Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Polri

Kapolresta Deli Serdang Dampingi Kapolda Sumut Cek Pengamanan Mudik dan Kesiapan Pos Terpadu Ops Ketupat Toba 2026

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., mendampingi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H., melaksanakan pengecekan langsung di Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut meliputi pengecekan sistem pengamanan di kawasan bandara, kesiapan Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba 2026, serta dilanjutkan dengan pelaksanaan zoom meeting dalam rangka pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu di seluruh wilayah hukum Polda Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut bersama rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pengamanan dan pelayanan yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Pos Terpadu menjadi pusat kendali koordinasi lintas sektoral yang melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait seperti Angkasa Pura Aviasi, Otoritas Bandara, BMKG, dan Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel, optimalisasi pelayanan publik, serta penguatan sinergitas antar instansi dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh personel dan sarana pendukung secara maksimal, khususnya di titik-titik strategis seperti Bandara Internasional Kualanamu yang menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat.

“Kita memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan sesuai rencana operasi. Kesiapan personel di Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu terus kami optimalkan, termasuk melalui pengawasan dan monitoring secara langsung maupun virtual,” ujar Kombes Pol Hendria Lesmana.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar. Sinergi lintas sektoral akan terus kami perkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama Operasi Ketupat Toba 2026,” tutupnya.

Sidak di Pasar Rangkasbitung Wabub Lebak dan Kapolres Lebak di Wakili Kapolsek Rangkasbitung Monitoring Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran Idul Fitri 2026

LEBAK || Jejak-indonesia.id – Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Lebak Ir.Amir Hamzah,.M.Si, bersama Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki,.S.I.K.,.M.H di wakili Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH,melakukan pengecekan ke Pasar Rangkssbitung.Selasa (17/3/2026) pagi.

Peninjauan tersebut memastikan stok bahan kebutuhan pokok tetap tersedia serta memantau kondisi harga di pasaran agar tetap stabil menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.

Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki,.S.I.K.,.M.H,melalui Kapolsek Rangkasbitung Polres Lebak AKP Adi Irawan,.SH,mengatakan harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan barang juga masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Kami juga dari kepolisain Polres Lebak mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok yang dapat memicu kelangkaan serta menyebabkan lonjakan harga yang merugikan masyarakat luas.

"Bila ditemukan adanya indikasi penimbunan barang kebutuhan pokok yang berpotensi merugikan masyarakat, maka kami dari kepolisian Polres Lebak akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,"tegasnya.

Selain melakukan pengecekan harga dan stok barang, Kapolsek Rangkasbitung menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang serta masyarakat yang sedang berbelanja di pasar Rangkasbitung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut,Wakil Bupati Lebak Ir.Amir Hamzah,.M.Si,Dandim 0603/Lebak Letkol.Inf.I Gede Mahendra Subrata,.S.I.P.,M.I.P,.M.Sc, Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki,.S.I.K,.M.H,yang di Wakili Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH bersama Kepala OPD Kabupaten Lebak.

Hari Kelima Operasi Ketupat Toba 2026: Kapolres Simalungun Turun Langsung Tinjau Pos Pam, Pelabuhan, Hingga Perbatasan Kabupaten Karo

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., tidak sekadar memantau dari balik meja. Pada Selasa, 17 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIB, orang nomor satu di jajaran Polres Simalungun itu turun langsung meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan Terpadu yang tersebar di wilayah Kabupaten Simalungun, dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026M.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Selasa, 17 Maret 2026, sekira pukul 13.20 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.

"Kapolres Simalungun melaksanakan pengecekan langsung ke Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang menjadi titik-titik strategis dalam Operasi Ketupat Toba 2026. Ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana benar-benar siap dalam melayani dan mengamankan masyarakat," ujar AKP Verry Purba.

Dalam peninjauan tersebut, AKBP Marganda Aritonang didampingi oleh Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasat Intelkam IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., serta Kasat Lantas Iptu Devi Siringoringo, S.H., S.Sos., M.H. Rombongan bergerak menyisir beberapa titik lokasi yang telah ditetapkan sebagai pos operasi.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah **Pos Terpadu Pelabuhan Tiga Ras**, yang berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H. Di lokasi ini, Kapolres Simalungun secara langsung naik ke atas kapal ferry yang tengah bersandar di pelabuhan.

"Kapolres menyampaikan himbauan langsung kepada Kapten Kapal serta para pengemudi kendaraan pengangkutan berat, termasuk mobil tangki BBM dan angkutan berat lainnya, agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan selama masa Lebaran," ucap AKP Verry Purba.

Tak berhenti di situ, rombongan Kapolres kemudian bergerak menuju **Pos Pam VI Saribu Dolok** yang dipimpin oleh Kapolsek Saribu Dolok AKP Jumpa Aruan, S.E. Pengecekan dilanjutkan ke jalur lintas perbatasan antara Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Tanah Karo, di mana arus lalu lintas dipantau secara langsung.

"Alhamdulillah, arus lalu lintas di jalur perbatasan masih terpantau normal dan terkendali. Begitu pula situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Pasar Sayur Kecamatan Silimakuta yang juga kami cek, kondisinya masih aman dan kondusif," ungkap AKP Verry Purba mengutip laporan dari lapangan.

Adapun pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap Nomor 08 Tahun 2021, serta Surat Telegram Kapolda Sumatera Utara Nomor ST/163/II/OPS.1.1./2026 tanggal 27 Februari 2026. Rencana operasi di tingkat Polres Simalungun sendiri telah ditetapkan sejak 10 Maret 2026.

AKP Verry Purba menegaskan bahwa melalui pengecekan berkala ini, Kapolres Simalungun ingin memastikan seluruh personel memahami dan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara benar, sekaligus menjaga semangat dan motivasi anggota yang bertugas di lapangan selama masa libur panjang.

"Pengecekan ini bukan hanya soal administrasi. Kapolres ingin melihat langsung, menyapa personel, dan memberikan motivasi agar tetap profesional dalam bertugas. Dengan kesiapan yang optimal, kita harapkan potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, sehingga masyarakat Kabupaten Simalungun bisa merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan," pungkas AKP Verry Purba.

Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Polres Simalungun terus berjalan dengan pengawasan ketat, demi memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan tenang dan selamat.

Polres Pandeglang Terima Kunjungan Tim Wasops Operasi Ketupat Maung 2026 dari Itwasum Polri

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 berjalan optimal, Polres Pandeglang menerima kunjungan Tim Pengawasan Operasi (Wasops) dari Itwasum Polri pada Selasa (17/3/2026).

Kedatangan tim Wasops tersebut disambut langsung oleh Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Pandeglang di ruang Posko Operasi Ketupat Polres Pandeglang. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh kesiapan dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan pengawasan tersebut.

Kunjungan Tim Wasops Itwasum Polri ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 yang tengah digelar secara serentak. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan operasi berjalan sesuai dengan rencana, prosedur, serta standar operasional yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pandeglang memaparkan secara rinci terkait kesiapan pelaksanaan operasi, mulai dari kekuatan personel yang dilibatkan, pola pengamanan yang diterapkan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, disampaikan pula berbagai langkah strategis yang telah dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolres juga menjelaskan bahwa Polres Pandeglang telah menempatkan personel di sejumlah titik rawan, seperti jalur utama, objek wisata, pusat keramaian, serta lokasi yang berpotensi terjadi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Tim Wasops Itwasum Polri selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara langsung terhadap Posko Operasi Ketupat, termasuk administrasi operasi, kelengkapan data, serta sistem pelaporan yang digunakan. Selain itu, tim juga memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas di lapangan agar tetap profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya itu, Tim Wasops juga memberikan penekanan terhadap pentingnya sinergitas antarinstansi, baik dengan TNI, pemerintah daerah, maupun stakeholder terkait lainnya dalam mendukung keberhasilan operasi. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama periode Lebaran.

Dalam arahannya, Tim Wasops Itwasum Polri mengapresiasi kesiapan Polres Pandeglang dalam melaksanakan Operasi Ketupat Maung 2026. Namun demikian, tim juga memberikan beberapa masukan konstruktif guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi, khususnya dalam hal pengawasan internal, pelaporan kegiatan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Pandeglang menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan masukan dari Tim Wasops demi meningkatkan kualitas pelaksanaan operasi di wilayah hukumnya.

“Polres Pandeglang siap melaksanakan Operasi Ketupat Maung 2026 secara maksimal dengan mengedepankan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga akan terus meningkatkan kesiapan personel serta memperkuat sinergi dengan seluruh pihak terkait,” ujar Kapolres.

Dengan adanya kegiatan pengawasan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah hukum Polres Pandeglang dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu memberikan jaminan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran bagi masyarakat, khususnya dalam merayakan Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan kunjungan Tim Wasops Itwasum Polri di Polres Pandeglang berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, serta diakhiri dengan sesi evaluasi dan foto bersama sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung keberhasilan operasi.

Kakorlantas Polri bersama Stakeholder Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2026: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan kelancaran arus mudik Lebaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Hal tersebut disampaikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat meninjau Pos Terpadu KM 57, wilayah hukum Polda Jawa Barat, pada Senin (16/3/2026) malam. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan seluruh personel di lapangan bekerja optimal dalam mengawal pergerakan pemudik.

Berdasarkan pantauan terkini, Kakorlantas menyebut kondisi lalu lintas masih terkendali meski volume kendaraan mulai meningkat di sejumlah ruas jalan utama. Sebelumnya, ia juga mendampingi Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., meninjau kesiapan pengamanan di wilayah Jawa Tengah dan Pos Terpadu Kalikangkung.

"Operasi Ketupat tahun ini dikendalikan langsung oleh Bapak Kapolri untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan arus mudik dan balik berjalan dengan baik," ujar Kakorlantas.

Data menunjukkan tren peningkatan kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju Trans Jawa, Banten, hingga Sumatra. Dari proyeksi sekitar 3,5 juta kendaraan, tercatat baru sekitar 28 persen yang sudah keluar dari wilayah Jakarta.

"Kami masih mengelola sekitar 72 persen sisa kendaraan yang diprediksi akan menyusul. Namun, kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah sangat membantu mendistribusikan keberangkatan masyarakat agar tidak menumpuk di satu waktu," tambahnya.

Dalam tinjauan tersebut, Kakorlantas juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan yang memantau langsung situasi dengan menginap di Pos Terpadu Rest Area KM 57. Langkah ini dianggap strategis dalam mengelola aliran kendaraan yang melintasi Jawa Barat menuju Jawa Tengah secara real-time.