Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 34

Peristiwa

IMG-20260801-WA0056

IKABHAMAS / SBE Polres Labuhanbatu Dan Labusel Tetap Solid Senantiasa Jalin Silahturahmi

LABUHANBATU || Jejak-indonesia.id -  Kekompakan dan Kebersamaan nampak jelas terlihat dari personel Seba PK Polri T.A 1995 - 1996 ( alumni IKABHAMAS/SBE ) Polres Labuhanbatu dan Polres Labusel.

Setelah 30 (tiga puluh) tahun mengabdi untuk Negeri tak menyurutkan semangat dan loyalitasnya untuk terus menyambung Silaturahmi antar sesama alumni.

Seperti terlihat pada acara yang di lakukan di Cafe Seiya, Sabtu siang ( 01 Agustus 2026 ) di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu, alumni IKABHAMAS/SBE ( dari SPN Sampali, SPN Kalimantan Bharat dan Se polwan ) yang terdiri dari 2 ( dua ) Polres, baik Polres Labuhanbatu dan Polres Labusel bertemu berkumpul adakan Reuni untuk terus merajut Silahturahmi.
Tampak hadir dalam acara tersebut diantaranya :
Ps. Kabag Ops Polres Labusel AKP Nelson Silalahi, S.H
AKP Ainun, S.H., M.H, Ipda H. Ginting, S.H, Ipda
Hamdan Rivai Nasution, Ipda Jimton Sitanggang, Aiptu Noni Sihombing,
Aiptu Mispan, Aiptu
Erwin, Aiptu
Baharuddin, Aiptu
Yoyon Afriono, Aiptu
Sugianto, Aiptu
Suang Sembiring ( Gurki ),
Aiptu Arnaldo Pardede, Aiptu
Edi Syahputra, Aiptu
Endi Suwanto dan
Aiptu Mili Budi Setia Basuki.

" Terima kasih kepada Teman - teman yang sudah hadir di sini, walau dulunya kita berbeda tempat pendidikannya tapi kita semua sama - sama menjalani Pendidikan Pembentukan Bintara Polri T.A 1995 - 1996 dengan nama almamater kita " IKABHAMAS/SBE " ( Ikatan Keluarga Bhayangkara Emas/Srikandi Bhayangkara Emas ), tak terasa sudah 30 ( tiga puluh ) tahun kita mengabdi dan rata - rata umur kita sudah setengah abad, untuk itu mari kita tetap semangat, jaga Kesehatan, terus jalin Silaturahmi agar kita tetap solid dan kompak, semoga dengan kegiatan ini bisa melepas kerinduan kita, mengenang masa lalu kita waktu jalani pendidikan dulu ", terang Ps. Kabag Ops Polres Labusel Akp Nelson Silalahi, S.H.

Kegiatan Reuni Alumni IKABHAMAS/SBE berjalan dengan baik dan lancar, sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan, setelah acara reuni berakhir di pimpin oleh Ps. Kabag Ops Polres Labusel AKP Nelson Silalahi, S.H.,M.H dan AKP Ainun , S.H., M.H dilanjutkan dengan menjenguk Aiptu Katamsah di Lingkungan Aek Bawah I Kel. Aek Paing Kec. Rantau Utara yang saat ini menderita sakit Ginjal dan sekaligus memberi bantuan/tali asih Kepada Aiptu Katamsah sebesar Rp.5.000.000 ( lima juta ) dan sekaligus memberikan semangat kepada Aiptu Katamsah untuk tetap Semangat, ikhtiar, selalu berdoa agar segera lekas sembuh.

IMG-20260801-WA0051

Berpulangnya Advokat La Lati, S.H., Dunia Hukum Berduka Kehilangan Sosok Pengacara yang Baik dan Berdedikasi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kabar duka menyelimuti keluarga, sahabat, rekan sejawat, serta masyarakat atas wafatnya La Lati, S.H., seorang advokat yang dikenal sebagai pribadi sederhana, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan keadilan.

Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga tercinta, tetapi juga bagi rekan-rekan profesi hukum dan masyarakat yang pernah mengenal sosoknya. Semasa hidupnya, La Lati, S.H. dikenal sebagai pengacara yang menjunjung tinggi etika profesi, berintegritas, serta senantiasa memberikan pendampingan hukum dengan penuh tanggung jawab dan rasa kemanusiaan.

Bagi banyak orang, almarhum bukan hanya seorang advokat, melainkan juga sahabat, panutan, dan pribadi yang mudah bergaul. Sikapnya yang santun, bijaksana, serta kepeduliannya terhadap sesama menjadikan dirinya dihormati oleh berbagai kalangan.

Dalam menjalankan profesinya, La Lati, S.H. dikenal selalu mengedepankan penyelesaian masalah berdasarkan hukum yang berlaku, tanpa mengesampingkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan musyawarah. Komitmen tersebut menjadi warisan keteladanan yang akan selalu dikenang oleh rekan-rekan seprofesi maupun masyarakat luas.

Keluarga Besar PT Cahaya Pers Group, beserta seluruh jajaran Jejak-Indonesia.id, Jejakindonesia.news, dan Pedot.pro, turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT menganugerahkan kekuatan, kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin."

Semoga segala jasa, pengabdian, dan kebaikan yang telah ditorehkan almarhum selama hidup menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus profesi advokat untuk senantiasa menegakkan hukum dengan integritas, kejujuran, dan hati nurani.

Al-Fatihah.

PhotoGrid_Site_1785584579283

Enam Pemuka Agama Pimpin Doa Kebangsaan di Monas, Bukti Keberagaman yang Menyatu

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kementerian Agama resmi mengonfirmasi pelaksanaan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, yang menjadi pembuka khidmat rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara ini akan dihadiri dan diisi doa secara bergantian oleh enam pemuka agama resmi bangsa ini.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan seruan tulus kepada segenap anak bangsa untuk merayakan datangnya Bulan Kemerdekaan dengan menghadiri kegiatan penuh makna ini. Hadir pula dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat yang dikenal luas, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta pada Sabtu ini.

Kehadiran para tokoh lintas agama ini merupakan wujud nyata persatuan yang kokoh, sekaligus mencerminkan tekad bangsa yang tak tergoyahkan untuk menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama kehidupan bernegara.

Doa akan dipimpin secara bergantian oleh para wakil dari masing-masing agama yang diakui di Indonesia, yaitu:

- Islam: Husni Ismail (Imam Masjid Istiqlal Jakarta)

- Kristen: Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty (Tokoh gereja dan pegiat dialog lintas agama)

- Katolik: Rm. Fransiskus Yance Sengga (Pakar Liturgi dan Musica Sacra)

- Hindu: Pinandita Gede Pastika (Ketua Umum Pinandita Sanggraha Nusantara)

- Buddha: Bhikkhu Bhadranatha Thera (Pemuka agama dan aktivis dialog lintas agama)

- Konghucu: Xs. Budi S. Tanuwibowo (Tokoh agama Konghucu dan mantan Ketua Umum MATAKIN)

Dalam suasana yang penuh kekhusyukan ini, seluruh peserta diajak menyampaikan rasa syukur mendalam atas karunia kemerdekaan dan persatuan yang senantiasa terpelihara. Tak hanya itu, doa juga dipanjatkan demi keselamatan, kedamaian abadi, serta langkah kemajuan yang gemilang bagi Nusantara di masa depan.

Kementerian Agama berharap momen bersejarah ini semakin mengukuhkan ikatan persaudaraan lintas perbedaan, serta memperkokoh tekad bersama menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa. Zikir dan Doa Kebangsaan ini pun diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan optimisme yang meluas, guna menyongsong Indonesia yang semakin maju, adil, dan sejahtera.

IMG-20260801-WA0043

Penyelamatan Aset Negara: Satreskrim Polresta Banyuwangi Lepasliarkan 22 Ribu Lebih Benih Bening Lobster di Bangsring Underwater

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut, Satreskrim Polresta Banyuwangi melepasliarkan 22.580 ekor Benih Bening Lobster (BBL) jenis Pasir di Kawasan Konservasi Laut Bangsring Underwater, Rabu (29/7/2026).

Barang bukti BBL tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perikanan oleh Unit I Satreskrim Polresta Banyuwangi. Aksi penyelamatan biota laut ini dilaksanakan secara sinergis bersama Balai Karantina Ikan (BKIPM), Dinas Perikanan Banyuwangi, serta Pengelola Bangsring Underwater.

Sebelum dilepas ke habitat alaminya, petugas telah memastikan kesehatan BBL serta melakukan proses aklimatisasi (penyesuaian suhu air). Sementara itu, sebanyak 20 ekor BBL disisihkan untuk kepentingan sampel pembuktian di persidangan Pengadilan Negeri.

Lewat keberhasilan pengungkapan dan pelepasliaran BBL ini, Polresta Banyuwangi menegaskan akan terus menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan illegal fishing di wilayah hukum Banyuwangi.(***)

IMG-20260801-WA0038

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Perum Watu Lungguh RT 08 RW 03 Desak Pemerintah Segera Bertindak

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id – Warga Perum Watu Lungguh RT 08 RW 03 mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perbaikan selama bertahun-tahun. Jalan yang menjadi akses utama keluar masuk warga itu dipenuhi retakan, lubang, dan permukaan aspal yang mengelupas sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).

Keluhan tersebut kembali mencuat karena kerusakan jalan dinilai semakin parah dan berpotensi memicu kecelakaan. Berdasarkan pantauan di lokasi, pengendara sepeda motor harus memperlambat laju kendaraan saat melintas, terutama pada malam hari maupun ketika hujan turun akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.

Ketua RT 08 RW 03 Perum Watu Lungguh, Purnomo, mengatakan kerusakan jalan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat. Bahkan, menurutnya, sudah beberapa kali warga mengalami kecelakaan ringan akibat terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

"Jalan ini sudah sering menyebabkan warga terjatuh karena kondisinya licin dan rusak. Saat musim hujan, situasinya jauh lebih berbahaya. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak ada lagi korban," ujar Purnomo.

Menurutnya, jalan lingkungan tersebut merupakan fasilitas umum yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga keperluan ekonomi. Namun hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan dari pemerintah, meski kondisi kerusakan terus memburuk.

Warga khawatir apabila kerusakan jalan terus dibiarkan, risiko kecelakaan akan semakin tinggi, terlebih saat musim hujan ketika genangan air menutupi lubang-lubang di badan jalan. Selain membahayakan keselamatan, kondisi itu juga mengganggu kenyamanan dan mobilitas masyarakat.

Purnomo mewakili warga berharap Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui dinas terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan survei sekaligus merealisasikan perbaikan jalan. Menurutnya, masyarakat tidak menginginkan janji, melainkan tindakan nyata agar akses jalan yang menjadi kebutuhan sehari-hari dapat kembali layak digunakan.

"Kami hanya ingin jalan yang aman, nyaman, dan layak dilalui. Semoga pemerintah segera merespons aspirasi warga dan menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas," pungkas Purnomo dengan wajah penuh harap. (Wan)

error: Content is protected !!