Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Satpolairud Polresta Banyuwangi Melakukan Gerakan Operasi Pasar Murah Dikawasan Kampung Nelayan Desa Grajagan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Setelah sukses menggelar Gerakan Operasi Pasar Murah pada waktu lalu, Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur kembali melakukan Gerakan Operasi Pasar Murah dikawasan kampung nelayan dan sekitarnya. Kamis, (14/8/2025) siang.

Gerakan Operasi Pasar Murah bertempat di kantor desa Grajagan, Kec. Purwoharjo, Kab. Banyuwangi sekira pukul 12.00 WIB.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md, S.H. mengatakan kegiatan Gerakan Operasi Pasar Murah tahap dua yang dilaksanakan pada hari ini bertempat di kantor desa Grajagan.

Untuk tahap satu Gerakan Operasi Pasar Murah dilaksanakan pada tanggal 11-13 Agustus 2025 bertempat dikawasan dermaga pelabuhan Marina Boom dan pesisir pantai Cemara yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan," tambahnya.

Dalam Gerakan Operasi Pasar Murah ini, warga bisa mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp57.500 per kemasan 5 kg—lebih murah dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Dalam Gerakan Operasi Pasar Murah tersebut warga mengapresiasi kegiatan pasar murah yang digelar Satpolairud Polresta Banyuwangi.

Terbukti sebanyak ± 250 beras SPHP terjual habis dalam kurung waktu 2 jam.

Guna memastikan pemerataan, setiap warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua karung beras dan wajib membawa KTP atau fotokopi KTP yang telah disosialisasikan sebelumnya.

Melalui kegiatan ini Satpolairud Polresta Banyuwangi berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan beras premium," terang Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md, S.H.

Operasi pasar murah merupakan program bantuan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan mengurangi beban masyarakat. ”Sinergi ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah tekanan ekonomi,” imbuhnya.

Operasi pasar murah ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Dengan harga yang lebih terjangkau dan jangkauan distribusi lebih luas, Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur optimistis GOPM tahap kedua ini akan menjangkau lebih banyak keluarga dan membantu menekan harga beras di pasaran, sekaligus menjadi bagian dari semangat berbagi menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Salah seorang warga, Siti Hasanah (45) menyampaikan terima kasih kepada personel Satpolairud Polresta Banyuwangi yang telah menggelar operasi pasar murah ini.

Bantuan ini sangat membantu masyarakat kecil, khususnya di tengah harga kebutuhan pokok yang selalu meningkat.

Semoga gerakan operasi pasar murah seperti ini terus dilaksanakan, sehingga masyarakat kurang mampu dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tandasnya. (GP).

Dukung Stabilitas Harga Pangan Polres Malang Gelar Bazar Murah Warga Sambut Antusias

Malang, Jejak - Indonesia.id |  Bazar murah yang digelar oleh Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) di Balai Desa Dilem, Balai Desa Sengguruh, dan Balai Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Selasa (12/8) yang lalu mendapat sambutan antusias warga setempat.

Polres Malang Polda Jatim yang menyiapkan 5 ton beras SPHP untuk kecamatan Kepanjen itu langsung diserbu warga.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. mengatakan kegiatan itu merupakan kolaborasi antara Polres Malang Polda Jatim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, serta Perum Bulog.

“Bazar murah ini bagian dari sinergi Polri dengan pemerintah daerah untuk menjawab langsung kebutuhan masyarakat," ujarnya, Kamis (14/8/25).

Dalam bazar tersebut, ratusan paket bahan kebutuhan pokok seperti beras Bulog SPHP kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp58 ribu per paket, sementara gula pasir dijual Rp15 ribu per kilogram.

Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S. mengatakan bazar murah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi warga.

"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan warga,” ujar AKBP Danang.

Harga yang ditawarkan lebih rendah dari harga pasar membuat warga antusias.

Sejak pagi, antrean terlihat di tiga lokasi penyelenggaraan, dengan suasana tertib berkat pengamanan dari petugas kepolisian.

Bazar murah ini juga menjadi bagian dari program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digagas Polri. Dalam waktu dekat, kegiatan serupa akan digelar di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.

Pada Rabu (13/8/25) bazar juga digelar di Polsek Kalipare, Pagak, Bantur, Gedangan, Donomulyo, Dampit, Ampelgading, dan Sumbermanjing Wetan.

Sementara pada Kamis (14/8/25) giliran wilayah Kromengan, Wajak, Tajinan, Pagelaran, Kepanjen, Wagir, Pakisaji, Ngajum, Sumberpucung, dan Wonosari.

Sedangkan pada Jumat (15/8/25) bazar murah digelar di Polsek Wagir, Tumpang, Pakis, Singosari, Dau, Karangploso, Gondanglegi, Lawang, Jabung, Bululawang, dan Poncokusumo.

AKBP Danang menegaskan, kegiatan ini akan terus diperluas untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Malang.

"Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ini juga menjadi upaya kami membantu menjaga stabilitas harga di pasar,” pungkasnya. (red)

Semarak Merah Putih Sambut HUT RI ke-80 Polisi Berbagi 3.600 Bendera dan 83 Helm di Surabaya

Surabaya, Jejak - Indonesia.id |  Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, suasana semangat nasionalisme kembali terasa di Kota Pahlawan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfi Sulistiawan, memimpin langsung kegiatan pembagian ribuan bendera merah putih dan puluhan helm kepada pengendara di depan Monumen Polri, Jalan Polisi Istimewa Surabaya, Rabu (13/8/2025).

Kapolrestabes Surabaya mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mengajak masyarakat turut memeriahkan momentum bersejarah bangsa Indonesia.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membangkitkan semangat masyarakat Indonesia, khususnya warga Surabaya, agar bangkit dan mengibarkan bendera Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI yang ke-80,” tutur Kombespol Luthfi Sulistiawan.

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan kepada masyarakat Kota Surabaya.

“Secara filosofis, kami ingin masyarakat Surabaya tetap bangga dan memiliki kesadaran untuk mengibarkan bendera Merah Putih, seperti yang dilakukan setiap tahunnya,” jelasnya.

Dengan semangat tersebut, Polrestabes Surabaya Polda Jatim berharap seluruh warga dapat terlibat aktif menyemarakkan suasana kemerdekaan, baik di lingkungan rumah, tempat kerja, maupun di jalan raya.

Dalam kegiatan kali ini, Polrestabes Surabaya Polda Jatim membagikan total 3.600 bendera Merah Putih berbagai ukuran kepada para pengendara.

Tidak hanya itu, sebanyak 83 helm juga diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara di jalan.

Suasana di lokasi tampak penuh antusiasme. Para pengendara yang melintas dengan senyum sumringah menerima bendera dan helm, lalu memasang bendera di kendaraan mereka, menambah semarak jalanan Surabaya dengan warna merah putih yang berkibar.

Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air dapat terus berkobar di tengah masyarakat, selaras dengan semangat perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa. (red)

Polres Probolinggo dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Tegalsiwalan Dampak Kekeringan

Probolinggo, Jejak - Indonesia.id | Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, Polres Probolinggo Polda Jatim bersama BPBD menggelar bakti sosial (baksos) pendistribusian air bersih, di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Rabu (13/8/2025).

Pendistribusian ini dilakukan menggunakan armada tangki air milik BPBD untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga.

Warga terlihat antusias menyambut bantuan tersebut, mengingat musim kemarau telah menyebabkan berkurangnya pasokan air di wilayah mereka.

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kapolsek Tegalsiwalan AKP Henky Yuwana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, BPBD, dan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang kekurangan air bersih, khususnya di tengah musim kemarau,” kata AKP Henky.

Selain menyalurkan air bersih, petugas juga mengimbau kepada warga untuk bijak dalam mengelola dan menggunakan air.

Warga setempat mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi saat ini air sangat sulit didapat,” ucap salah satu warga Desa Bulujaran Kidul. (red)

Progres Pembangunan MCK TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Capai Tahap Akhir

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |14 Agustus 2025, Progres pengerjaan salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi, yaitu pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada hari ini, Kamis (14/08/2025), pengerjaan telah memasuki tahap akhir, yakni pemasangan keramik dan pengecatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan para anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga sekitar bahu-membahu mempercepat penyelesaian fasilitas umum tersebut. Dinding yang sebelumnya telah diplester rapi, kini mulai dihiasi dengan keramik, memberikan kesan bersih dan modern. Secara paralel, sebagian personel lainnya mulai melakukan pengecatan pada bagian-bagian bangunan yang telah siap.

Komandan Satgas TMMD ke-125, yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Inf. (Nama Dandim), menyatakan bahwa progres ini adalah hasil dari semangat gotong royong yang tinggi antara prajurit TNI dan masyarakat.

"Alhamdulillah, pengerjaan sasaran fisik MCK terus kita kebut dan kini sudah masuk tahap finishing. Pemasangan keramik dan pengecatan ini adalah sentuhan akhir untuk memastikan fasilitas ini tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga nyaman dan sehat untuk digunakan warga nantinya," ujar Dandim di lokasi.

Beliau menambahkan, targetnya adalah menyelesaikan seluruh pengerjaan tepat waktu dengan kualitas terbaik agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Desa Siliragung. Pembangunan MCK ini merupakan salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan taraf kesehatan di pedesaan.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Siliragung, Bapak Sutrisno (nama bisa diganti), mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan MCK tersebut. "Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Dengan adanya MCK yang bersih dan layak ini, kebiasaan hidup sehat di desa kami pasti akan meningkat. Pembangunannya juga cepat sekali, tahu-tahu sudah mau dicat dan dipasang keramik," tuturnya.

Diharapkan, dengan selesainya fasilitas MCK ini, permasalahan sanitasi yang mungkin masih dihadapi sebagian warga dapat teratasi, sekaligus menjadi simbol kemajuan dan kepedulian dalam program TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi. (red)

error: Content is protected !!