PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Masyarakat pesisir Kota Pasuruan kembali bersiap menggelar tradisi tahunan Petik Laut 2026, sebuah ritual budaya yang menjadi simbol rasa syukur para nelayan atas hasil laut yang melimpah sekaligus doa bersama untuk keselamatan selama melaut. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam poster resmi kegiatan, rangkaian acara melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta komunitas nelayan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan, DPK HNSI Kota Pasuruan, serta mengusung semangat pelayanan BerAKHLAK dan promosi Pesona Indonesia.
Tradisi Petik Laut merupakan warisan budaya masyarakat pesisir yang telah dilaksanakan secara turun-temurun. Selain sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat nelayan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya maritim yang masih lestari hingga kini.
Mengusung tema “Tradisi Lestari, Laut Berseri, Syukur Abadi”, penyelenggara menyiapkan sejumlah agenda yang dipadukan dengan kegiatan keagamaan dan hiburan rakyat.
Rangkaian acara diawali pada Sabtu, 27 Juni 2026, dengan Khotmil Qur’an mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Pada malam harinya, masyarakat akan mengikuti Sholawat Bersama Mardotillah yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB.
Puncak acara digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, melalui Kirab Larung Petik Laut mulai pukul 07.00 WIB. Prosesi ini menjadi inti dari tradisi Petik Laut, di mana sesaji dilarung ke laut sebagai simbol rasa syukur sekaligus doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, hasil tangkapan yang melimpah, dan keberkahan dalam mencari nafkah.
Sebagai penutup, masyarakat akan disuguhkan hiburan musik orkes yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai hiburan rakyat yang turut memeriahkan perayaan.
Tradisi Petik Laut tidak hanya menjadi agenda budaya masyarakat nelayan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya di Kota Pasuruan. Kehadiran ribuan pengunjung setiap tahunnya diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, kuliner, hingga usaha mikro di kawasan pesisir.
Panitia mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga Tradisi Petik Laut 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap budaya bahari Indonesia.
Jadwal Kegiatan Petik Laut 2026:
Sabtu, 27 Juni 2026
Khotmil Qur’an (06.00 WIB–selesai)
Sholawat Bersama Mardotillah (19.00 WIB–selesai)
Minggu, 28 Juni 2026
Kirab Larung Petik Laut (07.00 WIB–selesai)
Hiburan Musik Orkes (09.00 WIB–selesai)
Lokasi: Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
