Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 64

Peristiwa

PhotoGrid_Site_1784788341902

Oknum Guru PNS Diduga Serahkan Murid Yatim Piatu untuk Dicabuli, Warga Tanjungbalai Geruduk Rumah Terduga Pelaku

TANJUNGBALAI || Jejak-indonesia.id – Kabar memilukan sekaligus menggetarkan hati muncul dari Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Seorang guru sekolah dasar berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial D diduga telah menyerahkan murid laki-lakinya yang berusia 12 tahun—seorang anak yatim piatu—kepada suaminya untuk dicabuli. Dugaan tindak kejahatan seksual terhadap anak ini diduga berlangsung sejak Mei 2026 di kediaman pasangan tersebut di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung.

Kasus kelam ini baru terungkap setelah korban tidak masuk sekolah selama hampir dua pekan, padahal saat itu sedang berlangsung masa ujian. Kehadiran sang guru yang datang langsung ke rumah korban untuk mengantar lembar ujian justru semakin memicu kecurigaan ibu angkat korban. Melihat kondisi anak yang tampak tidak wajar, ibu angkat kemudian membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi luka yang mengarah pada dugaan kekerasan seksual, dan akhirnya korban berani menceritakan apa yang dialaminya selama ini.

Kabar yang menyebar dengan cepat, termasuk melalui rekaman yang beredar di media sosial, memicu kemarahan mendalam di kalangan masyarakat. Rabu malam hingga Kamis (22–23 Juli 2026), ratusan warga berbondong-bondong mendatangi dan mengepung rumah terduga pelaku. Massa dengan tegas menuntut pasangan suami istri tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendesak aparat penegak hukum menangani perkara ini secara serius, guna mencegah terulangnya kasus serupa dan menjaga perlindungan bagi anak-anak.

Situasi sempat memanas dan berpotensi memicu tindakan main hakim sendiri. Namun berkat gerak cepat pihak kepolisian, kedua terduga pelaku berhasil dievakuasi dengan aman dan diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Warga juga turut mendatangi kantor kepolisian untuk menyuarakan harapan agar penanganan kasus ini berjalan transparan, adil, dan tuntas sesuai jalur hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, Iptu Benjamin Silaban, menjelaskan bahwa tim penyidik saat ini sedang mendalami laporan, memeriksa sejumlah pihak terkait, serta mempersiapkan gelar perkara guna menetapkan konstruksi hukum dan status kedua terduga pelaku. "Hingga saat ini, keduanya tetap diperlakukan sebagai terduga pelaku, karena belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," ujarnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan tidak akan mempublikasikan identitas lengkap korban, demi menjaga hak, privasi, serta masa depan anak yang masih di bawah umur tersebut. Kasus ini menjadi sorotan tajam sekaligus pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga dan melindungi anak-anak dari segala bentuk ancaman dan kekerasan.

IMG-20260723-WA0040

Potret Kompak Pimpinan Negara di Praspa 2026: Presiden Prabowo Minta TNI-Polri Jaga Sinergitas

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tahun 2026 yang digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) pagi. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) lulusan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Di balik sakralnya sumpah perwira, momen penuh kehangatan dan kebersamaan justru mencuri perhatian. Sepanjang upacara, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak didampingi erat oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengawal ketat jalannya acara.

Suasana cair semakin terasa pasca-upacara. Dalam sesi bincang santai di pelataran Istana, Kepala Negara tampak melebur bersama para pejabat teras. Terlihat hadir Kepala BIN Herindra, Menko Polkam Djamari Chaniago, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita yang ikut larut dalam obrolan hangat. Puncak kekompakan ini diabadikan saat seluruh pimpinan berfoto bersama ratusan perwira remaja yang baru dilantik.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menitipkan pesan mendalam bagi para perwira baru. Ia menegaskan bahwa TNI dan Polri harus terus memperkuat sinergitas karena keduanya merupakan garda terdepan dan pilar utama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pada upacara Praspa tahun ini, Presiden Prabowo resmi melantik 1.177 perwira remaja. Komposisi tersebut terdiri atas 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

IMG-20260723-WA0030

Perkuat Integritas dan Profesionalisme, Polda Banten Gelar Pembinaan Rohani Personel

SERANGA || Jejak-indonesia.id - Polda Banten kembali menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi seluruh personel sebagai upaya memperkuat mental, integritas, dan nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (23/07).

Pembinaan rohani dilaksanakan secara serentak sesuai dengan agama masing-masing personel, yaitu di Masjid Baiturrahman Polda Banten bagi personel beragama Islam, Aula Bidhumas Polda Banten bagi personel beragama Kristen, serta Ruang Rapat Bid TIK Polda Banten bagi personel beragama Hindu.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa pembinaan rohani merupakan kegiatan rutin yang menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter personel agar senantiasa memiliki integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Pembinaan rohani menjadi bekal penting bagi setiap personel Polri untuk memperkuat keimanan, membangun karakter yang berintegritas, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Dengan nilai-nilai spiritual yang kuat, diharapkan setiap anggota mampu melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan berlandaskan etika," ujar Maruli.

Lebih lanjut, Maruli menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di lingkungan Polda Banten.

Kegiatan pembinaan rohani berlangsung dengan tertib, khidmat, dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polda Banten semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan nilai-nilai moral dalam setiap pelaksanaan tugas. (Bidhumas)

IMG-20260723-WA0027

Ke Banyuwangi, Kepala Bakom RI Luncurkan Radio Koperasi Merah Putih

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari meluncurkan radio komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi oleh Asosiasi KDKMP di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026).

"Ini radio komunitas yang diharapkan menjadi medium pertukaran, bukan hanya pengurus, tetapi juga masyarakat bisa mengikuti perkembangan kegiatan koperasi," kata Qodari.

Menurutnya, radio tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui informasi harga dan ketersediaan barang di KDKMP secara lebih mudah.

Qodari mengatakan pihaknya akan memikirkan mekanisme pengembangan radio tersebut agar dapat berkembang dan diterapkan di wilayah lain.

"Nanti kami pikirkan bagaimana mekanismenya untuk bisa berkembang dan mudah-mudahan ini bisa bisa ditiru di tempat yang lain," ungkapnya.

Selain peluncuran radio, dalam acara tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus Asosiasi KDKMP Banyuwangi yang diketuai oleh Imam Maskun, serta diskusi publik memperingati Hari Koperasi Nasional.

Dalam diskusi itu, banyak masukan dan aspirasi dari pengurus dan anggota koperasi merah putih yang hadir. Di antaranya berharap agar suplai barang-barang bersubsidi seperi gas elpiji, beras, minyak, bisa konsisten dan lancar. Termasuk percepatan pembangunan KDKMP.

"Nanti saya akan mengomunikasikan apa yang saya temukan di Banyuwangi kepada Menteri Koperasi untuk bisa difasilitasi, juga kepada Agrinas Pangan yang sangat terlibat dalam tahapan awal pembuatan Koperasi Merah Putih ini," tuturnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno menambahkan dari 217 desa/kelurahan di Banyuwangi, saat ini sudah ada 17 KDKMP yang telah beroperasi, 136 tengah proses dibangun dan telah memiliki akta pendirian, serta 61 KDKMP yang pembangunannya sudah mencapai 100 persen.

"Pemkab Banyuwangi terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP melalui data yang diperoleh dari Kodim serta melakukan pendampingan bersama calon manajer koperasi," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi KDKMP Banyuwangi Imam Maskun, mengatakan radio merah putih dirancang sebagai ruang pelayanan dan komunikasi antara KDKMP dengan masyarakat.

Radio tersebut nantinya dapat diakses secara daring melalui website radiomerahputih.com untuk memberikan informasi layanan, komunikasi, serta membuka ruang interaksi dengan masyarakat.

"Radio ini nantinya menjadi sarana penyampaian informasi seperti harga kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari sehingga masyarakat dapat memperoleh referensi harga secara mudah," ucap Imam. (*)

IMG-20260723-WA0026

Libatkan Komunitas Nelayan dan Pesisir dalam Pengelolaan Potensi Bahari, Banyuwangi Diapresiasi Delegasi ASEAN ID Blue

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Pengelolaan potensi bahari yang dilakukan oleh Banyuwangi mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari para peserta ASEAN – ID Blue yang sempat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dan Bangsring Underwater di Banyuwangi pekan lalu.

ASEAN-ID Blue merupakan forum internasional yang mempertemukan negara-negara ASEAN, negara East Asia Summit (EAS) dan anggota Pacific Islands Forum (PIF), untuk berbagi pengalaman pengembangan ekonomi biru yang digelar di Banyuwangi, pada 16–19 Juli 2026.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Kemenlu pada Banyuwangi. Forum ini telah menjadi wadah strategis bagi Banyuwangi mendapatkan wawasan baru dan pengalaman yang berharga tentang pelaksanaan ekonomi biru dari berbagai negara,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (22/7/2026).

Selama di Banyuwangi selain menggelar forum dialog ekonomi biru, para peserta delegasi dari berbagai negara melaksanakan studi best practice tentang praktik ekonomi biru. Yakni dengan melihat pengelolaan hilirisasi perikanan di Koperasi Nelayan Merah Putih Lateng dan melihat proses transformasi hingga melakukan aktivitas “coral adoption” di Bangsring Underwater.

“Babak baru ekonomi biru ASEAN akan semakin ditentukan oleh tempat-tempat seperti Banyuwangi. Dimana koperasi nelayan, UMKM, dan kelompok konservasi menerjemahkan komitmen besar antar negara menjadi perbaikan nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Staf Ahli Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri RI, Zelda Wulan Kartika,

Sementara itu di Bangsring Underwater para delegasi mendapatkan penjelasan bagaimana komunitas nelayan dan pesisir berhasil mengubah kawasan perairan yang tadinya rusak, menjadi kawasan konservasi dan destinasi wisata unggulan daerah.

Dulunya Kawasan perairan Desa Bangsring menjadi sasaran penangkapan ikan ilegal menggunakan bom dan potasium. Praktik merusak ini menghancurkan ekosistem dan terumbu karang, membuat tangkapan nelayan menurun drastis

Kesadaran akan masa depan laut mendorong para nelayan yang dipelopori oleh kelompok nelayan Samudra Bhakti melakukan perubahan. Mereka menghentikan penggunaan alat tangkap destruktif dan mulai mengedukasi warga. Pada tahun 2012, kelompok nelayan Samudra Bhakti secara resmi mendeklarasikan kawasan ini sebagai area konservasi.

“Kami melakukan edukasi perubahan mindset, mengajak nelayan untuk melakukan konservasi dan mendorong ekonomi warga lewat ekowisata,” ujar Ketua Samudra Bhakti Ikhwan Arief.

Bangsring kini berkembang menjadi destinasi ekowisata yang edukatif. Di tempat ini, pengunjung dapat menyaksikan dan memberi makan ribuan ikan yang berenang bebas dari rumah apung, snorkeling di antara terumbu karang hasil transplantasi, hingga melihat patung penari Gandrung di bawah laut di seluruh Indonesia

“Saat ini kami juga membina 51 kelompok nelayan dengan anggota hingga 2000 orang di seluruh Indonesia. Sebanyak 72 persennya telah mereplikasi konsep konservasi dan ekowisata yang dijalankan di Bangsring,” ujarnya.

Di Bangsring para delegasi juga melaksanakan aktivitas "Coral Adoption" dengan menanam terumbu karang sebagai bagian perluasan ekosistem terumbu karang di area konservasi.

Director of sectoral development, ASEAN Secretariat Dr. Kanchana Wanichkorn menyampaikan sangat terkesan dengan transformasi Bangsring dimana komunitas nelayan lokal menjadi aktor utamanya. Ia menilai Bangsring Underwater menjadi contoh penerapan konsep ekonomi biru yang sukses.

“Saya sangat ingin melihat praktik terbaik di Banyuwangi ini bisa diterapkan dalam skala besar. Sekretariat ASEAN akan mendukung dan membantu mempertemukan pihak-pihak yang tertarik, dan semoga kita dapat meningkatkan skala praktik-praktik hebat ini ke seluruh negara lainnya di ASEAN." Ujarnya.

Sebelumnya di KNMP Lateng, para delegasi belajar bagaimana koperasi nelayan menggerakkan ekonomi warga melalui hilirisasi sektor perikanan berbasis pariwisata. Kawasan kampung nelayan lokal dikembangkan sebagai kawasan tematik hilirisasi dimana hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk kuliner bernilai tambah. (*)

error: Content is protected !!