Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Polda Jatim Siagakan Tim SAR di Sejumlah Obyek Wisata pada Operasi Lilin Semeru

SURABAYA || jejakindonesia.id - Operasi Lilin Semeru telah resmi dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur sejak Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024, di Mapolda Jatim, Jumat (19/12/2025).

Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 14.827 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait.

Dalam operasi tersebut, Polda Jatim menyiapkan 200 pos yang terdiri dari 149 Pos Pengamanan, 37 Pos Pelayanan, dan 14 Pos Terpadu.

Sasaran pengamanan mencakup 3.106 lokasi, di antaranya 2.240 gereja, ratusan objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga bandara.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto usai memimpin apel mengatakan untuk beberapa tempat wisata yang sekiranya di daerah pinggir laut atau pantai dan daerah pegunungan juga sudah disiapkan personel yang siap untuk melakukan kegiatan SAR (Search and Rescue).

Menurut Kapolda Jatim Tim SAR disiagakan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi pada libur Nataru.

"Kami siagakan TIM SAR sehingga bila ada ada hal-hal yang sangat urgent ini anggota kita sudah siap baik personel maupun peralatan. Ya mudah-mudahan tidak terjadi namun kami sudah siapkan semuanya," ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati di dalam melakukan kegiatan aktivitas di jalan.

"Pada saat nanti juga kegiatan-kegiatan tanggal 25 Desember 2025 menjelang ibadah, kegiatan sterilisasi akan kami siapkan sehingga kami harapkan bisa beribadah dengan khusyuk," bebernya.

Dalam pengamanan Nataru Polda Jatim juga melibatkan semua pihak dengan harapan kegiatan bisa berjalan dengan baik.

"Harapan kami bahwa dengan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik sehingga semuanya bisa berjalan dan bisa menikmati sampai akhir tahun ini dengan aman nyaman dan tenang," pungkas Kapolda Jatim. (*)

Operasi Lilin Semeru Polda Jatim Siagakan 14 Ribuan Personel Pengamanan Nataru

SURABAYA || jejakindonesia.id - Polda Jawa Timur melibatkan 14.827 personel gabungan untuk pengamanan dan pelayanan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru).

Kesiapan aparat gabungan dalam mengamankan perayaan Nataru di wilayah Jawa Timur itu ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024, di Mapolda Jatim, Jumat (19/12/2025).

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Drs Nanang Avianto, M.Si didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya dan jajaran Forkopimda lainnya serta instansi terkait.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang ditegaskan bahwa seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih berpotensi terjadi di Jawa Timur.

"Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, melibatkan kurang lebih 14.000 personel gabungan dari Polri, TNI, serta stakeholder terkait lainnya," kata Irjen Pol Nanang Avianto.

Kapolda Jatim mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan lalu lintas masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 119 juta orang, atau mengalami kenaikan sekitar 8% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

Pengamanan jalur dilakukan mulai dari akses masuk Jawa Timur, di dalam wilayah Jawa Timur, hingga jalur menuju Pulau Bali.

"Dengan adanya data tersebut, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya, baik jalur yang memasuki Jawa Timur, di dalam Jawa Timur, maupun yang keluar dari Jawa Timur," ucap Irjen Nanang.

Di berbagai titik strategis di Jawa Timur, aparat juga telah mendirikan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

Pos-pos ini difungsikan untuk mengamankan puluhan ribu objek vital, seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, tempat wisata, hingga lokasi perayaan malam Tahun Baru.

"Secara umum, titik-titik kemacetan berada di kawasan pusat perbelanjaan serta di beberapa ruas jalan tol, baik yang masuk maupun keluar Surabaya," ujarnya.

Usai apel, seluruh personel langsung digeser ke masing-masing pos yang telah ditentukan.

Polda Jatim juga menyiapkan 200 pos yang terdiri dari 149 Pos Pengamanan, 37 Pos Pelayanan, dan 14 Pos Terpadu.

Sasaran pengamanan mencakup 3.106 lokasi, di antaranya 2.240 gereja, ratusan objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga bandara.

Keberadaan pos pengamanan diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal sekaligus rasa aman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Tentunya kami juga akan menyiapkan personel sesuai kebutuhan di setiap titik. Termasuk pengamanan gereja-gereja yang telah dipetakan dan disebar berdasarkan data dari para Kapolres," pungkas Kapolda Jatim. (*)

Jelang Nataru 2025–2026, Polri Intensifkan Patroli Dialogis Amankan Gereja dan Objek Vital

JAKARTA || jejakindonesia.id — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri menggelar patroli proaktif dialogis sebagai langkah preventif dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Lilin 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 18–19 Desember 2025 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Patroli ini dilaksanakan oleh personel preventif Polri jajaran Polda dengan menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama momentum Nataru. Sasaran patroli meliputi tempat ibadah, khususnya gereja, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, kawasan perhotelan, serta objek vital nasional dan objek vital tertentu.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa patroli proaktif dialogis merupakan bagian dari upaya Polri untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Polri melaksanakan patroli proaktif dialogis sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan pengamanan di seluruh objek yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya tempat ibadah menjelang perayaan Natal,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Ia menambahkan, patroli diawali dengan apel kesiapan personel, kemudian dilanjutkan dengan patroli dialogis dan mobile di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, personel Polri berkoordinasi langsung dengan pengelola objek, pengurus tempat ibadah, petugas keamanan internal, serta para pemangku kepentingan terkait.

“Personel melakukan pengecekan kesiapan pengamanan, pendataan jam operasional, estimasi jumlah pengunjung, pengawasan arus lalu lintas dan parkir, serta mengidentifikasi potensi kerawanan seperti kepadatan massa, gangguan kamtibmas, maupun risiko keselamatan,” jelasnya.

Selain itu, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas, memperkuat pola pengamanan internal, memastikan kesiapan jalur evakuasi, serta menyepakati mekanisme komunikasi dan respons cepat apabila terjadi gangguan keamanan.

Menurut Brigjen Pol Trunoyudo, melalui patroli proaktif dialogis ini, Polri berharap dapat meningkatkan sinergitas dengan seluruh pihak terkait serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Dengan sinergi dan kesiapsiagaan bersama, kami berharap seluruh rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Wakapolri Bagikan Sembako ke Ribuan Buruh, Wujud Kepedulian Polri di Sektor Industri Dalam Negeri

PEMALANG A|| jejakindonesia.id - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menghadiri peresmian PT. Akarsa Garment Indonesia, yang kini resmi beroperasi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/12/2025).

Pada momen tersebut, Wakapolri membagikan paket sembako pada ribuan pekerja, sebagai wujud kedekatan dan kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor industri yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

“Tentu kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial, melainkan momentum penting yang menumbuhkan kembali harapan para pekerja, serta membangun kesejahteraan serta menata masa depan yang lebih baik bagi para pekerja dan keluarga,” kata Wakapolri.

Wakapolri mengatakan, sektor tenaga ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional, karena berkontribusi dalam mendorong produktivitas ekonomi dan menjaga stabilitas sosial.

“Sebab dalam beberapa waktu terakhir ini, para pekerja dan pelaku industri dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks,” kata Wakapolri.

Pada kesempatan itu, Wakapolri juga mengapresiasi pelaku industri dan seluruh elemen masyarakat yang terus menjadi mitra strategis Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, berkat sinergi Polri bersama pelaku industri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, lapangan kerja di sejumlah daerah terus bertumbuh,” kata Wakapolri

Jumat, 19 Desember 2025, PT. Akarsa Garment Indonesia resmi mengoperasikan kembali fasilitas pabrik di Jalan Lingkar Luar Pemalang, Desa Kabunan, Kecamatan Taman yang sebelumnya tidak berfungsi.

Direktur PT. Akarsa Garment Indonesia, Alfindra Amanda mengatakan, revitalisasi dilakukan setelah akuisisi pabrik seluas kurang lebih 1,5 hektar, dengan fasilitas antara lain mess karyawan dan sekitar 900 unit mesin produksi yang siap dioperasikan.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan lapangan kerja yang sempat hilang, sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,” kata Alfindra.

Ia menambahkan, pengoperasian kembali pabrik juga diarahkan untuk mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tekstil lokal, baik sebagai pemasok kain, aksesoris, maupun jasa pendukung produksi.

Lebih lanjut, Alfrinda mengatakan, pengoperasian kembali pabrik tersebut sebagai harapan baru bagi para pekerja.

“Ketersediaan lapangan kerja menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan industrial yang sehat,” kata Alfrinda.

“Hari ini bukan sekedar kunjungan, hari ini adalah tombol kehidupan dari pabrik yang sempat padam, kita nyalakan lagi menjadi pabrik yang menyala, bukan hanya mesin yang berputar, tetapi hidup ribuan keluarga kembali berjalan<” imbuh Alfrinda.

Humas Polres Pemalang

Polri Gelar Operasi Lilin 2025, AstamaOps Tegaskan Kehadiran Negara Jamin Keamanan Natal dan Tahun Baru

JAKARTA || jejakindonesia.id - Polri secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian “Lilin 2025” di Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025) sore. Operasi kepolisian berskala nasional ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal 2025 serta pergantian Tahun Baru 2026.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (AstamaOps) Komjen Pol. Dr. Drs. Muhammad Fadil Imran, M.Si. menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan spiritual dan sosial masyarakat.

“Operasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin kenyamanan spiritual saat beribadah, sekaligus keamanan sosial dalam momen kebersamaan dan perayaan,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran.

Ia menekankan, kehadiran Polri dalam Operasi Lilin 2025 tidak semata-mata untuk melakukan penjagaan, melainkan hadir secara humanis di tengah masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya untuk berjaga. Polri hadir untuk membantu, menyapa, dan menyelesaikan masalah. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi yang bisa diandalkan, memanusiakan, dan siap menolong,” tegasnya.

Komjen Pol. Fadil Imran juga menyampaikan bahwa Polri tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2025.

Di saat yang bersamaan, Polri juga tengah menjalankan Operasi Aman Nusa di wilayah Sumatra pascabencana alam. Bahkan, bantuan kemanusiaan skala besar telah diberangkatkan untuk wilayah Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

“Tadi malam kami telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan, termasuk kendaraan operasional, logistik, ambulans, peralatan medis dari Pusdokkes, serta personel Brimob dan Samapta. Ini adalah misi kemanusiaan yang berkelanjutan, bukan sekali jalan,” ungkapnya.

Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Polri bersama BMKG dan kementerian terkait di bawah koordinasi Menko PMK telah membentuk posko bersama untuk memantau kondisi cuaca secara real time.

“Informasi cuaca dibagikan secara real time dan sudah kami sampaikan ke seluruh jajaran saat latihan praoperasi. Antisipasi terhadap cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi terus kita optimalkan,” jelasnya.

Terkait lalu lintas, AstamaOps menyebut terdapat sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya di jalur selatan dan wilayah Jawa Timur, termasuk ruas jalan tol. Seluruh skenario rekayasa lalu lintas telah disimulasikan berdasarkan traffic counting dan dikoordinasikan antara Korlantas Polri dan Polda jajaran.

“Koordinasi sudah kita latihkan, termasuk pemanfaatan smart city di Bali dan beberapa wilayah rawan macet lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Prof. Dr. Rivan Achmad Purwantono, M.H., memprediksi arus keluar kendaraan selama periode Natal dan Tahun Baru mencapai sekitar 2,9 juta kendaraan.

“Berdasarkan traffic counting, data historis, serta LHR selama 11 bulan terakhir, kami memprediksi arus keluar sekitar 2,9 juta kendaraan,” kata Rivan.

Untuk ruas Tol Cikampek, volume kendaraan diperkirakan meningkat 11,2 persen dibandingkan kondisi normal, namun hanya naik 0,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Dengan pertumbuhan tersebut, kami menilai lalu lintas masih dapat dikendalikan sehingga belum diperlukan pengalihan arus besar. Kami terus berkoordinasi intensif dengan Kakorlantas,” ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, Kementerian PUPR memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran Operasi Lilin 2025. Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian PUPR, Dr. Triono Junoasmono, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan ratusan posko dan peralatan darurat.

“Kami menyiapkan 492 posko di seluruh jalan nasional serta menyiagakan sekitar 1.150 unit peralatan untuk penanganan darurat. Baik jalan tol maupun non-tol, seluruh fasilitas sudah siap siaga,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, AstamaOps Polri mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan serta memanfaatkan layanan Polri apabila membutuhkan bantuan.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, silakan menghubungi layanan Polri 110. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh rangkaian pengamanan dan misi kemanusiaan ini berjalan lancar,” pungkas Komjen Pol. Fadil Imran.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh jajaran Polri dan masyarakat Indonesia, seraya berharap Indonesia semakin maju dan kuat melalui sinergi seluruh elemen bangsa.

error: Content is protected !!