Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Amankan Nyepi dan Idul Fitri, Polres Badung Kerahkan Ratusan Personel Lewat Operasi Ketupat Agung 2026

MANGUPURA || Jejak-indonesia.id - Dalam persiapan mengamankan Hari Raya Nyepi dan perjalanan arus mudik dan balik selama momentum hari raya Idul Fitri, Polres Badung bersama seluruh stakeholder terkait melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ops Ketupat 2026.

Pelaksanaan operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Badung, Kamis,(12/3/26), yang dipimpin langsung Wakapolres Badung Kompol I Gede Suarmawa, SH., dengan dihadiri Para PJU, Kapolsek Jajaran, Personel TNI AD dari Kodim 1611 Badung, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, BPBD Kabupaten Badung, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung, SenKom, personel Polres Badung yang tergabung dalam operasi Ketupat Agung 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menekankan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri.

Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi "Operasi Ketupat 2025”, dan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang akan diselenggarakan dari tanggal 13 Maret 2026 sampai dengan 25 Maret 2026 melibatkan 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait di seluruh Indonesia.

"Polres Badung sendiri dalam operasi Ketupat Agung-2026 melibatkan 176 personel gabungan yang terbagi dalam 5 satgas yaitu satgas preventif, satgas preemtif, satgas kamseltibcarlantas, gakkum dan satgas banops dan akan menempati 2 pos yaitu 1(satu) pos pelayanan terminal mengwi dan 1(satu) pos pengamanan Mangupura sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat."Ucap Kompol Suarmawa dalam sambutannya

Selain itu, Polri juga menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pam, 779 Pos Yan, serta 343 Pos Terpadu, guna mengamankan berbagai objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga objek wisata.

Melalui sinergi dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan dengan optimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan nyaman serta dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan. (hms)

Bhabinkamtibmas Teraktif DDS Terima Reward dari Kapolsek Mengwi

MENGWI || Jejak-indonesia.id - Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, S.H.,M.H., memberikan reward kepada personel Bhabinkamtibmas yakni Bhabinkamtibmas Desa Mengwitani Aipda I Wayan Suwika, S.Sos., yang berhasil melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) terbanyak sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mengwi. Kamis (12/3/2026)

Penyerahan reward tersebut dilaksanakan sebagai bentuk motivasi kepada seluruh personel khususnya Bhabinkamtibmas agar terus meningkatkan kegiatan sambang dan komunikasi dengan masyarakat.

Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Rai Darmayasa menyampaikan bahwa kegiatan DDS merupakan salah satu tugas utama Bhabinkamtibmas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta mengetahui secara langsung situasi dan kondisi di wilayah binaan.

“Melalui kegiatan DDS, Bhabinkamtibmas dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat, memberikan imbauan kamtibmas serta mendeteksi dini potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Ia juga berharap pemberian reward ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Mengwi tetap aman dan kondusif.

Polres Badung Berbagi Takjil, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian untuk Masyarakat

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Di tengah suasana Bulan Suci Ramadhan, Wakapolres Badung Kompol I Gede Suarmawa, SH., serta sejumlah PJU Polres Badung menggelar aksi berbagi takjil gratis kepada warga masyarakat yang melintas di Simpang Polres Badung, Ds. Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung pada Hari Rabu, (11/3/26) sore.

Kegiatan pembagian takjil ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, Wakapolres Kompol Suarmawa turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil berisi makanan dan minuman untuk berbuka puasa kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas dan terlihat antusias warga menerima bingkisan takjil buka puasa dari Polres Badung.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari Polres Badung terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan memastikan saudara-saudara kami yang sedang dalam perjalanan tetap bisa berbuka tepat waktu, sekitar 300 Cup takjil berupa kolak siap santap yang kita bagikan." ujarnya.

"Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Polisi bukan hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk melayani dan menjadi bagian dari masyarakat," tambah Wakapolres Kompol Suarmawa.

Polres Badung berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat, terutama di bulan penuh berkah ini. Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar kebaikan kepada sesama. (hms)

Sinergi Lintas Sektor: Polres Raja Ampat Siap Amankan Malam Takbiran dan Salat Idulfitri 1447 H

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id - Wakapolres Raja Ampat, AKP Muhadi, S.H., mewakili Kapolres Raja Ampat, menghadiri rapat koordinasi (rakor) persiapan pelaksanaan malam takbiran dan salat Idulfitri 1447 H di Aula Gedung Babussalam, Masjid Agung Waisai, Kamis (12/3/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PHBI Kabupaten Raja Ampat, Sawaludin Taesa.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua PHBI Kabupaten Raja Ampat, Sawaludin Taesa, ini menjadi ajang penyelarasan strategi antara kepolisian, TNI, dan tokoh agama. Dalam paparannya, Wakapolres didampingi Kasat Lantas Iptu Agit Dwi Baskoro menekankan bahwa fokus utama pengamanan tahun ini terletak pada skema pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan titik-titik kumpul massa.

"Kami telah menyiapkan skenario mobilitas masyarakat agar perayaan hari raya berjalan lancar tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan yang berarti," ujar AKP Muhadi.

Langkah preventif ini turut mendapat dukungan penuh dari Kodim 1805/Raja Ampat yang diwakili Pasi Pers Lettu Inf Kusno Hutomo, serta perwakilan PosAL Waisai. Kehadiran para tokoh agama dan pengurus masjid dalam rakor tersebut juga mempertegas komitmen bersama dalam menjaga kekhusyukan ibadah umat Muslim di Raja Ampat.

Sinergi lintas sektor yang solid ini diharapkan mampu menciptakan suasana Idulfitri 1447 H yang aman, tertib, dan khidmat, sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian di seluruh wilayah hukum Polres Raja Ampat.

Polres Malang Ungkap 26 Kasus Curanmor, 14 Tersangka Ditangkap, 38 Motor Berhasil Disita

MALANG || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Resor Malang mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto di Mapolres Malang, Kamis (12/3/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, polisi membeberkan hasil pengungkapan kasus curanmor selama periode 1 Februari hingga 10 Maret 2026. Dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan, polisi berhasil mengungkap 26 kasus dengan total 14 orang tersangka.

Kapolres Malang AKBP Taat mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif jajaran Satreskrim Polres Malang bersama polsek jajaran dalam menindak kejahatan curanmor yang meresahkan masyarakat.

“Dalam periode 1 Februari hingga 10 Maret 2026, Polres Malang berhasil mengungkap 26 kasus curanmor dengan 14 orang tersangka, yang telah diamankan,” kata Taat saat konferensi pers, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, dari pengungkapan tersebut polisi juga berhasil mengamankan 38 unit sepeda motor berbagai merek yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan. Kendaraan tersebut berasal dari sejumlah lokasi kejadian perkara (TKP) yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Malang.

Sejumlah wilayah yang menjadi lokasi kejadian di antaranya Singosari, Dau, Dampit, Turen, Kepanjen, Pakis, Bululawang, Ngajum, Wagir, Pakisaji, Sumberpucung, Wonosari, Karangploso, hingga Lawang.

Kapolres menambahkan para pelaku menggunakan berbagai modus dalam menjalankan aksinya, mulai dari merusak pagar rumah, mencuri kendaraan di parkiran kos, hingga menggunakan kunci palsu untuk membobol kunci kendaraan.

“Modus yang digunakan cukup beragam, mulai dari merusak pagar rumah dan mengambil motor di halaman, mencuri di parkiran kos saat malam hari, hingga menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci kendaraan,” ujarnya.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar menambahkan, selain kendaraan bermotor, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain yang digunakan pelaku dalam melakukan aksinya.

Barang bukti tersebut antara lain kunci T dan alat pembobol kendaraan, gerinda potong, dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB, serta sejumlah barang milik pelaku seperti helm, jaket, pakaian, hingga telepon genggam yang digunakan saat beraksi.

“Total ada 38 unit sepeda motor yang berhasil kami amankan sebagai barang bukti, selain itu juga terdapat alat-alat yang digunakan pelaku untuk membobol kendaraan,” kata Hafiz, Rabu (11/3/2026).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun. Selain itu, tersangka juga dapat dikenakan Pasal 591 KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun penjara.

Hafiz menegaskan pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pelaku lain yang terlibat.

“Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan penadah yang terkait dengan kasus ini,” pungkasnya. (red)