We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

TMMD Tak Hanya Membangun Fisik, Anggota Satgas Gelar Tahlil di Rumah Warga Silirsari

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Suasana kebersamaan dan religius menyelimuti kediaman Bapak Abdul Rohim di RT 03 / RW 02, Dusun Kesilir, Desa Silirsari, Kecamatan Siliragung. Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sedang bertugas di wilayah tersebut menyempatkan diri untuk melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) dengan menggelar tahlil dan doa bersama warga setempat, Minggu (03/08/2025)malam.

Kegiatan yang merupakan bagian dari sasaran non-fisik program TMMD ini menunjukkan bahwa tugas para prajurit tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun ikatan spiritual dan sosial dengan masyarakat. Dipimpin oleh petugas Bintal, para anggota Satgas bersama warga sekitar dengan khusyuk melantunkan dzikir dan doa.

Komandan Satgas TMMD setempat menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Program TMMD memiliki dua sasaran, yakni fisik dan non-fisik. Pembangunan jalan dan fasilitas lainnya adalah sasaran fisik. Namun, yang tidak kalah penting adalah menyentuh hati masyarakat melalui kegiatan seperti tahlilan ini. Ini adalah wujud nyata bahwa TNI adalah bagian dari rakyat," ujarnya.

Bapak Abdul Rohim, selaku tuan rumah, mengaku sangat senang dan terharu dengan kehadiran para anggota TNI di rumahnya. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI. Ini bukan hanya tentang doa bersama, tetapi tentang kepedulian dan kebersamaan yang mereka tunjukkan. Kami merasa lebih dekat dan semakin yakin bahwa TMMD ini benar-benar untuk kami," ungkapnya dengan tulus.

Melalui kegiatan Bintal semacam ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas dapat terus tumbuh subur, seiring dengan pembangunan fisik yang sedang digalakkan. Ini menjadi bukti bahwa program TMMD berhasil membangun desa secara utuh, baik dari segi infrastruktur maupun mental dan spiritual warganya. (red)

Pelayanan Kesehatan Bergerak Satgas Yonif 521/DY di Kampung Muaranawa

Jayapura, Jejak-Indonesia.id | Pelayanan kesehatan bergerak yang dilakukan oleh TNI di Papua merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Satgas Yonif 521/DY secara rutin menggelar pelayanan kesehatan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pengobatan bagi warga Papua. (4 Agustus 2025)

Danpos Muaranawa Satgas Yonif 521/DY Letda Inf Andik Prasetyo Wibowo, Pelayanan kesehatan rutin di lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga dan Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu tugas mulia, Kita memiliki tim kesehatan, Obat-Obatan, dan kehadiranya untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

Masyarakat Papua umumnya menyambut baik dan antusias terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY, Mereka merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, gratis dan ramah.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY, Menyelenggarakan Pelayanan kesehatan bergerak dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, termasuk pemeriksaan tekanan darah, pengobatan ringan, dan pemberian vitamin kepada ibu dan anak di daerah terpencil, dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga di kampung-kampung, Medan yang sulit dan jarak yang jauh menjadi tantangan dalam menjangkau lokasi sasaran, ini Membantu meringankan beban masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan dan Mewujudkan masyarakat Papua yang lebih sehat dan sejahtera.

Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)

Gus Miftahul Mubin Perkuat Yayasan Al Ashrof, Tunjuk Ari Bagus Pranata dan Idham Holid

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | 30 Juli 2025, Gus Miftahul Mubin, pendiri dan pengasuh Yayasan Al Ashrof Dusun Sukopuro, mengambil langkah strategis dalam memperkuat struktur internal yayasannya. Dalam penetapan resmi yang dilakukan pada Rabu, 30 Juli 2025, Gus Miftah menunjuk dua sosok penting: Ari Bagus Pranata sebagai Koordinator Bidang Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan Idham Holid sebagai Koordinator Bidang Publikasi (Penyiaran).

Penunjukan ini tidak hanya menjadi bentuk penyegaran organisasi, tetapi juga sinyal kuat bahwa Yayasan Al Ashrof terus berkembang menjadi lembaga yang profesional, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ari Bagus Pranata, yang dikenal sebagai Ketua FERADI WPI Jawa Timur, adalah figur aktivis muda yang selama ini aktif mengadvokasi hak-hak masyarakat. Keberadaannya di posisi strategis ini diharapkan dapat memperkuat kerja-kerja advokasi dan bantuan hukum di lingkungan Yayasan Al Ashrof.

“Kehadiran Ari Bagus Pranata sebagai Koordinator LBH adalah bentuk komitmen kami menghadirkan pelayanan hukum yang inklusif, responsif, dan berpihak kepada kaum lemah,” ujar Gus Miftahul Mubin.

Sementara itu, Idham Holid, yang telah lama berkecimpung di dunia media dan komunikasi publik, dipercaya mengelola bidang penyiaran dan dokumentasi yayasan. Ia akan bertugas memastikan informasi dan aktivitas yayasan tersampaikan secara luas dan profesional melalui berbagai platform publikasi.

“Kami melihat kapasitas dan integritas beliau dalam dunia media. Karena itu kami percaya, beliau mampu mengemban tugas ini dengan baik,” tambah Gus Miftah.

Baik Ari maupun Idham menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan. Mereka sepakat bahwa sinergi antara media, hukum, dan dakwah adalah kekuatan penting dalam membangun masyarakat yang adil, cerdas, dan religius.

Langkah ini menandai babak baru Yayasan Al Ashrof dalam membangun jejaring dan meningkatkan dampak sosial melalui jalur hukum dan komunikasi. Gus Miftah berharap, dengan dukungan SDM yang solid, yayasan ini dapat menjadi teladan dalam pelayanan umat di berbagai bidang.

(red)

Lindungi Konsumen, Polres Ponorogo Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Kualitas Beras

PONOROGO || jejakindonesia.id – Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim bersama Disperindag, Dinas Pertanian, Bulog, dan Kejaksaan melaksanakan pengecekan kualitas dan distribusi beras di wilayah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Penggilingan Padi di Jalan Trunojoyo Pasar Legi, serta Swalayan Bintang di Jalan Letjen Suprapto.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran dalam distribusi dan penjualan beras kepada masyarakat.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan antara beras premium dan medium.

“Sejumlah merk kemasan beras diperiksa terkait berat kemasan sesuai dengan isi, serta tidak ditemukan pelanggaran kualitas,” jelasnya, Sabtu (2/8).

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan pokok di wilayah hukum Polres Ponorogo Polda Jatim.

“Kami pastikan pengawasan terus berjalan demi melindungi konsumen dan menekan potensi kecurangan,” pungkas AKBP Andin. (*)

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Apel Jam Pimpinan, Tekankan Kesehatan dan Kinerja Humanis

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan di halaman Mapolresta Banyuwangi, Senin (4/8/2025).

Dalam arahannya, Kapolresta Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas pelaksanaan pengamanan kegiatan Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025, sebuah ajang balap sepeda internasional yang berlangsung sukses dan aman.

“Terima kasih atas dedikasi dan sinergi dalam mendukung suksesnya event TDBI. Kita tunjukkan bahwa Polresta Banyuwangi siap mengamankan agenda berskala internasional dengan baik,” ujar Kapolresta.

Dalam apel tersebut, kapolresta Banyuwangi juga menyoroti pelaksanaan penguraian arus lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Ketapang. Kapolresta meminta seluruh personel tetap menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas dengan optimal.

“Kesehatan adalah modal utama dalam bertugas, apalagi di lapangan. Pastikan tubuh fit saat menjalankan pengamanan, terutama di titik-titik padat,” imbuhnya.

Terkait pemeliharaan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Kapolresta Banyuwangi mengingatkan tentang kegiatan seperti pawai budaya dengan penggunaan sound system berlebihan (sound horeg). Kapolresta meminta agar kegiatan masyarakat tetap dalam batas waktu dan tidak mengganggu kenyamanan publik.

“Kegiatan masyarakat harus tetap kita fasilitasi, namun tidak boleh mengganggu ketertiban umum,” tegas Kapolresta.

Apel Jam Pimpinan rutin dilaksanakan sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi internal sekaligus peneguhan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banyuwangi. (red)

error: Content is protected !!