We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

Perayaan Natal UMKM ( Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah ) Kota Medan Berlangsung Meriah

MEDAN || jejakindonesia.id - Kegiatan Perayaan Natal Pengurus UMKM Kota Medan yang dilaksanakan di Kantor Media Pendamping News, Jl.Pantai Barat No.46 Medan, Sumatera Utara, ( Selasa 02-12-2025 ) berlangsung meriah.

Perayaan Natal UMKM Kota Medan tersebut mengambil ๐™๐™š๐™ข๐™– : Berkarya Dengan Melayani Untuk Kemuliaan Tuhan dan ๐™Ž๐™ช๐™— ๐™๐™š๐™ข๐™– : Melalui Semangat Natal FA Apmikimmdo Menghadirkan Damai Lewat Karya Dan Pelayanan. Perayaan Natal UMKM Kota Medan di ikuti Seluruh Pengurus UMKM Kota Medan beserta keluarga, warga masyarakat dan Anak anak dari beberapa Panti Asuhan yang berlokasi di sekitar Kota Medan, antara lain Panti Asuhan Salam Damai, Panti Asuhan Nazar Indonesia.

Ketua UMKM Kota Medan Batara Sinaga, SE dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris UMKM Kota Medan, Ir Harmy Marpaung MT menyampaikan pesan, kiranya melalui kegiatan perayaan Natal yang dilaksanakan UMKM Kota Medan, UMKM Kota Medan dapat berperan aktif dalam meningkatkan dan memajukan ekonomi warga masyarakat Kota Medan secara signifikan.

Pdt Daniel dalam khotbahnya pada acara Natal UMKM Kota Medan tersebut mengajak agar setiap Umat Kristen dapat berperan aktif untuk melayani bukan untuk dilayani dan dengan demikian kehidupan setiap Umat Kristen akan menjadi berkat serta contoh dimanapun mereka berada.

Pada kesempatan tersebut Burju Simatupang ST.SH. Ketua Bidang Hukum UMKM Kota Medan, yang juga merupakan Pimpinan dan pemilik Media Pendamping News & Metropos 24, sekaligus Ketua DPD SPRI ( Serikat Pers Republik Indonesia ) Propinsi Sumatera Utara memberikan penjelasan singkat kepada para awak media yang hadir pada acara perayaan Natal tersebut dengan mengatakan, kedepannya diharapkan UMKM Kota Medan yang telah terbentuk ini, dapat menjadi contoh dan barometer bagi UMKM yang ada di Indonesia saat ini.

Polsek Glenmore Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Jam Pulang Sekolah, Upaya Tekan Angka Kecelakaan di Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia โ€” Dalam rangka meningkatkan keselamatan para pelajar saat jam pulang sekolah, Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Glenmore Polresta Banyuwangi dari unit Binmas melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan pada Rabu siang. Kegiatan tersebut dipimpin oleh salah satu personel Binmas, Aiptu Ngadiyanto, yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan arus kendaraan tetap aman dan tertib. Rabu (03/12/2025)

Pengaturan dilakukan tepat pada jam-jam vital ketika aktivitas para pelajar cukup padat. Saat siang hari, arus kendaraan cenderung meningkat, sehingga risiko terjadinya kecelakaan juga lebih tinggi. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para siswa yang menyeberang jalan maupun pengguna jalan lain yang melintas di sekitar area sekolah.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa langkah pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meminimalisir angka kecelakaan di wilayah Banyuwangi.

โ€œPengamanan lalu lintas pada jam pulang sekolah ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya untuk menjamin keselamatan anak-anak. Kami terus berupaya menekan angka kecelakaan dengan langkah preventif seperti ini di seluruh wilayah hukum Polresta Banyuwangi,โ€ jelas AKP Budi Hermawan.

Beliau juga menambahkan bahwa peran anggota di lapangan sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban serta memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para orang tua dan siswa, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di jalan raya.

Aiptu Ngadiyanto, yang bertugas langsung di lokasi, menyampaikan bahwa selain melakukan pengaturan arus kendaraan, ia juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar memperlambat laju kendaraan ketika melintas di depan sekolah. Ia memastikan bahwa seluruh pelajar dapat menyeberang jalan dengan aman hingga mereka benar-benar meninggalkan kawasan sekolah.

Kegiatan pengaturan lalu lintas ini rencananya akan terus dilakukan secara rutin setiap hari sekolah, terutama pada jam-jam rawan, guna memberikan perlindungan maksimal kepada para pelajar dan masyarakat.

Dengan adanya langkah konkret tersebut, Polsek Glenmore berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banyuwangi.

Tinjau Langsung di Lapangan, Ditjen Strahan Kemhan RI Lakukan Kunjungan Kerja Dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Satgas di Perbatasan

EEROM || jejakindonesia.id - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/Wns menerima kunjungan kerja dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Satgas di Perbatasan RI-PNG dari Kementerian Pertahanan RI bertempat di Pir IV, Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kab. Keerom, Papua Rabu (3/12/2025).

Bahwa Tim Monev tersebut sesuai jadwal melaksanakan kunjungan kerja mulai tanggal 2 s.d. 5 Desember 2025 dengan sasaran kunjungan meliputi Makoops Swasembada, Makodam XVII/Cenderawasih dan Satgas Yonif 643/Wns (Pos Kotis, Pos Mosso, Pos Muara Tami dan Pos Skow).

Tim Monev Kemhan RI yang hadir dalam kegiatan kunjungan kerja ke Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns diawali dari Pos Kotis dan dipimpin langsung oleh Kasubdit Hanmil Kolonel Inf Emir Zulkarnain Mokodompis, M.Han bersama Letkol Inf Agus Eriyanto, S.E. dan dimpangi 2 (dua) personil Koops Swasembada. Kehadiran Tim Monev di Pos Kotis disambut antusias oleh Dansatgas Yonif 643/Wns Letkol Inf Adhi Sumarno beserta seluruh anggota.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Emir Zulkarnain menyampaikan terima kasih kepada seluruh personil Satgas yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi menjaga kedaulatan dan menciptakan rasa aman di wilayah Perbatasan RI-PNG.

โ€œKementerian Pertahanan berkomitmen meninjau langsung di lapangan dengan tujuan memastikan bahwa Satgas pengamanan perbatasan secara optimal berkerja profesional dan sekaligus belanja masalah dengan cara mengakomodir hambatan dan kendala apa yang dihadapi personil Satgas secara umum,โ€ tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dansatgas Letkol Inf Adhi Sumarno menyajikan Paparan terkait pelaksanaan tugas Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns dan melibatkan seluruh Pos dijajaran dengan menggunakan metode zoom meeting.

โ€œKami Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 643/Wns akan terus berupaya menjalankan tugas dengan amanah, proporsional dan profesional," tuturnya.

Setelah Tim Monev menerima Paparan dari Dansatgas, dilanjutkan peninjauan langsung kondisi Pos Kotis, dapur prajurit, pengecekan barak prajurit dan diakhiri dengan sesi foto bersama di Pos Kotis Satgas Yonif 643/Wns.

Selanjutnya Tim Monev, didampingi Dansatgas dan Pasiops Satgas Yonif 643/Wns beserta 2 (dua) personil Koops Swasembada menuju Pos jajaran Satgas Yonif 643/Wns yaitu Pos Mosso, Pos Muara Tami, dan Pos Skow untuk melakukan kegiatan yang sama Monitoring dan Evaluasi. Turut hadir dalam kegiatan di Pos jajaran tersebut Wapang Koops Swasembada Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han.

Dengan adanya kunjungan kerja dari Kementerian Pertahanan ini, secara tidak langsung bisa lebih membangkitkan semangat dan menjadikan moril prajurit lebih tinggi karena kegiatan ini merupakan sentuhan langsung bentuk kepedulian pimpinan terhadap prajurit yang sedang melaksanakan penugasan di perbatasan khususnya RI-PNG dan bertatap muka untuk berdiskusi.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/WNS

Tim DVI Polda Sumut Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir

MEDAN || jejakindonesia.id โ€“ Pelaksanaan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Utara terus berlangsung secara intensif. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menegaskan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di tiap kabupaten/kota dengan total 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.

โ€œKami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,โ€ ujar Kombes Pol Taufik Ismail dalam keterangan resminya di RS Bhayangkara TK II Medan, Rabu (3/12/25).

โ€œPer hari Selasa, 2 Desember 2025, kami telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban yang tersebar di 12 kabupaten/kota wilayah Polda Sumut.โ€

Karumkit menjelaskan bahwa seluruh korban hingga saat ini berhasil diidentifikasi menggunakan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, maupun properti yang melekat, karena mayoritas jenazah masih dalam kondisi relatif utuh pada fase awal.

Namun pekerjaan tim ke depan akan semakin menantang. Saat ini masih terdapat 122 korban yang tercatat hilang, dan banyak di antaranya diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.

โ€œIni mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,โ€ jelasnya.

โ€œJika jenazah tidak teridentifikasi dan karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan dengan penandaan khusus. Jika di kemudian hari ada kecocokan DNA, kami bisa menunjukkan lokasi pemakaman kepada keluarga.โ€

Hingga hari ini, seluruh 290 jenazah yang sudah teridentifikasi telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan pendataan terkini, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak paling berat, disusul beberapa daerah lain. Adapun rinciannya:
- Kab. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang
- Kab. Tapanuli Selatan: 84 orang MD, 4 orang hilang
- Kota Sibolga: 47 orang MD, 9 orang hilang
- Kab. Tapanuli Utara: 34 orang MD, 12 orang hilang
- Kota Medan: 12 orang MD
- Kab. Langkat: 14 orang MD
- Kab. Humbang Hasundutan: 8 orang MD, 1 orang hilang
- Kab. Pakpak Bharat: 2 orang MD
- Nias Selatan: 1 orang MD
- Kota Padang Sidempuan: 1 orang MD
- Kota Binjai: 1 orang MD

Dalam penanganan korban luka, seluruh pasien dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.

โ€œKalau nanti memerlukan perawatan ataupun rujukan, kita kirim ke Kota Medan,โ€ jelas Karumkit.

โ€œPersediaan obat sejauh ini sudah kita terima dari Mabes Polri, dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota yang paling memerlukan, terutama Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga,โ€ ujarnya.

Karumkit menjelaskan bahwa saat ini belum ditemukan kendala yang signifikan, namun minggu berikutnya menjadi fase paling krusial.

โ€œSementara ini kendala belum ada, tapi seminggu ke depan kemungkinan besar kita akan menghadapi kesulitan karena jenazah yang belum ditemukan sudah mengalami pembusukan. Sidik jari atau wajah mungkin sudah rusak, sehingga metode DNA menjadi cara terakhir yang paling akurat.โ€

Operasi DVI akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut dan Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan.

Tim DVI Polda Sumut Berhasil Identifikasi 290 Korban di Sumatera Utara, Operasi Dilanjutkan Hingga Akhir

MEDAN || jejakindonesia.id โ€“ Pelaksanaan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Utara terus berlangsung secara intensif. Kepala Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Kombes Pol dr. Taufik Ismail, Sp.OG., MARS, menegaskan bahwa tim telah digerakkan secara menyeluruh di tiap kabupaten/kota dengan total 30 personel, terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan 20 personel DVI Polda Sumut.

โ€œKami telah menggelar operasi DVI yang tersebar di seluruh kabupaten di Sumatera Utara dengan kekuatan 30 personel. Terdiri dari 10 personel DVI Mabes Polri dan selebihnya dari Polda Sumut,โ€ ujar Kombes Pol Taufik Ismail dalam keterangan resminya di RS Bhayangkara TK II Medan, Rabu (3/12/25).

โ€œPer hari Selasa, 2 Desember 2025, kami telah mengidentifikasi sebanyak 290 korban yang tersebar di 12 kabupaten/kota wilayah Polda Sumut.โ€

Karumkit menjelaskan bahwa seluruh korban hingga saat ini berhasil diidentifikasi menggunakan data sekunder seperti ciri fisik, sidik jari, maupun properti yang melekat, karena mayoritas jenazah masih dalam kondisi relatif utuh pada fase awal.

Namun pekerjaan tim ke depan akan semakin menantang. Saat ini masih terdapat 122 korban yang tercatat hilang, dan banyak di antaranya diperkirakan sudah mulai mengalami pembusukan.

โ€œIni mungkin seminggu ke depan akan lebih sulit untuk identifikasi karena jenazah yang masih tertimbun mengalami proses pembusukan. Untuk itu kami menyiapkan langkah identifikasi menggunakan data primer, yaitu sampel DNA,โ€ jelasnya.

โ€œJika jenazah tidak teridentifikasi dan karena keterbatasan tempat penyimpanan, kami akan makamkan dengan penandaan khusus. Jika di kemudian hari ada kecocokan DNA, kami bisa menunjukkan lokasi pemakaman kepada keluarga.โ€

Hingga hari ini, seluruh 290 jenazah yang sudah teridentifikasi telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan pendataan terkini, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan dampak paling berat, disusul beberapa daerah lain. Adapun rinciannya:
- Kab. Tapanuli Tengah: 86 orang meninggal dunia, 104 orang hilang
- Kab. Tapanuli Selatan: 84 orang MD, 4 orang hilang
- Kota Sibolga: 47 orang MD, 9 orang hilang
- Kab. Tapanuli Utara: 34 orang MD, 12 orang hilang
- Kota Medan: 12 orang MD
- Kab. Langkat: 14 orang MD
- Kab. Humbang Hasundutan: 8 orang MD, 1 orang hilang
- Kab. Pakpak Bharat: 2 orang MD
- Nias Selatan: 1 orang MD
- Kota Padang Sidempuan: 1 orang MD
- Kota Binjai: 1 orang MD

Dalam penanganan korban luka, seluruh pasien dirawat di rumah sakit setempat, termasuk RS Bhayangkara Batangtoru.

โ€œKalau nanti memerlukan perawatan ataupun rujukan, kita kirim ke Kota Medan,โ€ jelas Karumkit.

โ€œPersediaan obat sejauh ini sudah kita terima dari Mabes Polri, dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota yang paling memerlukan, terutama Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga,โ€ ujarnya.

Karumkit menjelaskan bahwa saat ini belum ditemukan kendala yang signifikan, namun minggu berikutnya menjadi fase paling krusial.

โ€œSementara ini kendala belum ada, tapi seminggu ke depan kemungkinan besar kita akan menghadapi kesulitan karena jenazah yang belum ditemukan sudah mengalami pembusukan. Sidik jari atau wajah mungkin sudah rusak, sehingga metode DNA menjadi cara terakhir yang paling akurat.โ€

Operasi DVI akan terus berlangsung mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah. Seluruh elemen kesehatan dan identifikasi Polda Sumut dan Mabes Polri tetap disiagakan di lapangan.

error: Content is protected !!