We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Cegah Abrasi, Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Tanam Mangrove dan Berbagi Bansos

LAMONGAN || jejakindonesia.id – Puluhan Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim melaksanakan program 'Live In' yang menyentuh langsung denyut nadi masyarakat di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Para calon Bintara Polri ini tidak hanya membaur dan tinggal bersama warga, tetapi juga terjun langsung dalam dua aksi nyata yakni pelestarian lingkungan dengan menanam mangrove dan bakti sosial berupa pembagian sembako untuk rukun nelayan setempat.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Latihan Kerja (Latja) dan 'Live In' yang dirancang untuk mengaplikasikan teori kepolisian sekaligus mengasah kepekaan sosial siswa terhadap masyarakat.

Sebelum diterjunkan ke lokasi, para siswa yang berada di wilayah hukum Polres Lamongan menerima arahan di Mapolres.

Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., melalui Pamapta Polres Lamongan, Ipda Wahyudi, memberikan pembekalan yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai fundamental tugas kepolisian.

"Program Latja dan 'Live In' ini kunci utamanya adalah komunikasi. Terapkan 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun," kata Ipda Wahyudi, Minggu (9/11).

Berbekal arahan tersebut, salah satu kelompok siswa bergerak menuju sasaran, yakni kediaman M. Alif Fauzi, Ketua Rukun Nelayan Sedayu Lawas, yang menjadi pendamping mereka selama program berlangsung.

Selama 'Live In', para siswa menyatu penuh dengan ritme kehidupan warga.

Keseharian mereka diawali sejak dini hari, mulai dari bangun pagi, melaksanakan sholat Subuh berjamaah, mengaji, hingga berpartisipasi aktif membantu kegiatan rumah tangga di tempat mereka tinggal.

Interaksi utama berlangsung di areal bibir muara sungai yang menjadi benteng pertahanan desa dari ancaman abrasi.

Didampingi langsung oleh M. Alif Fauzi, para siswa diajak menyisir keindahan ekosistem mangrove yang mulai menghijau.

Di lokasi ini, mereka tidak hanya melihat, tetapi mendapat edukasi mendalam mengenai pelestarian pesisir.

"Di tempat ini masih terdapat dua jenis pohon mangrove utama, yaitu mangrove Avicennia atau yang dikenal sebagai 'si api-api', dan mangrove Rhizopora," jelas Alif kepada para siswa.

Alif memfokuskan edukasi pada jenis Rhizopora, yang menurutnya lebih mudah dibibitkan dan ditanam.

Manfaatnya sangat krusial, tidak hanya untuk meningkatkan produksi oksigen, tetapi juga sebagai garda terdepan pencegah abrasi tanah.

"Keunikannya tidak berhenti di situ. Pohon mangrove ini juga memiliki nilai ekonomi, bisa dimanfaatkan sebagai bahan olahan roti, bedak, hingga sirup," tambahnya.

Salah seorang Siswa Diktukba, Maulana Wibowo, tidak sekadar menyimak.

Ia bersama kelompoknya antusias turun langsung ke lahan berlumpur di bibir sungai, mempraktikkan cara pembibitan dan menanam pohon Rhizopora bersama para nelayan dan pegiat lingkungan setempat.

Bagi sebagian besar siswa, ilmu tentang ekosistem mangrove ini merupakan pengetahuan baru yang sangat berharga.

"Pengetahuan tentang mangrove ini adalah pengetahuan dan pengalaman baru bagi kami. Kegiatan 'Live In' ini sangat berharga," ucap Maulana Wibowo.

Aksi para siswa tidak berhenti pada pelestarian lingkungan. Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan implementasi Polri yang humanis, para siswa Diktukba ini juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa beras.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada masyarakat Rukun Nelayan Sedayu Lawas melalui M. Alif Fauzi, dan pegiat lingkungan setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan 'Live In' ini, mulai dari penanaman mangrove hingga bakti sosial, turut dipantau dan didampingi oleh Kepala Desa Sedayu Lawas, Heni Fikawati.

Ia menyambut baik program SPN Polda Jatim yang dinilai memberikan dampak positif.

"Kegiatan ini sangat baik bukan hanya berdampak pada lingkungan desa kami, tapi juga dapat membentuk karakter para siswa yang peduli terhadap lingkungan dan sesama," ungkap Kepala Desa.

Sementara itu di tempat terpisah, Waka SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra menjelaskan program Live in ini diharapkan dapat membentuk karakter para siswa sehingga mampu menjadi anggota Polri yang peka, solutif, dan benar-benar mengerti denyut nadi masyarakat.

Ia berharap, pengalaman beradaptasi dan berinteraksi langsung dengan isu lingkungan serta sosial kemasyarakatan ini benar-benar membekali mereka.

"Kelak ketika mereka sudah dilantik dan resmi bertugas, mereka mampu menjadi anggota Polri yang peka, solutif, dan benar-benar mengerti denyut nadi masyarakat," tutupnya.

Kapolda Jatim Hadiri Grand Opening Festival Seven Lakes 2025 di Ranu Segaran Tiris

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id – Suasana semarak dan penuh kehangatan menyelimuti kawasan wisata Ranu Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (8/11/2025).

Ribuan pengunjung tampak memadati lokasi untuk menyaksikan Grand Opening Festival Seven Lakes 2025, sebuah agenda wisata dan budaya unggulan yang digelar untuk mengenalkan potensi alam, pertanian, serta kearifan lokal Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat luas.

Acara pembukaan berlangsung meriah sejak pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kadisbudpar Jatim, Wamen Perindustrian diwakili Kepala BDI Surabaya.

Hadir pula Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto bersama pejabat utama Polda Jatim dan Bhayangkari, Dankodaeral Laksda TNI Ali Triswanto, Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Forkopimda Kabupaten Probolinggo, serta jajaran pimpinan instansi vertikal, BUMN, dan BUMD.

Tak kurang dari 2.000 pengunjung dan ASN Kabupaten Probolinggo turut menyemarakkan perhelatan akbar yang berlangsung di bawah tema “Unity of Seven Lakes – Harmony of Nature”.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo Gus Haris, menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaannya atas terselenggaranya Festival Seven Lakes ini.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya di wilayah Kecamatan Tiris yang memiliki tujuh danau dalam satu kawasan,” kata Bupati Haris.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu sentra pertanian tembakau terbesar kedua di Jawa Timur, serta memiliki potensi pertanian bawang merah yang signifikan.

Dengan terselenggaranya festival ini, pemerintah daerah berharap agar sektor pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Probolinggo sebagai kabupaten yang sejahtera, sekaligus menjaga kelestarian alam yang sudah ada,” ujar Gus Haris.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas undangan dalam acara ini.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dapat hadir dalam kegiatan yang luar biasa ini. Mari bersama-sama kita dukung dan cintai tanah kelahiran kita agar Kabupaten Probolinggo menjadi lebih maju dan berdaya saing,” tutur Kapolda Jatim.

Kegiatan Festival Seven Lakes 2025 dilaksanakan secara serentak di lima lokasi wisata unggulan, meliputi Ranu Segaran Tiris, Lapangan Kertosuko Krucil, Bermi Eco Park Krucil, Wilayah Kecamatan Krucil, dan Kawasan Gunung Argopuro.

Mensos Apresiasi Respons Cepat dan Pendampingan Polri dalam Kasus Ledakan SMAN 72

JAKARTA || jejakindonesia.id – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas langkah cepat dan empati yang ditunjukkan dalam menangani insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Menurutnya, Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan dan pendampingan kepada para korban.

“Saya juga terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri yang juga telah melakukan langkah-langkah yang nyata. Baik dalam rangka penegakan hukumnya maupun juga dalam rangka memberikan layanan kepada teman-teman kita yang jadi korban,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (9/11/2025).

Gus Ipul menuturkan, kehadiran Polri di lokasi kejadian maupun di rumah sakit menunjukkan kepedulian yang tinggi. Polisi, kata dia, turut mendampingi para korban, mengirim tenaga medis dan psikolog, hingga membantu pembenahan fasilitas sekolah pascaledakan.

“Mulai mengirim dokter, mengirim psikolog, melakukan pendampingan-pendampingan, yang itu semua tentu sangat membantu. Jadi saya apresiasi Pak Kapolri dan seluruh jajaran, termasuk segera merehabilitasi masjid yang ada di SMA 72,” jelasnya.

Selain mengapresiasi peran Polri, Gus Ipul juga memuji pelayanan di RS Islam Cempaka Putih yang menjadi tempat perawatan sejumlah korban. Ia menilai penanganan medis terhadap korban dilakukan secara profesional.

“Saya ingin sampaikan bahwa pelayanan di rumah sakit ini sangat bagus. Ditangani secara profesional, dokter-dokternya juga telah berbagi tugas dengan baik. Untuk itu, saya apresiasi pelayanan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ini,” kata Gus Ipul.

Diketahui, peristiwa ledakan terjadi pada Jumat (7/11) saat khotbah salat Jumat berlangsung di SMAN 72 Kelapa Gading. Sebanyak 96 orang menjadi korban dalam insiden tersebut, dengan 29 orang di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Bupati, Kapolresta, Danlanal, dan Dandim Lakukan Tabur Bunga di Selat Bali dalam Rangka Hari Pahlawan

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terdiri dari Bupati, Kapolresta, Danlanal, dan Dandim, melaksanakan kegiatan tabur bunga di Selat Bali, Senin 10 November 2025.

Upacara tabur bunga tersebut berlangsung khidmat di atas kapal yang berlayar menuju perairan Selat Bali. Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga ke laut.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan refleksi terhadap semangat juang para pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara. “Momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi kita semua untuk melanjutkan perjuangan mereka dengan bekerja dan berkarya bagi kemajuan daerah serta bangsa,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Banyuwangi mengatakan bahwa perjuangan para pahlawan, keberanian para pahlawan menjadi inspirasi generasi muda saat ini, mari kita bersama - sama mendoakan mereka para pahlawan bangsa ini yang telah rela berkorban, yang telah gugur demi tercapainya kemerdekaan bangsa Indonesia, ujar Kapolresta

Kegiatan tabur bunga di Selat Bali ini juga diikuti oleh unsur TNI, Polri, ASN.

Aktivis Ini Sebut, Selama Presidennya Prabowo, Tambang Ilegal Tutup Permanen

JAKARTA, Rekam Digital, orang mengenal Sosok Agus Flores, Aktivis Lingkungan dan Hutan, sehingga idenya selalu Pemulihan Hutan Dan Lingkungan. Diapun menyebut Oknum Yang Sering Beck Up Tambang Ilegal tak bisa berbuat Apa apa.

Ditemuai dikediamannya , Minggu (9/11) , Ia mengatakan Selama Presidennya Jendral Prabowo tak berkutik Mafia Tambang Ilegal.

"Saya Yakin 10 Tahun kedepan , Indonesia akan Astri Hutannya, Dulu Sungainya Kotor akibat Pertambangan Ilegal akan Bersih lagi, Pertanian yang sempat dampak lingkungan akan kembali pulih, panen sawah akan bagus," ujarnya.

Menurutnya Daerah yang harus diseriusi Penutupan Tambang Ilegal, diantaranya NTB, NTT, Madaling Natal Sumut, Aceh, Jambi, Sumbar, Riau, Sumsel, Batam, Sulteng, Gorontalo, Sulut Manado, Maluku Utara, Sultra jadi sasaran penutupan Tambang Ilegal.

Diapun Berharap Pemain Tambang Ilegal harus mengurus Izin Baik, IUP, IPR dan Koperasi agar bisa beroperasi.

" Yang Pasti Bukan Kawasan Hutan," ujarnya.

Selain itu Berharap Masyarakat Mendukung Program Bareskrim Polri Terkait Penegakan Hukum Tambang Ilegal.

" Kalau Kita Sadar Hukum, Semua akan baik baik saja Negeri ini," Ujar Ketua Umum Fast Respon R.Mas MH Agus Rugiarto SH yang disapa Agus Flores ini.

error: Content is protected !!