benar bersyukur. Polisi cepat sekali bertindak. Terima kasih banyak sudah bantu orang kecil seperti saya,” ungkapnya lirih.

Kini, Unit Reskrim Polsek Rogojampi masih terus memburu pelaku pencurian. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor bila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (*)

error: Content is protected !!