We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Doa Bersama Polres Jakbar: Shalat Gaib Digelar untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi

JAKARTA || jejakindonesia.id - Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan shalat gaib untuk para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Senin (8/12/2025).

Ibadah tersebut digelar usai pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Jami Al-Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat.

Suasana haru tampak menyelimuti masjid saat jajaran kepolisian, staf, dan para jamaah warga sekitar bersama-sama menundukkan kepala, memanjatkan doa untuk saudara-saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian Polres Metro Jakarta Barat terhadap korban bencana alam.

Kabag SDM Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menyampaikan bahwa shalat gaib ini merupakan bentuk empati sekaligus ikatan kemanusiaan dari keluarga besar Polri.

“Ini menjadi momen penuh haru untuk mengirimkan doa bersama bagi saudara-saudara yang tertimpa musibah di wilayah Sumbar, Sumut, dan Aceh. Kami turut berduka dan berbelasungkawa kepada seluruh korban serta masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan shalat gaib ini juga menjadi doa bersama agar proses evakuasi, penanganan, serta pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan lancar.

“Ini adalah bentuk empati dan ikatan kemanusiaan yang kuat di tubuh Polri. Semoga saudara-saudara kita diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutupnya.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polsek Gempol Tangkap Lima Pelaku Curanmor dan Curemas Yang Beroperasi di Wilayah Gempol

PASURUAN || jejakindonesia.id – Polres Pasuruan mengamankan lima pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curemas) dalam dua pengungkapan kasus yang terjadi di wilayah Kecamatan Gempol. Pengungkapan ini menjadi bukti respons cepat dan komitmen jajaran Polres Pasuruan dalam menjaga keamanan masyarakat.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan menyampaikan apresiasi terhadap kinerja tim yang berhasil mengungkap dua kasus besar tersebut. “Setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti dengan cepat. Kami akan terus menjaga agar Pasuruan tetap aman,” ujarnya setelah giat konferensi pers, di Mapolres Pasuruan, Senin (8/12/2025).

Kasus pertama adalah curanmor yang dialami Laily Maulidyah. Motor Honda Beat miliknya hilang dari depan kamar kos di Dusun Kuwung, Desa Karangrejo. Pelaku utama, Muhamad Sultoni (27), mengakui aksinya dan menyebut motor hasil curian dijual kepada penadah berinisial M. Ghofur (36) di wilayah Paserpan. Penadah tersebut kemudian menjual kembali motor itu ke wilayah Kejayan.

“Tersangka Sultoni mengakui menjual motor curian kepada saudara Ghofur seharga Rp3.500.000. Barang bukti juga berhasil kami amankan, termasuk kunci T, pakaian, helm, dan ponsel milik pelaku,” ujar penyidik Polsek Gempol dalam konferensi pers tersebut.

Kasus kedua adalah pencurian dengan pemberatan (curemas) yang terjadi pada dua rumah warga di Dusun Legok, Desa Legok. Pada peristiwa pertama, rumah milik Saifuddin dibobol saat pemilik sedang menghadiri acara keluarga. Para pelaku mengambil uang tunai Rp11 juta serta perhiasan emas senilai sekitar Rp100 juta.

Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap Muhammad Maskur (32) yang mengakui pembagian hasil penjualan emas senilai Rp58 juta bersama rekan-rekannya.

Dalam pengembangan kasus, Unit Reskrim Polres Pasuruan juga menangkap Mochammad Toriqul Akbar (25), Yoga Surya Abadi (26), dan Hariono Zakaria (37), yang terlibat dalam dua rangkaian aksi curemas di wilayah tersebut.

Perhiasan emas hasil pencurian diketahui telah dijual di Pasar Bangil dan di Toko Mas Gajah Jogosari dengan nilai puluhan juta rupiah.

Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha ,S.I.K,M.H
menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan 170 gram emas dari 2 TKP tersebut, “Dari dua TKP, total perhiasan yang kami sita mencapai lebih dari 170 gram emas. Para pelaku menggunakan sebagian hasil kejahatan untuk membeli barang pribadi seperti sepeda motor dan peralatan rumah tangga,” jelas Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha, SIK., SH.

Kapolres AKBP Jazuli Dani Irwan menegaskan bahwa Polres Pasuruan akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh rangkaian kasus terungkap.

“Kami pastikan proses hukum berjalan tegas sesuai aturan. Kepada masyarakat, kami imbau terus bekerja sama melalui laporan-laporan yang konstruktif,” tutupnya.

Polres Pasuruan menyampaikan bahwa seluruh tersangka yang telah ditangkap kini dalam proses pemeriksaan dan pemberkasan untuk penyelesaian perkara sesuai prosedur hukum.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencar Patroli Skala Besar Jelang Nataru

TANJUNG PERAK || jejakindonesia.id - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), aparat gabungan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim bersama instansi terkait, memperketat pengamanan di Kota Surabaya.

Upaya ini ditunjukkan melalui kegiatan patroli skala besar antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, pada Sabtu (6/12/2025) malam.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel Patroli Harkamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran.

Dalam arahannya, Kompol Kamran menekankan pentingnya kehadiran petugas di lapangan untuk mencegah potensi kerawanan di malam akhir pekan.

Usai apel, rombongan patroli stasioner langsung bergerak menyisir sejumlah titik vital dan rawan.

Rute penyisiran meliputi kawasan Jalan Jakarta dan pusat keramaian Jalan Kembang Jepun (Kya-Kya) yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Pabean Cantikan, hingga bergeser ke Jalan Nyamplungan di wilayah hukum Polsek Semampir.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian bersama instansi samping untuk menekan angka kriminalitas malam hari.

"Patroli Skala Besar ini dilaksanakan secara intensif dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas serta mencegah adanya kejahatan malam di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Iptu Suroto.

Lebih lanjut, Iptu Suroto menegaskan bahwa patroli Harkamtibmas ini menargetkan segala bentuk ancaman yang dapat meresahkan masyarakat.

Fokus utama petugas adalah mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, cuas, dan curanmor), serta fenomena gangster.

"Kami melakukan antisipasi terhadap aksi gangster, tawuran, balap liar, dan gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif," tambahnya. (*)

Personel Gabungan Polda Jatim Lakukan Aksi Kemanusiaan Pascabanjir Lahar Semeru di Lumajang

LUMAJANG || jejakindonesia.id – Personel gabungan dari Brimob Polda Jawa Timur, Polres Lumajang, serta Polsek jajaran melaksanakan kegiatan kemanusiaan pascabencana luapan lahar Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin (8/12/2025).

Fokus utama kegiatan tersebut adalah membantu warga terdampak bencana dengan mengevakuasi barang-barang milik warga ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, personel gabungan juga melakukan pembersihan rumah-rumah warga yang tertimbun material luapan lahar serta debu vulkanik Gunung Semeru.

Tidak hanya itu, jalan-jalan pemukiman yang tertutup material pasir, lumpur, dan abu vulkanik turut dibersihkan guna memulihkan akses dan aktivitas masyarakat setempat.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat pascabencana.

“Personel gabungan kami terjunkan untuk membantu meringankan beban warga terdampak bencana lahar Gunung Semeru," ujar AKBP Alex, Senin (8/12).

Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam hal ini Brimob Polda Jatim dan Polres Lumajang di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi luapan lahar susulan, terutama saat intensitas hujan tinggi, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” pungkasnya.

Polres Probolinggo Kota Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata Jelang Libur Nataru

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id - Pascakejadian pengunjung yang tenggelam di Wisata Kum - Kum pelabuhan Mayangan pada Jumat ( 05/12/2025 ) sore, Polres Probolinggo Kota Polda Jatim memberikan himbauan kepada para pengunjung agar lebih berhati - hati pada saat beraktivitas di tempat wisata Kum - Kum.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K M.I.K melalui Plt. Kasihumas Iptu Zainullah mengatakan, bahwa kegiatan himbauan ini sebagai langkah antisipasi agar insiden tersebut tidak terulang lagi.

"Kami bersama anggota melaksanakan himbauan kepada para pengunjung wisata Kum - Kum, mengingat ini sudah memasuki akhir pekan dan warga masyarakat juga semakin ramai yang datang," ujar Iptu Zainullah, Senin (8/12).

Ia juga menekankan kepada pengelola untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan kepada para pengunjung agar tidak melaksanakan aktifitas berenang diluar area batas aman pada saat air pasang

"Kemarin itu memang korban yang tenggelam berenang pada saat air pasang, jadi tadi kami tekankan kepada pengelola untuk melarang warga untuk pergi berenang pada saat air pasang agar tidak terjadi insiden lagi."kata Iptu Zainullah.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Eko mengatakan bahwa himbauan yang dilakukan oleh petugas Kepolisian ini sangat penting untuk mencegah para pengunjung tidak berenang pada saat air pasang.

"Kalau pak polisi yang bilang, itu pasti ada takutnya pak ( pengunjung ). Jadi orang mau berenang pada saat air pasang, pasti mikir 2 kali" kata Eko. (*)

error: Content is protected !!