Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Kapolri Temui Gus Ubed di Ponpes Langitan Jatim, Jaga Silaturahmi dengan Ulama

Kapolri Temui Gus Ubed di Ponpes Langitan Jatim, Jaga Silaturahmi dengan Ulama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan silaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Langitan Tuban, KH Ubaidillah Faqih atau Gus Ubed. Jenderal Sigit dalam silaturahmi itu juga memberikan bantuan kepada santri yatim piatu yang ada di pesantren itu.

Silaturahmi digelar di Ponpes Langitan, Tuban, Jawa Timur, Rabu (20/8/2025) pukul 11.15 WIB. Sejumlah ulama hadir dalam acara tersebut, mereka adalah Masyayikh pengurus Ponpes Langitan yakni KH Ali Marzuki, KH Muhammad, KH Abdullah Habib, KH Abdurrahman, serta ada Ketua MUI Kabupaten Tuban KH Abdul Matin Djawahir, serta pimpinan Ponpes Nurussalam Walisongo Gomang Singgahan, Tuban, Prof Dr KH Nur Nasroh Hadiningrat.

Turut mendampingi Kapolri dalam kegiatan ini adalah AS SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho. Kemudian ada Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa, serta Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, dan Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto, lalu Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

Ada juga Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale dan Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto. Dalam acara ini dihadiri lebih dari 5.000 santri. Pesantren ini memiliki jumlah santri terbanyak di Jawa Timur.

Adapun bantuan yang diberikan kepada anak yatim dari Jenderal Sigit berupa perlengkapan belajar. Bantuan itu diberikan kepada 30 santri yatim piatu di pesantren itu.

Polres Pasuruan Komitmen Gelar Gerakan Pangan Murah, Siapkan 2 Ton Beras untuk Warga Sukorejo dan Tosari

PASURUAN || jejakindonesia.id — Polres Pasuruan Polda Jawa Timur (Jatim) bekerja sama dengan Bulog Cabang Malang menggelar Gebyar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Wonokitri, Kecamatan Tosari dan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/8/2025).

Sebanyak 2 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disediakan dengan harga Rp12 ribu per kilogram atau Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,"kata AKBP Dani di Mapolres Pasuruan, Rabu (20/8)

Ia mengataksn gerakan pangan murah ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam hal ini Polres Pasuruan jajaran Polda Jatim dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di Kabupaten Pasuruan.

Ia menambahkan, Polres Pasuruan Polda Jatim akan terus menghadirkan program serupa.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara Polri, pemerintah, dan masyarakat. Keamanan dan kesejahteraan adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardhana, Kabag Ops Polres Pasuruan Kompol Tulus Adhi Sanyoto, Kapolsek Tosari AKP Agus Purnomo, dan para Kasat, Danramil Tosari Lettu Inf. Nur Kholiq, Sekcam Tosari Agung Wara Laksana, serta Kepala Desa Wonokitri Wirya Aditya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Wonokitri menyampaikan terima kasih atas program tersebut.

“Dengan adanya pangan murah ini, masyarakat kami bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau. Ini sangat membantu warga Tosari,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardhana mengapresiasi langkah Polres Pasuruan.

“Upaya ini bukan hanya membantu masyarakat, tetapi juga wujud hadirnya negara di tengah rakyat untuk menjaga stabilitas pangan dan ekonomi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat diperluas ke seluruh pelosok Pasuruan,” kata Agus.

Kabag Ops Polres Pasuruan Kompol Tulus Adhi Sanyoto menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

“Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya agar memberi manfaat besar bagi masyarakat Tosari dan Pasuruan secara umum,” ujarnya.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan pemasangan gerai stand, registrasi peserta, hingga pembukaan pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai pada pukul 10.30 WIB.

Melalui GPM, Polres Pasuruan tidak hanya menyalurkan pangan murah, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah serta menunjukkan sinergi nyata antara Polri, Bulog, dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

Polisi Bongkar Dua Lokasi Arena Judi Sabung Ayam di Malang

MALANG || jejakindonesia.id - Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik judi sabung ayam di wilayah Kabupaten Malang.

Dalam dua operasi terpisah, aparat membongkar lokasi yang diduga kerap dijadikan ajang sabung ayam di Kecamatan Dampit dan Kecamatan Bantur.

Penertiban pertama dilakukan oleh Polsek Dampit pada Minggu (17/8/2025) malam.

Polisi menyisir sebuah bangunan semi permanen di Dusun Krajan, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, yang diduga kerap digunakan warga untuk sabung ayam.

Saat digerebek, Polisi tidak menemukan adanya aktivitas sabung ayam. Namun, sejumlah peralatan seperti tiga kurungan ayam, karpet, dan kayu ditemukan di lokasi.

Petugas kemudian melakukan pembakaran terhadap barang-barang tersebut agar tidak lagi disalahgunakan.

“Dari keterangan warga setempat, lokasi itu beberapa kali dipakai untuk sekadar mengadu ayam atau ‘ngabar’. Meski begitu, kami beri penekanan agar tidak lagi dilakukan, karena rawan disalahgunakan untuk perjudian,” terang Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Selasa (19/8/2025).

Sehari setelahnya, Polsek Bantur juga melakukan pembongkaran arena sabung ayam di area kebun tebu, Dusun Krajan, Desa Wonokerto.

Lokasi ini berada jauh dari pemukiman warga dan berbentuk bangunan semi permanen berbahan bambu dengan atap seadanya.

Petugas bersama warga setempat membongkar bangunan tersebut, lalu mengumpulkan sisa kurungan ayam dan material lainnya untuk dibakar.

Kegiatan berlanjut dengan silaturahmi serta pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat, guna mencegah praktik serupa terulang kembali.

Menurut Kasi Humas Polres Malang, pihaknya berkomitmen menindak segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam.

"Kami tidak segan membongkar dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Langkah ini juga untuk menjaga ketertiban serta mencegah keresahan warga,” tegas AKP Bambang.

Polresta Banyuwangi Launching SPPG Salurkan Makan Bergizi Gratis 1.218 Siswa di Watukebo

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur (Jatim) menunjukkan dukungan nyata terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait makan bergizi gratis dengan meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Watu Kebo, Kecamatan Blimbingsari, Selasa (19/7/2025).

Acara launching ini dihadiri Sejumlah unsur Forkopimda Banyuwangi, Pejabat Utama Polresta Banyuwangi, Bhayangkari, dan para pemangku kepentingan turut hadir, menandai komitmen bersama dalam mewujudkan generasi sehat dan cerdas melalui pemenuhan gizi seimbang.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa SPPG telah disiapkan secara matang untuk melayani secara bertahap 13 sekolah sebanyak 1218 siswa penerima manfaat.

Selanjutnya secara bertahap akan memenuhi 26 sekolah dengan total 3.481 siswa penerima manfaat.

Kapolresta Banyuwangi menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat Banyuwangi.

“Bahan baku kebutuhan makanan akan diambil dari petani dan pasar lokal, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di tengah masyarakat," terang Kombes Rama.

Selain itu, Polresta Banyuwangi Polda Jatim juga melibatkan 47 tenaga kerja terlatih dalam proses pengolahan hingga distribusi makanan.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, SPPG mengerahkan armada khusus berupa dua truk colt diesel dan satu minivan.

Sistem ini dirancang agar makanan bergizi dapat tersalurkan tepat waktu dan merata kepada seluruh siswa penerima manfaat.

Melalui program ini, Polresta Banyuwangi Polda Jatim berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Kehadiran SPPG juga menjadi bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah sekaligus mempererat sinergi dengan masyarakat.

Kanit Pos Satpolairud Unit Kota Aipda Haerul Umam, S.H. Hadiri Tasyakuran Rabu Pungkasan Di Pantai Cacalan

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Kanit Pos Satpolairud Unit Kota Aipda Haerul Umam, S.H. menghadiri kegiatan tasyakuran Rabu Pungkasan yang digelar pokdarwis pantai cacalan dan masyarakat pesisir dikawasan pesisir pantai. Rabu, (20/8/2025).

Aipda Haerul Umam mengatakan kegiatan ini sebagai acara menolak bala atau lebih dikenal dengan membuang sial dirabu akhir pada bulan Safar.

Rabu Pungkasan atau yang lebih dikenal dengan Rebo Wekasan memiliki makna mendalam bagi masyarakat yang masih melestarikannya. Tradisi ini bertujuan sebagai sarana tolak bala atau menangkal marabahaya yang dipercaya banyak terjadi pada bulan Safar.

Dalam acara tersebut turut dimeriahkan dengan arak-arakan hasil bumi, pertunjukan tari gandrung, pertunjukan seni, santunan anak yatim dan doa bersama.

"Rabu pungkasan dilaksanakan setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar," kata Aipda Haerul Umam.

Dalam kegiatan rabu pungkasan turut hadir; Kabag Ren Polresta Banyuwangi Kompol Sudarsono, S.H., Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Toni, S.H., Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman, S.H., anggota Koramil Kalipuro Serda Akmal, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kab Banyuwangi, perwakilan Pertamina Tanjungwangi, Camat Kalipuro Puguh, Lurah Klatak, Ali Murtadho Lurah, dan anggota Lanal Banyuwangi Klatak Kopka Rudi.

Tradisi Rabu Pungkasan (Rebo Wekasan) merupakan perpaduan unik antara budaya lokal dan nilai-nilai Islam. Di balik tradisi/ritual-ritualnya yang khas. Rebo Wekasan menyimpan makna mendalam sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus melestarikan warisan leluhur.

Tak lupa, pada kesempatan tersebut Aipda Haerul Umam, S.H. menghimbau kepada masyarakat pesisir dan kelompok nelayan untuk berperan aktif dalam menjaga kamtibmas dan segera melaporkan kepada pihak keamanan apabila menemukan/mengetahui kejadian yang menonjol. (red)

error: Content is protected !!