We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polres Padang Lawas Amankan Terduga Pelaku Dugaan Persetubuhan Terhadap Anak

PADANG LAWAS || jejakindonesia.id — Kepolisian Resor Padang Lawas mengamankan seorang pria berinisial AMH (42) yang diduga terlibat dalam tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Terduga pelaku saat ini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Lawas guna kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan penanganan perkara tersebut dan menegaskan bahwa proses hukum dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Polres Padang Lawas telah menerima laporan dan mengamankan terduga pelaku. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk melengkapi berkas perkara,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat (9/1/2026).

Perkara ini bermula dari laporan polisi yang diterima pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 12.55 WIB. Laporan tersebut dibuat oleh seorang perempuan berinisial S (38), yang merupakan warga Desa Paya Baung, Kecamatan Aek Nabara Barumun.

Kombes Pol Ferry menambahkan, demi kepentingan penyidikan dan perlindungan terhadap korban, pihak kepolisian tidak mengungkapkan identitas korban secara rinci karena yang bersangkutan masih di bawah umur.

“Terduga pelaku telah dilakukan penahanan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penyidik menerapkan pasal dugaan persetubuhan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” jelasnya.

Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam menangani setiap laporan tindak pidana, khususnya yang menyangkut perlindungan perempuan dan anak, secara profesional, transparan, dan berkeadilan, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana serupa.

Wakapolda Kalbar Tinjau Kesiapan Panen Raya Jagung 2026 di Kubu Raya: Perkuat Stabilitas Pangan Nasional

Kubu Raya || jejakindonesia.id - Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Roma Hutajulu, meninjau langsung kesiapan lokasi panen raya jagung kuartal pertama tahun 2026 di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (8/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda didampingi oleh Dansatbrimob Kombes Pol. Dede Rojudin dan Dirpolairud Polda Kalbar Kombes Pol. Agusman.

Pengecekan ini dilakukan dengan meninjau langsung kondisi lahan jagung serta berdialog dengan personel Satbrimob Polda Kalbar yang ditugaskan mengelola lahan, mulai dari tahap pembibitan hingga masa panen.

Brigjen Pol. Roma Hutajulu menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan strategi untuk memperkuat stabilitas pangan nasional serta mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Senada dengan hal tersebut, Dansatbrimob Polda Kalbar menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia memastikan Satbrimob akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna menyukseskan program ketahanan pangan secara berkelanjutan.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah Indonesia. Saya mengapresiasi kerja keras personel yang telah merawat tanaman jagung ini hingga siap dipanen pada kuartal pertama tahun 2026," ujar Kombes Pol. Dede Rojudin.

Melalui program ini, diharapkan stabilitas pasokan pangan di Kalimantan Barat tetap terjaga, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi bagi warga setempat.

Agus Flores Geram: Oknum Wartawan Catut Nama Menteri Imipas dan Jenderal Polri untuk Aksi Kriminal

GORONTALO || jejakindonesia.id - Ketua Umum PW FRN Agus Flores mengeluarkan pernyataan keras terkait maraknya dugaan pencatutan nama sejumlah pejabat tinggi Polri dan Kementerian Imipas oleh oknum tidak bertanggung jawab. Oknum-oknum wartawan tersebut diduga menggunakan nama besar Jenderal dan logo institusi untuk memuluskan aksi ilegal dan pemerasan.

Berdasarkan laporan yang diterima, terdapat tiga nama besar yang kerap dicatut oleh oknum Wartawan yang mengaku-ngaku sebagai anggota atau rekan dekat pejabat tersebut:

1. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) diduga dicatut untuk membentengi (back-up) penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.

2. Kabareskrim Polri: Logo Bareskrim diduga disalahgunakan untuk menakuti para pengusaha tambang, pelaku illegal logging, hingga kepala desa guna kepentingan pribadi.

3. Kakorlantas Polri (Jenderal Naga): Nama beliau kerap dibawa-bawa untuk mengintimidasi anggota Polantas di lapangan dengan tujuan mempermudah aksi pemerasan di jalan raya.

Menanggapi hal ini, Ketum PW FRN Agus Flores menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi oknum wartawan FRN maupun mantan anggota FRN yang terlibat dalam praktik kotor tersebut.

"Jika saya dapati ada oknum wartawan Fast Respon (FRN) atau bekas anggota FRN yang melakukan tindakan ini, saya sendiri yang akan membawa mereka ke Laut Palu. Biarkan mereka berurusan dengan buaya di sana," tegasnya dengan nada geram. Kamis (8/1/2026).

Pernyataan ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar tidak menyalahgunakan profesi wartawan dan institusi negara untuk tindakan kriminal. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor melalui Portal Humas Polri atau kanal pengaduan resmi jika menemukan oknum yang melakukan pemerasan dengan modus serupa.

Panen Jagung Serentak Kuartal I 2026 bersama Kapolri, Kapolres Pasuruan Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

PASURUAN || jejakindonesia.id — Polsek Wonorejo bersama jajaran Polres Pasuruan mengikuti kegiatan panen jagung serentak kuartal I tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian jagung Dusun Tumpuk, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan panen jagung serentak ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian.

“Polri berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya petani, untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo beserta pejabat utama Polres Pasuruan, Muspika Kecamatan Wonorejo, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pasuruan, pemerintah desa, kelompok tani, serta organisasi mahasiswa.

Dalam laporan virtual Gugus Tugas Polri Bidang Swasembada Pangan, Irjen Pol Anwar, disampaikan bahwa panen jagung serentak merupakan rangkaian program yang telah berjalan sejak tahun 2025. Untuk kuartal IV tahun 2025, panen jagung direncanakan mencapai luas 47.830 hektare dengan melibatkan 3.616 petani dan 527 gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Keberhasilan program tersebut berdampak pada ketahanan pangan nasional, sehingga Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak melakukan impor jagung dan membuka peluang ekspor jagung pada tahun 2026. Polri juga berkomitmen untuk terus mempertahankan swasembada pangan pada tahun 2026.

Selain mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual, Polres Pasuruan juga melaksanakan kegiatan internal berupa penyerahan bantuan sosial kepada 10 warga masyarakat tani serta panen jagung secara simbolis oleh Wakapolres Pasuruan bersama para undangan.

Wujud Kepedulian Polri, Kapolda Sumsel Salurkan Bansos untuk Kelompok Tani Jagung

Ogan Ilir || jejakindonesia.id – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Pada momentum Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., didampingi Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok tani jagung sebagai bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kesejahteraan petani.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (8/1/2026) di lahan jagung binaan Polri milik personel Polres Ogan Ilir yang berlokasi di Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Pelaksanaan panen raya ini juga terhubung secara virtual melalui video conference dan diikuti serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di berbagai daerah di Indonesia.

Penyaluran bantuan sosial kepada kelompok tani ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak. Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2025.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan panen raya tidak hanya sebatas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

“Panen raya jagung serentak ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung masyarakat dan kelompok tani agar terus produktif dan mandiri di sektor pertanian,” ujar Kapolda Sumsel.

Lebih lanjut, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Ia optimistis, dengan kerja sama yang solid, Provinsi Sumatera Selatan dapat terus berkontribusi sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

“Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat, kami optimistis Sumatera Selatan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K. menyampaikan bahwa jajaran Polres Ogan Ilir berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung program swasembada pangan di wilayahnya. Pendampingan berkelanjutan kepada kelompok tani, menurutnya, menjadi kunci agar program tersebut berjalan optimal dan berkesinambungan.

“Polres Ogan Ilir siap mendukung penuh program swasembada pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga kegiatan pertanian dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap AKBP Bagus Suryo Wibowo.

Seluruh rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak dan penyaluran bantuan sosial di wilayah Kabupaten Ogan Ilir berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri sebagai garda terdepan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

error: Content is protected !!