Closing soon Closes at 5:00 pm

Bulan: September 2025

Terciduk.! Diduga Seorang Oknum Polisi di Lingga Bayu Menjadi Toke Sekaligus Pemilik Alat Berat PETI di Pulo Padang

Mandailing || jejakindonesia.id - Salah satu oknum kepolisian di wilayah Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal terciduk sedang berada di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dikabarkan masih terus beroperasi hingga hari ini dilokasi M3 Dusun Pulo Padang.

Sejauh ini belum diketahui apa tujuan poto bersama tersebut dilokasi tambang ilegal itu, namun berdasarkan informasi dari sumber, seseorang yang ada dalam foto itu merupakan aparat kepolisian aktif yang bertugas di Polsek Lingga Bayu inisial 'H' dan berdasarkan keterangan sumber oknum tersebut adalah Toke sekaligus pemilik alat berat di lokasi M3 dusun Pulo Padang yang beroperasi melakukan penambangan emas tanpa izin.

Dari keterangan sumber, lokasi tambang milik 'H'.S dari simpang pulo padang ke dalam, pinggir jalan sebelah kiri kurang lebih 400 meter dari jalan aspal.

"Toke sekaligus pemilik alat berat nya adalah 'H'.S merupakan salah satu oknum kepolisian yang bertugas di polsek Lingga Bayu", ungkap sumber.(7/09/25).

Adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dalam aktivitas tambang emas ilegal dinilai telah merusak citra institusi kepolisian, karena seharusnya penegak hukum menindak tegas setiap pelaku PETI bukan malah terlibat sebagai pemain dan pembecking di dalam aktivitas ilegal tersebut.

Sebagaimana instruksi Kapolri 'Jenderal Listyo Sigit Prabowo' menegaskan bahwa polisi yang terbukti menjadi becking tambang ilegal akan ditindak tegas tanpa ragu. Pernyataan ini disampaikan Sigit saat terjadinya insiden penembakan di Solok Selatan, Sumatera Barat, yang melibatkan dua anggota kepolisian diduga terkait dengan penegakan hukum terhadap tambang ilegal, pada tanggal 22 November 2024 lalu.

"Yang membeckingi tindak tegas, Tinggal dilaporkan saja" ujar Sigit di Kemenko PMK.

Terkait hal itu, Kapolsek Lingga Bayu ,AKP Parsaulian Ritonga' yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di Nomor: 082X-62XX-XXXX pada, Minggu (7/09/25) sekira pukul 13:15 WIB hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum menerima jawaban konfirmasi tersebut.

Sosialisasi di Kawasan Pesisir Pantai Gumuk Kantong, Satpolairud Polresta Banyuwangi Berikan Himbauan Keselamatan Kepada Operator Kereta Kelinci

Banyuwangi || Jejak - Indonesia.id, Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan patroli di kawasan pesisir pantai Gumuk Kantong, Desa Sumbersewu, Dusun Palurejo, Kecamatan Muncar. Minggu, (7/9/2025) Pagi.

Kapos Satpolairud unit Muncar Bripka I Wayan Wedhana mengatakan kegiatan patroli dan sosialisasi yang dilaksanakan berada dikawasan wisata Gumuk Kantong dan sekitarnya.

Menghimbau kepada operator kereta kelinci untuk tidak menjalankan kendaraannya dijalan raya dikarenakan dapat menggangu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Himbauan ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa, baik bagi pengguna maupun pengendara lain.Sebaiknya kereta kelinci dioperasikan di area yang sudah ditentukan dan tidak di jalan umum.

Selain memberikan himbauan keselamatan kepada operator kereta kelinci. Pada giat tersebut personel menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat dan dua untuk selalu mematuhi peraturan lalulintas dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," pesannya.

Mengingatkan kepada pengelola wisata Gumuk Kantong dan petugas security untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan seperti tindak pidana C3 (Curat, Curas, Curanmor)," tambahnya.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muhammad Wahyudi, A.Md., S.H mengatakan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi di kawasan wisata merupakan langkah nyata Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur dalam memberikan rasa aman, nyaman dan menciptakan lingkungan yang kondusif di tengah masyarakat.

Mengajak peran serta masyarakat pesisir dan kelompok nelayan dikawasan Gumuk Kantong untuk selalu berperan aktif dalam memberikan informasi dan melaporkan kepada pihak keamanan apabila melihat kejadian yang menonjol, dan aksi kejahatan seperti pengiriman barang ilegal, petasan, rokok ilegal, narkoba, minuman keras, premanisme dan kejahatan lainnya," tandasnya.

Satpolairud berkomitmen memberikan perlindungan kepada kelompok nelayan, masyarakat pesisir dan wisatawan yang berkunjung dikawasan wisata bahari khususnya dikawasan perairan Banyuwangi.

Selama patroli berlangsung situasi kamtibmas dikawasan wisata Gumuk Kantong terpantau aman dan kondusif. (GP)

Patroli Gabungan Skala Besar, Polresta Banyuwangi Tegaskan Komitmen Jaga Harkamtibmas

BANYUWANGI ||jejakindonesia.id – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah serta merespons dinamika situasi terkini, Polresta Banyuwangi menggelar patroli gabungan skala besar pada Sabtu malam minggu (6/9/2025).

Apel dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.,serta dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polresta. Apel turut melibatkan jajaran personel Polresta Banyuwangi, anggota Kodim 0825 Banyuwangi, personel Satpol PP, serta unsur organisasi masyarakat Senkom di halaman Mako Polresta Banyuwangi.

Patroli gabungan skala besar tersebut dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Kehadiran aparat gabungan menunjukkan sinergi nyata antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Kapolresta Banyuwangi, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Melalui patroli skala besar, kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa nyaman beraktivitas,” ujarnya.

Selama kegiatan, aparat gabungan melakukan pemantauan langsung di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan, serta memberikan imbauan humanis kepada warga agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan bahwa agenda patroli serupa akan terus dilakukan. “Kami menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Dukungan warga merupakan kunci utama dalam menjaga Banyuwangi agar selalu kondusif,” tegas Kombes Pol. Rama Samtama Putra.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan situasi wilayah hukum Polresta Banyuwangi relatif aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya insiden menonjol selama patroli berlangsung.

Dengan langkah bersama, Banyuwangi diharapkan semakin kokoh sebagai daerah yang aman, damai, dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat.

Aliansi Madura Indonesia dan Forkopimda Gelar Pengajian Akbar Peringati Maulid Nabi dan Doa Bersama

SURABAYA || jejak-indonesia.id - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mendoakan kondusifitas Jawa Timur, Aliansi Madura Indonesia (AMI) bersama Forkopimda Surabaya dan Jawa Timur akan menggelar Pengajian Akbar dan Doa Bersama. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 September mendatang di Serambi Masjid Ampel, Surabaya.

Pengajian akbar ini akan menghadirkan Majelis At-Taufik Sampang yang dipimpin oleh KH Khoiron Zaini atau Gus Khoiron. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur diperkirakan hadir untuk mengikuti kegiatan yang terbuka untuk umum ini.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat, sekaligus meneguhkan semangat kebersamaan dalam menjaga ketentraman dan persatuan di Jawa Timur.

"Kami bersama Forkopimda Surabaya dan Jawa Timur berkomitmen untuk terus merawat kerukunan dan persaudaraan. Melalui pengajian akbar ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif," ujar Baihaki.

Dukungan penuh juga datang dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang mengapresiasi langkah Aliansi Madura Indonesia (AMI) bersama Forkopimda Surabaya dan Jawa Timur dalam menggelar acara keagamaan sekaligus kebangsaan ini.

"Kegiatan seperti ini sangat baik, karena bukan hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi doa bersama demi kebaikan Jawa Timur dan khususnya Kota Surabaya. Pemerintah Kota siap mendukung penuh agar acara ini berjalan lancar," kata Eri Cahyadi.

Forkopimda Jawa Timur turut menyambut positif terselenggaranya acara ini. Kehadiran tokoh agama, pejabat daerah, serta masyarakat umum diharapkan menjadi bukti nyata persatuan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Pengajian akbar ini terbuka untuk umum dan masyarakat yang ingin hadir dipersilakan langsung menuju Serambi Ampel pada hari pelaksanaan acara.

Cahaya Kebersamaan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad Di Perbatasan Papua

JAYAPURA || jejakindonesia.id – Suasana penuh kebersamaan terasa di Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Jayapura, saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di Masjid Al-Hijrah, perbatasan Skouw RI-PNG.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Satgas Yonif 131/Brajasakti melalui Pos Kout yang dipimpin langsung oleh Wadan Satgas, Mayor Inf Reza Nugraha. Kehadiran Satgas bersama BNPP-RI, TNI, Polri, serta jamaah masjid setempat menjadi wujud sinergi dalam menjaga persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di wilayah perbatasan.

Ketua Ta’mir Masjid Al-Hijrah, Laode Hadirin (54), menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kebersamaan yang diberikan. “Kami sangat senang dan merasa terbantu dengan kehadiran Satgas dalam kegiatan Maulid ini. Semoga silaturahmi ini terus terjaga,” ungkapnya.

Melalui momen ini, Satgas Yonif 131/Brajasakti berharap semangat kebersamaan dapat semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat di tapal batas negeri.

*Bersama Braja Sakti Membangun Negeri*

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

error: Content is protected !!