Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Peristiwa

PASURUAN || jejakindonesia.id — Kejuaraan bola voli Kapolres Pasuruan Cup 2025 antar pelajar resmi berakhir di GOR Permata Zhea, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (23/10/2025).

Turnamen yang digelar selama lima hari itu berlangsung meriah dan aman hingga babak final. Pada laga puncak, tim voli putri dari Pandaan berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Winongan di posisi kedua, Kejayan di urutan ketiga, dan Sukorejo di peringkat keempat.

Sementara untuk tim putra, Gempol berhasil menjuarai turnamen setelah mengalahkan Kejayan di partai final. Posisi ketiga diraih Bangil, disusul Kejayan di posisi keempat.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Kapolsek Pandaan AKBP Bambang, mewakili Kapolres Pasuruan. Acara turut dihadiri oleh perwakilan dari Ikadin Kabupaten Pasuruan, pejabat utama Polres, serta perwakilan tiap kecamatan se-Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme seluruh peserta.

“Kami sangat berterima kasih atas antusias pelaksanaan bola voli yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pasuruan. Kegiatan ini berjalan aman dan sukses. Kami bangga kepada para peserta yang betul-betul semangat dan serius dalam mengikuti pertandingan sejak awal hingga akhir,” ujarnya.

Kapolres menambahkan bahwa turnamen ini akan menjadi agenda tahunan Polres Pasuruan.

“Insya Allah pertandingan ini akan kami laksanakan setiap tahun. Kami berharap dari ajang ini muncul bibit-bibit atlet berprestasi, dan Polri bisa ikut berperan sebagai wadah pembinaan olahraga di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Salah satu orang tua atlet juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Pasuruan yang telah melaksanakan kegiatan ini. Semoga terus berlanjut agar anak-anak kami dapat terus berprestasi melalui kegiatan positif seperti ini,” katanya.

Kegiatan Kapolres Pasuruan Cup 2025 diikuti oleh 34 kontingen dari tingkat pelajar putra dan putri se-Kabupaten Pasuruan. Sepanjang pertandingan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan terkendali.

DELI SERDANG || jejakindonesia.id – Densus 88 Anti Teror Polri berkolaborasi dengan Direktorat Binmas Polda Sumatera Utara untuk melibatkan Eks narapidana teroris di Sumatera Utara dalam kegiatan distribusi beras murah SPHP lewat program Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah titik di kota Medan dan Kab. Deli Serdang.

Kegiatan penyaluran beras murah SPHP ini sejalan dengan program pemerintah dalam hal menstabilkan harga dan memastikan ketersedian pangan yang terjangkau bagi masyarakat dan meningkatkan akses pangan berkualitas baik yang merata di berbagai wilayah di kota Medan dan Deli Serdang.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Eks napiter Sumatera Utara antara lain, Roni Syamsuri Lubis, Irfan Irawan, Reza Alfino, Firmansyah Putra Yudi, Muhammad Tommy dan M. Ilham Syahputra didampingi personil Binmas Polda Sumatera Utara dan Densus 88 AT Polri Satgaswil Sumatera Utara.

Titik kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Jumat 03 Oktober 2025, Masjid Al-Ikhlasyiah, Jl Tuamang, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang.
Jumat 10 Oktober 2025, Masjid Taqwa Al – Falah, Psr VII Tembung, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang.
Kamis, 16 Oktober 2025, Masjid Al-Ikhlasyiah, Jl Tuamang, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang.
Jumat 17 Oktober 2025, Masjid Al- Ma’wa, Jl. Datuk Kabu, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang dan Jalan Menteng Raya, Ke. Binjai, Kec. Medan Denai, Medan.
Rabu 22 oktober 2025. Masjid raya firdaus Jl. Besar Tembung, Bandar Kalifah, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang dan Jalan Menteng Raya, Ke. Binjai, Kec. Medan Denai, Medan.

Kegiatan ini akan terus dikembangkan sebagai sarana deradikalisasi bagi Eks napiter Sumatera Utara.

MEDAN || jejakindonesia.id — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT) Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Aula Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Kamis (23/10).

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri dengan BBPVP Medan, yang bertepatan dengan pembukaan Pelatihan Project Based Learning Batch IV.

Turut hadir Kepala BBPVP Medan Faied Abdurrahman Nur Yuliono, Sub Koordinator Program Fandi Ahmad, Karolina, serta Rahmat dari bidang pelatihan.

Sebagai narasumber, Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H. dari Densus 88 AT menyampaikan materi tentang bahaya laten penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Ia menjelaskan bagaimana proses terbentuknya pemikiran radikal dapat berujung pada tindakan ekstrem yang mengancam keamanan nasional.

“Era digitalisasi membuat penyebaran paham radikal semakin cepat. Media sosial kini menjadi ruang yang banyak dimanfaatkan kelompok teror untuk menyebarkan ideologi mereka. Karena itu, kewaspadaan digital sangat penting,” ujar Ipda Kunto dalam paparannya.

Kepala BBPVP Medan, Faied Abdurrahman Nur Yuliono, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi dari Densus 88 AT sejalan dengan komitmen BBPVP Medan untuk mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan ketahanan ideologis yang kuat.

“Kami ingin memastikan setiap peserta pelatihan memiliki pemahaman yang utuh, tidak hanya tentang keahlian vokasi, tetapi juga tentang pentingnya menjaga persatuan dan menjauhi paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Densus 88 AT dalam memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna membangun masyarakat yang lebih aman, damai, dan sejahtera.

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Polresta Banyuwangi menggelar Pengajian dan Sholawatan bertema “Sinergitas TNI–Polri dan Masyarakat untuk Indonesia Aman dan Damai”, Kamis malam (23/10/2025) di halaman Polsek Muncar.

Kegiatan religius yang berlangsung penuh kekhidmatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Wakapolresta AKBP Teguh Priyo wasono,S.I.K., Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono,M.Si., Komandan Lanal Banyuwangi Letkol (P) Muhammad Puji Santoso,M.Sc., Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor (Kav) Suprapto , serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta dan seluruh Kapolsek jajaran Polresta Banyuwangi.

Kehadiran para tokoh agama dan masyarakat, termasuk KH. Sayuti Toha, menambah kekhidmatan acara yang diwarnai dengan kebersamaan dan semangat kebangsaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan doa keberkahan. Suasana semakin haru ketika Sholawat Nabi dan Pembacaan Tawasul menggema di lokasi, menghadirkan keteduhan batin bagi seluruh peserta.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang memberikan siraman rohani dan pesan-pesan kebangsaan, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan keamanan bangsa, khususnya di Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antar elemen bangsa.

“Melalui pengajian dan sholawatan ini, kami ingin meneladani semangat perjuangan para santri dan ulama, sekaligus memperkuat persatuan dalam menjaga Indonesia yang aman dan damai. Ini juga merupakan bagian dari implementasi semangat Presisi Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujar Kapolresta.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Hari Santri Nasional tidak hanya dimaknai secara seremonial, namun juga diwujudkan dalam kebersamaan dan kepedulian sosial antara TNI, Polri, ulama, santri, dan masyarakat demi terciptanya Banyuwangi yang harmonis, aman, dan religius.

PALANGKA RAYA jejakindonesia.id – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran menghadiri apel peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Halaman Utama UIN Palangka Raya, Rabu (22/10).

Apel peringatan Hari Santri tahun ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, dan ribuan santri, serta pelajar.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan harapannya agar para santri di Kalimantan Tengah mampu menjadi teladan bagi masyarakat.

Santri, kata dia, bukan hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam menjaga moral dan semangat kebangsaan.

“Santri harus menjadi contoh dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Nilai-nilai keislaman yang moderat harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erlan mewakili Kapolda.

Ia menambahkan, semangat santri juga diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih di era digital saat ini, peran santri dalam menyebarkan pesan-pesan positif sangat penting untuk menangkal pengaruh negatif di masyarakat.

Melalui momentum Hari Santri Nasional, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga kerukunan, serta membangun Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan religius.

error: Content is protected !!