Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Diduga Main Judi Online, Seorang Pria Diamankan Polsek Wongsorejo

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Jajaran Polsek Wongsorejo mengamankan seorang pria yang diduga terlibat perjudian online di wilayah Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis malam (18/12/2025).

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, AIPDA Oktorio Wisnu Pradana, sekitar pukul 22.00 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.

Dipimpin langsung oleh AIPDA Oktorio Wisnu Pradana, tim Reskrim bersama BRIPKA Syofian H.P., BRIPDA Ramadhan Graha Putra, dan BRIPDA Syafril Muhammad A.K. melakukan penggerebekan serta penggeledahan di rumah terduga pelaku yang berlokasi di Dusun Galekan RT 001 RW 003, Desa Bajulmati.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama Sdr. Riki. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan satu unit handphone merk Infinix Hot 40i warna Palm Blue yang digunakan untuk mengakses situs judi online MPO500. Terduga pelaku mengakui perbuatannya saat dilakukan pengecekan di lokasi.

Selanjutnya, Sdr. Riki beserta barang bukti diamankan ke Polsek Wongsorejo guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apel Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Pasuruan Perketat Pengamanan Natal dan Tahun Baru

PASURUAN || jejakindonesia.id — Polres Pasuruan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, di halaman Mapolres Pasuruan, Wicakwana Laghawa, Jumat (19/12/2025).

Apel dipimpin Wakapolres Pasuruan Kompol Andi Purnomo selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ditandai penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan sebagai simbol dimulainya Operasi Lilin Semeru 2025, dilanjutkan doa bersama serta doa untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Dalam amanatnya, Kompol Andi Purnomo menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru tahun ini memerlukan kesiapsiagaan ekstra seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat ancaman hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi selama puncak musim hujan November 2025 hingga Februari 2026.

“Situasi ini menuntut pengamanan dan pelayanan Natal–Tahun Baru dilakukan secara ekstra agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari mulai 20 Desember 2025 dengan melibatkan 438 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, serta unsur pendukung lainnya seperti Polsuspas, Pramuka, ORARI, Pecalang, RAPI, dan relawan.

Personel disiagakan di titik-titik strategis, meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, jalur tol dan arteri, kawasan wisata, serta lokasi rawan gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi lapangan, terutama di jalur utama dan destinasi wisata.

Pengamanan kawasan wisata menjadi perhatian khusus, termasuk pengaturan parkir, arus keluar-masuk kendaraan, serta penataan pedagang guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

Di bidang keamanan, Polres Pasuruan memastikan perayaan Natal berlangsung aman dan kondusif. Setiap gereja akan disterilisasi dan dijaga ketat, dengan melibatkan unsur masyarakat dan tokoh lintas agama sebagai wujud toleransi.

Ancaman terorisme juga diantisipasi melalui deteksi dini dan langkah preventif di pusat keramaian dan tempat ibadah.
Antisipasi bencana alam turut menjadi fokus operasi. Tim tanggap bencana beserta sarana pendukung disiapkan untuk menghadapi potensi banjir dan longsor, khususnya di jalur utama, jalur alternatif, dan objek vital.

Untuk mempercepat pelayanan, Polres Pasuruan mengoptimalkan layanan darurat Kepolisian 110 sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan masyarakat. Informasi terkait cuaca, lalu lintas, dan pelayanan kepolisian juga akan disampaikan secara aktif kepada publik.

Menutup amanatnya, Kompol Andi Purnomo mengapresiasi seluruh personel yang terlibat. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas demi terciptanya situasi Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Pasuruan.

Said Iqbal: Perhatian Polri Angkat Industri Dalam Negeri, Salurkan Buruh Korban PHK Kembali Bekerja

PEMALANG || jejakindonesia.id — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa kebangkitan PT Wongso Bersaudara merupakan bukti nyata perhatian Polri dalam mengangkat kembali industri dalam negeri sekaligus menyalurkan buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan. Langkah tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah tantangan sektor industri, Jumat (19/12).

Hal tersebut disampaikan Said Iqbal saat memberikan sambutan dalam kegiatan perusahaan yang dihadiri jajaran Polri, pemerintah daerah, manajemen PT Wongso Bersaudara, serta para pekerja yang kembali terserap bekerja. Ia menilai Polri telah mengambil peran strategis dalam memastikan industri nasional tetap berjalan sehingga buruh tidak terus-menerus menjadi korban PHK.

“Ini visinya Pak Presiden lho. Bukan hanya Pak Kapolri, tapi diterjemahkan oleh Pak Kapolri dengan cerdas. Pak Wakapolri juga cerdas. Jadi ini visi besar yang nyambung dari atas sampai ke bawah,” ujar Said Iqbal.

Menurutnya, perhatian Polri terhadap keberlangsungan industri dalam negeri sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong kepastian pasar bagi produsen lokal, sehingga industri mampu menyerap tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Pak Presiden bilang, nanti setiap pegawai negeri tiga setel pakaian setahun, anak SD tiga setel setahun, TNI-Polri tiga setel setahun, semua aparatur negara tiga setel setahun. Bisa dibayangkan kekuatan industri domestik kita,” katanya.

Said Iqbal menilai kebijakan tersebut menciptakan kepastian permintaan yang berdampak langsung pada kebangkitan industri nasional dan penyerapan kembali buruh korban PHK, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di dalam negeri.

“Karena apa? Karena ada pasar, ada produsen. Wong di sini bisa kok, wong di sini bisa dikerjain. Uang negara enggak perlu lari ke luar negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perhatian negara terhadap industri dalam negeri merupakan bagian dari prinsip ekonomi nasional yang telah lama diperjuangkan dan kini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif Polri.

“Pak Presiden Prabowo ini konsisten. Lima belas tahun lalu waktu di Hambalang, beliau sudah bicara Pasal 33 UUD 1945. Perekonomian disusun dengan sistem kekeluargaan. Kekeluargaan itu artinya produksi dalam negeri,” ungkapnya.

Dalam konteks tersebut, Said Iqbal menilai keterlibatan Polri dalam mendukung kebangkitan PT Wongso Bersaudara menjadi contoh konkret bagaimana negara hadir membantu industri nasional sekaligus memberikan solusi bagi buruh yang terdampak PHK.

“Kita ucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, wabil khusus Pak Kapolri, Pak Wakapolri, dan seluruh PJU-nya yang telah memberikan pekerjaan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan industrial yang sehat antara buruh dan perusahaan agar kebangkitan industri dapat berkelanjutan dan kesejahteraan pekerja meningkat.

“Di dalam perusahaan itu seperti mobil. Ban kanan buruh, ban kiri perusahaan. Kalau muternya searah, mobil jalan. Kalau berlawanan, enggak akan jalan, bisa tutup,” katanya.

Said Iqbal mendorong para pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar perusahaan dapat tumbuh dan terus membuka lapangan kerja.

“Kalau sudah sejahtera, minta naik gaji sama perusahaan. Itu wajib. Tapi bekerjalah dulu, berusahalah dulu,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Said Iqbal kembali mengapresiasi peran Polri, pemerintah daerah, dan manajemen PT Wongso Bersaudara yang dinilainya telah bersama-sama mengangkat industri dalam negeri serta menyalurkan buruh korban PHK agar kembali memiliki harapan dan penghidupan.

“Terima kasih Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih Pak Gubernur yang telah memberikan ruang untuk investasi. Wongso Bersaudara tetaplah maju. Tantangan dan harapan ada di tanganmu, tapi tetap percaya pada Tuhan,” pungkasnya.

Polri Kerahkan 11.625 Personel dan Infrastruktur Lengkap Tangani Bencana di Sumatera

JAKARTA || jejakindonesia.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebanyak 11.625 personel Polri diterjunkan ke wilayah terdampak sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI untuk memperkuat respons kebencanaan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers update penanganan dan penanggulangan bencana pada Jumat, 19 Desember 2025.

“Sesuai dengan perhatian Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa saat ini Polri telah mengerahkan kurang lebih 11.625 personel yang tergelar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Kapolri.

Personel tersebut berasal dari satuan wilayah dan ditugaskan untuk berbagai kegiatan, mulai dari evakuasi, pembangunan fasilitas darurat, hingga dukungan operasional lanjutan. Sebaran personel meliputi 5.064 personel di Polda Aceh, 4.277 personel di Polda Sumatera Utara, dan 2.284 personel di Polda Sumatera Barat.

Kapolri menambahkan, Polri juga menyiapkan 239 personel tambahan yang akan tiba pada 23 Desember 2025 sebagai penguatan lanjutan, serta 1.000 personel cadangan yang disiagakan dalam rangka Operasi Nataru.

Wakapolri Resmikan Kembali Operasional Pabrik Garmen Wonghang Bersaudara di Pemalang

Jawa Tengah || jejakindonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo mewakili Kapolri meresmikan kembali operasional pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara bersama Akarsa Garmen Indonesia di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (tanggal menyesuaikan). Kegiatan tersebut mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali” sebagai simbol bangkitnya sektor ketenagakerjaan pasca dinamika industri yang sempat menghentikan operasional perusahaan pada 2024.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghidupkan kembali pabrik garmen tersebut, mulai dari serikat pekerja, pelaku usaha, pemerintah daerah, hingga jajaran Polri.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan kembali harapan bekerja, membangun kesejahteraan, dan menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarganya,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menjelaskan, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional karena berkontribusi langsung terhadap produktivitas ekonomi sekaligus stabilitas sosial. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, dunia industri dan para pekerja dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi ekonomi global, disrupsi rantai logistik, hingga tekanan biaya produksi yang berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk menjaga keseimbangan sektor ketenagakerjaan. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Visi Asta Cita telah merumuskan berbagai program prioritas, di antaranya hilirisasi industri, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta pengembangan energi hijau dan industri maritim guna memperkuat daya tarik investasi dan membuka lapangan kerja.

“Program-program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing nasional, tetapi juga menjadi pengungkit terciptanya kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penyerapan tenaga kerja periode Januari hingga Agustus 2025 mengalami peningkatan sebesar 1,9 juta orang atau naik 1,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren positif tersebut juga tercermin di Kabupaten Pemalang dengan kembali beroperasinya pabrik garmen PT Wonghang Bersaudara.

Saat ini, sebanyak 220 karyawan lama telah kembali bekerja. Ke depan, perusahaan tersebut direncanakan merekrut tambahan 1.280 tenaga kerja, sehingga total penyerapan mencapai 1.500 orang.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder mampu mendorong pemulihan ekonomi serta memperluas lapangan kerja,” tegas Wakapolri.

Lebih lanjut, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan komitmen Polri untuk terus menjadi mitra strategis para pekerja dalam mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, inklusif, dan produktif. Polri, kata dia, akan terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara profesional guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di kawasan industri.

“Melalui Des Ketenagakerjaan, Polri secara konsisten berperan aktif menangani persoalan ketenagakerjaan dengan mengedepankan pendekatan dialogis serta penegakan hukum yang profesional,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakapolri berpesan kepada pengelola pabrik dan seluruh karyawan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga komunikasi yang baik, serta membangun hubungan industrial yang harmonis demi meningkatkan produktivitas.

“Saya meyakini sinergi seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan memperkuat stabilitas ekonomi, demi mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

error: Content is protected !!