Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Menko PMK, Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolres Cilegon Dampingi Kunjungan Kerja Nasional

CILEGON || Jejak-indonesia.id – Sejumlah pejabat tinggi negara melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, dalam rangka meninjau langsung kesiapan arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polres Cilegon tersebut turut dihadiri dan didampingi oleh Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk dukungan pengamanan dan koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026 yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan.

Rombongan pejabat negara tiba di Kota Cilegon sekitar pukul 09.26 WIB menggunakan empat helikopter yang mendarat di kawasan Helipad Pelabuhan Indah Kiat. Kedatangan rombongan disambut oleh Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, sebelum kemudian menuju kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak.

Sekitar pukul 09.37 WIB, rombongan tiba di Lobby Sosoro Mall Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak dan disambut oleh sejumlah pejabat kementerian, pimpinan instansi vertikal, pemerintah daerah, serta stakeholder transportasi. Kapolres Cilegon bersama unsur Forkopimda Kota Cilegon turut mendampingi rangkaian kegiatan tersebut.

Selanjutnya pada pukul 09.42 WIB, rombongan melakukan peninjauan langsung ke Dermaga 6 Eksekutif dengan menyapa para pemudik di atas KMP Legundi yang sedang bersandar di pelabuhan. Dalam kesempatan tersebut para pejabat berdialog langsung dengan masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera serta memberikan imbauan agar tetap menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.

Usai melakukan peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi persiapan mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M di Ruang Rapat Sosoro Mall. Rapat tersebut dihadiri oleh para menteri, pimpinan lembaga negara, TNI-Polri, serta stakeholder transportasi nasional yang terlibat langsung dalam pengelolaan arus mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo dalam pemaparannya menyampaikan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan awal libur sekolah serta pada 18 Maret 2026 yang didominasi oleh pekerja dan aparatur sipil negara.

ASDP juga telah menyiapkan lebih dari 60 unit kapal dengan kapasitas 300 hingga 500 penumpang untuk melayani lintasan Merak–Bakauheni. Selain itu, berbagai langkah mitigasi disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang, termasuk penerapan delaying system, optimalisasi dermaga eksekutif dan reguler, serta penerapan kebijakan single tarif guna menjaga keterjangkauan biaya perjalanan.

Dalam arahannya, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan mudik tahun ini. Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik secara nasional mencapai 143 hingga 155 juta orang sehingga diperlukan kesiapan maksimal dari seluruh pemangku kepentingan.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan tersebut juga memaparkan strategi pengamanan arus mudik, termasuk penerapan metode first come first in bagi kendaraan yang memasuki kawasan pelabuhan saat puncak arus mudik. Selain itu, Polri menerapkan sistem zonasi antrean dengan indikator hijau, kuning, dan merah guna memantau tingkat kepadatan kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Merak.

Kapolri menegaskan bahwa pengelolaan arus kendaraan akan dibagi ke beberapa pelabuhan untuk menghindari penumpukan di satu titik, yakni Pelabuhan Merak untuk kendaraan pribadi dan bus, Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor dan truk tertentu, serta Pelabuhan Bandar Bakau Jaya untuk kendaraan logistik berat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kelancaran arus mudik melalui sinergi bersama Polri dan instansi terkait. Personel TNI akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna membantu pengamanan serta pengaturan lalu lintas di kawasan yang menjadi pusat mobilitas pemudik.

Selain aspek transportasi dan keamanan, pemerintah juga memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi para pemudik. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sekitar 7.000 posko kesehatan disiapkan di sepanjang jalur mudik nasional untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi menekankan pentingnya menghadirkan fasilitas ramah anak dan kelompok rentan di kawasan pelabuhan, seperti ruang bermain anak, ruang laktasi bagi ibu menyusui, serta pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Setelah rapat koordinasi selesai pada pukul 11.11 WIB, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau Posko Terpadu Operasi Ketupat Maung 2026 Polres Cilegon yang berada di kawasan pelabuhan. Di lokasi tersebut para pejabat memberikan pernyataan kepada media terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik tahun ini.

Rombongan juga meninjau Posko Terpadu Siaga Bencana serta dapur lapangan milik Satbrimobda Polda Banten yang disiapkan untuk mendukung operasional pengamanan selama periode mudik Lebaran.

Sekitar pukul 11.35 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dan rombongan pejabat negara kembali menuju Helipad Pelabuhan Indah Kiat untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.

Kehadiran Kapolres Cilegon dalam mendampingi kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Cilegon dalam memastikan kesiapan pengamanan serta kelancaran arus mudik Lebaran 2026, khususnya di kawasan Pelabuhan Merak yang menjadi salah satu barometer utama mobilitas pemudik di tingkat nasional.

Pemerintah Bersama TNI-Polri Tinjau Kesiapan Pelayanan Mudik Lebaran 2026

CILEGON || Jejak-indonesia.id -  Pemerintah bersama TNI-Polri meninjau kesiapan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 di kawasan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Jumat (13/03).

Kegiatan ini dipimipin Menko PMK Pratikno, didampingi Menhub Dudy Purwagandhi, Mendagri Tito Karnavian, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima Jendral TNI Agus Subiyanto, Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menkes Budi Gunadi Sadikin, serta Men PPPA Arifah Fauzi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ka BNPB Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, Ka Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Ka BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Pejabat Utama Mabes Polri, serta Forkopimda Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pelaksanaan mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat bagi seluruh masyarakat. “Kami baru saja melaksanakan rapat koordinasi dan peninjauan di Pelabuhan Merak. Target kita adalah agar mudik tahun ini berjalan aman, lancar dan selamat. Perkiraan pemudik tahun ini lebih dari 143 juta orang dan biasanya hasil survei di lapangan bisa lebih tinggi lagi,” ujar Pratikno.

Pratikno menjelaskan bahwa periode mudik diperkirakan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 18 Maret hingga 29 Maret 2026. Selain itu, rangkaian libur panjang yang dimulai dari akhir pekan, kebijakan flexible working bagi ASN, cuti bersama, hingga Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. “Banyak inovasi yang dimunculkan tahun ini. Tahun lalu tingkat kepuasan masyarakat sangat tinggi, dan kita harapkan tahun ini bisa lebih baik lagi. Namun demikian, kita tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak terduga, seperti faktor cuaca dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa sejumlah inovasi disiapkan untuk meningkatkan pelayanan dan mengurai potensi antrean kendaraan di kawasan penyeberangan. “Khususnya di wilayah penyeberangan, ada beberapa inovasi tambahan yang kita siapkan, seperti penambahan buffer zone dan optimalisasi pelabuhan tambahan. Hal ini diharapkan dapat mengurai antrean kendaraan yang setiap tahun menjadi perhatian,” kata Kapolri.

Kapolri juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi yang tersedia, termasuk command center dan media center yang menyediakan informasi secara real time mengenai kondisi lalu lintas maupun kebijakan terbaru terkait arus mudik. “Kami juga menyiapkan pengamanan di atas kapal serta menyiagakan personel di wilayah Lampung apabila ada potensi gangguan kamtibmas. Selain itu tersedia berbagai layanan bagi pemudik seperti pos pelayanan, dapur lapangan, dan fasilitas lainnya,” jelas Kapolri.

Di kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh pihak dalam menghadapi arus mudik tahun ini. “Di Merak nanti akan disediakan empat pelabuhan, dengan dukungan 14 kapal yang beroperasi di Ciwandan dan Bojonegara. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan harapan arus kendaraan menuju Sumatera bisa lebih lancar,” ujar Menhub.

“Seluruh pihak perlu mewaspadai potensi lonjakan yang kemungkinan sudah mulai terjadi sejak 13 Maret, terutama pada akhir pekan hingga 15 Maret. Selain itu, kami juga mengantisipasi faktor cuaca melalui berbagai langkah, termasuk kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca apabila diperlukan," lanjut Menhub.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa angka kecelakaan selama periode mudik dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan. “Salah satu langkah yang kita lakukan adalah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum. Program ini bertujuan memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat saat menjalankan tugasnya. Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menyiapkan pos kesehatan dengan fasilitas yang lebih lengkap di sejumlah titik rawan kecelakaan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat,” ucapnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengapresiasi berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan pelabuhan dan kapal penyeberangan yang dinilai semakin ramah keluarga. “Fasilitas yang disediakan saat ini jauh lebih baik, seperti ruang bermain anak dan ruang tunggu yang nyaman. Bahkan saat kami meninjau di kapal, terlihat banyak keluarga yang memanfaatkan waktu bersama tanpa menggunakan gadget dan lebih banyak bercengkrama,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan seluruh stakeholder terkait, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih baik, aman, dan lancar. (Bidhumas).

Polres Serang Gelar Gerakan Pangan Murah dan Zoom Meeting Serentak Bersama mabes Polri di Polsek Ciruas

SERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka mendukung stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, Polres Serang menggelar kegiatan Zoom Meeting Serentak Gerakan Pangan Murah Polri yang dirangkaikan dengan penjualan bahan pangan bersubsidi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/03) pukul 09.00 WIB bertempat di halaman Mako Polsek Ciruas, Kabupaten Serang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. dan dihadiri oleh Wakapolres Serang, Kapolsek Ciruas, Kabag SDM, Kabag Logistik, Kabag Ren, Kasat Binmas, Kasat Samapta, Kasat Pam Obvit, Kasi Propam, Kasi Humas, Kasikum, Kasium, personel Polres Serang, personel Polsek Ciruas, serta masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Serang bersama jajaran mengikuti Zoom Meeting Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di seluruh Indonesia, sekaligus melaksanakan penjualan bahan pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Ciruas.

Adapun komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah tersebut yaitu beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dari Bulog Sub Divre Serang dengan kualitas medium yang dikemas dalam ukuran 5 kilogram dengan harga Rp55.000 per kemasan. Selain itu juga tersedia minyak goreng Minyak Kita kemasan 1 liter dengan harga Rp15.000 per kemasan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Serang menyiapkan sebanyak 200 kemasan beras SPHP ukuran 5 kilogram dan 192 kemasan minyak goreng Minyak Kita ukuran 1 liter yang dijual langsung kepada masyarakat.

Kapolres Serang menyampaikan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Kapolres Serang.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Masyarakat yang hadir tampak antusias memanfaatkan program pangan murah tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah Kabupaten Serang.

Penuh Hikmah Ramadhan, Kapolres Dr Aryo Dwi Wibowo Gelar Peringatan Nuzulul Quran dan Santuni Anak Yatim di Bondowoso

BONDOWOSO || Jejak-indonesia.id - Nuansa religius dan kepedulian sosial terasa kental dalam peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim di Kabupaten Bondowoso, Kegiatan ini menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadhan, Kamis (12/3/2026)

Acara tersebut diinisiasi langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. dan dihadiri oleh Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Bondowoso, Kapolsek jajaran, anggota Polres Bondowoso, serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Bondowoso.

Peringatan Nuzulul Quran yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan penceramah Kyai Matlubur Rizky, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan makna penting peristiwa Nuzulul Quran sebagai turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW yang kemudian menjadi pedoman hidup bagi umat Islam.

Menurutnya, peringatan Nuzulul Quran bukan sekedar mengenang sejarah turunnya Al Quran, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al Quran dalam kehidupan sehari hari.

“Kita tidak hanya memperingati turunnya Al Quran, tetapi juga diingatkan untuk menjadikannya sebagai petunjuk hidup yang membimbing manusia menuju kebaikan, kedamaian, dan kemuliaan,” ungkapnya dalam tausiyah.

Selain diisi dengan siraman rohani, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak anak yatim. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah suasana Ramadhan.

Kehadiran jajaran kepolisian bersama Bhayangkari dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polres Bondowoso di bawah kepemimpinan Dr Aryo Dwi Wibowo, tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Bondowoso menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran memiliki makna mendalam bagi umat Islam, karena menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali untuk menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup serta memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, rukun, dan penuh kebersamaan.

Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, tausiyah keagamaan, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara serta kesejahteraan masyarakat Bondowoso.

Peringatan Nuzulul Quran yang disertai santunan anak yatim ini menjadi pengingat bahwa nilai nilai Al Quran tidak hanya dipahami melalui bacaan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, kasih sayang, dan semangat berbagi kepada sesama (msb)

Kapolres Pandeglang Pimpin Langsung Bazar Pasar Murah, Warga Antusias Serbu Kebutuhan Pokok Murah

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id – Dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Polres Pandeglang menggelar kegiatan Bazar Pasar Murah yang dilaksanakan di depan Masjid Agung Pandeglang pada Jumat (13 Maret 2026).

Kegiatan bazar pasar murah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Pandeglang, personel kepolisian, serta masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi bazar yang berada di kawasan Masjid Agung Pandeglang. Kehadiran bazar pasar murah ini disambut baik oleh warga karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan.

Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat serta sebagai bagian dari upaya Polres Pandeglang untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Bazar pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat sedikit meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, diharapkan kehadiran Polri dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga.

Dalam bazar tersebut, Polres Pandeglang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, tepung, dan sejumlah bahan pokok lainnya yang dijual dengan harga subsidi sehingga lebih murah dibandingkan harga yang ada di pasaran.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok. Warga yang hadir mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Polres Pandeglang.

Salah seorang warga yang hadir menyampaikan apresiasinya kepada Polres Pandeglang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bazar pasar murah sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Pandeglang dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polres Pandeglang.

Polres Pandeglang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan yang bersifat sosial seperti bazar pasar murah ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi serta kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan bazar pasar murah tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir.