Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Pupuk Indonesia Sosialisasikan Program dan Edukasi kepada pengunjung di Pekan Inovasi dan Investasi Sumut 2025

MEDAN || jejakindonesia.id – PT Pupuk Indonesia berpartisipasi aktif dalam ajang Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2025 dengan membuka stand pameran sekaligus mensosialisasikan berbagai program inovasi yang ditujukan untuk mendukung petani, khusus nya di Sumatera Utara.

Selain memperkenalkan produk-produk unggulan dari PI Grup, Pupuk Indonesia juga memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai sejumlah program, antara lain uji tanah gratis, sosialisasi pengetahuan produk, pola pemupukan berimbang, serta Teknologi pertanian seperti Precision Farm yang bertujuan untuk mengembangkan kapasitas pengetahuan bagi petani khusus nya petani di Sumatera utara.

Dalam kegiatan ini, perusahaan juga menyampaikan informasi mengenai tata cara menjadi distributor pupuk subsidi maupun non-subsidi, serta mekanisme penebusan bagi petani yang terdaftar di sistem e- RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) sebagai penerima sah pupuk bersubsidi dari pemerintah.

“Harapan kami melalui kegiatan tahunan ini, masyarakat dan petani di Sumatera Utara semakin memahami keunggulan produk Pupuk Indonesia Group, bisa membedakan pupuk asli dengan pupuk palsu, serta mengetahui skema penebusan pupuk subsidi yang benar,” kata Hendra Sagita
Junior Officer Pendukung Penjualan Regional 1A
Pupuk Indonesia, di Medan, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, partisipasi PI Group di PIISU bukan kali pertama, sebab pada tahun 2024 lalu perusahaan juga turut serta dalam ajang serupa.

Melalui konsistensi ini, perusahaan berharap petani dapat semakin teredukasi tentang penggunaan pupuk yang tepat sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kualitas hasil panen lebih optimal.

Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara 2025 diharapkan menjadi wadah kolaborasi pemerintah, swasta, serta masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis inovasi dan sektor pertanian berkelanjutan.Adel

Danpasmar 1 Tinjau Try Out Tim PSAL Jelang Hadapi Piala Panglima TNI Cup

DEPOK || jejakindonesia.id - Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana, S.E., bersama para Asisten Danpasmar 1 serta Danbrigif 1 Mar meninjau try out kesebelasan Persatuan Sepak Bola Angkatan Laut (PSAL) yang sedang menjalani pertandingan persahabatan dengan tim Youth Persija yang digelar di PSSI Youth Training Centre Sawangan, Depok, Kamis (21/08/2025).

Try out ini merupakan rangkaian dari persiapan tim PSAL untuk menghadapi kejuaraan Piala Panglima TNI Cup Tahun 2025 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, Piala Panglima TNI 2025 ini merupakan sebuah ajang multi-even yang mempertemukan antara tiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), dan Angkatan Laut (AL).

Di cabang sepak bola, Piala Panglima TNI akan mempertemukan antara Persatuan Sepak Bola Mabes TNI, Persatuan Sepak Bola Angkatan Darat (PSAD), Persatuan Sepak Bola Angkatan Laut (PSAL), dan Persatuan Sepak Bola Angkatan Udara (PSAU).

Sementara itu pada arahannya kepada para atlet sepak bola PSAL usai pertandingan Danpasmar 1 menjelaskan bahwa uji coba sangat penting untuk menerapkan strategi yang selama ini dimatangkan selama berlatih rutin.

Strategi dari pelatih perlu dimatangkan. Salah satunya adalah melalui pertandingan. Uji coba dengan tim muda Persija ini menjadi ajang untuk menerapkan strategi pelatih untuk selanjutnya mengevaluasinya untuk mendapatkan hasil terbaik pada kejuaraan nanti, jelasnya.

Terus jaga kondisi fisik kalian sampai dengan waktu pertandingan tiba. Kita berharap kalian mampu menampilkan performa terbaik dan membawa hasil yang maksimal pada kejuaraan nanti sehingga dapat mengharumkan nama TNI AL, harap lulusan AAL Tahun 1997 tersebut.

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

Polisi Amankan Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur di Gresik

GRESIK || jejakindonesia.id - Respon cepat Satreskrim Polres Gresik Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil menangkap AM (47 th) asal Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik. Tersangka pencabulan yang menimpa tetangga sendiri berinisial HS masih di bawah umur.

"Kami amankan tersangka satu orang berinisial AM, tersangka dengan korban ini bertetangga,"kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Jumat (22/8/25).

Tindakan kekerasan seksual ini bermula saat korban ditarik masuk ke rumah mertua tersangka pada malam hari, awal bulan Februari 2025. Rumah tersebut dalam kondisi sepi.

Tersangka lalu memaksa korban untuk menuruti nafsu bejat. Korban sempat melakukan perlawanan, tapi dibungkam menggunakan tangan tersangka.

Perbuatan bejat tersangka terbongkar saat korban merasakan sakit, dan dibawa periksa oleh keluarga korban, ternyata korban hamil.

Kemudian keluarga korban melapor ke Polisi. Usai menerima laporan, tidak butuh waktu lama bagi petugas mengamankan AM.

"Pengakuan korban dan hasil pemeriksaan psikologi, korban sudah berkali-kali disetubuhi," ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbutannya, tersangka kini mendekam di rutan Polres Gresik untuk proses lebih lanjut.

Tersangka terancam hukuman penjara paling singkat Lima tahun atau penjara paling lama 15 tahun atas undang - undang perlindungan anak.

Gerak Cepat Polres Pelabuhan Tanjungperak, Amankan Dua Pelaku Tawuran Bersajam di Surabaya

TANJUNGPERAK || jejakindonesia.id - Sempat viral di media sosial (medsos) instagram Dua kelompok remaja melakukan aksi tawuran pada sore hari.

Respon cepat Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menindaklanjuti kejadian tersebut akhirnya berhasil mengamankan Dua orang tersangka tawuran di Jalan Kedungmangu Masjid, Surabaya.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengatakan, atas peristiwa tersebut Dua orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu, NA (18) dan FA (18) keduanya warga Surabaya.

"Dua tersangka kami amankan beserta barang bukti tiga senjata tajam (sajam), busur dan dua pipa bentuk celurit," kata Iptu Suroto, Kamis (21/8).

Menurut Iptu Suroto, kedua tersangka tergabung dalam kelompok Warnyong dan Warpai.

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (18/8) sore.

Kedua kelompok remaja ini terlibat tawuran dan sempat direkam oleh pengguna jalan. Aksi keduanya ini viral dimedsos.

Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan dan menemukan rekaman CCTV di lokasi.

Hingga akhirnya mengamankan dua tersangka di rumahnya masing-masing pada Rabu (20/8).

"Kami temukan pula sajam, busur, dan pipa berbentuk celurit di sebuah rumah kosong Jalan Kedungmangu II, Surabaya, " terangnya.

Rumah kosong ini dijadikan home base oleh salah satu kelompok remaja ini untuk menyimpan senjata.

"Kami masih terus menyelidiki siapa saja yang terlibat. Hingga saat ini masih kami kembangkan," terangnya.

Polres Probolinggo bersama Bulog Gelar Pasar Murah di Hari Juang Polri Siapkan 44 Ton Beras

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id - Polres Probolinggo Polda Jawa Timur (Jatim) bersama Polsek jajaran menggelar Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Probolinggo, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan itu digelar di Alun-Alun Kota Kraksaan dan 21 kecamatan yang bekerja sama dengan Bulog Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran disediakan pada pasar murah tersebut.

Berbagai bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram (setara Rp11.400/kg), gula pasir Rp15.000/kg, minyak goreng mulai Rp14.000/botol dan telur ayam Rp25.000/kg.

Total Sebanyak 44 ton beras, 200 kg telur, 200 kg gula, dan 200 botol minyak goreng ukuran 750 ml dalam waktu sekejap ludes diborong warga.

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan gerakan ini merupakan wujud kepedulian Polri untuk meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Kami bersama Bulog menyediakan beras, telur, minyak, dan gula pasir, di bawah harga pasar. Tujuannya agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata AKBP Latif.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, dengan banyaknya warga yang mengantri cukup panjang. Untuk komoditas beras, tercatat terjual 44 ton dalam tiga hari terakhir ini.

“Semoga gerakan ini membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga lebih murah, sehingga bisa menekan harga pasar yang semakin mahal,” ujar AKBP Latif.

Salah seorang warga Pakuniran, Yuyun, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada Polri atas diadakannya pasar murah ini.

“Terima kasih kepada Polres Probolinggo atas terselenggaranya gerakan pasar murah ini yang menyediakan beras, minyak, gula, dan telur. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan,” ucap Yuyun.

error: Content is protected !!