We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2025, Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan upacara bendera dengan penuh khidmat, Senin (10/11/2025).

Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H. melaksanakan upacara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, sementara di halaman Polres Metro Jakarta Barat upacara dipimpin oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Sebanyak 204 personel mengikuti upacara dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

Dalam amanatnya, AKBP Tri Suhartanto menyampaikan pentingnya meneladani semangat para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai kepahlawanan tak hanya dimaknai lewat pertempuran, tetapi juga melalui tindakan kecil yang membawa kebaikan.

Ia mencontohkan kisah sederhana anak-anak SDN 02 Cipayung, Jakarta Timur, yang menemukan ponsel dan dengan jujur menyerahkannya ke kantor polisi untuk dikembalikan kepada pemiliknya.

“Itulah contoh kecil dari jiwa pahlawan masa kini,” ujar Tri.

Lebih lanjut, Wakapolres membacakan amanat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang menegaskan bahwa perjuangan di masa kini bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan pengabdian tulus kepada masyarakat.

“Menjadi anggota Polri berarti melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan sepenuh hati, memastikan masyarakat merasa aman, hukum ditegakkan dengan adil, dan pelayanan publik diberikan dengan tulus,” demikian amanat Kapolda yang dibacakan.

Upacara peringatan Hari Pahlawan di Polres Metro Jakarta Barat menjadi momentum untuk meneguhkan semangat pengabdian dan keteladanan dalam menjalankan tugas. Bahwa setiap langkah, senyum, dan pelayanan tulus kepada masyarakat adalah bagian dari perjuangan yang sesungguhnya.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Gerak Cepat Polisi Tangani Laporan Dugaan Bayi Dibuang di Gresik

GRESIK || jejakindonesia.id - Suasana di kawasan Jalan Betoyo, Manyar, Gresik, sempat dibuat heboh pada Minggu (9/11/2025) siang.

Warga panik setelah beredar kabar adanya dugaan pembuangan bayi yang dilaporkan melalui hotline 110.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Manyar bersama jajaran Polres Gresik Polda Jatim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Namun setelah dilakukan pengecekan mendalam, dugaan pembuangan bayi itu ternyata tidak benar.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa peristiwa tersebut hanyalah cekcok antara pasangan suami istri, Suhariadi dan Eka Amalia Putri, yang sehari-hari berprofesi sebagai pengamen jalanan.

“Setelah Polisi melakukan pengecekan di TKP, tidak ditemukan adanya kasus pembuangan bayi. Insiden ini murni pertengkaran rumah tangga,” ujar Kasi Humas Polres Gresik, Ipda Hepi Muslih Riza.

Menurut Kasi Humas Polres Gresik, berdasarkan hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat pasangan ini selesai mengamen di wilayah Sidayu dan Bungah.

"Di lokasi tersebut, sang suami diketahui menenggak minuman keras bersama teman-temannya," kata Ipda Hepi.

Melihat hal itu, istrinya menegur sang suami dan mengajak pulang.

Pertengkaran berlanjut di perjalanan menuju rumah. Sesampainya di Jalan Raya Banyuwangi, Manyar, keduanya berhenti dan kembali adu mulut.

Dalam emosi, sang istri menyerahkan bayi perempuan mereka yang baru berusia empat bulan kepada sang suami sambil berkata: “Iki lo anakmu, gowoen (Ini lho anakmu, bawa).”

Namun bukannya digendong, sang suami malah meletakkan bayi SNV di tepi jalan dan pergi begitu saja ke arah utara.

Aksi tersebut sontak membuat warga panik dan melaporkannya ke polisi sebagai dugaan pembuangan bayi.

Beruntung, bayi dalam kondisi sehat dan segera diamankan warga serta petugas yang datang ke lokasi.

Setelah situasi dipastikan aman, kedua orang tua bayi tersebut langsung diberikan pembinaan dan bimbingan oleh pihak kepolisian agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa respon cepat petugas merupakan bagian dari komitmen Polres Gresik dalam melindungi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan anak.

“Setiap laporan yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa harus segera ditindaklanjuti. Respons cepat ini penting agar tidak ada ancaman nyata yang luput, sekaligus mencegah penyebaran informasi keliru,” tegas AKBP Rovan.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor bila menemukan kejadian mencurigakan.

Laporan dapat disampaikan melalui hotline 110, layanan “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau dengan datang langsung ke kantor Polisi terdekat.

Live In’ : Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Edukasi Budidaya Bandeng dan Jamur di Gresik

GRESIK jejakindonesia.id – Puluhan siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim terjun langsung ke tengah masyarakat dalam program 'Live In' di Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Sabtu (8/11/2025).

Selain berbaur dan tinggal di rumah warga, para calon Bhayangkara ini juga aktif mempelajari budidaya lokal dan menyalurkan bantuan sosial, sebagai wujud nyata implementasi Pemolisian Masyarakat (Polmas).

Mewakili Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polres Gresik, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, S.H., M.Pd., M.M., memberikan pembekalan di Stadion Petrokimia Gresik.

Dalam arahannya, Kompol Syabain menekankan bahwa tugas Polisi saat ini adalah mengemban Pemolisian Masyarakat.

Ia menegaskan Polisi merupakan representasi kehadiran negara yang harus berperan aktif dalam segala kegiatan masyarakat.

"Karena tugas kita saat ini mengemban Pemolisian Masyarakat, kehadiran Polisi merupakan perwakilan dari negara untuk ikut serta berperan aktif (dalam) semua kegiatan masyarakat," ujar Kompol Syabain.

Ia juga menegaskan bahwa, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, Polri memiliki tugas tambahan untuk mendukung dan mengimplementasikan program ketahanan pangan.

Selepas arahan, para siswa disebar ke beberapa titik. Salah satu kelompok menuju kediaman Rudi Yulianto di Desa Sidorukun, yang menjadi lokasi interaksi 'Live in' mereka.

Keseharian siswa selama 'Live In' dimulai dari bangun pagi, sholat subuh berjamaah, hingga membantu membersihkan rumah warga.

Kesempatan berbaur ini dimanfaatkan untuk menyerap ilmu ketahanan pangan.

Didampingi Kepala Desa Sidorukun, H. Aspug, para siswa diajak Rudi Yulianto, yang telah puluhan tahun menggeluti budidaya jamur dan bandeng untuk meninjau langsung area tambak.

Para siswa Diktukba SPN Polda Jatim tampak antusias mengamati proses pembibitan hingga pembesaran bandeng.

Mereka aktif bertanya, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi tentang komoditas unggulan Gresik tersebut.

Salah seorang siswa, Rama Haryo Nugroho, terlibat dalam diskusi edukatif dengan Rudi Yulianto.

Kepada para Siswa Diktuba Polri SPN Polda Jatim, Rudi Yulianto mengatakan tidak ada yang sulit untuk budidaya Bandeng, selama ada kemauan dan belajar.

Beranjak dari tambak, rombongan beralih ke 'kumbung' atau areal budidaya jamur tiram.

Di lokasi ini, antusiasme siswa tidak surut. Rudi kembali memaparkan ilmu baru, mulai dari proses pembibitan di media tanam (baglog), pentingnya menjaga suhu dan kelembapan, durasi tanam, hingga ancaman hama 'gurem' yang kerap merusak jamur.

Ilmu praktis yang didapat langsung dari masyarakat ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa.

Saat dilantik menjadi anggota Polri, mereka diharapkan mampu beradaptasi dan mengimplementasikan program ketahanan pangan di wilayah tugas masing-masing.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan di Desa Sidorukun, para siswa Diktukba Polri SPN Polda Jatim membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket beras kepada masyarakat setempat yang membutuhkan.

Kepala Desa Sidorukun, H. Aspug, mengapresiasi penuh kegiatan 'Live In' tersebut.

Menurutnya, kehadiran siswa Polri memberi dampak positif dan sinergi yang baik dengan warga.

"Kami, atas nama warga Desa Sidorukun, sangat mengapresiasi kegiatan 'Live In' dari SPN Polda Jatim ini. Ini sangat bermanfaat," tutur H. Aspug saat ditemui di lokasi.

Ia menilai, program ini tidak hanya membantu warga melalui bansos, tetapi juga memberikan gambaran nyata kehidupan masyarakat kepada para calon polisi.

"Sinergi seperti ini sangat positif. Warga senang, dan para siswa juga mendapat pembelajaran langsung. Kami harap kegiatan bermanfaat seperti ini dapat dilakukan secara rutin ke depannya," pungkasnya.

Sentuhan Humanis Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Masyarakat dan Anak-Anak di Paniai

PANIAI || jejakindonesia.id — Dalam rangka mempererat hubungan kemanusiaan antara aparat keamanan dan masyarakat, personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan sosial bertajuk Sentuhan Humanis bersama warga dan anak-anak di Jalan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Sabtu (8/11).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri melalui Operasi Damai Cartenz dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua, bukan hanya melalui tugas keamanan, tetapi juga dengan menghadirkan kehangatan dan kebersamaan di tengah warga.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di Tanah Papua.

“Kami berkomitmen agar kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kasih sayang dan kepedulian. Anak-anak dan masyarakat adalah sahabat kami dalam menjaga Papua yang damai dan indah,” ujar Brigjen Faizal.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah personel lintas subsatgas, antara lain dari Satgas Humas, Kesehatan, Psikologi, Logistik, Gakkum, dan Tindak. Di antaranya terdapat Iptu Yosafat Aji C. Samudra, S.Tr.K., M.Si., Ipda dr. Shintia Novotna Katoda, M.Kes., Ipda Moh. Arsyad Hafid Affandy, S.Psi., serta personel lainnya yang turut berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban. Anak-anak tersenyum gembira ketika personel Satgas berbaur, membagikan makanan ringan, dan berbincang hangat bersama warga. Momen kebersamaan ini mencerminkan sisi humanis aparat keamanan yang selalu hadir di tengah masyarakat dengan penuh kepedulian.

Di tempat terpisah, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat jalinan kepercayaan antara masyarakat dan aparat keamanan.

“Pendekatan humanis menjadi kunci utama membangun kepercayaan publik dan menjaga situasi Papua tetap damai. Kami ingin terus hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penjaga keamanan,” ujar Kombes Adarma.

Pelaksanaan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif, menandai keberhasilan Satgas Ops Damai Cartenz dalam melaksanakan pendekatan yang menyejukkan hati di wilayah Paniai.

Berlangsung Khidmat; Kapolresta Banyuwangi Mengikuti Rangkaian Peringatan Hari Pahlawan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 di Banyuwangi berlangsung dengan penuh penghormatan dan refleksi. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., melaksanakan kegiatan bersama jajaran Forkopimda, di antaranya Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., Wakil Bupati Ir. H. Mujiono, M.Si., Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santosa, M.Sc., Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indra Wijaya, S.H., M.I.P., serta stakeholder terkait lainnya.

Sejak pagi, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.J., menjadi inspektur upacara dan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Wisma Raga Satria. Prosesi ini menjadi bentuk penghormatan Polresta Banyuwangi kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Usai kegiatan di TMP, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., bersama Forkopimda menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan yang digelar di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi wujud sinergi dalam memperkuat nilai-nilai nasionalisme di momen bersejarah tersebut.

Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di laut perairan Pelabuhan Boom Banyuwangi.

Sementara itu, di Mako Polresta Banyuwangi, upacara peringatan Hari Pahlawan dipimpin Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., yang bertugas membacakan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Dalam amanatnya, Mensos menegaskan pentingnya menyalakan kembali semangat perjuangan, keteladanan, dan visi besar para pahlawan.

“Para pahlawan mengajarkan kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Ia lahir dari kesabaran, keberanian, kebersamaan, dan keikhlasan,” demikian kutipan amanat Mensos.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan harus diteruskan melalui kerja nyata. Menurutnya, semangat pengabdian masa kini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari penguatan ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, keadilan sosial, hingga pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Sekarang giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam. Dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” tegas Kapolresta.

Tema Hari Pahlawan tahun ini adalah Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan. (***)

error: Content is protected !!