We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Oktober 2025

Satpolairud Polresta Banyuwangigiat Patroli Dialogis Di Kawasan Pesisir Pantai Gumuk Kantong

Banyuwangi || Jejak-Indonesia.id,  Dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Polresta Banyuwangi melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur, melaksanakan giat patroli dialogis di kawasan pesisir Pantai Gumuk Kantong dan sekitarnya. Kamis, (16/10/2025) pagi.

Dalam kegiatan ini, Kanit Pos Polairud Unit Muncar Bripka I Wayan Wedhana mengatakan giat patroli dialogis yang dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan pembinaan terhadap masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan.

Kegiatan ini merupakan bagian upaya kami dalam mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya masyarakat pesisir dan para nelayan," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bripka Wayan menghimbau kepada untuk selalu mengutamakan dan memperhatikan keselamatan diri dengan melengkapi diri dengan alat keselamatan pelayaran.

Kegiatan patroli, silaturahmi dan sosialisasi ini adalah wujud nyata dan komitmen Satpolairud Polresta Banyuwangi dalam menjaga keselamatan dan membangun kemitraan dengan masyarakat pesisir.

“Keselamatan masyarakat dan para nelayan adalah prioritas utama kami. Sinergi dan komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Polri harus terus berjalan. Dengan komunikasi yang terbuka, kami berharap dapat meminimalisir gangguan kamtibmas, kecelakaan laut, dan bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan perairan kita,” terangnya.

Saat dikonfirmasi Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi mengatakan masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta ketahanan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud berkomitmen untuk terus mendampingi para nelayan, baik dalam hal keselamatan pelayaran, pemeliharaan lingkungan pesisir, hingga peningkatan kesadaran hukum.

“Kami juga mengimbau para kelompok nelayan agar selalu memperhatikan faktor dan mengutamakan keselamatan sebelum melaut, dengan menggunakan lifejacket, dan melaporkan jika ada kejadian yang menonjol di perairan. Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan nelayan, kita dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan Banyuwangi,” tambahnya.

Kegiatan seperti ini diharapkan akan terus berlanjut, guna memperkuat hubungan kekeluargaan, dan menciptakan lingkungan pesisir yang aman, bersih, dan tanggap bencana. (GP)

Penawaran MOU Kerjasama, Bawaslu Gelar Audensi Bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi || Jejak - Indonesia.id, Membahas tentang pelayanan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Rabu siang (14/10) Bertempat di Lounge kantor Pemkab Banyuwangi Ketua Bawaslu Andrianus Yansen Pale bersama anggotanya ditemui Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat M. Yanuarto Bramuda, dan Aang Muslimin Susiawan Kabag Hukum Pemkab Banyuwangi.

Audiensi itu dilakukan bertujuan untuk penawaran MOU kerjasama Bawaslu kota Banyuwangi dengan Pemerintah Daerah, yang sukses dalam sistem pengelolaan produk pelayanan masyarakat berbasis digitalisasi menggunakan Platform JDIH.

"Kesuksesan itu dibuktikan JDIH yang dimiliki pemerintah daerah dengan pemberian Penghargaan sampai 7 kali terbaik Nomer satu Se- Indonesia,"ungkap Ketua Bawaslu.

Andrian juga menerangkan dengan keberhasilan ini lah Bawaslu berkeinginan untuk belajar bersama dengan Pemkab dalam mengembangkan JDIH milik BAWASLU.

"Selain melakukan tugas pengawasan dalam momentum kepemiluan, Bawaslu juga memiliki platform JDIH yang berisikan Produk Hukum sebagai bentuk pelayanan untuk Masyarakat,"ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Luqman Wahyudi Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, mengatakan, maksud dan tujuan Bawaslu datang ke pemda pertama silaturahmi dalam satu atap agar saling mengenal satu sama lain, untuk Selanjutnya bisa berdiskusi secara mendalam terkait JDIH.

"Hal ini sebagai penunjang kegiatan Bawaslu selama masa non tahapan. Jadi Bawaslu ingin banyak sharing kepada Pemkab mengenai JDIH,"tuturnya.

Dengan adanya SDM yang mumpuni, menurut Luqman terkait JDIH Bawaslu akan terus berinovasi, dan sebagai wajah utama di masa non tahapan.

"Sebelum ke JDIH pemda, kami juga melakukan mou dengan berbagai pihak,"jelasnya.

Sementara itu selain menyambut baik kehadiran Bawaslu, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, M. Yanuar Bramuda, menyampaikan, Pemerintah Daerah siap bersinergi membantu Bawaslu untuk berkolaborasi.

"Digitalisasi hal yang sangat penting seperti Kasus yang saat ini sedang trending adalah video mengenai disintegrasi. Mengingat di era sekarang ini semua orang memiliki sosial media, dan saat ini media tersebut rawan disalah gunakan,"tegas Bram.

Untuk itu menurut Bram dalam menghadapi Permasalahan yang terjadi dengan adanya JDIH lah salah satu jawabannya.

"Pentingnya JDIH untuk membenarkan hal yang membuat disintegrasi pada media saat ini. Bahkan perbuatan kejahatan saat ini sudah merambah ke media sosial, dalam hal ini JDIH sebagai solusinya," imbuhnya.

Bram menyebut kan terkait kasus kejahatan digital harus dijawab dengan solusi digital, maka dari itu JDIH harus benar-benar akurat mudah diakses dan selalu berinovasi.

"Edukasi ke masyarakat itu penting, sehingga untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang isu yang saat ini terjadi,"pungkasnya. (red)

Sonny T. Danaparamita Apresiasi Petugas TN Baluran, Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan Pengendalian Kebakaran

Sonny T. Danaparamita Apresiasi Petugas TN Baluran, Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan Pengendalian Kebakaran

SITUBONDO — Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, SH., MH., melakukan kunjungan kerja ke Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu (15/10/2025). Kunjungan tersebut difokuskan untuk memantau langsung upaya pengelolaan kawasan konservasi, terutama dalam penanganan kebakaran hutan dan aktivitas penebangan liar yang masih menjadi tantangan di lapangan.

Kehadiran Sonny disambut oleh jajaran pengelola TN Baluran. Hadir Edy Santoso, Kepala SPTN Wilayah I Bekol yang mewakili Kepala Balai TN Baluran, bersama Sophaan Arief selaku Koordinator Polisi Hutan, Sutadi Koordinator Perencanaan Konservasi, dan M. Iqbal Koordinator Program.

Dalam sesi dialog, Sonny meminta penjelasan mendetail tentang kondisi terkini kebakaran yang melanda kawasan sabana dan hutan Baluran, sekaligus langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan pihak taman.

Koordinator Polisi Hutan TN Baluran, Sophaan Arief, menjelaskan bahwa titik rawan kebakaran meliputi kawasan Karang Tekok hingga Pantura, termasuk wilayah rimba dan sabana yang luas.

“Kalau dari segi frekuensi, daerah pantura paling sering terbakar. Namun untuk luasannya, justru lebih banyak terjadi di bagian dalam taman nasional,” jelasnya.

Sophaan menambahkan, kondisi angin kencang dan karakteristik api yang ‘tidur’ menjadi kendala utama dalam pemadaman.

“Api di sini tidak bisa dipukul langsung, karena menyala perlahan di permukaan tanah. Solusinya kami buat sekat bakar agar api tidak merambat, lalu dilakukan teknik bakar balik supaya kebakaran bisa dikendalikan,” ujarnya.

Sepanjang tahun, TN Baluran mencatat sekitar 150 kejadian kebakaran, dengan puncaknya terjadi pada musim kemarau. Pada bulan September lalu, lebih dari 100 titik api terdeteksi di wilayah hutan jati dan sabana. Beruntung, hingga saat ini belum ditemukan satwa yang menjadi korban kebakaran.

Dalam proses pemadaman, petugas mengandalkan tanki air, pompa slipon, dan perlengkapan pelindung seperti jet shooter, yang dioperasikan oleh 7 resort dengan total 56 personel. Mereka mendapat dukungan tambahan dari Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Mitra Polisi Hutan, yang aktif membantu di lapangan.

Ilegal Logging Masih Jadi PR Bersama. Koordinator Perencanaan Konservasi TN Baluran, Sutadi, turut menyoroti persoalan penebangan liar yang masih ditemukan di beberapa titik kawasan taman nasional.

“Sudah banyak pelaku yang diamankan beserta barang bukti mobil dan kayu hasil tebang liar. Rata-rata kerugian negara per pengangkutan bisa mencapai Rp10 juta,” ungkapnya.

Namun demikian, Sutadi menjelaskan bahwa barang bukti kayu yang disita belum bisa dimanfaatkan karena belum ada payung hukum yang jelas.

“Kami berharap ke depan ada regulasi yang memungkinkan hasil sitaan dapat digunakan untuk kegiatan konservasi atau kepentingan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Sonny: Pemerintah Pusat Harus Turun Tangan

Usai mendengar paparan jajaran TN Baluran, Sonny T. Danaparamita menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras petugas lapangan dalam menjaga ekosistem kawasan konservasi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesigapan para petugas TN Baluran dalam menangani kebakaran dan mencegah pencurian kayu. Upaya mereka luar biasa dan patut diapresiasi,” kata Sonny. (*)

Dukung Program Pemerintah, Kapolri: Buruh dan Polri Bersinergi Jaga Stabilitas Kamtibmas

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, elemen buruh dan Polri bersinergisitas dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sigit menekankan, dengan terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan damai, maka hal tersebut bakal berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian sehingga terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri undangan sekaligus memberikan sambutan di acara Apel Akbar Kebangsaan Buruh Indonesia di Lapangan Botanical Jababeka, Bekasi, Rabu (15/10/2025).

"Tentunya tadi kita sepakat bahwa buruh Polri bersinergi untuk bisa menjaga stabilitas Kamtibmas mewujudkan keamanan dalam negeri, karena kita tahu bahwa Indonesia, membutuhkan stabilitas kamtibmas untuk bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi," kata Sigit.

Sigit mengungkapkan, sinergisitas Polri dan buruh merupakan salah satu modal ataupun kunci utama dalam rangka mendukung serta menyukseskan seluruh kebijakan dan program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Dan ini tentunya menjadi modal besar karena rekan-rekan buruh dalam hal ini mendukung penuh apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden, apa yang menjadi kebijakan pemerintah dan tentunya kita semua harus bersinergi agar semua program pemerintah untuk wujudkan kesejahteraan rakyat bisa berjalan dengan baik," ujar Sigit.

Acara Apel Akbar Kebangsaan Buruh ini sendiri diinisiasi oleh dua elemen terbesar di Indonesia. Yakni, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Sigit menyatakan bahwa, Apel Kebangsaan Buruh merupakan bentuk kebebasan berekspresi yang dilakukan secara konstruktif. Oleh karenanya, Sigit mengapresiasi kegiatan ini dilakukan secara aman, damai dan tertib.

"Tentunya, saya sangat berterima kasih menghargai terkait upaya-upaya yang terus dilaksanakan teman-teman buruh dalam rangka memperjuangkan hak-hak buruh, namun di sisi lain juga terus menjaga agar dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan aman dan tertib," tutup Sigit.

Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Komunitas Ojol Ajak Jaga Kamtibmas

BOJONEGORO || jejakindonesia.id – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Wujud kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi serta pemberian bantuan kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Selasa (14/10/2025).

Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kota Bojonegoro, dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro serta sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai komunitas.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang menjadi ajang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan para pengemudi yang sehari-hari berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Afrian secara simbolis menyerahkan tiga unit kompresor, alat tambal ban, serta 50 paket sembako kepada perwakilan komunitas ojol.

Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata Polres Bojonegoro terhadap aktivitas para pengemudi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Suasana kekeluargaan sudah terasa sejak awal kegiatan. Kapolres Bojonegoro menyapa satu per satu peserta yang hadir dan mengajak mereka makan siang bersama.

Interaksi tanpa jarak itu mencerminkan kedekatan antara kepolisian dan warga, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa Polres Bojonegoro selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk komunitas ojol.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berdialog dengan rekan-rekan ojol untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Beberapa persoalan sudah kita temukan solusinya, dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas agar para pengemudi dapat bekerja dengan tenang.

“Kami ingin semua pengemudi bisa mencari nafkah dengan rasa aman dan nyaman, tanpa khawatir adanya gangguan di jalan,” lanjutnya.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga berpesan agar komunitas ojol turut aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurutnya, para pengemudi ojol memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat membantu memberikan informasi terkait situasi keamanan di wilayahnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Suwito, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Bojonegoro.

Ia menilai kegiatan silaturahmi dan dialog seperti ini sangat berarti bagi para pengemudi ojol.

“Bantuan ini sangat bermanfaat, tapi yang lebih berharga adalah rasa dihargai dan diperhatikan oleh Bapak Kapolres serta jajarannya,” ungkap Suwito.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro.

error: Content is protected !!