We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Oktober 2025

Wujudkan Generasi Sehat, Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi Dampingi Program Makanan Bergizi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak usia sekolah, Koramil 0825/01 Banyuwangi menunjukkan komitmennya melalui pendampingan aktif oleh para Babinsa dalam kegiatan pendistribusian Makan Bergizi Gratis. Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini menyasar pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, MTS, MA, SMA hingga SMK yang berada di wilayah binaan Koramil 0825/01 Banyuwangi.

Babinsa hadir langsung di lapangan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Mereka tidak hanya membantu pengawasan teknis, namun juga ikut memantau kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Dukungan penuh dari para Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi ini menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan anak-anak.

Dengan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, diharapkan program-program pemerintah seperti ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Sertu Joni Setyo Budi Babinsa Kelurahan Pengantigan Koramil 0825/01 Banyuwangi menuturkan," bahwa kehadiran kami adalah wujud dukungan TNI terhadap program nasional pemerintah, TNI siap mengawal dan memastikan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, kami hadir untuk mendampingi masyarakat, memastikan anak-anak mendapatkan hak gizi yang layak, karena mereka adalah masa depan bangsa,”tuturnya.

Rangkaian kegiatan pendampingan ini berlangsung lancar hingga pukul 11.30 Wib. Tidak hanya menjadi agenda formal, program Makan Bergizi Gratis juga menjadi momentum kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, pihak sekolah, serta masyarakat. Semua pihak berkomitmen menjadikan program ini sebagai langkah awal membangun generasi emas Indonesia.(Pen01)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Pemeriksaan Kesehatan untuk Petugas SPPG

SURABAYA || jejakindonesia.id - Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jawa Timur menunjukkan komitmen serius dalam menjamin kualitas dan keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya.

Sebagai langkah proaktif, jajaran kepolisian menggelar pemeriksaan kesehatan (rikkes) menyeluruh bagi 32 calon petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Sanika Satyawada, Selasa (14/10/2025).

Para petugas ini merupakan ujung tombak yang akan berperan langsung di dapur umum, menyiapkan hidangan bergizi bagi para siswa sekolah.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan setiap juru masak dan staf pendukung berada dalam kondisi kesehatan prima, sehingga makanan yang disajikan terjamin higienis, aman, dan bebas dari risiko kontaminasi.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto menegaskan bahwa kesehatan para petugas di dapur umum adalah prioritas utama.

Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan prosedur standar operasional yang sangat penting sebelum mereka resmi bertugas.

"Kesehatan para petugas di dapur SPPG adalah prioritas utama. Mereka yang menyiapkan makanan untuk anak-anak, sehingga kondisi mereka harus 100 persen sehat untuk mencegah risiko kontaminasi dan menjaga kualitas gizi," ujar Iptu Suroto.

Ia merinci, rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dijalani oleh para petugas mencakup beberapa tahapan penting untuk memastikan tidak ada celah bagi penyebaran penyakit.

"Kegiatan ini mencakup pemeriksaan fisik secara umum, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, hingga screening penyakit menular seperti TBC, yang juga disertai dengan pengambilan sampel dahak," jelasnya.

Sebanyak 32 calon petugas SPPG mengikuti seluruh rangkaian tes dengan tertib.

Hasil pemeriksaan akan diumumkan dalam waktu satu minggu ke depan. Peserta yang dinyatakan sehat dan laik secara medis akan diterima secara resmi sebagai petugas SPPG.

Iptu Suroto menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen penuh Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam mendukung dan menyukseskan program prioritas pemerintah pusat.

"Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan program nasional ini berjalan dengan standar kesehatan tertinggi,"tegasnya.

Bukan hanya tentang menyediakan makanan, tetapi juga memastikan bahwa makanan yang bagikan aman, sehat, dan disiapkan oleh personel SPPG yang juga prima.

"Pemeriksaan berkala seperti ini akan terus kami lakukan sebagai langkah preventif," pungkasnya.

Polres Situbondo Kirim 20 Ton Jagung ke Bulog Bondowoso, Dukung Penyerapan Hasil Panen Petani

SITUBONDO || jejakindonesia.id – Polres Situbondo Polda Jatim terus memperkuat peran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan hasil panen jagung petani lokal terserap oleh Perum Bulog.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengiriman 20 ton jagung pipil ke Gudang Bulog Cabang Bondowoso.

Secara simbolis 20 ton jagung petani yang dimuat 2 unit truk dilepas menuju gudang Bulog Bondowoso oleh Wakapolres Situbondo Kompol Indah Citra Fitriani, S.I.K., M.Si., bersama Wakil Pimpinan Perum Bulog Cabang Bondowoso - Situbondo Panji Prasetyo.

Pengiriman 20 ton jagung pipil ke Gudang Bulog Cabang Bondowoso juga disaksikan oleh para Pejabat Utama Polres Situbondo serta Kapolsek Jajaran, pada Selasa (14/10/2025).

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. melalui Wakapolres Kompol Indah Citra Fitriani mengatakan, pengiriman tersebut merupakan hasil panen petani di wilayah Polsek Panarukan.

Sebelumnya, Polsek Besuki juga telah menyalurkan 10 ton jagung dan Polsek Panarukan 4 ton ke Bulog.

“Total hingga saat ini sudah 34 ton jagung yang dikirimkan ke Bulog. Kami terus berupaya agar hasil panen petani bisa terserap maksimal, sesuai standar yang ditetapkan Bulog,” ujar Kompol Indah.

Ia menegaskan, Polres Situbondo Polda Jatim tak hanya mendorong petani meningkatkan produktivitas, tetapi juga memastikan komoditas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas Bulog, seperti kadar air dan mutu biji.

“Koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Bulog terus kami lakukan, agar jagung petani siap diserap dengan harga yang layak,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Perum Bulog Cabang Bondowoso/Situbondo Panji Prasetyo menyambut baik kolaborasi tersebut.

Menurutnya, sinergi dengan Polres Situbondo membantu mempercepat proses penyerapan dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani.

“Dalam waktu dekat akan memasuki panen raya (November–Desember), kami berharap hasil panen di tiap wilayah Polsek bisa dikumpulkan untuk kami serap sesuai target,” ujarnya.

Panji menjelaskan, Bulog menargetkan penyerapan jagung di wilayah kerja Bondowoso–Situbondo sebanyak 20.000 ton hingga akhir 2025 — terdiri dari 12.000 ton di Situbondo dan 8.000 ton di Bondowoso.

Ia juga menegaskan, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk jagung telah ditetapkan Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 18–20 persen, dan Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14 persen.

“Saat ini harga di tingkat petani bahkan sudah di atas HPP, artinya permintaan tinggi dan produksi berjalan baik. Kami akan terus bersinergi dengan Polres Situbondo agar penyerapan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi petani,” kata Panji. (*)

Korlantas Polri Siapkan SDM Unggul Hadapi Era BPKB Elektronik

JAKARTA || jejakindonesia.id — Kegiatan Sertifikasi Petugas Penerbit Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka pada Selasa (14/10/2025) di Cililitan, Jakarta. Pembukaan dilakukan langsung oleh Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Sumardji. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital layanan kepolisian, termasuk implementasi BPKB elektronik.

Kombes Pol Sumardji menjelaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kegiatan ini urgensinya adalah bagaimana seluruh anggota bisa mempunyai kompetensi, khususnya di bidang pelayanan BPKB. Karena sekarang pelayanan BPKB sudah tidak konvensional lagi, semuanya sudah digital, mulai dari cek fisik digital, arsip digital, sampai BPKB elektronik,” ujar Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Sumardji.

Ia menambahkan, pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari dan dilanjutkan dengan ujian sertifikasi selama tiga hari ini diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan yang dapat langsung diterapkan di masing-masing satuan kerja sehingga peningkatan kualitas pelayanan benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

“Harapannya tentu setelah mendapatkan ilmu, pelatihan, dan diakhiri nanti dengan peningkatan kualitas dengan ujian kompetensi, maka ilmu itu dilaksanakan di masing-masing loket. Bagi perwiranya tentu harus bisa menyalurkan ilmu yang didapat,” tambahnya.

Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, Korlantas Polri berupaya memastikan seluruh petugas penerbit BPKB siap menghadapi sistem pelayanan digital yang terintegrasi dan lebih efisien, sejalan dengan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

Ketum FRN Agus Flores Tegas: “Jangan Sentuh Kapolri, Kami Siap Bersihkan Racun di Tubuh Polri

JAKARTA || jejakindonesia.id — Ketua Umum Forum Wartawan Polisi (FRN), Agus Flores, menyampaikan pernyataan keras yang mengguncang publik dan internal institusi kepolisian. Dalam keterangannya yang disampaikan secara terbuka kepada awak media, Agus dengan lantang menyatakan dukungannya terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sekaligus mengecam pihak-pihak yang mencoba menggoyahkan institusi Polri dari dalam.

"Jangan sentuh Kapolri! Kami siap bantu bersihkan racun di dalam institusi Polri" tegas Agus Flores dengan suara lantang yang penuh semangat nasionalisme. Ia pun menutup pernyataannya dengan seruan yang menggema: "Takbir! Allahu Akbar"

Agus menegaskan, pihaknya tak akan tinggal diam melihat adanya oknum-oknum yang mencoba merusak citra Polri, baik dari luar maupun dari dalam tubuh institusi. FRN, yang terdiri dari ribuan wartawan dari berbagai daerah di Indonesia, menyatakan komitmennya untuk terus mengawal reformasi Polri agar tetap berada di jalur yang benar dan profesional.

Komitmen FRN: Dukung Kapolri, Bersihkan Oknum Dalam pidatonya, Agus Flores menyampaikan bahwa saat ini Polri sedang menghadapi tantangan berat, terutama dari segelintir oknum yang diduga menjadi "racun" di dalam institusi. Menurutnya, ini bukan saatnya untuk melemahkan Kapolri, melainkan momen tepat untuk memperkuat barisan dan membersihkan internal agar Polri kembali mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat.

"Kami di FRN tidak akan diam. Siapapun yang mencoba menjatuhkan Kapolri, akan berhadapan langsung dengan kami. Ini soal marwah institusi penegak hukum tertinggi di negeri ini. Kapolri adalah simbol komando, jangan diganggu hanya karena ulah segelintir oknum," lanjutnya.

Agus juga menyebut bahwa FRN memiliki jaringan yang kuat dan informasi yang mendalam dari berbagai daerah, dan siap memberikan data terkait dugaan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dalam tubuh Polri.

Seruan Moral untuk Bangsa Pernyataan Agus Flores ini menjadi sinyal kuat bahwa dukungan terhadap Kapolri tak hanya datang dari kalangan internal kepolisian, tetapi juga dari masyarakat sipil dan media yang peduli terhadap stabilitas nasional dan tegaknya supremasi hukum.

"Ini bukan soal individu, ini soal institusi dan masa depan bangsa. Kita butuh Polri yang kuat, bersih, dan dipercaya rakyat. Dan itu tidak bisa terwujud kalau Kapolrinya terus diganggu oleh kepentingan yang tidak jelas," tegas Agus.

Tak hanya berbicara keras, Agus juga menyerukan agar semua elemen bangsa bersatu mendukung upaya pembersihan internal, dan memberikan ruang bagi Kapolri untuk menyelesaikan agenda-agenda besar reformasi kepolisian.

Seruan Takbir Menggema Sebagai penutup pernyataannya, Agus menyerukan takbir dengan suara lantang "Takbir! Allahu Akbar!", sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan bentuk semangat moral yang membara dalam menjaga marwah institusi negara.

Seruan ini sontak menjadi viral di media sosial dan mendapat berbagai respon dari netizen, sebagian besar mendukung langkah tegas yang disuarakan oleh Ketum FRN tersebut.

Redaksi –Syahbudin Padank, FRN Fast Respon counter Polri Nusantara provinsi aceh

error: Content is protected !!