Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Berikan Dukungan Pengamanan Nataru, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Hadiri Latpraops Kepolisian Terpusat Lilin 2025

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mematangkan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kepolisian Terpusat Lilin 2025. Rabu (17/12/2025).

Pembukaan Latpraops tersebut dipimpin oleh Waastamaops Kapolri Irjen Pol. Laksana dan dihadiri oleh Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., serta para perwira tinggi Mabes Polri lainnya.

Latihan Pra Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025 ini bertempat di Aula Awaloedin Djamin Lantai 9, Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan diikuti sebanyak 500 personel Polri yang akan terlibat langsung dalam Operasi Lilin 2025.

Para peserta pembekalan materi deteksi dini dan pencegahan dini serta analisis potensi kerawanan menjelang dan selama Operasi Lilin 2025 serta mendapatkan pembekalan terkait pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengamanan di berbagai objek, mulai dari tempat ibadah, hotel, pusat perbelanjaan, lokasi wisata, hingga objek vital nasional.

Kemudian para peserta juga menerima beberapa materi yang mencakup taktik dan teknik penanganan awal ancaman bahan peledak, penyelidikan dan penyidikan terhadap potensi gangguan Kamtibmas serta penanggulangan terorisme.

Melalui latihan ini, Polri berharap seluruh personel memiliki kesamaan pola tindak, kesiapan operasional serta kemampuan optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran Danpas Pelopor Korbrimob Polri ini menjadi simbol bahwa Brimob menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya Polri memastikan masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman, tertib, dan kondusif.

Korpolairud Baharkam Polri Lakukan Normalisasi Sekolah Terdampak Lumpur di Padang Pariaman

Padang Pariaman || jejakindonesia.id – Sebanyak 29 personel Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri melaksanakan kegiatan normalisasi lingkungan sekolah yang dipenuhi lumpur dan sampah akibat bencana alam di SMA Negeri 1 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya agar dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana.

“Kegiatan normalisasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan. Kami ingin memastikan aktivitas belajar mengajar dapat segera berjalan kembali dengan aman dan nyaman bagi para siswa,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri.

Pelaksanaan kegiatan normalisasi ini dilakukan secara gotong royong bersama pihak sekolah serta didukung penuh oleh masyarakat sekitar. Sinergi tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Kolaborasi antara personel Polri, pihak sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Polri akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya kemanusiaan, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SMA Negeri 1 Batang Anai dapat segera kembali beroperasi secara normal dan memberikan lingkungan belajar yang bersih dan layak bagi para siswa.

Personel Polri Bersihkan Lumpur dan Sampah Pascabanjir di Jalan Lintas Aceh Tamiang

Aceh Tamiang || jejak Indonesia.id -- Personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tergabung dalam Operasi Kontinjensi Aman Nusa II Tahun 2025 Gelombang II melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur dan pengumpulan sampah sisa banjir di ruas jalan lintas perkotaan Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam siaran persnya pada Rabu, 17 Desember 2025, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025.

“Personel Polri melakukan pembersihan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir di jalan lintas Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pascabencana banjir, sekaligus untuk memulihkan kondisi lingkungan serta kelancaran aktivitas masyarakat.

“Dengan dilaksanakannya pembersihan ini, diharapkan suasana kota kembali bergairah, arus lalu lintas dapat berjalan lancar, dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tutup Kabid Humas.

Kapolri Tekankan Sinergi Lintas Institusi dalam Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun 2025

Lembang || jejak Indonesia.id — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi dan penguatan kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolri menghadiri sekaligus menutup Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Rabu (17/12/2025).

Penutupan pendidikan ini menjadi momentum konsolidasi sumber daya manusia strategis, tidak hanya bagi Polri, tetapi juga bagi TNI serta kementerian dan lembaga lainnya. Hal tersebut tercermin dari komposisi peserta didik yang berasal dari berbagai institusi, termasuk TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, kementerian dan lembaga negara, serta peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji.

Sebanyak 114 peserta mengikuti Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, sementara Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 diikuti oleh 380 peserta. Selain itu, Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 diikuti oleh 63 peserta dan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 diikuti oleh 104 peserta didik. Seluruh rangkaian pendidikan tersebut dilaksanakan secara hybrid, sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pembelajaran modern dan efisiensi kelembagaan.

Kapolri dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kalemdiklat Polri, Asisten SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, dan Kadivhumas Polri. Kehadiran jajaran pimpinan ini mencerminkan perhatian serius Polri terhadap kualitas kepemimpinan, profesionalisme, serta integritas lulusan pendidikan pengembangan.

Acara penutupan turut dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI, perwakilan kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas bahwa pendidikan Sespim bukan sekadar pendidikan internal Polri, melainkan wahana strategis untuk membangun kesamaan visi, pola pikir, dan pola tindak antarlembaga dalam menjaga stabilitas nasional.

Sebagai Inspektur Upacara, Kapolri secara resmi menutup seluruh rangkaian pendidikan dengan pernyataan penutupan yang menandai berakhirnya proses pembentukan kepemimpinan strategis Tahun Ajaran 2025. Penutupan ini sekaligus menjadi awal pengabdian para lulusan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, serta tanggung jawab kebangsaan di satuan tugas masing-masing.

Melalui pendidikan Sespim Polri, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu membangun kerja sama lintas sektor guna menjawab tantangan keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik di masa mendatang.

Satlantas Polresta Banyuwangi Gelar Police Goes To School Bersama FIF Group di SMK Ihya Ulumuddin

BANYUWANGI || jejak Indonesia.id - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini melalui kegiatan Police Goes To School yang dilaksanakan bersama FIF Group. Kegiatan edukatif ini berlangsung di SMK Ihya Ulumuddin yang beralamat di Jl. KH. Abdullah Hasbullah No. 8, Gentengah, Padang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, pada Rabu (17/12/2025).

Kegiatan tersebut menyasar para pelajar dan tenaga pendidik sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Kasatlantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, S.I.K., M.H., melalui Kanit Kamsel Lantas Ipda Irvin Venda R, S.E., menyampaikan bahwa program Police Goes To School merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar.

“Edukasi sejak dini sangat penting agar para pelajar memahami aturan berlalu lintas dan menjadikannya sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ujar Ipda Irvin dalam pemaparannya.

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polresta Banyuwangi menyampaikan sejumlah materi penting yang menjadi pokok pembahasan, di antaranya aturan dasar berlalu lintas, pemahaman arti dan fungsi rambu-rambu lalu lintas, serta batas kecepatan yang diperbolehkan saat berkendara. Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman tentang pentingnya kelengkapan surat-surat kendaraan, kewajiban memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengendara, serta penggunaan helm yang benar sesuai standar keselamatan.

Tak kalah penting, Ipda Irvin juga menekankan larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara serta imbauan untuk selalu fokus di jalan guna menghindari hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polresta Banyuwangi juga memberikan penjelasan khusus terkait penggunaan sepeda listrik. Disampaikan bahwa sepeda listrik hanya diperbolehkan digunakan di lingkungan perumahan dan tetap wajib menggunakan helm, serta tidak diperkenankan beroperasi di jalan raya umum demi menjaga keselamatan penggunanya.

Selain para siswa, kegiatan ini juga diikuti oleh para guru SMK Ihya Ulumuddin. Para tenaga pendidik turut mendapatkan edukasi terkait penggunaan kendaraan bermotor yang benar dan aman, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus menyampaikan kembali pesan keselamatan berlalu lintas kepada para siswa dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan Police Goes To School ini, Satlantas Polresta Banyuwangi berharap tercipta generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan memiliki budaya tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Penulis: Marta DP

error: Content is protected !!