We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polda Kepri Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I, Wujud Dukungan Nyata Swasembada Pangan Nasional 2026

BATAM || jejakindonesia.id - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta implementasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Polda Kepulauan Riau melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026, yang digelar di Lahan Ketahanan Pangan Polda Kepri Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I secara nasional yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kapolri, serta diikuti oleh Anggota DPR RI Komisi IV, Menteri Pertanian, Direktur Utama Bulog, Polda dan Polres jajaran di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan kegiatan di wilayah Kepulauan Riau diikuti oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama Polda Kepri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintah daerah dan kewilayahan, antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam Mardanis, S.E., M.H., Kepala Bulog Kota Batam Guido XL Pereira, Danramil 03/Nongsa Kapt. Inf. Febri Yendi, Camat Nongsa Eva Marhaini, S.Pd., M.Si., Lurah Sambau Zulkarnain, Bhabinkamtibmas Sambau, Bhabinpotmar Sambau, Personel Polda Kepri, Tokoh Masyarakat Kecamatan Nongsa serta Perwakilan Kelompok Tani “Tunas Mekar” Kelurahan Sambau mengikuti jalannya Zoom Meeting nasional tersebut dari lokasi panen di Kecamatan Nongsa.

Usai pelaksanaan Zoom Meeting, kegiatan dilanjutkan dengan Panen Jagung secara simbolis di lahan ketahanan pangan Polda Kepri, yang melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Prabowo - Gibran, khususnya dalam upaya mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan.

Lahan ketahanan pangan Polda Kepri seluas kurang lebih 5 hektar tersebut dikelola bersama Kelompok Tani Tunas Mekar dengan komoditas utama jagung, sebagai bagian dari sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Selain kegiatan panen Raya jagung, Polda Kepri juga melaksanakan Bakti Kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar yang diselenggarakan oleh Sidokkes Polresta Barelang.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

Residivis Curanmor Specialis Rumah Ibadah Ditembak Polsek Sunggal

MEDAN || jejakindonesia.id - Polsek Sunggal kembali tangkap 4 pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan yakni Residivis Curanmor Specialis Rumah Ibadah.

4 pelaku yang ditangkap adalah DFHA (21), TR (30), AS (30), RAS (20).

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat S.H.M.H, bersama Kanit Reskrim, AKP Harles Richter Gultom S.H di Mapolsek Sunggal, Jalan TB. Simatupang Medan Sunggal, Kamis (08/01/2026).

" kita lakukan tindakan tegas terhadap mereka, dengan menembak kaki pelaku yang berusaha melawan petugas saat diamankan. Kami mengamankan empat tersangka dalam perkara ini, dan keempat tersangka ini adalah residivis, dari kasus yang sama," ungkap Kompol Bambang G Hutabarat.

Dalam kelompok pelaku curanmor ini dikendalikan oleh seseorang, di antaranya bernama Andi Sanjaya, yang merupakan otak pelaku dari kejahatan ini.

Tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, telah dilakukan oleh residivis berulang-ulangkan seakan tidak ada rasa takut.para pelaku menyasar pada rumah Ibadah. Diantaranya Mesjid Ar Ridho Desa SM Diski pada bulan Desember 2025.

" Dari hasil pemeriksaan kami yang mendalam, bahwa para pelaku ini sudah 11 kali melakukan kegiatan pencurian sepeda motor ini. Para pelaku ini melakukan aksinya di rumah ibadah, terkhusus masjid, karena sudah 5 kali melakukan aksinya di masjid Kecamatan Sunggal DS " jelas Kapolsek Sunggal.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni   1 ( Satu) Set Kunci Y L, 1 ( Satu) Buah Anak Kunci T, 2 ( Dua) Buah Tang, 2 ( Dua) Buah Kunci Pas, 5 ( Lima) Buah Kunci L, 1 ( Satu) Buah Gunting, Satu Unit Sepeda Motor Merek Honda Scoopy warna Hitam Merah tanpa Plat, 1 ( Satu) Buah tas sandang warna hitam dan  1 ( Satu) Buah kunci sepeda motor .

" Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya, terhadap tersangka dikenakan pasal 363 Ayat (2) KUHPidana atas Pasal 477 ayat (2) Undang-undang Nomir 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang hukum pidana. Dengan ancaman hukuman selama lamanya 9 tahun penjara," Tegas Kompol Bambang G Hutabarat

Polresta Banyuwangi Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan produksi jagung nasional dan penguatan ketahanan pangan.

Kegiatan ini dilaksanakan di lahan jagung seluas 14 hektare yang berada di aset Desa Genteng Wetan, Dusun Resomulyo, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.Kamis (8/1/2026)

Lahan jagung tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 126 ton jagung varietas BISI-18. Hasil panen berupa jagung pipil kering dengan kadar air sekitar 25 persen, yang dikelola oleh Kelompok Tani Maju Jaya di bawah kepemimpinan Sugeng Suprayitno.

Mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Kabag SDM Polresta Banyuwangi Kompol Ali Masduki,S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan implementasi nyata peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri terlibat aktif mulai dari penanaman hingga pendataan target lahan dan produksi. Untuk wilayah Polresta Banyuwangi, target penanaman jagung tahun 2025 telah tercapai 100 persen,” ungkap Kompol Ali Masduki.

Lebih lanjut disampaikan, Polresta Banyuwangi akan terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Bulog, khususnya dalam pendataan dan penyerapan hasil panen jagung.

Evaluasi pelaksanaan program tahun 2025 akan menjadi dasar peningkatan pelaksanaan program di tahun 2026, termasuk mendorong penetapan harga standar jagung oleh Bulog agar petani tidak dirugikan.

Kegiatan panen raya ini dilanjutkan dengan Zoom Meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri sebagai bentuk monitoring dan penguatan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui sinergi lintas sektor yang berkelanjutan, Polresta Banyuwangi berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah demi terwujudnya ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat. (***)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Yayasan Al-Uswah Bangil

PASURUAN || jejakindonesia.id — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba kepada ratusan pelajar SMPIT dan SMAIT Al-Uswah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 siswa-siswi dan dilaksanakan di Gedung Aula Yayasan Al-Uswah Bangil, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, sebagai bagian dari upaya preventif Polres Pasuruan dalam menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, AKP Ali Sadikin, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan edukasi sejak dini kepada generasi muda agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba.

“Sosialisasi ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan dengan memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, termasuk dampak hukum, kesehatan, serta masa depan mereka,” ujar AKP Ali Sadikin.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H., anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan, yang membahas pengertian narkoba dan jenis-jenisnya, kenakalan remaja sebagai salah satu faktor penyebab penyalahgunaan narkoba, pola peredaran narkoba, cara menghindari narkoba, hingga sanksi hukum bagi penyalahguna dan pengedar.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan interaksi langsung antara pemateri dengan para peserta guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan pentingnya peran semua pihak, termasuk sekolah dan keluarga, dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba.

“Pelajar adalah aset masa depan bangsa. Karena itu, pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak dini melalui edukasi, pengawasan, dan kolaborasi antara kepolisian, sekolah, serta orang tua,” tegas AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba tersebut berakhir sekitar pukul 11.45 WIB dan berlangsung dengan tertib, aman, serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Polres Pasuruan berharap melalui kegiatan ini, para pelajar memiliki pengetahuan dan ketahanan diri yang kuat untuk menolak narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Ngopi Kamtibmas di Tambora, Kapolres Jakbar Ajak Warga Bersatu Cegah Tawuran

JAKARTA || jejakindonesia.id - Dalam upaya mencegah terjadinya aksi tawuran dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Tambora menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas bersama masyarakat di Pos RW 08, Jalan Kalianyar Raya, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., didampingi para Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Barat serta Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, S.I.K., M.I.K.

Dalam suasana santai namun sarat makna, Kapolres Metro Jakarta Barat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga sekaligus memperkenalkan dan menegaskan implementasi program Jaga Jakarta+ yang digagas Kapolda Metro Jaya.

Program tersebut menekankan pentingnya menjaga lingkungan, melindungi warga, menegakkan aturan secara adil, serta menjaga amanah dan integritas dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini telah berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Alhamdulillah, secara umum wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat dalam keadaan aman dan kondusif. Kondisi ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, tokoh agama, hingga pemuda dan karang taruna, untuk terus memberikan imbauan kepada warga agar saling menjaga lingkungan dan tidak mudah terprovokasi, khususnya terkait potensi tawuran.

Selain itu, Kapolres turut mengingatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman.

Kegiatan Ngopi Kamtibmas ini juga menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan terkait situasi kamtibmas di wilayah Kalianyar.

Sejumlah perwakilan warga, tokoh masyarakat, hingga karang taruna menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait dinamika keamanan wilayah, khususnya di area perbatasan yang rawan tawuran.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat koordinasi lintas wilayah, serta mengedepankan langkah preventif melalui sinergi tiga pilar dan peran aktif masyarakat.

Melalui Ngopi Kamtibmas, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan warga, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama, demi terwujudnya Jakarta Barat yang aman, nyaman, dan damai.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!