Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Video

PALANGKARAYA  – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar Pencucian Pataka Manunggal Dharma Karya Jaya, bertempat di Aula Graha Bhayangkara, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya, Minggu (21/06/2026) sore.

Prosesi pencucian pataka yang menjadi salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 pada tanggal 1 Juli tersebut, dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, dan dihadiri para pejabat utama serta personel Polda Kalteng.

Kapolda Kalteng mengatakan, upacara pencucian Pataka ini adalah tradisi wajib dalam rangka memperingati hari Bhayangkara dan juga sebagai tradisi pemuliaan nilai-nilai luhur Tribrata.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pataka Manunggal Dharma Karya Jaya, juga sebagai pedoman bagi setiap insan Polri, agar tetap memegang teguh kebenaran dalam penegakan hukum, serta sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat.

“Diharapkan tradisi wajib ini menjadi momentum untuk introspeksi dan perenungan kepada seluruh prajurit Korps Bhayangkara. Sehingga ke depannya, Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat,” tutupnya. (adji)

SERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Satuan Samapta Polres Serang melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukum Polres Serang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Regu 1 Patroli Sat Samapta Polres Serang yang dipimpin oleh Danru Patroli Regu 1, BRIPKA Yuda Triyana P, dengan menyasar wilayah Desa Bolang, Kecamatan Lebak Wangi.

Dalam pelaksanaan patroli dialogis, personel Sat Samapta Polres Serang menyambangi masyarakat serta memberikan imbauan kamtibmas agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pesan-pesan untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghindari aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Kasat Samapta Polres Serang AKP Eka Jatnika, S.A.P menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga.

“Melalui patroli dialogis ini, kami berharap masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Dengan kegiatan rutin tersebut, Polres Serang terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Serang.

DELI SERDANG || Jejak-indonesia.id — Polda Sumatera Utara melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial LS (43) berhasil diamankan karena diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 506,87 gram.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Masyarakat melaporkan adanya seorang pria yang diduga menguasai narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Cemara Pasar 1 Lorong 3 Barat, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subnit II Unit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang langsung melakukan penyelidikan di lokasi. Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas menemukan seorang pria dengan ciri-ciri sesuai informasi yang diterima. Personel kemudian melakukan penyamaran (undercover) dan selanjutnya melakukan tindakan kepolisian terhadap tersangka LS.

Dari hasil penangkapan, petugas menemukan barang bukti berupa lima plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 506,87 gram, satu unit telepon genggam merek Oppo, satu kantong plastik warna putih, serta satu paper bag warna cokelat dan putih yang berada di atas meja di depan tersangka saat diamankan.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti narkotika tersebut merupakan miliknya. Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah tegas dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Polresta Deli Serdang berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami juga mengharapkan dukungan serta partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tegasnya.

MATARAM || Jejak-indonesia.id – Tim Auditor Itwasum Polri mulai menyoroti penanganan berbagai pengaduan masyarakat, saat menjalankan Audit Kinerja Itwil IV Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Polda NTB. Audit berlangsung sejak 18 hingga 29 Juni 2026 dengan fokus pada aspek pelaksanaan, pengendalian, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Auditor Itwasum Polri Kombes Pol. Subchan menjelaskan, kedatangannya ke NTB untuk melakukan pengawasan sekaligus pengecekan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah tersebut.

“Kita kesini mau audit kinerja, pengecekan dan pengawasan tugas di sini (Polda NTB, red),” ujar Kombes Subchan saat door stop di depan lobi Hotel Prime Park Mataram, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, audit kali ini juga mencakup pemeriksaan terhadap berbagai pengaduan masyarakat yang masuk ke Mabes Polri, Polda NTB, hingga polres jajaran. Salah satunya terkait dumas dari owner bengkel Light Auto terhadap Kepala SPN Polda NTB di Belanting.

“Makanya ini kita akan cek sejauhmana tingkat penanganannya, ini akan kita cek semua. Jadi pengaduan-pengaduan yang masuk dari masyarakat NTB ini mau kita cek, sejauhmana tingkat perkembangannya dan penanganannya,” tegas Kombes Subchan.

Subchan menambahkan, audit tidak hanya menyasar administrasi maupun program kerja, tetapi juga proses perencanaan, pengendalian, hingga pelaksanaan tugas pada setiap satuan kerja.

“Jadi audit kinerja ini kita lakukan mulai dari perencanaan, pengendalian hingga pelaksanaan, termasuk pengaduan-pengaduan itu tadi,” katanya.

Di sisi lain, owner bengkel Light Auto, Frienky Wijaya, menyambut kehadiran tim auditor. Ia berharap laporan serta keluhan yang telah disampaikan ke Mabes Polri, Polda NTB, hingga polres jajaran mendapat perhatian serius.

“Saya berharap seluruh keluhan dan dumas yang sudah kami sampaikan dapat ditangani serta ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Frienky.

Audit kinerja Itwasum Polri ini diharapkan mampu memberi gambaran menyeluruh terkait kualitas pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus mendorong percepatan penanganan berbagai pengaduan masyarakat di wilayah NTB.

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat budaya konsumsi ikan terus digencarkan. Melalui peringatan Bulan Mutu Tahun 2026 bertema “Ikan Aman, Sehat dan Bermutu untuk Generasi Bangsa”, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia bersama Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menggelar edukasi dan distribusi ikan bermutu kepada masyarakat Banyuwangi.

Kegiatan yang berlangsung di Andiko Center, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (20/6/2026), dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari ibu dengan anak balita, lansia, masyarakat usia produktif, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan peningkatan asupan gizi.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Komisi IV DPR RI dan KKP melalui Balai Besar Pengujian Penerapan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Surabaya I dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mengonsumsi ikan yang aman, sehat, dan bermutu.

Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai mutu dan keamanan pangan hasil perikanan yang disampaikan oleh tim Balai Besar PPMHKP Surabaya I. Peserta mendapatkan pemahaman tentang cara mengenali ikan segar, manfaat kandungan gizi ikan, hingga pentingnya menjaga kualitas produk perikanan dari hulu hingga sampai ke tangan konsumen.

Selain edukasi, panitia juga mendistribusikan sebanyak 400 paket ikan segar kepada masyarakat yang tersebar di Kecamatan Tegalsari, Gambiran, Genteng, Cluring, dan Siliragung.

Seluruh ikan yang dibagikan telah melalui proses uji organoleptik untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kelayakan konsumsi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ikan yang didistribusikan memenuhi standar mutu sehingga aman dikonsumsi masyarakat.

Dorong Budaya Konsumsi Ikan Bermutu
Kepala Balai Besar PPMHKP Surabaya I, Sri Anggoro, menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ikan harus diiringi dengan jaminan mutu dan keamanan produk perikanan yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang kaya akan Omega-3, nutrisi penting yang berperan dalam meningkatkan kesehatan tubuh sekaligus mendukung perkembangan kecerdasan anak.

“Kami berharap budaya konsumsi ikan bermutu semakin meningkat, bukan hanya di lingkungan pemerintah tetapi juga di seluruh lapisan masyarakat. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Sri Anggoro juga menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tugas melakukan sertifikasi dan pengawasan mutu guna memastikan hasil perikanan yang dipasarkan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan pangan.

Menurutnya, pelaksanaan Bulan Mutu menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kualitas hasil perikanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk perikanan lokal.

*Gemarikan dan Ketahanan Pangan*

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno sekaligus Bulan Mutu yang diperingati sepanjang Juni 2026.

Dalam sambutannya, Sonny menjelaskan bahwa sebelumnya ia juga telah menggelar program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) di sejumlah daerah, termasuk Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso.

Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan merupakan langkah konkret dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan produktif.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan sektor perikanan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Tema kegiatan hari ini adalah ikan. Karena itu kita ingin mendorong masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi keluarga,” ujarnya.

Sonny juga mengungkapkan bahwa sektor pengolahan dan pemasaran hasil perikanan di Banyuwangi memiliki potensi besar. Saat ini terdapat sekitar 85 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar) yang menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi perikanan daerah.

Membangun Generasi Bangsa yang Lebih Sehat. Pelaksanaan Bulan Mutu 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan bergizi.

Melalui edukasi, pengawasan mutu, dan distribusi ikan berkualitas, diharapkan budaya makan ikan semakin tumbuh di tengah masyarakat Banyuwangi.

Dengan meningkatnya konsumsi ikan yang aman dan bermutu, pemerintah berharap lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan mampu menjadi pilar pembangunan bangsa di masa depan.

error: Content is protected !!