Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Gotong Royong TNI dan Warga Pacu Pembangunan Irigasi untuk Petani

Banyuwangi, Jejak – Indonesia.id | Pengerjaan saluran irigasi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi terus menunjukkan progres signifikan. Anggota TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mempercepat pembangunan, demi memastikan aliran air ke sawah warga berjalan lancar.

Kegiatan ini dilakukan di tengah hamparan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama warga. Dengan sistem kerja gotong royong, prajurit TNI bersama warga saling membantu mulai dari pengadukan adonan semen, pemasangan batu, hingga perataan saluran. Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap langkah pekerjaan.

Pembangunan saluran irigasi ini tidak hanya bertujuan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani. Air yang mengalir lancar akan membantu tanaman padi tumbuh optimal, mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Selain itu, pengerjaan irigasi ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, terjalin komunikasi yang baik, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kepedulian bersama terhadap kemajuan desa.

Dengan cuaca yang mendukung, diharapkan pembangunan saluran irigasi ini dapat selesai tepat waktu. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan rakyat mampu menghadirkan perubahan positif dan berkelanjutan bagi desa. (red)

Rumah Baru Harapan Baru: RTLH TMMD di Siliragung Siap Dihuni

Siliragung, Jejak - Indonesia.id |  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menunjukkan hasil positif, salah satunya pada progres pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Teguh di Desa Siliragung.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (14/08/2025), anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melakukan tahap penyelesaian akhir. Tampak beberapa personel tengah memasang kusen dan mengecat bagian kayu pintu serta ventilasi, memberikan sentuhan rapi pada bangunan yang sudah berdiri kokoh dengan cat dinding warna kuning dan hijau khas TMMD.

Semangat gotong royong begitu terasa. Dengan peralatan sederhana, personel TNI dan warga mengerjakan setiap detail pekerjaan secara teliti demi memastikan rumah ini layak huni dan nyaman ditempati. Tak hanya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, pengerjaan RTLH ini juga menjadi hadiah berharga menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Program RTLH ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah Siliragung. (red)

Bintal Korem 083/Bdj Gelar Yasinan dan Tahlilan

Siliragung, Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan empati terhadap masyarakat, Satgas TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi yang tergabung dalam Bintal Korem 083/Baladhika Jaya melaksanakan kegiatan yasinan dan tahlilan di rumah duka Ibu Suminah di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kamis malam (15/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Satgas TMMD ke-125 dan warga setempat, serta dipimpin oleh Rohaniawan Korem 083/Bdj. Yasinan dan tahlilan ini bertujuan untuk memberikan doa dan dukungan spiritual kepada keluarga yang ditinggalkan, serta sebagai bentuk silaturahmi antara Satgas TMMD ke-125 dengan masyarakat.

Dengan kegiatan ini, Satgas TMMD ke-125 menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual dan kemanusiaan. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Satgas TMMD ke-125 dengan masyarakat sekitar, serta memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak.

Kegiatan yasinan dan tahlilan ini juga menjadi kesempatan bagi Satgas TMMD ke-125 untuk lebih dekat dengan warga setempat dan memahami kebutuhan mereka. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Satgas TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi akan terus melakukan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kesilir dan sekitarnya. Dengan semangat gotong-royong dan kerja sama yang baik, diharapkan kegiatan TMMD dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (red)

Kapolresta Banyuwangi Resmikan Taman Lalu Lintas di Satpas

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., serta Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi dan Bhayangkari meresmikan Taman Lalu Lintas Sarja Arya Racana di halaman Satpas Polresta Banyuwangi, Kamis (14/8/2025).

Peresmian taman ini menjadi bagian dari upaya Polresta Banyuwangi untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar. Taman Lalu Lintas dilengkapi dengan jalur mini, rambu-rambu, marka jalan, dan fasilitas simulasi berkendara yang dirancang menyerupai kondisi lalu lintas di jalan raya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa keberadaan taman ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran interaktif.

“Kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini. Melalui Taman Lalu Lintas ini, anak-anak bisa belajar langsung bagaimana cara aman berkendara, memahami rambu, dan menghargai pengguna jalan lain,” ujarnya

Ketua Bhayangkari Cabang Banyuwangi Ny. Nova Rama Samtama Putra menambahkan bahwa Bhayangkari akan turut berperan dalam mengisi kegiatan di taman ini melalui program edukasi lalu lintas yang dikemas secara kreatif dan menarik bagi anak-anak.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Kapolresta Banyuwangi didampingi Ketua Bhayangkari, disaksikan oleh PJU Polresta Banyuwangi, personel Satlantas, dan siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 34 Banyuwangi.

Taman Lalu Lintas Sarja Arya Racana ini direncanakan akan dibuka secara rutin untuk kunjungan sekolah maupun komunitas, sebagai bentuk komitmen Polresta Banyuwangi dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendidikan sejak usia dini.(red)

Kerja Bakti Warga Bulusan Perlebar Jalan Penghubung Tiga Wilayah, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Puluhan warga RT 03 RW 04 Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, menunjukkan semangat gotong royong luar biasa dengan menggelar kerja bakti pelebaran jalan penghubung tiga wilayah, yakni Kelurahan Bulusan, Desa Ketapang, dan Desa Kalipuro, Rabu malam (13/8/2025).

Kegiatan yang dimulai usai sholat Isya ini diikuti sekitar 50 warga, baik laki-laki maupun perempuan. Mereka datang dengan membawa berbagai perlengkapan kerja seperti cangkul, sekop, dan karung. Fokus utama kerja bakti adalah membersihkan timbunan tanah dan batu yang menghalangi akses, sehingga jalur tersebut dapat dilalui kendaraan dengan lebih leluasa.

Ketua RT setempat, Aslawi, menjelaskan bahwa pelebaran jalan ini merupakan langkah penting mengingat sebelumnya jalur tersebut hanya mampu dilalui kendaraan kecil.

“Jalan ini sangat vital sebagai penghubung antar wilayah. Dengan pelebaran ini, kendaraan roda empat, transportasi barang, hingga layanan umum akan lebih mudah melintas,” ujarnya.

Selain mengerahkan tenaga, warga juga memberikan kontribusi nyata dengan merelakan sebagian lahan pribadi mereka untuk kepentingan pelebaran jalan umum. Sikap ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Rukun Warta (RW) 04, Nanang.

“Saya sangat berterima kasih kepada warga yang dengan ikhlas menyerahkan lahannya tanpa meminta imbalan. Ini adalah bukti nyata semangat kebersamaan dan kepedulian demi kemajuan desa,” ungkap Nanang.

Salah satu warga, Syahrawi, mengungkapkan harapan besar terhadap manfaat pelebaran jalan tersebut.

“Kalau jalannya lebar, akses ke pasar dan fasilitas umum jadi lebih mudah. Kami berharap pemerintah segera melakukan paving agar konektivitas ke Kalipuro semakin lancar,” katanya.

Pelebaran jalan penghubung ini diharapkan membawa dampak signifikan bagi peningkatan mobilitas, kemudahan distribusi barang, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Proses pembangunan ini juga menjadi teladan, bahwa semangat gotong royong dan pengorbanan warga adalah kunci utama kemajuan infrastruktur desa.

Dengan kerja keras yang terus dilakukan, masyarakat optimistis jalan penghubung ini segera selesai dan dapat digunakan dengan aman serta nyaman oleh seluruh warga. (red)

error: Content is protected !!