Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Itwasum Polri bersama Divpropam Gelar Sosialisasi WBS dan SP4N-LAPOR!, Dukung Transparansi, Akuntabilitas Pelayanan Publik

JAKARTA || jejakindonesia.id — Dalam rangka mendukung pelaksanaan program 4 Quick Wins Transformasi Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri bersama Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi Whistle Blower System (WBS) dan SP4N-LAPOR! secara daring melalui zoom meeting pada Rabu, 8 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kabagdumas Rorenmin Itwasum Polri Kombes Pol Eko Trisnanto, S.H. selaku Wakil Ketua Penanggung Jawab Kegiatan Quick Wins Transformasi Polri. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabagprodok Ropaminal Divpropam Polri Kombes Pol Dr. Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., beserta perwakilan dari berbagai satker Polri, antara lain Baintelkam, Baharkam, dan Bareskrim Polri.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Eko Trisnanto menekankan bahwa pengelolaan pengaduan masyarakat melalui sistem DUMAS PRESISI dan integrasinya dengan SP4N-LAPOR! merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Sistem ini, lanjutnya, didasarkan pada Peraturan Polri Nomor 2 Tahun 2024 dan menjadi bagian dari kebijakan nasional yang ditetapkan oleh Kementerian PANRB sebagai aplikasi umum bidang pengelolaan pengaduan masyarakat.

Melalui SP4N-LAPOR!, masyarakat memiliki akses untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan kepada instansi berwenang dengan prinsip no wrong door policy, sehingga setiap laporan dapat diproses dengan cepat dan tepat sasaran. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas teknis dan komitmen pimpinan di seluruh jajaran Polri dalam menindaklanjuti pengaduan yang masuk.

Sesi berikutnya diisi oleh Kombes Pol Dr. Gustav Robby Urbinas yang memaparkan materi bertajuk “Quick Wins Whistle Blower System Akselerasi Transformasi Polri.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa WBS merupakan instrumen utama dalam mendukung percepatan transformasi Polri melalui empat fungsi utama: pencegahan, deteksi dini, edukasi, dan perlindungan.

“WBS berperan penting dalam mendeteksi pelanggaran disiplin, kode etik profesi, maupun tindak pidana korupsi di lingkungan Polri. Dengan sistem pelaporan yang aman dan rahasia, anggota yang beritikad baik dapat melaporkan dugaan pelanggaran tanpa rasa takut,” ujar Kombes Pol Gustav.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi WBS tidak hanya ditentukan oleh sistem yang kuat, tetapi juga oleh jaminan perlindungan hukum, fisik, dan psikologis bagi pelapor, serta penanganan laporan melalui tahapan yang jelas mulai dari penerimaan, verifikasi, pemeriksaan, hingga laporan akhir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Polri dapat semakin memahami mekanisme integrasi pengaduan publik dan sistem pelaporan internal, sehingga mampu memperkuat budaya integritas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Polda Sulteng Permudah Layanan Dumas, Lapor Polisi Nakal Kini Bisa dari HP

PALU || jejakindonesia.id – Divisi Propam Polri terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui Layanan Pengaduan Masyarakat (Dumas) Propam Polri yang kini dapat diakses dengan mudah lewat aplikasi Telegram Chatbot bernama @Yanduanpropam_polri_bot.

Layanan ini memudahkan masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri secara cepat, aman, dan transparan.

Dengan sistem digital ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Propam untuk menyampaikan keluhan atau laporan. Cukup dengan memindai barcode dan mengikuti petunjuk di Telegram, pelapor dapat mengirimkan laporan disertai bukti pendukung.

Langkah ini merupakan bentuk nyata transformasi digital dalam tubuh Polri guna mewujudkan pelayanan publik yang efisien dan responsif. Agar laporan atau pengaduan dapat segera ditindaklanjuti, pelapor diwajibkan melengkapi beberapa data penting.

Di antaranya kronologi kejadian secara lengkap sesuai urutan waktu, bukti pendukung yang relevan, identitas lengkap terlapor seperti nama, pangkat, dan kesatuan, serta dokumen tambahan seperti laporan polisi, tanda terima laporan, atau foto pendukung lainnya.

Pelapor juga diimbau untuk memberikan data diri secara benar dan jelas. Meski demikian, Propam Polri menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi melindungi keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang berani melaporkan dugaan pelanggaran anggota Polri.

Layanan Dumas Propam Polri melalui Telegram ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun sistem pelaporan yang modern, cepat, dan akuntabel. Inovasi digital tersebut juga mempermudah masyarakat di berbagai daerah untuk mengakses layanan tanpa terkendala jarak dan waktu, termasuk di wilayah-wilayah terpencil.

Kabidpropam Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Roy Satya Saputra, menjelaskan bahwa inovasi layanan ini sejalan dengan semangat Polri Presisi. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan publik terhadap mekanisme pengawasan internal di lingkungan kepolisian.

“Kami berupaya menghadirkan saluran pelaporan yang lebih cepat dan transparan. Masyarakat cukup menggunakan ponsel untuk menyampaikan keluhan atau laporan, dan kami pastikan setiap laporan yang masuk akan diverifikasi serta ditindaklanjuti secara profesional,” ujar Kabidpropam Polda Sulteng, Jumat (10/10/2025).

Ia juga menambahkan bahwa Propam Polda Sulteng telah menyiapkan personel khusus untuk memantau laporan yang masuk melalui chatbot Telegram.

"Setiap aduan akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran data dan kelengkapan bukti, sebelum diteruskan ke satuan terkait untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Kabidpropam menerangkan, bahwa melalui kemudahan akses layanan Dumas Propam Polri, masyarakat kini memiliki jalur yang lebih terbuka untuk berpartisipasi dalam mengawasi kinerja anggota Polri.

"Dengan demikian, pengawasan internal dan eksternal dapat berjalan beriringan demi mewujudkan institusi Polri yang semakin Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan," pungkasnya.

Kapolda Sulbar Tanamkan Harapan di SPN Mekkatta: Gerakan Penghijauan Hingga Arahan Strategis untuk Masa Depan Polri

MAMUJU || jejakindonesia.id - Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke berbagai jajaran Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., juga menyambangi Sekolah Polisi Negara (SPN) Mekkatta dengan membawa sejumlah agenda penting, Kamis (9/10/25).

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud komitmen Kapolda dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter calon anggota Polri yang adaptif dan profesional.

Kedatangan Kapolda Sulbar di SPN Mekkatta disambut dengan hangat dan penuh penghormatan oleh seluruh personel dan siswa. Setelah prosesi penyambutan, Kapolda langsung melakukan aksi penghijauan dengan penanaman pohon pinus dan mangga di lingkungan SPN.

Aksi simbolis ini mengandung makna mendalam, yaitu menanamkan harapan dan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan serta kesejahteraan generasi mendatang.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan Kapolda kepada seluruh siswa SPN Mekkatta. Dalam arahannya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman.

"Saya datang ke sini bukan hanya untuk melihat siswa, tetapi untuk melihat masa depan Polri. Polri harus adaptif terhadap perkembangan zaman," tegasnya.

Ia juga memotivasi para siswa untuk menjadi anggota Polri yang profesional, modern dan Humanis, serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Selain memberikan pengarahan kepada siswa, Kapolda juga melakukan pengecekan ke Sentra Pelayanan dan Pemberian Gizi (SPPG) di SPN Mekkatta. Ia berpesan kepada seluruh petugas SPPG untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para generasi penerus bangsa, terutama dalam hal pemenuhan gizi.

"Hidangkanlah makanan seperti kalian menghidangkan kepada anak sendiri," tuturnya. Hal ini menunjukkan perhatian Kapolda terhadap kesejahteraan dan kesehatan para siswa sebagai calon penerus generasi bangsa.

Wujudkan Komitmen Polri Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Bali Laksanakan Syukuran di Kantor Baru Ditpamobvit Polda Bali

DENPASAR || jejakindonesia.id - Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K.,M.Si., di dampingi Wakapolda Bali Brigjen. Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., beserta seluruh pejabat utama ( PJU) polda Bali melaksanakan syukuran dalam rangka menempati kantor baru Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali. Kamis, ( 9/10/2025).

Kehadiran Kapolda Bali di sambut oleh seluruh personil Ditpamobvit polda bali yang mana Acara syukuran ini merupakan bentuk rasa syukur atas fasilitas kantor baru yang dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan Ditpamobvit Polda Bali.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Bali menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kantor baru Ditpamobvit Polda Bali. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga dan memelihara fasilitas kantor baru ini dengan baik.

"Kantor baru ini merupakan simbol komitmen Polda Bali dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita jaga dan manfaatkan fasilitas ini dengan baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di Bali," ujar Kapolda Bali.

Acara syukuran ini juga diisi dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas kantor baru Ditpamobvit Polda Bali. Dengan adanya kantor baru ini, diharapkan Ditpamobvit Polda Bali dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali.

Polres Kediri Kota Cek Kelayakan MBG di SPPG 1 Pondok Pesantren Al Amien

KEDIRI || jejakindonesia.id – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra melaksanakan kunjungan dan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Pondok Pesantren Al Amien di Jalan Ngasinan Raya No. 18, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri,Kamis (9/10/2025).

Pada kegiatan ini, Kapolres Kediri Kota juga didampingi pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek Kota, dan perwakilan dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri serta pengurus Pondok Pesantren Al Amien H. Agus Muhammad Faried Muttaqien Iskandar atau akrab disapa Gus Farid.

Kapolres Kediri Kota meninjau langsung proses pengolahan serta distribusi makanan di SPPG 1 yang menjadi salah satu pusat penyedia pangan bergizi bagi ribuan penerima manfaat.

Tim dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri turut melakukan uji kelayakan makanan untuk memastikan seluruh bahan pangan aman dikonsumsi.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya seperti formalin, sianida, nitrit, dan arsen dalam makanan yang diproduksi SPPG 1 Pondok Pesantren Al Amien.

“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh para penerima manfaat benar-benar aman dan bergizi," kata AKBP Anggi.

Ia juga menyampaikan, program ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan untuk mendukung kesehatan generasi muda.

SPPG 1 Pondok Pesantren Al Amien diketahui menyalurkan makanan bergizi kepada 2.639 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa-siswi berbagai lembaga pendidikan di wilayah Kota Kediri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra juga menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap keamanan pangan, khususnya bagi lembaga pendidikan dan pondok pesantren yang menjadi mitra pemerintah.

“Kami tidak hanya melakukan pengecekan sesaat, tetapi juga memastikan adanya pengawasan berkelanjutan," tegas AKBP Anggi.

Ia juga menegaskan, Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama Rumah Sakit Bhayangkara dan pihak terkait akan terus bersinergi melakukan monitoring agar kualitas pangan tetap terjaga.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan distribusi makanan bergizi kepada ribuan siswa di Kota Kediri dapat berjalan lancar, aman, dan berkesinambungan demi mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

"Semoga ini memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Gus Farid selaku pengurus Ponpes Al Amien bersama Kepala SPPG 1 Zahelma Licia Y.A., S.M. menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolres Kediri Kota dan jajarannya.

“Kami berterima kasih atas dukungan Polres Kediri Kota dalam memastikan program pangan bergizi ini berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

error: Content is protected !!