We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Kapolda Sulsel Pimpin Press Conference Pengungkapan Kasus Narkotika dan Penculikan Anak di Bawah Umur

MAKASSAR || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Press Conference Pengungkapan Kasus Narkotika dan Penculikan Anak di Bawah Umur, yang digelar di Mako Polrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Dr. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., Kajari Makassar Andi Panca Sakti, S.H., M.H., serta para pejabat utama Polda Sulsel.

Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa Polda Sulsel bersama BNNP Sulsel dan instansi terkait telah melaksanakan Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu di wilayah Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Sabtu (8/11/2025) pukul 03.00 WITA. Sebanyak 540 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut, yang berhasil mengamankan 17 tersangka positif narkoba serta berbagai barang bukti.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan tindak pidana narkotika oleh Polrestabes Makassar.
Barang bukti yang dimusnahkan meliputi total 20 kilogram narkotika, terdiri dari: 13 kg sabu, 1 kg cairan sintetis, 6 kg atau 33.936 butir obat berbahaya (THD).

Sepanjang tahun 2025, Polda Sulsel dan jajaran telah mengungkap 2.531 laporan polisi (LP) dengan 3.815 tersangka.
Barang bukti yang berhasil disita antara lain: 125 kg sabu, 19.791 butir ekstasi, 59.000 butir obat berbahaya, 8.741 kg ganja.

Sementara untuk wilayah hukum Polrestabes Makassar, khusus bulan November 2025, tercatat: 59 LP, 100 tersangka, 20 kg narkotika berbagai jenis
Enam kasus menonjol menjadi atensi publik, di antaranya jaringan sabu lintas provinsi dengan total 18 tersangka.

Pasal yang disangkakan:
Pasal 132 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 435 subs Pasal 438 UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Ancaman hukuman:
Pidana penjara paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun, seumur hidup, hingga hukuman mati.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga memaparkan hasil pengungkapan kasus penculikan anak di bawah umur Pada Minggu, 2 November 2025, seorang anak berinisial BR (4 tahun) dilaporkan hilang saat menemani ayahnya bermain tenis di Taman Pakui Sayang, Kota Makassar.

Hasil penyelidikan intensif tim Polrestabes Makassar berhasil mengamankan empat tersangka, yaitu SY (30), NH (29), MA (42), dan AS (36). Motif para pelaku yaitu para pelaku menculik dan berupaya menjual korban dengan alasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Barang bukti yang diamankan: 1 unit HP Samsung J1 putih milik SY, 1 unit iPhone milik NH, 2 unit HP milik AS dan MA, 1 buah ATM BRI, Uang tunai Rp1,8 juta.

Pasal yang disangkakan:
Pasal 83 jo Pasal 76F UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan/atau, Pasal 2 ayat (1)-(2) jo Pasal 17 UU No.21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ancaman hukuman,
Pidana penjara maksimal 15 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan komitmen kuat Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan.

“Kami bertekad untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat Makassar dan seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Saya akan menjadikan Makassar dan Sulawesi Selatan sebagai tempat yang paling aman bagi masyarakat, namun menjadi tempat yang paling tidak aman bagi para pelaku kejahatan,” tegasnya.

Usai konferensi pers, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan oleh Polrestabes Makassar sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sulawesi Selatan.

Satgas Yonif 700/Wyc Bantu Warga Mayuberi Bangun Lapangan Voli Demi Jalin Keakraban

PAPUA || jejakindonesia.id — Wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan kembali ditunjukkan oleh Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (Wyc). Melalui Pos Mayuberi, prajurit TNI melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (binter) terbatas dengan membagikan bola voli dan jaring net, sekaligus membantu warga membangun lapangan voli di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. (10/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Eko ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, terutama para pemuda. Mereka bergotong royong bersama prajurit TNI menyusun tiang, meratakan tanah, hingga memasang net voli yang baru.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya sebatas olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Serda Eko, usai kegiatan.

Menurutnya, olahraga bersama merupakan cara sederhana namun efektif untuk menjaga semangat persaudaraan dan membangun rasa percaya antara aparat keamanan dan warga di daerah penugasan.

Sementara itu, Ketua Pemuda Kampung Mayuberi, Bapak Yusak Tabuni, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Satgas Yonif 700/Wyc kepada masyarakatnya.

“Kami sangat senang dan bangga. Lapangan voli ini bisa jadi tempat kami berkumpul, berolahraga, dan mempererat hubungan dengan bapak-bapak TNI. Terima kasih atas bantuannya,” ungkap Yusak dengan penuh antusias.

Kegiatan ini diakhiri dengan pertandingan voli persahabatan antara anggota Satgas dan para pemuda Kampung Mayuberi. Suasana penuh canda dan semangat tampak jelas di lapangan sederhana yang kini menjadi simbol kebersamaan.

Dengan kegiatan seperti ini, Satgas Yonif 700/Wyc terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pembangunan sosial dan mempererat kemanunggalan TNI–Rakyat di tanah Papua.

Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Dipimpin Bupati Ipuk, Upacara Hari Pahlawan di Banyuwangi Berlangsung Khidmat

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Pemkab Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (10/11/2025). Dipimpin langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, upacara berlangsung lancar dan khidmat.

Upacara ini diikuti ratusan peserta dari unsur TNI/Polri, ASN, Satpol PP, mahasiswa, pelajar, pramuka, serta organisasi pemuda. Adapula anggota paskibraka beserta korps musik pengiring upacara.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Dandim 0825 Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi I Gede Yuniartha, perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuwangi, veteran dan istri pejuang, hingga jajaran Pemkab Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan bangsa. Dari para pejuang yang gugur saat mempertahankan kemerdekaan, bisa diteladani semangat dan keikhlasannya.

“Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kebersamaan dan keikhlasan. Hal ini harus kita teladani demi mempertahankan kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan,” kata Ipuk saat membacakan amanat Menteri Sosial RI pada upacara Hari Pahlawan.

Ipuk lalu mengajak seluruh elemen di Banyuwangi, khususnya anak muda, untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan kerja keras dan karya nyata di masa sekarang.

“Mari kita tumbuhkembangkan semangat juang pahlawan dengan kerja keras, dengan karya nyata, menjadi pahlawan bagi lingkungan, daerah, dan negara," ajak Ipuk.

Jika dulu semangat kepahlawanan dilakukan dengan mengangkat senjata mengusir penjajah, maka generasi saat ini bisa melanjutkan dengan menorehkan prestasi dan kinerja di berbagai bidang.

“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian,’ tegas Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak mulai dari TNI/Polri, ASN, tenaga kesehatan, guru, relawan, seniman budayawan, siswa berprestasi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat luas atas kerjasamanya membangun Banyuwangi sehingga membuahkan berbagai penghargaan.

Di antaranya Kabupaten Berkinerja Terbaik se Indonesia, Kabupaten Terbaik dalam indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sampai kabupaten pertama di Indonesia yang berhasil meraih Predikat AA dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Selain upacara bendera di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, peringatan Hari Pahlawan di Banyuwangi juga ditandai dengan upacara tabur bunga di dua titik Taman Makam Pahlawan (TMP), yakni TMP Wisma Raga Satria dan TMP Satria 0032 Pantai Boom. Tabur bunga juga dilakukan di atas Kapal Sembulungan milik TNI AL. (*)

Peringati Hari Pahlawan, Banyuwangi Gelar Upacara Tabur Bunga di Selat Bali

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Hari Pahlawan di Banyuwangi diperingati dengan berbagai kegiatan. Salah satunya Upacara Tabur Bunga di Selat Bali di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42 yang dilaksanakan pada Senin (10/11/2025).

Sebagai inspektur upacara Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso. Turut hadir Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, perwakilan veteran dan sejumlah pejabat lainnya turut dalam penghormatan kepada para pahlawan.

Suasana haru terasa saat mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, termasuk kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas. Kegiatan dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan, dan ditutup dengan tabur bunga di laut.

“Momentum ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan, termasuk kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas dan dinyatakan patroli sepanjang masa,” kata Danlanal.

Ia mengatakan, Selat Bali sendiri memiliki nilai historis karena menjadi jalur strategis perjuangan pahlawan masa lalu. Dulunya Selat Bali ini dijadikan perlintasan oleh pahlawan untuk melaksanakan pendaratan di Bali.

Kegiatan ini juga menjadi refleksi bagi seluruh generasi untuk meneladani semangat pengorbanan para pahlawan. “Nilai-nilai kepahlawanan itu harus terus kita jaga dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa,” tuturnya.

Di momen Hari Pahlawan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiadani mengajak agar semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. Bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan melalui penguatan potensi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki Banyuwangi, baik kekayaan alam, budaya, seni, maupun sumber daya manusianya,” ujarnya.

Ipuk berharap semangat kepahlawanan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah. “Tujuannya satu, agar Banyuwangi menjadi daerah yang sejahtera, masyarakatnya makmur, serta penuh keberkahan,” lanjutnya.

Sebelumnya juga digelar ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta Upacara Hari Pahlawan di halaman Pemkab Banyuwangi yang dipimpin langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (*)

Keluarga Berkebun Satgas Yonif 521/DY Membantu Masyarakat Ketahanan Pangan di Distrik Kurima

Yahukimo || jejakindonesia.id - Keluarga berkebun ketahanan pangan, Aktivitas menanam di rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri, dengan menanam sayuran, buah-buahan, dan memelihara ternak seperti ayam.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pasokan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau, sehingga membantu ketahanan dan kemandirian pangan keluarga serta memberikan manfaat ekonomi dan kesehatan di Distrik Kurima, Yahukimo, Papua Pegunungan (10/11/2025).

Satgas Yonif 521/DY yang bertugas di wilayah Papua kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar melalui kegiatan ketahanan pangan.
Kali ini personel Satgas mendatangi rumah salah satu warga bernama ibu Yosef (48th) tidak hanya sekedar bersilaturahmi, tetapi juga turut membantu Ibu Yosef membersihkan rumput di kebunnya, Ibu Yosef pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan oleh personel Satgas Yonif 521/DY. Kegiatan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan, mulai dari merapikan rumput, mencangkul hingga menata kebun sekitar agar terlihat lebih rapi dan asri.

Danpos Kurima, Lettu Inf Dany Rizki Hardiyanto,S.Tr.Han menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas terhadap warga di sekitar pos penugasan. “Kami ingin keberadaan Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui kegiatan ini, selain mempererat hubungan dan membantu meringankan pekerjaan sehari-hari warga,” ujarnya.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, menyampaikan keluarga berkebun TNI di Papua, baik secara mandiri maupun melalui program satuan, terlibat aktif dalam kegiatan berkebun dan bertani.

Prajurit Satgas Yonif 521/DY aktif membantu warga Papua membuka lahan, mengolah kebun, dan memanen hasil tani, seperti sayuran dan umbi-umbian, Kegiatan ini menciptakan kedekatan dan rasa kekeluargaan antara TNI dan Masyarakat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh TNI untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal di Papua lebih baik.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

error: Content is protected !!