Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: November 2025

Polri Terkait Perdamaian Gaza Brimob Siapkan 350 Personel

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., menyampaikan bahwa Korps Brimob telah menyiapkan 350 personel terlatih dan berpengalaman, yang merupakan putra-putri terbaik Polri, yang saat ini mengikuti latihan dasar penugasan sebagai penjaga perdamaian PBB. Pelatihan tersebut mencakup perlindungan warga sipil, respon kemanusiaan, kedisiplinan rules of engagement, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika operasi internasional. Ia menegaskan bahwa jumlah pasukan yang disiapkan dapat bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan negara, sehingga Polri selalu fleksibel dan responsif terhadap perkembangan situasi global.

Dengan rekam jejak yang kuat serta pengalaman yang diakui dunia internasional, Polri siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian, melindungi hak asasi manusia, dan menolong saudara-saudara kita di Gaza, apabila Indonesia kelak diminta menjalankan mandat tersebut.

Kadivhubinter Polri, Irjen Pol Amur Chandra, J.B., S.H., M.H., juga menegaskan bahwa Polri siap berkontribusi aktif sesuai amanat Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Polri memastikan bahwa seluruh personel yang dipersiapkan harus memenuhi kualifikasi misi PBB, bukan hanya standar negara kontributor. Karena itu Polri terus menyiapkan dan melatih putra-putri terbaiknya agar siap sewaktu-waktu dikerahkan, tetap menunggu mandat resmi PBB dan perintah Presiden sebelum mengirim personel untuk menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian, termasuk penugasan ke Gaza.

Dalam lima tahun terakhir, Polri menunjukkan berbagai keberhasilan dalam misi perdamaian PBB. Kontingen Formed Police Unit (FPU) Polri mengukir prestasi di MINUSCA, Republik Afrika Tengah, melalui patroli malam, perlindungan warga, hingga stabilisasi keamanan yang mendapat apresiasi langsung dari PBB.

Indonesia termasuk. Polri juga menerima penghargaan dari Sekretaris Jenderal PBB atas dedikasi dan kualitas pasukan penjaga perdamaian. Selain itu, Polri meningkatkan kapasitas internasional melalui Police Peacekeeping Training Center yang menghasilkan personel berkompetensi unggul, termasuk peningkatan signifikan jumlah polisi wanita dalam misi global.

Kadivhubinter Polri juga menyampaikan bahwa seluruh anggota satgas yang telah mengemban tugas negara bekerja dengan profesional dan sungguh-sungguh. Melalui kerja keras, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia, para personel telah mengharumkan nama Polri, bangsa, dan negara di kancah internasional, sekaligus menunjukkan dedikasi Indonesia dalam mendukung misi perdamaian dunia.

Ia menambahkan bahwa, sebagaimana disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum PBB tanggal 23 September 2025, Indonesia akan terus berkomitmen mengirimkan pasukan terbaik dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keikutsertaan Polri dalam misi PBB bukan sekadar penugasan, tetapi merupakan wujud nyata dari upaya menolong sesama, terutama saudara-saudara kita di Gaza yang membutuhkan perlindungan di tengah situasi konflik.

Audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri Dengan Organisasi Kelompok Masyarakat

JAKARTA || jejakindonesia.id — Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11).

Sesi tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., selaku Ketua Komite Percepatan Reformasi Polri, yang kemudian memberikan keterangan kepada media melalui doorstop.

Dalam keterangannya, Prof. Jimly menjelaskan bahwa audiensi ini digelar sebagai bentuk keterbukaan dalam menyerap aspirasi masyarakat sipil.

“Alhamdulillah, Komisi Percepatan Reformasi Polri hari ini sengaja memberikan kesempatan untuk mengundang pihak-pihak yang sebelumnya telah mengirim surat permohonan audiensi Dan Alhamdulillah, semua masukan yang disampaikan—mulai dari NEFA, LSAM, Imparsial, dan beberapa organisasi lain—sangat konstruktif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa organisasi yang hadir merupakan para aktivis dan tokoh yang selama ini bergerak dalam isu HAM dan kemanusiaan.

“Mereka adalah tokoh-tokoh dan aktivis pergerakan HAM serta kemanusiaan yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan negara, khususnya terkait percepatan reformasi Polri berdasarkan pengalaman mereka,” jelasnya.

Prof. Jimly menyampaikan bahwa masukan yang diberikan telah diterima dengan baik, namun masih perlu pendalaman untuk dapat digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan.

"Kami mengapresiasi dan bahkan meminta agar dalam satu bulan ke depan masukan tertulis mereka diperdalam lagi. Kami berharap dapat lebih rinci, sekaligus menyertakan tawaran solusi, bukan hanya daftar masalah," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi memberikan ruang bagi setiap organisasi untuk menghimpun pandangan lebih luas dari lingkungan mereka masing-masing.

JAKARTA “Apa yang nantinya kami rumuskan sebagai policy reform atau kebijakan baru harus benar-benar sesuai aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, Komisi berharap terbentuk sinergi positif antara Polri dan masyarakat sipil sehingga proses percepatan reformasi dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan partisipatif.

Audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri Dengan Organisasi Kelompok Masyarakat

JAKARTA || jejakindonesia.id — Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11).

Sesi tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., selaku Ketua Komite Percepatan Reformasi Polri, yang kemudian memberikan keterangan kepada media melalui doorstop.
Dalam keterangannya, Prof. Jimly menjelaskan bahwa audiensi ini digelar sebagai bentuk keterbukaan dalam menyerap aspirasi masyarakat sipil. “Alhamdulillah, Komisi Percepatan Reformasi Polri hari ini sengaja memberikan kesempatan untuk mengundang pihak-pihak yang sebelumnya telah mengirim surat permohonan audiensi Dan Alhamdulillah, semua masukan yang disampaikan—mulai dari NEFA, LSAM, Imparsial, dan beberapa organisasi lain—sangat konstruktif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa organisasi yang hadir merupakan para aktivis dan tokoh yang selama ini bergerak dalam isu HAM dan kemanusiaan. “Mereka adalah tokoh-tokoh dan aktivis pergerakan HAM serta kemanusiaan yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan negara, khususnya terkait percepatan reformasi Polri berdasarkan pengalaman mereka,” jelasnya.

Prof. Jimly menyampaikan bahwa masukan yang diberikan telah diterima dengan baik, namun masih perlu pendalaman untuk dapat digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan." Kami mengapresiasi dan bahkan meminta agar dalam satu bulan ke depan masukan tertulis mereka diperdalam lagi. Kami berharap dapat lebih rinci, sekaligus menyertakan tawaran solusi, bukan hanya daftar masalah," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi memberikan ruang bagi setiap organisasi untuk menghimpun pandangan lebih luas dari lingkungan mereka masing-masing. “Apa yang nantinya kami rumuskan sebagai policy reform atau kebijakan baru harus benar-benar sesuai aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, Komisi berharap terbentuk sinergi positif antara Polri dan masyarakat sipil sehingga proses percepatan reformasi dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan partisipatif.

TNI AL Dukung Program Pemerintah, Wapres RI Tinjau Layanan Publik di Kepulauan Seribu

JAKARTA || jejakindonesia.id - TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga wilayah kepulauan. Hal ini ditunjukkan melalui dukungan unsur TNI AL dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming menggunakan KRI Bung Karno-369 ke Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa (18/11/2025).

Wapres RI beserta rombongan bertolak dari Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, didampingi prajurit TNI AL yang memastikan seluruh aspek pelayaran berjalan aman dan lancar. Penggunaan KRI Bung Karno-369 dalam kegiatan pejabat negara ini mencerminkan kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung kelancaran tugas pemerintahan, khususnya di wilayah perairan.

Setibanya di Dermaga Utama Pulau Pramuka, unsur pengamanan dan dukungan TNI AL mengawal rangkaian kegiatan Wapres RI, yang diawali dengan peninjauan uji coba drone kargo listrik di Lapangan Sepak Bola Pulau Pramuka. Teknologi ini diharapkan mampu memperkuat jaringan logistik antarpulau, termasuk wilayah maritim yang selama ini menghadapi tantangan distribusi.

Selanjutnya, TNI AL juga memberikan dukungan pengamanan saat Wapres RI meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 69 Kepulauan Seribu. Kehadiran TNI AL memastikan kegiatan berlangsung tertib, sekaligus mencerminkan sinergi pertahanan dan pemerintahan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan gizi pelajar di wilayah terluar.

Dalam agenda berikutnya, Wapres RI meninjau proyek rehabilitasi RSUD Kepulauan Seribu, termasuk sarana pendukung berupa kapal ambulans dan Kapal Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) yang beroperasi di kawasan perairan. Kehadiran fasilitas ini semakin mempertegas pentingnya infrastruktur maritim dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat kepulauan, sebuah aspek yang juga sejalan dengan perhatian TNI AL terhadap keselamatan dan kemanusiaan di laut.

Kunjungan kerja tersebut menegaskan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan hingga ke daerah kepulauan dan terpencil. Dalam setiap titik kunjungan, prajurit TNI AL berperan aktif menjaga keamanan, kelancaran, dan dukungan operasional, khususnya terkait mobilitas antarpulau.

Usai seluruh agenda, Wapres RI dan rombongan kembali ke Jakarta menggunakan KRI Bung Karno-369 melalui Dermaga Pulau Pramuka. Keberhasilan pelaksanaan kunjungan kerja ini menunjukkan profesionalisme prajurit TNI AL dalam menjalankan tugas dukungan operasi laut bagi pemimpin nasional.

TNI AL akan terus berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah, menjaga keamanan wilayah perairan, serta memastikan pelayanan publik dan kegiatan nasional di wilayah maritim berjalan optimal dan berkesinambungan, sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Kerja Sama Militer Makin Solid, Wakasad Sambut Wakil Danjen USARPAC

JAKARTA || jejakindonesia.id – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menerima kunjungan Deputy Commanding General United States Army Pacific (USARPAC), Lieutenant General Joel B. Vowell, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (18/11/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting yang menegaskan semakin solidnya hubungan kerja sama militer antara TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Amerika Serikat, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam suasana penuh keakraban, kedua pejabat membahas sejumlah program kerja sama yang telah terjalin selama ini, serta rencana lanjutan untuk tahun 2026. Pembahasan meliputi latihan bersama, pengembangan kemampuan personel, serta peluang peningkatan interoperabilitas guna menghadapi tantangan keamanan kawasan yang semakin kompleks.

Wakasad menyampaikan apresiasi atas kolaborasi positif yang telah terbangun antara TNI AD dan USARPAC. Ia menegaskan bahwa hubungan antara kedua Angkatan Darat merupakan bagian strategis dalam upaya memperkokoh stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Sementara itu, Wakil Danjen USARPAC menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pimpinan TNI AD. Ia juga menegaskan komitmen USARPAC untuk terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan, termasuk di bidang latihan gabungan, pengembangan kemampuan prajurit, serta rencana pengembangan daerah latihan di Baturaja.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol persahabatan dan komitmen untuk terus memajukan kerja sama militer antara TNI AD dan USARPAC di masa mendatang.

(Dispenad)

error: Content is protected !!