Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Bungah Gresik

GRESIK || jejakindonesiamid - Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim menetapkan Satu orang sebagai tersangka dalam kasus penambangan ilegal di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Penetapan ini dilakukan usai menindaklanjuti laporan masyarakat adanya tambang galian C yang diduga tak berijin di Bungah.

Unit Tipidter Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim telah mendatangi lokasi tambang pada Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebanyak Enam orang telah diperiksa dan Satu orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz kepada media, Senin (4/8/25).

"Sudah kami tetapkan Satu orang sebagai tersangka berinisial AI warga Kecamatan Bungah, sebagai pemilik sekaligus penanggung jawab aktivitas tambang tanpa izin tersebut," kata AKP Abid.

Penetapan tersangka itu lanjut AKP Abid setelah penyidik memeriksa Enam saksi, di antaranya operator excavator, checker, dan sopir truk.

Barang bukti yang diamankan antara lain Tiga unit truk diesel, Satu unit excavator, Tiga bendel surat jalan, Satu buku rekap, dan Satu kunci excavator.

“Aktivitas penambangan saat itu sudah berlangsung sebanyak 51 rit, kami juga mengamankan tiga truk yang sedang beroperasi di lokasi,” lanjut AKP Abid.

Tersangka dijerat dengan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Sambut Hari Kemerdekaan RI ke – 80 Brimob Polda Jatim Berbagi 2000 Bendera Merah Putih di Pamekasan

PAMEKASAN || jejakindonesia.id - Dalam Rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -80 tahun Satbrimob Polda Jatim, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, bagi - bagi bendera Merah Putih.

Sejumlah personel Satbrimob Polda Jatim memasangkan bendera merah putih kepada para pengendara sepeda motor dan Abang becak di jalan raya.

Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim, Kompol Masrukin mengatakan pemasangan bendera Merah Putih kepada seluruh warga masyarakat Pamekasan itu dilakukan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke- 80 tahun.

Ditambahkan oleh Danyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim Kompol Masrukin, bahwa pemasangan bendera merah putih ini juga bertujuan untuk mengajak kepada seluruh warga Pamekasan, selalu menghargai perjuangan para pahlawan yang telah gugur.

"Tujuannya adalah untuk mengajak kepada seluruh warga kabupaten Pamekasan untuk menggelorakan semangat nasionalis dan menanamkan nilai-nilai jasa pahlawan,"ungkap Kompol Masrukin, Senin (04/08/2025).

Pembagian bendera Merah Putih itu lanjut Kompol Masrukin dibagi menjadi 3 Kompi di tiga titik yakni di Mako Satbrimob Polda Jatim, Jalan Nyalaran Blumbungan, Jalan Jokotole lampu merah dan di Jalan Kabupaten Pegadaian.

"Kita tidak ikut merebut bendera, tapi kita mengisi kemerdekaan bangsa negara ini dengan menumbuhkan dan menggelorakan dengan tindakan membagikan bendera yang hari ini direncanakan ada 3 titik,"jelas Kompol Masrukin.

Ia juga berharap kepada seluruh warga negara Indonesia pada umumnya dan masyarakat Pamekasan untuk lebih menggelorakan dalam mengisi kemerdekaan ini dengan jiwa patriot nasionalis NKRI harga mati.

Polisi Berhasil Amankan Pemasok Utama Jaringan Narkoba di Pasuruan, 350 gram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi Disita

PASURUAN || jejakindonesia.id - Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan Polda Jatim kembali mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan bandar besar asal Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya Polisi telah menangkap Dua pelaku berinisial KD alias Guplek dan AN di sebuah vila di Kota Batu pada Sabtu (26/7/2025).

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Yoyok Hardianto mengatakan pemasok utama berinisial DK, warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ditangkap di wilayah Bali saat mencoba kabur usai anak buahnya tertangkap lebih dulu.

“Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. DK adalah bandar besar yang menyuplai sabu kepada KD,” ungkap Iptu Yoyok Hardianto, Senin (4/8/2025).

Dari penangkapan DK, tim Satresnarkoba langsung melakukan penggeledahan di rumah DK di Prigen.

Hasilnya, ditemukan 350 gram sabu siap edar serta 724 butir ekstasi yang diduga akan diedarkan di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

“Barang bukti ditemukan di rumah pelaku saat dilakukan penggeledahan. Jumlahnya cukup besar dan menunjukkan skala peredaran yang tidak kecil,” tambah AKP Yoyok.

Saat ini, DK telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara.

Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan masih maraknya peredaran narkoba di kawasan Pasuruan barat, terutama di wilayah Gempol dan Prigen.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan Polda Jatim menegaskan, meskipun beberapa bandar besar telah ditangkap, upaya pemberantasan tidak akan berhenti sampai aktor utama jaringan narkoba benar-benar ditangkap.

“Perang terhadap narkoba tidak akan berhenti. Kami akan terus memburu jaringan lainnya hingga ke akar-akarnya,”tegasnya.

Peluru di Lapangan, Doa di Mushola : IPDA Gani dan Pengabdian yang Tak Terlihat

Gorontalo, Jejak - Indonesia.id |  Ketegasan di medan tugas kerap menyamarkan kelembutan hati di balik seragam. Sosok IPDA Muhammad S. Gani, S.H., M.H., CPPS yang menjabat Dantim Unit Sapu Jagad Unit Wanteror Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Gorontalo menjadi potret nyata bagaimana seorang Anggota Polri Satuan Brimob tak hanya hadir untuk menegakkan hukum dan penghalau aksi unjuk rasa yang anarkis, tetapi juga menyalakan harapan di tengah sunyinya Mushola tanpa nama.

Kisahnya bermula dari perjalanan harian menuju markas Brimob. Di tepi jalan wilayah Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, IPDA Gani sering melihat sekelompok anak tengah mengaji di sebuah Mushola kecil yang sederhana.

Tidak ada papan nama, tak ada fasilitas memadai. Papan tulis tua, kapur seadanya, dan Al-Qur’an lusuh menjadi teman setia para santri cilik itu dalam menimba ilmu agama.

Pemandangan itu membekas di hatinya. Tanpa publikasi, tanpa bantuan Lembaga manapun, IPDA Gani mulai mengumpulkan sisa potongan kayu, ranting bekas latihan tembak, dan material dari lokasi longsoran.

Barang-barang itu ia jual diam-diam ke pabrik kapur dan pengepul, lalu hasilnya ia belikan Al-Qur’an baru serta perlengkapan mengaji lainnya.

“Saya hanya ingin mereka belajar dengan semangat dan nyaman. Mereka adalah penerus kita. Jangan sampai kehilangan harapan hanya karena tempat belajar mereka tak layak,” ujar IPDA Gani saat ditemui awak media, Senin, 4 Agustus 2025.

Tak hanya berhenti pada pengadaan perlengkapan, IPDA Gani juga mulai merancang pengembangan Mushola tersebut agar lebih representatif.

Ia bahkan memikirkan insentif bagi guru mengaji yang selama ini mengajar dengan bayaran minim, hanya Rp.120 ribu per bulan, dan mereka berjalan sejauh 3 kilometer setiap harinya.

“Saya akan terus sisihkan waktu dan tenaga, kumpulkan lagi kayu dan apa pun yang bisa dijual. Semoga ke depan saya bisa bantu lebih banyak,” tambahnya tulus.

Inisiatif ini dilakukan sepenuh hati di sela padatnya tugas sebagai Anggota Brimob. Baginya, membangun karakter generasi muda melalui pendidikan agama adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian sebagai Abdi Negara.

“Apa yang saya lakukan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bentuk nyata cinta kami dari Brimob kepada masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya saat ada ancaman, tapi juga saat mereka butuh harapan,” tutur IPDA Gani.

Kehangatan dan rasa syukur pun datang dari warga sekitar. Mereka mengaku tersentuh oleh perhatian IPDA Gani yang memilih terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat, membuktikan bahwa aparat keamanan bisa menjadi bagian dari solusi dan inspirasi.

Mushola tanpa nama itu kini perlahan bersinar, bukan karena kemegahannya, tapi karena cahaya kasih yang terpancar dari ketulusan seorang Perwira yang memilih memberi, meski dalam diam. (red)

KOPTU NANO WIBOWO ANGGOTA KORAMIL 411-04/TMJ, KODIM 0411/KM KUNJUNGI PERSIAPAN DAPUR SEHAT MBG.

Lampung Tengah, Jejak - Indonesia.id |  Senin 04 Agustus 2025, Kunjungan pendampingan Babinsa Anggota Koramil 411-04/Tmj Koptu Nano Wibowo dalam rangka cek lokasi perapihan bangunan
Pembuatan gedung dan tempat Memasak Dapur Sehat Program makan bergizi gratis untuk anak sekolah dari pemerintah di lakukan dengan cara aktif dalam pengawasan.

pengerjaan persiapan tempat dan di pastikan hampir selesai bahkan segera di fungsikan.

Di rencanakan menurut Ratoyo di sampaikan dalam obrolan bersama, di katakan mudah mudahan dalam waktu dekat di akhir Agustus ini sudah bisa bekerja dan bisa di distribusikan Makanan Bergizi Gratis untuk anak anak di sekolah sekolah juga pondok pesantren. tuturnya.

Dengan adanya pengerjaan cepat dan di segerakan pengerjaannya persiapan yang matang dan segera menyusul seperti di daerah daerah lain dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis.

Dan selanjutnya dalam pengawasan dan pendampingan
Tugas dari pada Babinsa Sbagai pendamping adalah Memastikan kelancaran pendistribusian dan memberikan edukasi tentang pentingnya pola makan Sehat seperti dalam program makanan sehat bergizi gratis di sekolah sekolah.

pendampingan kunjungan persiapan dapur sehat program Makanan Bergizi Gratis(MBG) di kampung pujo Asri Kecamatan Trimurjo di sambut oleh Bp Kepala Kampung Pujo Asri, Kasiyanto beserra stafnya.
Bp Ratoyo selaku Mitra MBG.
Tri Nurohman(SPPG)
ibu Kris(Person In Charge) penanggung jawab pengelolaan,pengkordinasi dari segala aspek baik perencanaan,pelaksanaan dan pemantauan.

Babinsa dalam pendampingannya Memastikan kelancaran dalam pendistri busian berjalan lancar dan tepat sasaran di sekolah sekolah yang telah di tentukan sesuai dengan data.
Dan Babinsa dalam giatnya adalah merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah, untuk meningkatkan gizi anak sekolah melalui program Makanan Bergizi Gratis(MBG).

Giatan kunjungan merupakan Sinergi antar aparat pemeritah,petugas kesehatan dan Masyarakat untuk menyukseskan program peningkatan gizi dan pembangunan sumber daya manusia.
Hadir dan keterlibatan aktif di lapangan Babinsa bertujuan membangun kedekatan dan hubungan erat dengan warga di wilayah bianaannya.

Sumber: Mitra 0411/KM.
S.Martha.

error: Content is protected !!