Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Agustus 2025

Rasa Asih Satgas Yonif 521/DY Binter Terbatas di Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan

PAPUA || jejakindonesia.id - Rasa asih TNI di Papua ditunjukkan melalui berbagai kegiatan seperti pembagian sembako dan bantuan kesehatan, penyelenggaraan program bimbingan teritorial (binter), serta kehadiran prajurit sebagai pelindung dan sahabat masyarakat. Tujuannya adalah untuk membangun kepercayaan, mempererat tali persaudaraan, memberikan rasa aman, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana. (22 Agustus 2025).

Satgas Yonif 521/DY melalui Pos Kobakma menyambangi rumah Ibu Melly, seorang warga yang dikenal dermawan karena kerap memberikan sayur hasil kebunnya untuk kebutuhan sehari-hari di pos Satgas Kobakma, Kunjungan tersebut berlangsung hangat, penuh keakraban, dan rasa kekeluargaan.

Danpos Kobakma Letda Inf Jarot Santoso, Tak hanya bersilaturahmi, personel Satgas juga menyalurkan bantuan pakaian layak pakai kepada tetangga Ibu Yani yang membutuhkan. Aksi ini disambut antusias oleh warga sekitar, yang merasa terbantu dan senang dengan perhatian yang diberikan.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY,
Melalui kegiatan sederhana ini, Satgas Yonif 521/DY berharap hubungan harmonis dan kekeluargaan dengan masyarakat semakin kuat, serta menumbuhkan semangat saling peduli dalam kehidupan sehari-hari dan Menanamkan nilai-nilai persatuan dan membangun kepercayaan di hati rakyat melalui kehadiran dan tindakan TNI yang positif.

*"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)*

Satpolairud Polresta Banyuwangi Meningkatkan Intensitas Patroli Rutin dan Keamanan Diwilayah Dermaga Muncar

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur terus meningkatkan intensitas patroli rutin dan keamanan diwilayah dermaga muncar dan sekitarnya. Jum'at, (22/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapos Satpolairud unit Muncar Bripka I Wayan W mengatakan giat patroli dan binmas yang dilaksanakan dengan melakukan patroli kesejumlah titik strategis dikawasan dermaga muncar dan sekitarnya.

Selain melakukan patroli, pada kesempatan tersebut Bripka I Wayan menghimbau kepada masyarakat pesisir khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan pada saat melakukan aktivitas bongkar muat, mencari ikan di laut dan menjaga kamtibmas secara bersama-sama.

Saat dikonfirmasi melalui saluran media WhatsApp, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi, A.Md, S.H. mengatakan kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan sebagai upaya satpolairud dalam menciptakan situasi lingkungan dan dermaga yang aman, nyaman dan kondusif.

Dengan adanya patroli dan pemantauan yang dilaksanakan dapat memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal di wilayah dermaga dan sekitarnya.

Mengingatkan kepada masyarakat pesisir agar tetap memperhatikan keselamatan saat beraktivitas.

Kegiatan patroli dan pemantauan yang dilaksanakan merupakan langkah preventif Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah perairan. Selain itu, kami juga terus mengingatkan masyarakat dan kelompok nelayan agar selalu berhati-hati, menjaga keselamatan diri saat beraktivitas di laut, serta ikut bersama-sama menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan pesisir,” ujar kasat.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan pesisir dan lingkungan tempat tinggal dalam aman, nyaman dan kondusif.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (GP)

Kapolri Kembali Resmikan dan Groundbreaking SPPG di Kalsel, Dukung Program MBG

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan. Jenderal Sigit meresmikan dua SPPG hingga Gerakan Pangan Murah di Polda Kalimantan Selatan.
Acara berlangsung di Auditorium Mapolda Kalsel, Kamis (21/8/2025), pukul 14.30 WITA. Di sana, Jenderal Sigit meresmikan dua SPPG, Gedung Perkantoran, groundbreaking 10 SPPG, dan melakukan Gerakan Pangan Murah serta baksos/bakti kesehatan.

Kapolri juga melakukan dialog interaktif dengan polres jajaran Polda Kalsel. Dia juga berdialog dengan penerima bantuan bedah rumah, sumur bor, dan kolam bioflok.

Polri sampai dengan saat ini diketahui memiliki 458 SPPG dengan total estimasi penerima manfaat mencapai 1,6 juta orang serta menyerap tenaga kerja sebanyak kurang lebih 22.900 tenaga kerja. Dari SPPG tersebut, sebanyak 49 SPPG telah beroperasional, 21 SPPG masih dalam tahap operasional, 378 SPPG dalam tahap pembangunan, dan 10 SPPG baru saja dilakukan groundbreaking.

Turut hadir di acara tersebut Dankorbrimob Polri Komjen Imam Widodo, AS SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Edy Murbowo, dan Wakasatgas MBG Polri Irjen Nurworo Danang.

Ada juga Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto, Ketua DPRD Kalsel Supian Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kabinda Kalsel Brigjen Nurullah, Danlanud Sjamsudin, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut Ahmad Ahsan, Kejati Kalsel Rina Virawati, Ketua PT Banjarmasin Nawawi Pomolango, hingga Ka BNNP Kalsel Brigjen Wisnu Andayana, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kapolri melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama 10 SPPG. Adapun SPPG yang diresmikan ada dua yakni SPPG Polda Kalsel, SPPG Polres Tanah Bumbu. Kemudian yang sedang proses pembangunan juga ada dua SPPG yaitu SPPG Tabalong dan Tapin. Diketahui, ada 14 SPPG di jajaran Polda Kalsel. SPPG itu tersebar di beberapa titik.

Gelorakan Semangat Perjuangan SPN Polda Jatim Peringati Hari Juang Polri dengan Khidmat

MOJOKERTO || jejakindonesia.id – Gema sejarah perjuangan korps Bhayangkara juga dirasakan di Lapangan Tribrata, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Kamis (21/8/2025) pagi.

Melalui sebuah upacara yang khidmat, seluruh personel SPN Polda Jatim memperingati Hari Juang Polri, yang merupakan sebuah momentum untuk menapaki kembali jejak heroik Proklamasi Polisi yang dicetuskan tepat 80 tahun silam di Surabaya.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kabagjarlat SPN Polda Jatim, AKBP Iswahab, S.H., mewakili Kepala SPN Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.

Sementara itu, komandan upacara dipegang oleh AKP Sugeng Budi Santoso, S.H.

Kekuatan barisan upacara mencerminkan soliditas institusi, terdiri dari peleton Pejabat Utama, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, ASN, serta disempurnakan oleh satu batalyon gagah berani dari 247 siswa Diktukba Polri T.A. 2025.

Upacara kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pelajaran sejarah yang hidup.

Suasana menjadi hening saat Kompol Pujiarto, S.H., M.H., melantangkan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, berawal dari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Kala itu PPKI melaksanakan sidang kedua pada tanggal 19 Agustus 1945, yang membahas tentang pembagian Provinsi, pembentukan Komite Nasional Daerah, penetapan 12 Departemen dan berdasarkan usul Oto Iskandar Dinata, menetapkan status Polisi supaya segera dimasukkan ke dalam kekuasaan pemerintah Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, pada tanggal 20 Agustus 1945 Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya bersama dengan beberapa anggota melaksanakan rapat untuk membahas kedudukan Polisi pasca proklamasi Kemerdekaan RI.

Dari hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa pada tanggal 21 Agustus 1945 Polisi menyatakan sikap kesetiaannya kepada negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi.

Pada tanggal 21 Agustus 1945 Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin pimpin apel pagi di halaman Markas Polisi Istimewa Surabaya, dan membacakan teks Proklamasi Polisi yang diikuti oleh seluruh anggota.

Kemudian M.Jasin memberikan perintah agar melaksanakan pawai siaga untuk menunjukkan kekuatan dan kesiapan tempur menghadapi reaksi Jepang serta menempelkan pamflet Proklamasi Polisi.

Peristiwa tersebut merupakan momentum penting, yang dapat memicu semangat anggota Polisi untuk mendukung dan mempertahankan Kemerdekaan RI.

Dengan cara melakukan pelucutan senjata terhadap gudang senjata jepang, membagi-bagikan senjata kepada badan-badan perjuangan.

Polisi juga mengirim sebagian senjata ke wilayah lain untuk membantu perjuangan perlawanan terhadap kedatangan sekutu sampai dengan terjadinya peristiwa 10 November 1945, serta terlibat dalam menghadapi agresi militer Belanda I dan II.

Peristiwa Proklamasi Polisi di Surabaya juga berpengaruh pada peristiwa perjuangan di beberapa daerah di Indonesia.

Peristiwa-peristiwa tersebut membuktikan bahwa Polisi sangat berperan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sehingga perlu dikenang dan diwujudkan dalam sebuah peristiwa bersejarah.

Sementara itu Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., menerangkan tema peringatan hari Juang tahun ini adalah "Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju".

Menurutnya, tema tersebut bukanlah sekadar slogan, melainkan esensi dari jati diri Kepolisian.

Kombes Agus mengungkapkan, frasa 'Dengan Semangat Hari Juang' mengingatkan kita pada akar sejarah, pada keberanian Moehamad Jasin dan para pendahulu yang menyatukan diri dengan perjuangan rakyat.

Semangat inilah yang menjadi fondasi pengabdian kita," ujar Kombes Pol Agus.

Sedangkan frasa 'Polri untuk Masyarakat' menurut Kombes Agus adalah penegasan kembali bahwa eksistensi Polri sepenuhnya didedikasikan untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

"Ini adalah implementasi modern dari Proklamasi Polisi yang menyatakan 'bersatoe dengan rakjat'," pungkas Kombes Agus.

Hari Juang Polri, Polres Malang Salurkan 15 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah

MALANG || jejakindonesia.id - Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah serentak di Tiga titik Monumen Polri wilayah Kabupaten Malang, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Juang Polri 2025 sekaligus upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Tiga lokasi yang menjadi pusat kegiatan yakni Monumen Polri Simpang Tugu Brimob, Jl. Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi; Monumen Polri Donomulyo, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo; serta Monumen Polri Wajak, Desa Ngembal, Kecamatan Wajak.

Kapolres Malang,AKBP Danang Setiyo melalui Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan kegiatan pangan murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari Hari Juang Polri. Dengan Gerakan Pangan Murah ini, kebutuhan pokok bisa didapatkan warga dengan harga terjangkau,” ujar AKP Bambang, Kamis (21/8).

Dalam program ini, Polres Malang Polda Jatim bekerja sama dengan Perum Bulog mendistribusikan beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58 ribu per paket.

Total 15 ton beras yang dibagi ke Tiga titik langsung habis dalam waktu singkat.

"Setiap lokasi mendapat jatah 5 ton beras yang diserbu warga sejak pagi hari," terang AKP Bambang.

Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi upaya Polres Malang Polda Jatim untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan program yang tepat sasaran.

“Kami berusaha hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu meringankan beban warga. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak,” tambahnya.

Lebih dari 2.500 warga memanfaatkan program pangan murah tersebut.

Banyak di antara mereka mengaku terbantu, apalagi di tengah fluktuasi harga beras di pasaran.

Salah seorang warga Gondanglegi, Siti Aisyah (52), mengungkapkan rasa syukur atas adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Harga beras sekarang cukup tinggi, jadi dengan adanya program ini kami bisa membeli beras lebih murah. Terima kasih kepada Polres Malang yang sudah peduli dengan masyarakat kecil,” kata Siti. (*)

error: Content is protected !!