Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Warga Antusias Layanan Hapus Tato Gratis Polres Situbondo Sambut HUT Polwan ke – 77

SITUBONDO || jejakindonesia.id – Sidokkes Polres Situbondo Polda Jatim bersama Polwan kembali menggelar program hapus tato gratis,Rabu (20/8). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Polisi Wanita (Polwan).

Program ini pun mendapat sambutan antusias masyarakat Situbondo khususnya kalangan remaja. Buktinya, sebanyak 32 orang memanfaatkan layanan hapus tato secara cuma-cuma tersebut.

Para peserta datang langsung ke Klinik Pratama Polres Situbondo Polda Jatim yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Situbondo. Mereka datang untuk menghapus tato di tangan, tubuh, bahkan ada yang dibagian wajah.

Mereka mendapatkan terapi laser yang langsung diarahkan ke bagian tubuh yang terdapat tato.

Sebelum masuk ruang tempat pembersihan tato, peserta lebih dulu menjalani pembiusan lokal di bagian tubuh yang dihiasi tato tersebut.

Wakapolres Situbondo Kompol Indah Citra Fitriani, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa program hapus tato gratis ini merupakan hasil kerja sama antara Sidokkes Polres Situbondo dengan RS Bhayangkara Bondowoso.

”Kami memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang ingin menghapus tato yang melekat di tubuhnya,” ujar Wakapolres Situbondo yang juga seorang Polwan.

Dalam program hapus tato ini kata Kompol Indah, peserta harus menjalani skrining terlebih dahulu.

Untuk peserta yang terdeteksi penyakit, mereka tidak bisa mengikuti program tersebut.

”Peserta harus registrasi dulu serta dilakukan pemeriksaan atau skrining. Jika dinyatakan aman, barulah mereka bisa mengikuti program tersebut,”terang Kompol Indah.

Ia menegaskan bahwa peserta program tersebut sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.

Setelah hapus tato peserta juga diberikan obat gratis berupa salep antibiotik dan anti nyeri untuk pengobatan dirumah

”Biasanya hapus tato biayanya cukup mahal, tapi kami berikan layanan ini secara gratis demi memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Polwan,” pungkasnya.

Diduga Wan Prestasi LBH CCI Laporkan Klien ke Polresta Sidoarjo

SIDOARJO || jejakindoneaia.id - Diduga wan prestasi, hubungan klien dengan penasehat hukum yang semestinya harmonis, justru berujung ke proses hukum. Itulah perseteruan antara H. Ir Slamet, pengusaha property dengan tim kuasa hukumnya, Subagiyo SH, dan Widodo yang saat ini tengah diproses di Polres Sidoarjo.

Perseteruan ini berawal ketika Slamet, berdomisili di Jl. Sedati Agung, telah mencabut kuasa secara sepihak,--yang sebelumnya telah diberikan kepada dua pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum Cendrawasih Celebes Indonesia (LBH CCI) Sidoarjo tersebut. Surat pencabutan kuasa itu dibuat H, Slamet untuk diberikan kepada tim kuasa hukumnya, tertanggal 16 Juli 2025.

Karena merasa dirugikan dengan tindakan kliennya yang dinilai sepihak atau dikhianati, akhirnya Widodo dan Subagiyo melapor ke Polresta Sidoarjo. “Kami sebagai pelapor sudah dimintai keterangan. Bahkan pihak penyidik Polresta juga sudah memanggil pihak terlapor untuk diperiksa. Namun infomarsinya, Pak Slamet (terlapor,--red) tidak memenuhi panggilan itu,” kata Widodo, pada Rabu (20/8/2025) siang tadi.

Dalam perkara ini, lanjut Widodo, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak Polresta Sidoarjo. “Kalau panggilan pertama mangkir, itu hak terlapor. Namun bila panggilan kedua tetap gak mau datang, maka pasti akan dilakukan jemput paksa oleh petugas kepolisian ,” tegas Widodo.

Perkara ini berikhwal H. Slamet yang membeli lahan sekitar 1,7 ha milik petani Desa Damarsih, Kec. Buduran. Lahan itu statusnya gogol gilir, sehingga dibutuhkan perubahan (konversi) status menjadi gogol tetap. Ini prosesnya mulai adanya musyawarah desa hingga adanya persetujuan Bupati Sidoarjo.

Untuk kepengurusan perubahan status lahan inilah, H. Slamet telah menggunakan jasa advokasi dari LBH CCI Sidoarjo. Kerjasama ini tertuang dalam surat kuasa No. 021/KHS/SK/II/2025 tertanggal 12 Maret 2025. Di mana H. Slamet bersama istrinya, H. Darmini telah memberikan kuasa kepada Subagiyo SH, dan Widodo, untuk kepengurusan perubahan status lahan tersebut.

Dalam perjanjian kuasa ini, pihak pertama (H. Slamet) bersedia membayar Rp 80 juta sebagai biaya operasional. Selain itu, juga siap membayar Rp 40 juta sebagai fee succes, setelah segala urusan perubahan status lahan selesai.

“Jadi terhitung sejak pemberian kuasa hingga dicabut kembali, kami sudah sekitar 5 bulan bekerja. Kami pun sudah melakukan berbagai upaya-upaya untuk kepentingan perubahan status lahan itu,” ujarnya. “Tapi kami tidak tahu, apa alasannnya tiba-tiba kuasa yang diberikan ke kami telah dicabut secara pihak oleh Pak Slamet,” tambah Widodo, yang juga menjabat Ketua DPD LBH CCI Sidoarjo ini.

Dalam beperkara ini, lanjut Widodo, pihaknya sudah mengingatkan kepada kliennya bahwa mencabut kuasa itu ada konsekuensinya. Di antaranya adalah harus memenuhi kewajiban membayar biaya operasional dan fee succes,--total Rp 120 juta. “Jadi kami gak masalah kuasa dicabut, tapi apa yang menjadi hak kami harus dipenuhi. Karena yang memutus kerjasama ini adalah mereka secara pihak,” tegas Widodo.

Dalam perkara ini, lanjut dia, sebenarnya pihaknya ingin menyelesaikan secara baik-baik, namun sayangnya dari pihak terlapor sendiri tidak menunjukkan itikad untuk menyelesaikan. “Karena gak ada itikad baik, terpaksa kami selesaikan secara hukum. Sekarang perkaranya kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk memprosesnya,” tambahnya

Kasdam I/BB Hadiri Pembukaan PIISU 2025, Pemprov Sumut Dorong Investasi dan Inovasi

MEDAN || jejakindonesia.id – Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Arif Hartoto menghadiri pembukaan Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2025 di Lapangan Istana Maimun, Medan, Rabu (20/8/2025).

Brigjen TNI Arif Hartoto menyebut PIISU menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor. “PIISU bukan sekadar pameran, tapi ruang strategis yang akan membawa Sumut semakin maju,” ujarnya.

Acara pembukaan ditandai dengan peluncuran aplikasi layanan investasi, penyerahan simbolis buku tabungan pelajar, serta pameran inovasi unggulan. Gubernur Sumut M Bobby Afif Nasution dalam sambutannya menegaskan PIISU menjadi momentum membangun ekosistem ekonomi inklusif.

Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati promosi produk UMKM, festival kuliner khas Sumut, hingga pertunjukan budaya yang dikemas untuk menarik minat investor dan masyarakat.

Hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, perwakilan kementerian dan lembaga, konsulat negara sahabat, pimpinan BUMN dan swasta, serta tokoh masyarakat termasuk Sultan Deli.

(Pendam I/BB)

Sambut HUT ke-77, Polwan Polresta Malang Kota Gelar Bakti Religi di Sejumlah Tempat Ibadah

MALANG || jejakindonesia.id – Menyambut peringatan Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang jatuh pada 1 September 2025, jajaran Polwan Polresta Malang Kota Polda Jatim gelar serangkaian kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Religi, dimulai Rabu (20/8/2025).

Para Polwan senior dan junior membersihkan sejumlah tempat ibadah yang ada di Kota Malang.

Kegiatan ini dipimpin Polwan Senior AKP Siswati yang juga menjabat Wakil Kapolsek Sukun ini diikuti didampingi sembilan anggota Polwan lainnya.

Tidak hanya membersihkan tempat ibadah namun juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan dan paket sembako.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai Polwan terhadap lingkungan dan masyarakat, terutama dalam menyambut HUT Polwan ke-77,” ungkap AKP Siswati, Rabu (20/08)

Bakti Sosial dan Religi diawali di Masjid Baiturrahman, mereka tampak lebih antusias membersihkan area masjid, sebab biasa digunakan untuk sholat berjaamaah baik anggota Polwan dan Polki Polresta malang Kota.

Masih dengan menggunakan baju Dinas, para Polwan mulai dalam hingga luar masjid dibersihkan dan dirapikan, dengan menggunakan peralatan sederhana seperti kain Lap, penyedot debu untuk karpet, sapu ijuk dan kain pel, untuk membersihkan lantai, kaca dan tempat wudu.

Usai membersihkan masjid, rombongan Polwan Polresta Malang Kota langsung menuju Gereja Maranata di Klojen.

Para Polwan juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan dan paket sembako juga diserahkan kepada pengurus gereja.

“Kami para Polwan bagian dari Polri Untuk Masyarakat yang tidak hanya menjaga kamtibmas, tapi harus bisa merangkul serta membina hubungan harmonis dengan masyarakat.” ujar AKP Siswati.

Perlu kita ketahui, bahwa tempat ibadah memiliki makna religius, Bakti Religi ini sebagai simbol toleransi kerukunan umat beragama.

“Terima kasih atas bantuan Polwan Polresta Malang Kota yang sudah membantu menjaga kebersihan rumah ibadah kami, Semoga Tuhan Memberkati.” ujar salah satu pengurus Gereja Maranata.

Baksos dan Bakti Religi Polwan Polresta Malang Kota tidak hanya dilakukan saat momen menjelang HUT ke77 Polwan, tapi akan terus berkontribusi untuk masyarakat, serta memperkuat citra Polri yang humanis dan dekat dengan warga.

error: Content is protected !!