We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

WA MISTERIUS Pesan Misterius Soal Demo 3 September, Adu Domba, Fakta, atau Ketar-Ketir?

SURABAYA || jejakindonesia.id -Warga Jawa Timur dihebohkan oleh beredarnya pesan singkat dari nomor tak dikenal yang diduga berasal dari layanan blasting. Isi pesan tersebut menyebut bahwa demo anarkis di Kabupaten Pati adalah hasil hasutan dan provokasi dari Cak Sholeh, yang diklaim menyebabkan kerusakan pada 4 mobil, 2 motor, dan melukai 39 orang.

Tak berhenti di situ, pesan tersebut juga mempertanyakan keikhlasan warga Jatim atas kerusakan dan korban yang disebut sebagai dampak dari demo yang direncanakan oleh Cak Sholeh pada 3 September 2025. Menariknya, pesan ini mencatut nama MUI Jatim, meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Kutipan pesan:
“Demo anarkhis di Kab Pati itu wujud HASUTAN & PROVOKASI CAK SHOLEH yg akibatkan 4 mbl, 2 roda dua dirusak & 39 orang luka2. Apakah warga Jatim ikhlas terjadi kerusakan & saudara kita jadi korban akibat demo yg sdh direncanakan Cak Sholeh tgl 3 Sept 2025 — MUI JATIM”

Fenomena ini memunculkan beragam spekulasi, apakah ini bentuk gertakan, adu domba, atau justru indikasi ketar-ketir dari pihak tertentu menjelang aksi demonstrasi yang disebut akan digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya mendatang?

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari aparat kepolisian maupun MUI Jatim terkait kebenaran isi pesan tersebut. Publik pun diimbau untuk tetap tenang, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menjelang 3 September, masyarakat Jawa Timur tampaknya akan terus dibayangi oleh ketegangan dan pertanyaan besar, siapa yang benar, dan siapa yang sedang memainkan opini?

(Redho)

Fakta dari Rekaman! Calo Kepsek Otak Pelakunya Oknum Wartawan Inisial HS, Tangkap HS!

Deli Serdang || jejakindonesia.id - Kabar mengejutkan terus berlanjut dari Dinas pendidikan Kabupaten Deli Serdang, di mana seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Kecamatan Percut Sei Tuan terlihat pada oyong dan demam tinggi setelah diperiksa oleh Inspektorat terkait dugaan keterlibatan dalam kasus calo kepala sekolah.

Kasus ini semakin kompleks dan terbuka perlahan lahan karena melibatkan oknum wartawan inisial HS yang diduga menjadi otak pelaku pemain inti calo kepsek, dan aduan salah satu kepala sekolah kepada media ini, ia mengaku di memarahi HS yang telah membongkar informasi tentang calo kepala sekolah tersebut.

"Iya bang, demam saya usai diperiksa inspektorat, ditambah lagi saya dimarahi oleh HS dan di ancam ancam, kenapa pak kepsek bocorkan." Cerita (A) oknum kepala sekolah kepada media ini, selasa, (26 /8/2025) via selulernya.

Dugaan ini menunjukan fakta tentang peran HS dalam permainan kasus tersebut dan apakah ada motif tertentu di balik tindakannya.

Pihak penegak hukum Polisi dan kejaksaan diminta periksa inisial HS, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait calo kepala sekolah yang menghebohkan dunia pendidikan di Deli Serdang.

Masyarakat berharap agar kasus calo kepala sekolah dapat diusut tuntas dan memberantas oknum calo yang terlibat didalam sampai ke akar-akarnya.

Sumber : tvnya buruh

Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi, Diduga Dibackup Oleh Aparat Penegak Hukum.

Mandailing Natal || jejakindonesia.id - Keberadaan pertambangan emas ilegal menggunakan alat berat dan mesin diesel (dompeng) hingga kini terus beroperasi. Beroperasinya tambang emas ilegal ini diduga akibat dibackup oleh aparat penegak hukum (APH).

Seperti keberadaan tambang emas ilegal di Dusun Batang Lobung Desa Pulo Padang Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, Kamis (28/825) mereka para penambang tetap beroperasi karena dibackup oleh aparat penegak hukum.

Diketahui, dilokasi tersebut ada satu unit alat berat (excavator) yang beroperasi. Alat tersebut merupakan milik salah satu pengusaha tambang yang ada di wilayah tersebut.

Pengusaha tambang emas ilegal itu berinisial O L dan satu lagi rekanannya S T G. Mereka bebas beroperasi merusak dan mengeruk butiran emas yang ada di lokasi itu tanpa takut berurusan dengan hukum.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut, O L dan S T G ini menambang dilokasi tersebut dengan begitu bebas tanpa ada sedikitpun rasa takut kepada hukum karena memiliki backing aparat di Kecamatan Linggabayu.

"Mereka tidak takut dan secara terang terangan melakukan penambangan emas tanpa izin dilokasi itu, karena dari info dan cerita ditengah tengah masyarakat mereka itu selalu anggar anggar backing," terangnya.

Sementara itu, dalam pasal 158 undang – undang Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang – undang 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara( UU minerba) pasal ini mengatur bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.milliar. selain sanksi pidana, pelaku tambang ilegal juga dapat dikenai sanksi administratif dan sanksi tambahan, seperti perampasan barang yang digunakan dan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ilegal tersebut.

Hingga saat ini, pemangku kepentingan baik dari pemerintahan dan kepolisian khususnya di Kecamatan tersebut tidak pernah menertibkan aktivitas tambang ilegal tersebut, pun sudah banyak memakan korban jiwa.(S.N)

Kapolda Aceh Terima Audiensi Manajemen PT Pertamina Hulu Rokan

Banda Aceh || jejakindonesia.id  — Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo beserta beberapa pejabat utama, menerima audiensi dari manajemen PT Pertamina Hulu Rokan di ruang kerjanya, Kamis, 28 Agustus 2025.

Rombongan PT Pertamina Hulu Rokan tersebut dipimpin oleh Vice President Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), Tujuan Sanggam Silaen. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Aceh. Menurutnya, keberadaan industri migas bukan hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami menyadari bahwa sektor energi, khususnya migas, merupakan salah satu pilar strategis bangsa. Untuk itu, Polda Aceh siap mendukung terciptanya situasi kondusif demi kelancaran operasional Obvitnas PHR di Aceh,” ujar Marzuki Ali Basyah.

Sementara itu, VP HSSE Pertamina Hulu Rokan, Tujuan Sanggam Silaen menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan jajaran Polda Aceh selama ini. Menurutnya, sinergi yang baik antara Pertamina dengan Polda Aceh menjadi faktor penting dalam menjamin keberlangsungan operasional serta perlindungan terhadap aset negara.

“Sinergi antara perusahaan dan kepolisian sangat penting, khususnya dalam mendukung kelancaran operasional hulu minyak dan gas bumi yang berstatus sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas),” ujar Tujuan Sanggam Silaen.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara Polda Aceh dan PT Pertamina Hulu Rokan, sehingga operasional migas sebagai salah satu Obvitnas dapat berjalan optimal, aman, dan memberi manfaat bagi negara serta masyarakat.

@kapolda_aceh
@marzukialba_bd91
@spripimpoldaaceh
@bidhumaspoldaaceh
@divisihumaspolri
@polripresisi
@polisi_peduli
@halo_polisi
@polisi_indonesia

#bidhumaspoldaaceh #poldaaceh #polripresisi

Kapolres Aceh Timur Santuni Anak Yatim Piatu Saat Kunjungan Kerja Ke Polsek Serbajadi

Aceh Timur || jejakindonesia.id - Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melakukan kunjungan kerja ke Polsek Serbajadi dalam rangka mempererat koordinasi dan meningkatkan sinergi antar jajaran, Kamis, (28/08/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut memberikan arahan kepada jajaran personel Polsek Serbajadi terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta pentingnya respons cepat terhadap keluhan warga.

Tak hanya itu, sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat, Kapolres Aceh Timur bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur, Ny. Zilka Irwan Kurniadi juga menyantuni sejumlah anak-anak yatim dan piatu.

“Kegiatan ini bukan hanya sebatas kunjungan kerja, tapi juga bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga santunan ini dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi mereka,” ujar Kapolres.

Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga berkomitmen hadir di tengah masyarakat dengan memberikan dukungan nyata. Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Kegiatan kunjungan kerja dan pemberian santunan ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat serta para orang tua anak-anak yang menerima bantuan. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kapolres Aceh Timur.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian sosial.

Divisi Humas Polri
Bidhumas Polda Aceh

error: Content is protected !!