We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

Jalin Sinergi di Jumat Curhat Polres Pelabuhan Tanjungperak Ajak Toga Tomas Jaga Kamtibmas

Tanjungperak, Jejak-Indonesia.id | Polres Pelabuhan Tanjungperak kembali mengukuhkan komitmennya untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui program Jumat Curhat.

Kali ini, secara khusus menggandeng Tiga pilar penting di masyarakat, yaitu tokoh agama (Toga),tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh pemuda dari Lima wilayah Polsek jajaran, diantaranya Krembangan, Kenjeran, Asemrowo, Pabean Cantikan, dan Semampir.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini diselenggarakan di Rupatama Sanika Satyawada, Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Acara dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah, yang hadir bersama para pejabat utama (PJU) polres dan para kapolsek jajaran.

Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol Anindita, yang mewakili Kapolres AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa program Jumat Curhat ini menjadi jembatan silaturahmi yang efektif antara kepolisian dengan warga.

"Tujuan utama kami adalah mempererat hubungan dan membuka ruang dialog seluas-luasnya. Kami ingin mendengar langsung setiap aspirasi, keluhan, hingga masukan terkait pelayanan kepolisian dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)," ujar Kompol Anindita, Jumat (1/8).

Ia menambahkan, kehadiran para tokoh masyarakat, agama, dan pemuda sangat strategis.

Mereka dianggap sebagai penyambung lidah masyarakat yang dapat secara efektif menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungannya.

Dengan demikian, setiap permasalahan yang muncul diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pihak kepolisian.

"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari para tokoh. Kolaborasi dalam mengelola kamtibmas adalah kunci untuk menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang aman, damai, dan kondusif bagi kita semua," tutupnya. (red)

Lindungi Konsumen, Polres Ponorogo Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Kualitas Beras

Ponorogo – Jejak-Indonesia.id | Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, dan Kejaksaan melaksanakan pengecekan kualitas dan distribusi beras di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Penggilingan Padi di Jalan Trunojoyo Pasar Legi, serta Swalayan Bintang di Jalan Letjen Suprapto.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan antara beras premium dan medium.

“Sejumlah merk kemasan beras diperiksa terkait berat kemasan sesuai dengan isi, serta tidak ditemukan pelanggaran kualitas,” jelasnya, Sabtu (2/8).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan pokok di wilayah hukum Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Kami pastikan pengawasan terus berjalan demi melindungi konsumen dan menekan potensi kecurangan,” pungkas AKBP Andin. (red)

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Curanmor di Pamekasan 5 Tersangka Diamankan

Pamekasan, Jejak-Indonesia.id |  Polres Pamekasan Polda Jatim menangkap 5 (lima) tersangka dari Empat kasus berbeda pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Kelima tersangka tersebut masing-masing inisial M, SRF, MHB, AML, dan SS.

Dari Kelima tersangka tersebut, Satu di antaranya, yakni SRF ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, karena kasus penggelapan motor.

“Tersangka M ditangkap akibat aksi curanmor berupa motor Suzuki Smas Hitam bernopol M 3904 BL di Desa Palengaan Dhaja, Palengaan, Pamekasan,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Dony Setiawan, Jum’at (1/8/2025).

Dalam kasus tersebut, terdapat satu tersangka lain selain M, yakni inisial SHD yang bertindak mengawasi keadaan sekitar saat aksi curanmor di Desa Palengaan Dhaja, Palengaan, Pamekasan.

"Saat ini SHD berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang)," kata AKP Doni.

Kasus kedua dengan tersangka SRF yang beraksi di Desa/Kecamatan Pakong, Pamekasan.

"Dari tersangka ini kita amankan 1 unit motor Honda NF hitam dengan nopol M 2152 AP, beserta sebuah BPKB motor curian,” ungkapnya.

Dalam kasus ketiga, Polisi menangkap dua tersangka berinisial MHB dan AML yang beraksi di Desa Ceguk, Tlanakan, Pamekasan.

“Dari tersangka ini kita amankan 2 unit motor, masing-masing Honda Beat Merah Putih bernopol M 6533 BO, dan Honda Beat Hitam dengan nopol M 8835 CS yang digunakan sebagai sarana pencurian,” jelasnya.

Sementara itu tersangka inisial SS ditangkap pasca beraksi di teras rumah warga di Desa Pegagan, Pademawu, Pamekasan.

"Dari tersangka ini kita amankan 1 unit motor Astrea 98 Hitam bernopol M 3313 AK, serta sebuah BPKB motor Yamaha Vega hasil curian,” pungkasnya.

Akibat kasus tersebut, para tersangka terancam Pasal 362 dan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sesuai peran dan kasus masing-masing. (red)

Antisipasi Lonjakan Kendaraan, Polresta Banyuwangi Kawal Ketat Jalur Menuju Ketapang

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Polresta Banyuwangi menerjunkan personel gabungan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang, Minggu (3/8/2025).

Adanya Peningkatan volume kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Polresta Banyuwangi melakukan penanganan cepat guna mencegah kemacetan arus Lalu lintas.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik yang kerap mengalami penumpukan. Dalam pelaksanaan di lapangan, Kapolresta didampingi anggota Satuan Lalu Lintas, Sat Samapta, Sat Pamobvit, Satpol Airud, Polsek KP3 dan Polsek Jajaran.

Kami memperkuat pengaturan di titik-titik rawan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi pengendara yang akan menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” kata Kombes Pol. Rama.

Langkah penanganan ini melibatkan koordinasi lintas satuan, serta penempatan petugas secara taktis di ruas-ruas jalan strategis. Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas di lapangan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengemudi agar tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas.

Menurut Kapolresta, respon cepat tersebut merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan potensi gangguan lalu lintas, terutama saat terjadi peningkatan aktivitas kendaraan, baik angkutan pribadi maupun logistik.

Kami berkomitmen memberikan pelayanan publik terbaik, termasuk dalam menjamin kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Pelabuhan Ketapang merupakan simpul transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali. Polresta Banyuwangi secara rutin melakukan pemantauan situasi lalu lintas serta penerapan langkah-langkah taktis guna menjaga kelancaran distribusi dan mobilitas penumpang.

Kapolresta Banyuwangi bersama jajaran turut melakukan pemantauan langsung di depan Pelabuhan ASDP Ketapang sebagai bentuk komitmen dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan.(red)

Personel Gakkum Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Pengamanan Perlombaan Perahu Layar Dikawasan Perairan Selat Bali

Banyuwangi, Jejak-indonesia.id | Dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke 80 Tahun. Pokmaswas Tanjung Beach, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan perlombaan perahu layar dikawasan perairan selat Bali. Minggu, (3/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Personel Gakkum Satpolairud Polresta Banyuwangi Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. mengatakan giat pengamanan yang dilaksanakan bersama Kapos Satpolairud unit Kota Aipda Haerul Umam, S.H.

Dalam giat pengamanan tersebut, personel Gabungan yang terdiri Satpolairud, Polsek Wongsorejo, Koramil Wongsorejo, Pemdes, dan Panitia menghimbau kepada peserta untuk selalu mengedepankan sportifitas dan menjaga keamanan secara bersama.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekdin PMD Banyuwangi Rido, Kepala Desa Bangsring Sutoyo, Tamu undangan dan dimeriahkan pertunjukan tari Gandrung dari Sanggar Tari Sayu Melik Desa Bangsring.

Adapun peserta lomba perahu layar berdiri dari 37 peserta dari kelompok nelayan desa Bangsring dan kelompok nelayan Gilimanuk yang merebutkan piala bergilir kepala desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

Perlombaan tersebut dibagi menjadi tiga etape, untuk etape 1 diikuti sebanyak 12 perahu, etape 2 sebanyak 12 perahu dan untuk etape 3 diikuti sebanyak 13 perahu serta untuk babak final diikuti sebanyak 10 perahu untuk merebut juara," ucap Aipda Bagus dari keterangan panitia.

Menghimbau kepada peserta lomba untuk selalu mengenakan lifejacket serta menyediakan alat keselamatan pendukung diatas perahu pada saat perlombaan berlangsung.

Selain dalam rangka memeriahkan HUT RI, maksud dan tujuan dilaksanakan lomba ini guna melestarikan tradisi dan budaya Banyuwangi. "Lomba perahu layar yang diselenggarakan merupakan agenda tahunan masyarakat dan kelompok nelayan desa Bangsring yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian Banyuwangi, dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta menarik kunjungan wisatawan," terang Aipda Bagus dari Panitia.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan.

Kegiatan pengamanan berjalan aman dan lancar tanpa ditemukan kejadian menonjol, dan panitia menyambut baik kehadiran Polairud sebagai bentuk perhatian dan perlindungan dari pihak kepolisian.

Diharapkan dengan kehadiran personel Polri khususnya Satpolairud Polresta Banyuwangi di tengah-tengah masyarakat pesisir mampu meningkatkan rasa aman dan memperkuat kerja sama dalam menjaga kamtibmas. (GP)

error: Content is protected !!