Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Sinergi Membangun Nipuralome, Kunjungan DPRK Puncak Warnai Pembangunan Pos Bendungan Satgas Yonif 700/Wyc

PUNCAK || jejakindonesia.id - Di antara lembah nan hijau dan pegunungan yang menjulang gagah di Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, (29/9/2025) sebuah simbol harmoni antara TNI dan rakyat sedang bertumbuh. Pos Bendungan, yang dibangun oleh prajurit-prajurit tangguh Satgas Yonif 700/Wyc, bukan sekadar bangunan beton, melainkan monumen pengabdian yang berdiri kokoh.

Kehadiran Pos ini mendapat perhatian khusus dari wakil rakyat. Dalam sebuah kunjungan kerja yang penuh makna, Bapak Thomas Tabuni, anggota DPRK Kabupaten Puncak, menyambangi langsung pembangunan Pos Bendungan di Kampung Nipuralome. Kunjungan ini menjadi babak baru sinergi yang indah, di mana perjuangan prajurit di lapiran bertemu dengan perhatian dan kebijakan dari pemerintah daerah.

Kedatangan Bapak Thomas Tabuni disambut hangat oleh Danpos Bendungan, Letda Inf Risal, dan seluruh personel. Di tengah debu proyek dan semangat pembangunan, terjalin dialog konstruktif tentang masa depan dan keamanan warga Nipuralome. Suasana heroik tercipta, bukan di medan tempur, tetapi di tengah geliat pembangunan untuk memakmurkan tanah Papua.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Danpos Bendungan, Letda Inf Risal, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. "Kehadiran Bapak Thomas Tabuni hari ini adalah suntikan semangat yang luar biasa bagi kami semua. Pos Bendungan yang kami bangun ini bukan sekadar tempat bertugas, tetapi adalah janji kami kepada rakyat Nipuralome. Janji untuk hadir, melindungi, dan membangun bersama."

Dia melanjutkan dengan nada puitis, "Dari tumpukan batu dan semen ini, kami ingin menumbuhkan rasa aman. Dari kerangka besi ini, kami ingin membangun jembatan kepercayaan. Kepercayaan bahwa negara hadir untuk mereka, di manapun mereka berada. Kunjungan Bapak anggota dewan memperkuat keyakinan kami bahwa perjuangan ini tidak kami lakukan sendirian."

Kunjungan kerja Bapak Thomas Tabuni ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di daerah pedalaman adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara TNI di garis depan dan DPRK sebagai perwakilan rakyat bagaikan dua sayap pada burung yang sama, membawa Nipuralome terbang menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera.

Di bawah langit biru Omukia, pembangunan Pos Bendungan oleh Satgas Yonif 700/Wyc, yang disaksikan langsung oleh wakil rakyat, adalah sebuah puisi kepahlawanan modern. Sebuah syair tentang prajurit yang tak kenal lelah, bukan hanya memanggul senjata, tetapi juga mengangkat cetok untuk membangun negeri. Mereka adalah garda terdepan yang dengan tulus menabur benih kepercayaan dan keamanan, untuk sebuah hari esok yang lebih cerah bagi bumi Papua.

Terima kasih Satgas Yonif 700/Wyc! Terima kasih Bapak Thomas Tabuni! Sinergimu adalah Inspirasi Bagi Nusantara!

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Polres Kediri Kota Amankan Lima Tersangka Pengeroyokan

KEDIRI || jejak-indonesia.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota Polda Jatim berhasil mengamankan Lima pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan hingga pembacokan di Jalan Dworowati Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Peristiwa pengeryokan dan penganiayaan itu terjadi pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban berinisial RAS (20) asal Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri mengalami luka-luka hingga dirawat di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan peristiwa bermula korban bersama temannya sedang perjalanan pulang usai ngopi di utara SPBU Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto.

Saat itu, mereka berpapasan dengan rombongan sekitar 10 motor dari arah utara menuju selatan. Saat di TKP itulah, korban diteriaki cah opo we (anak apa kamu).

"Rombongan pelaku mengejar sampai di depan Dealer Yamaha Jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Ngampel. Lalu memukul salah satu teman korban menggunakan ruyung," terang AKP Cipto, Sabtu (27/9).

Menurut AKP Cipto, kelompok korban sempat berhenti untuk melihat luka yang dialaminya akibat pemukulan tersebut.

Ketika melakukan upaya balik arah untuk pulang ke rumah, mereka dihampiri oleh kelompok terduga pelaku.

Hingga akhirnya, terjadilah pemukulan dan pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit di utara Simpang Empat Mrican.

"Setelah dapat laporan, kami respon cepat untuk penyelidikan dan rekaman CCTV di sekitar TKP. Alhamdulillah Rabu (24/9/2025) terduga pelaku berhasil kami amankan," ucap AKP Cipto.

Ia menyampaikan, ada sebanyak 10 orang berhasil diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota.

Dari hasil pemeriksaan penyidik berdasarkan peran dan perbuatannya, pihaknya menetapkan sebanyak 5 orang sebagai tersangka.

Sedangkan, sisanya dikembalikan ke rumahnya karena tidak memiliki peran dan statusnya sebagai saksi.

Adapun peran dari lima tersangka masing-masing berinisial FJ (18), anak berhadapan hukum (ABH) berinisial SSK (16) dan RT (16) yang membacok korban menggunakan celurit sebanyak satu kali mengenai pinggang korban.

Selanjutnya, FRA (17) menendang korban sebanyak satu kali menggunakan kaki kanan dan MTM (17) memukul sebanyak satu kali menggunakan ruyung dan memukul sebanyak 5 kali.

"Pasal yang kita sangkakan ada dua yakni 170 ayat 1 dan 170 ayat 2 kesatu menyebabkan luka-luka," kata AKP Cipto.

Ia menegaskan, pihaknya senantiasa berkomitmen untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Kediri.

"Kami berharap ke depannya tidak ada yang melakukan aksi kekerasan maupun premanisme di Kota Kediri," pungkasnya.

Patroli Sinergitas Kodim 0825/Banyuwangi Bersama Polresta dan Satpol PP, Jaga Kondusivitas Kota

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Kodim 0825/Banyuwangi bersama Polresta Banyuwangi dan Satpol PP menggelar kegiatan Patroli Sinergitas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kota Banyuwangi, Minggu malam (28/9).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 24.00 WIB hingga 02.00 WIB, dengan menyasar sejumlah titik strategis, antara lain Mapolresta, Penataban, Pendopo dan Kantor Bupati, Kantor DPRD, serta kawasan pusat kota Banyuwangi.

Patroli gabungan ini melibatkan personel Polresta Banyuwangi, personel Kodim 0825, dan anggota Satpol PP. Seluruh personel mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL), lengkap dengan baret dan rompi sebagai identitas resmi.

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indra Wijaya, S.H., M.I.P, melalui laporan resmi menyampaikan bahwa kegiatan patroli berlangsung aman, tertib, dan kondusif. “Hingga selesai pada pukul 02.00 WIB, tidak ditemukan hal menonjol. Situasi wilayah tetap terkendali,” ujarnnya.

Kegiatan Patroli Sinergitas ini merupakan wujud kerjasama lintas instansi dalam menjaga keamanan daerah, sekaligus memastikan masyarakat Banyuwangi tetap merasa nyaman dan terlindungi.

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal III Bersama Forkopimda

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal III yang digelar di lahan pertanian milik Polresta Banyuwangi, bertempat di Jl. Winongko, Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (27/09/25).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.45 hingga 11.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd, jajaran PJU Polda Jatim, Forkopimda Banyuwangi, serta kelompok petani dan tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaian acara, selain seremoni pembukaan dan doa bersama, juga dilaksanakan penyerahan bantuan berupa sembako, pupuk, benih jagung, serta alat pertanian kepada para petani. Rombongan kemudian menuju lokasi panen untuk melakukan pemanenan jagung secara simbolis serta pemberangkatan hasil panen ke Bulog.

Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi bersama Polri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

> “TNI selalu siap bersinergi dengan Polri, Pemda, serta para petani untuk menjaga stabilitas pangan. Panen raya ini tidak hanya menjadi bukti kemandirian pangan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, hasil panen jagung pada kuartal III ini mencapai 6,75 ton yang didistribusikan ke Bulog, sementara 957,58 ton ke pengepul dan 421,1 ton ke pengusaha. Selain itu, Polresta Banyuwangi juga turut mendukung Gerakan Pangan Murah dengan penjualan beras SPHP sebanyak 464,110 Kg.

Kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, menjadi bukti kuat komitmen semua pihak dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung program Asta Cita Presiden RI menuju kemandirian pangan nasional.

Eksotisme Musik Tepi Sawah Banyuwangi, Cara Menikmati Ijen dengan Cara Berbeda

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Perhelatan Musik Tepi Sawah yang dilaksanakan di halaman penginapan Teras Ijen di di Desa Segobang, Kecamatan Licin Banyuwangi pada Minggu, 28 September 2025 berlangsung meriah. Tak hanya menampilkan panorama hijau dari bentangan sawah terasiring khas kaki gunung Ijen sebagai latar syahdu mendengarkan alunan musik.

Sempat diguyur hujan ringan namun tidak menyurutkan antusias pengunjung baik pengunjung dari luar kota maupun masyarakat setempat untuk menyaksikan salah satu pagelaran musik yang rutin digelar Banyuwangi. Di tengah rintik hujan, para penonton bergeming menunggu alunan musik yang dibawakan oleh Letto dan Neo Jibles.

Festival ini berlangsung di tengah hamparan persawahan dengan latar megah Gunung Ijen. Wisatawan menikmati konser sambil duduk di kursi maupun lesehan di bawah pohon cengkeh dan kelapa, merasakan kesejukan angin pegunungan.

Sejak sore, penonton sudah berdatangan. Begitu masuk ke area festival, mereka disambut pemandangan hamparan sawah hijau, pohon cengkeh yang berbaris di tepi area, dan semilir angin pegunungan. Matahari sore yang perlahan tenggelam menambah nuansa syahdu.

Alunan musik akustik pembuka berpadu dengan suasana alam. Dari panggung, kolaborasi musik etnik Banyuwangi hingga tiupan Saxophone menemani senja di kaki Ijen. Banyak penonton mengabadikan momen langka itu dengan latar gunung dan sawah.

“Vibes-nya keren sekali. Menikmati musik sambil memandang gunung dan banyak areal persawahan. Nafas berlimpah oksigen di sini,” kata Ayik, salah satu pengunjung dari Surabaya.

Saat malam tiba, lampu-lampu kecil di area persawahan mulai menyala. Suasana semakin semarak ketika Neo Jibles menaiki panggung. Lagu-lagu mereka menggema di antara persawahan, membuat penonton larut dalam suasana. Tak lama kemudian, giliran Letto yang paling ditunggu, membius ribuan penonton.

Festival Musik Tepi Sawah diselenggarakan di area di bawah kaki Gunung Ijen. Selain menjadi salah satu agenda musik di Banyuwangi, Festival Musik Tepi Sawah juga mempunyai misi untuk mengangkat kearifan lokal, dan sederet hidden gem di kawasan tersebut. Mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal dengan cita rasa yang menggugah selera, hingga tempat staycation yang keren-keren.

Dikatakan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, bukan tanpa alasan festival musik digelar di kaki Gunung Ijen, yang mempunyai banyak potensi. Aneka wisata alam, kuliner lokal, adanya penginapan dan beberapa homestay artistik di tengah pedesaan.

“Musik Tepi Sawah ini sebenarnya hanyalah triger. Sejatinya kita sedang mempromosikan berbagai potensi wisata yang berkembang pesat di sekitar kaki gunung Ijen, khususnya di Kecamatan sekitar Ijen dan sekitarnya,” terang Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (29/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga meluncurkan paket wisata lengkap 3 Hari Dua Malam (Hot Deals 3D2N) dan Ijen Golden Route di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi. Inisiatif ini, jelasnya, merupakan bentuk kolaborasi seluruh pelaku wisatadi kawasan tersebut agar manfaat ekonomi bisa dirasakan bersama.

“Dalam Golden Route ini wisatawan bisa menikmati pengalaman lengkap, mulai hotelnya, destinasinya, atraksi seninya, hingga kulinernya, semua dalam satu paket perjalanan. Harapannya dapat meningkatkan perekonomian warga setempat,” tutur Ipuk

error: Content is protected !!